Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku

Air Mata Mu Adalah Rekan Hidupku
Wanita cantik pemilik hati ku


__ADS_3

Sedangkan di kamar Mecca masih main dengan anak lelakinya Yang selalu begadang tiap malam.


''Arav kenapa kamu selalu bergadang tiap malam, kamu tidak kasihan sama mami mu ini yang selalu bangun kesiangan dan telat ke kampus.


Kamu sangat beda dengan Ara yang begitu mengerti dengan keadaan mami'' kata Mecca sambil mengelus rambut tebal Arav.


''Akak mau pon '' kata Arav sambil menunjuk hanphon Mecca yang terletak di lemari hias


''No Arav, kamu masih kecil tidak boleh main handphone terus, nanti matamu sakit, masa anak mami seganteng ini berjalan mengunakan tongkat kayak kakek-kakek '' kata Mecca sambil memainkan telunjuknya kepada Arav.


''Akak au pon'' kata anak lelaki itu lagi dengan ucapan yang tidak begitu jelas.


''Hei ganteng,,,, belum bobo'' terdengar suara Mella yang muncul dari pintu.


''Akak akal '' kata anak kecil itu lagi sambil menaagis.


''Apa kakak nakal kata mu'' ulas Mecca lagi sambil mencubit pipi gembung Arav.


''Kakak mu itu memang nakal, yang baik itu aunty '' kata Mella sambil mengendong Arav, malam ini Mella ingin membawa Arav tidur dengannya.


''Arav kamu lihat gak foto lelaki tampan yang terpajang ini, kalau dia tau kamu bilang orang yang dia cintainya ini nakal, dia akan mengigit mu'' kata Mecca sambil mengambil foto Arnav yang terpajang di meja riasnya.


'' kasihan Mecca, dia pasti hancur kalau mengetahui bahwa kak Arnav tidak mencintainya selama ini, kak Arnav hanya memanfaatkan perempuan kecil ini agar bisa bebas dari kawajibannya '' gumam Mella dalam hati dengan mata yang berkaca-kaca.


''Kak Mella kenapa, kakak habis menangis ya?'' kata Mecca bertanya karena dia melihat mata Mella sembab karena habis menangis.


''tidak perasaan mu aja'' jawab Mella yang berpaling dari Mecca.


''kak jangan bohong kakak kenapa, kakak sakit ya, atau ada sesuatu yang terjadi dengan mama dan papa.


Mecca cek kebawah dulu ya'' kata Mecca yang ingin melangkahkan kakinya


''hei kamu mau mengganggu papa dan mama, mungkin saja mereka lagi produksi adik ku'' kata Mella menghentikan langkah Mecca.


''Masa iya sih kak, masih jam segini Meraka udah gituan aja, emang papa masih kuat.


Mereka kan udah tua '' ulas Mecca lagi


''kayak kamu yang tidak pernah merasakannya saja, tua atau muda semua orang itu sama.


Malam seperti ini waktunya asik asik.


Bahkan kalian memproduksi kedua si bkembar ini di siang hari bukan '' kata Mella yang langsung melangkah meninggalkan kamar Mecca.


Sedangkan di negara lain.


Hari juga sudah mulai gelap menunjukan pukul tujuh malam.

__ADS_1


Arnav lagi beres beres mengemas barang-barangnya karena besok pagi dia sudah harus berada di bandara untuk keberangkatan ke Indonesia.


''Kak Arnav aku sudah siap mengemas semua barang-barang ku, apa kakak mau aku bantuin '' kata Reyna menawarkan diri.


''Gak usah, aku juga hampir selesai'' jawab Arnav yang duduk di ranjang.


''Kak ayo kebawah dulu, kita makan siang aku udah lapar'' kata Reyna sambil menyeret Arnav keluar.


''Iya tunggu,,, sepertinya ada wa masuk, aku lihat dulu siapa yang wa'' jawab Arnav.


''Nav berita duka.


Enjelin barusan meningal dunia, apakah kau tidak akan datang untuk terakhir kalinya melepas kepergiannya '' isi wa sepupu Enjelin.


'' Aku ikut berduka cita, tapi maaf aku tidak bisa hadir, karena aku lagi bersiap-siap untuk kembali ke Indonesia'' jawab Arnav membalas wa sepupu Enjelin.


Arnav tidak merasa sedih sedikitpun bahkan lelaki itu begitu cuek dengan berita duka tersebut.


''Kak wa dari siapa serius amat?'' tanya Reyna kepada Arnav.


''Ini wa dari sepupu Enjelin.


katanya Enjelin telah meninggal dunia'' jawab Arnav dengan santai.


''Kok kak Arnav biasa saja, apakah kak Arnav tidak merasa sedih sama sekali?'' tanya Reyna heran.


''Gak, aku juga heran dia mengaku kekasih ku, tapi aku tidak merasa dekat bahkan dengan berita kematiannya aku biasa saja'' jawab Arnav


''Saat tiada satu orangpun yang bisa aku percayai, saat itu aku hanya mempercayai hati ku, hati ku berkata kalau aku tidak ada hubungan spesial dengan Enjelin, entah kenapa setiap dekat dengan Enjelin aku merasa benci dan ada rasa marah yang begitu besar kepadanya, tapi apa yang aku marahkan sama dia aku juga tidak mengerti'' kata Arnav


''Seandainya hal itu terjadi dengan aku atau aku yang meninggal, kak Arnav juga tidak sedih atau merasa kehilangan?'' tanya Reyna lagi


''Kamu beda Rey'' jawab Arnav sambil meneguk minuman yang dipesan oleh Reyna.


''Beda,,, maksud kakak aku spesial'' kata Reyna riang


''Tau lah, ayo makan aku ingin cepat istirahat biar besok aku bugar dan bangun pagi aku tidak ingin ketinggalan pesawat'' kata Arnav


Setelah mereka menyelesaikan makan, Arnav segera kembali ke apartemennya di ikuti Reyna dari belakang.


''Kak aku boleh nginap gak malam ini. Aku takut kesiangan juga besok'' kata Reyna sambil berjalan.


''Bodoh aku ini pria dewasa yang normal, aku tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak di inginkan'' jawab Arnav.


''Kalau kak Arnav mau melakukanya malam ini aku siap, karena saat di Indonesia nanti kita gak tau apa yang akan terjadi, apakah kita akan bisa seperti ini lagi atau malah ada seseorang yang akan memisahkan kita'' gumam reyna dalam hati


''Kak sekali ini aja ya,,,, ijinkan aku nginap di sini, gak mungkin kak Arnav akan macam-macam, kalau kakak mau macam-macam dari dulu sudah kakak lakukan.

__ADS_1


Buktinya kakak tidak pernah menyentuh ku sama sekali '' jawab Reyna.


''Pokoknya gak bisa, aku takut lepas kontrol'' jawab Arnav


''Gak apa-apa aku siap, aku heran kenapa kak Arnav tidak mau menyentuh ku atau wanita lain sedikitpun seperti laki-laki lain yang aku kenal?'' tanya Reyna lagi


''Aku juga tidak paham, saat aku mendekati wanita dengan niat untuk itu, aku merasa batin ku menolak. Aku merasa sedih bahkan aku merasa aku harus menjaga hati ku untuk seseorang yang ada di sini, aku tidak bisa berpaling.


Aku tidak ingin mengkianatinya, tapi aku tidak tau hati siapa yang lagi aku jaga'' jawab Arnav.


''Kalau memang benar kakak sudah mempunyai wanita yang kakak sayangi, dia adalah wanita yang sangat beruntung di dunia ini '' kata Reyna.


''Kamu tau gak Reyna, terkadang perempuan itu berada dalam bayangan ku, saat aku mau mendekati mu aku kira kau adalah dia, dalam bayangan ku dia juga berambut panjang dia wanita cantik, tapi aku tidak tau siapa wanita itu.


''kakak jangan lanjutkan lagi, aku cemburu mendengarkannya, lebih baik aku kembali ketempat ku'' jawab Reyna berlalu meninggalkan Arnav.


''Yaudah'' jawab Arnav singkat


Setelah kepergian Reyna iseng-iseng Arnav mengambil laptopnya dan kembali membuka FB-nya, dia berharap kalau Mella telah membaca dan membalas chatting tersebut.


''Ternyata Mella telah membacanya, tapi dia tidak meresponnya sama sekali'' gumam Arnav lagi


Arnav kembali mengetik sesuatu untuk Mella.


''Mella besok kakak akan kembali ke Indonesia, kalau kamu membaca chat dari kaka ini, tolong jemput kakak ke bandara ya Mel'' kata Arnav di chatting itu.


Setelah itu Arnav kembali menutup laptopnya dan segera berbaring untuk tidur.


''wanita cantik pemilik hati ku, apa benar kau ada atau itu hanya dalam angan ku saja, siapapun diri mu semoga kita bisa segera bertemu. Aku harap semua ini nyata'' gumam Arnav sebelum tidurnya.


Tidak lama setelah itu dia segera masuk kedalam ruang mimpinya.


''mas macca tidak lapar mas, mas ayo sini, mas sakit''


Dalam mimpi, Arnav merasa ada seorang gadis cantik yang selalu memanggil namanya dan gadis itu terlihat sedih.


Tidak terasa pagi kembali membangunkannya


''dia datang lagi, tapi kali ini bayangaanya tidak begitu jelas aku hanya mengingat namanya Mecca siapa dia. Ah bodo amat bersetan dengan mimpi'' kata Arnav lalu dia meraih handphone dan melihat jam yang telah menunjukan pukul enam pagi.


Segera Arnav bersiap untuk mandi setelah semuanya selesai dia segera meninggalkan apartemen, di bawah juga sudah ada Reyna yang juga sudah siap .


Tanpa banyak berbincang mereka segera menaiki taksi menuju bandara.


Sesampainya di bandara Arnav dan Reyna langsung check in, setelah semua rangkain yang panjang di lewatinya, Arnav dan rayna akhirnya lepas landas dari negara xx menuju Indonesia.


*bersambung*

__ADS_1


senang rasanya bisa menemani sahabat lagi, semoga novel ini terus jadi sahabat yang bisa menemani para pencinta novel di rumah.


hei ,,,para pencinta novel bagi teman-teman yang udah terjebak di novel ini, tolong kasih semangat author dong, atau kalian komentari biar author tau kalau sudah ada yang melewati jalan yang author bikin, lagian kalau gk ada orang lewat kan gak semangat untuk melanjutkannya, Oya tentang tulisan yang banyak salah mohon maaf ya karena author baru pemula makasih ya udah mampir selamat membaca semoga terhibur .......


__ADS_2