
hari minggu biasanya dihabiskan untuk melakukan hal hal yang tak bisa dilakukan saat hari kerja
pagi hari seperti biasa reza melakukan olah raga untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran
"mas ini jus nya!" ucap dinda menyusul suaminya ke ruang olahraga
membawakan segelas jus agar suaminya segar setelah olahrga
"terima kasih sayang!" reza mendekati dinda mengecup keningngya
"mas mau ke kafe!" ajak dinda pada suaminya
"boleh tapi sorean ya, mas mau bersantai dulu hari ini sama istri cantik ini" ucap reza mencubit dagu dinda
"oke, nanti aku kasih sesuatu yang spesial!" ucap dinda sebelum pergi meninggalkan suaminya
"mas tagih ya!" teriak reza karena dinda sudah melangkah cukup jauh
dinda menuju dapur membuat sesuatu kesukaan suaminya.
masakam istimewa yang dinda janjikan tapi beda dengan reza yang menginginkan yang lain
"mas ayo mandi terus sarapan!" ajak dinda
"bik wati tolong bawa ke meja ya, saya mau menyiapkan baju bapak dulu!" ucap dinda pada pembantunya
"baik bu!" jawab bik narti
dinda yang perutnya sudah mulai membuncit tinggal menunggu hari dimana kelahiran anaknya
dokter menyarankan dinda agar banyak berjalan
__ADS_1
"mas kok belum mandi!" dinda masuk kekamar dan melihat suaminya masih dengan baju yang penuh keringat
"kan tungguin kamu, katanya ada yang mau kasih yang terspesial!" tagih reza mengingatkan
"udah siap kok! makannya mandi dulu" dinda tak paham maksud reza
reza bersemangat membersihkan dirinya sambil bernyanyi bahagia.
paginya indah setelah segar berolahraga kini dapat bonus olahraga tambahan
"ini mas bajunya. terus kita sarapan" ucap dinda
"ngga usah pakai baju nanti juga dilepas lagi! sekarang?" tanya reza
"iya sekarang aku udah masakin yang paling istimewa untukmu, keburu dingin!" dinda menjelaskan membuat reza bingung
"jadi yang istimewa itu masakan, apes banget kena php pagi pagi!" gumam reza yang masih didengar dinda
"apes kenapa mas, ada masalah kantor?" tanya dinda panik mendekati suaminya
dengan reza yang menggunakan handuk
"mas!" dinda memprotes perbuatan suaminya yang mencium tengkuk istrinya membuat dinda geli
"mas!! ada yang bangun tuh" ledek dinda
"sudah dari tadi tapi ternyata php!" ucap reza berkomentar
"php apaan sih?" dinda makin bingung
"ngga usah banyak tanya!" reza membaringkan tubuhnya dan menarik dinda di pelukannnya
__ADS_1
perut buncitnya mengganjal didada berotot reza
"kamu makin mengg*oda sayang!" ucap reza
kali ini dinda tahu maksud suaminya
dan membiarakan suaminya memimpin permainan kali ini
dinda hanya pasrah dan menikmatinya
"terima kasih!" reza mengecup bibir dinda sekilas setelah tanda selesai permainannya kali ini telah selesai
setelah satu jam kurang lebih menguras tenaga. dinda jug kelelahan mengajak sarapan untuk mengisi tenaga
"jadi ke kafe ngga?" tanya reza
setelah sarapan yang tertunda
"jadi dong kan mas udah janji! dikasih bonus lagi!" jawab dinda
"double bonus ya! oke bersiap sekarang mas mau menghubungi seseorang dulu!" ucap reza
"siap masku!" jawab dinda senang
"hati hati!" ucap reza saat dinda berlari kecil menaiki tangga ke kamarnya yang ada dilantai dua
dinda mengenakan pakaian rapih namun tetap kasual
makin terlihat cantik saat badannya sedikit berisi
"ayo mas, aku sudah selesai" tak biasanya dinda cepat saat bersiap
__ADS_1
"kamu cantik banget sayang!" puji reza
"bisa aja deh!" jawab dinda senang