Asisten Muda Milikku

Asisten Muda Milikku
honeymoon


__ADS_3

hari dinda dan reza mengunjungi satu tempat romantis yang ada di negara P, keduanya melakukan makan malam mewah yang telah disiapkan atas keingingan dan permintaan reza


dari apa yang dinda inginkan semuanya akan diwujudkan reza dalam rangkaian perjalanan bulan madu yang sempat tertunda beberapa saat


namun keduanya tetap menikmati dan mungkin ini memang waktu yang tepat yang tealh dipersiapakan


"enak sayang makanannya?" reza menyuapkan makanannya pada dinda


"enak banget mas, aku suka" dinda ingat suaminya menginginkan kata suka atau tidak suka darinya


"baguslah!" hanya singkat saja jawaban reza dan kembali menyuapi dinda yang makan dengan lahap


"makan yang banyak setelah ini kita akan jalan-jalan" reza menyelesaikan makannya dan menunggu sang istri yang masih sibuk dengan hidangan penutup didepannya


"coba deh mas, enak banget es krimnya" kini dinda yang menyodorkan sendok berisi es krim pada suaminya

__ADS_1


"manis kaya kamu!" kalimat pujian dengan wajah datar saat mengucapkannya, meski tak terbiasa dengan memuji orang lain tapi semakin lama tingkat kebucinan reza makin meningkat pada dinda


dinda hanya tersenyum manis dan menampilkan muka merah bak kepiting rebus tanpa sadar karena ucapan suaminya


"selesai, kita mau kemana sekarang!" tanya dinda setelah kenyang dengan makan malamnya ditambah pujian dari suami tercinta


"mas sebentar mami telfon" dinda mengangkat panggilan video dari orang tuanya, reza menunggu dinda dengan membuka ponselnya yang sudah penuh pemberitahuan baik dari perusahaan ataupun asistenya tapi hanya diabaikan saja,


reza sudah berjanji untuk fokus bersama sang istri selama seminggu ini


"sudah mas, mami titip salam tadi" ucap dinda selesai menerima panggilan dari maminya


"hanya ingin tau kita sedang apa, setelah mami tania ngasih tahu kalau kita sedang berlibur kesini" ucap dinda menjelaskan


"ohh ya sudah ayo kita ketempat selanjutnya!" reza mengulurkan tanganya menyambut tangan istrinya untuk digengam menuju tempat yang disiapkan untuk malam ini

__ADS_1


tangan reza tak mau melepaskan sedetikpun tangan istri cantiknya yang mendapat banyak lirikan bahkan tatapan dari para pria disekitarnya


beberapa saat keduanya sampai disebuah bangunan tinggi dengan pemandangan malam dikota yang ramai dan indah, kembang api dan juga lampu yang berkilauan menambah keindahan malam bagi banyak pasangan termasuk dinda dan juga reza


tak henti-henti dinda mengembangkan senyum manisnya dan memeluk suami yang sudah menyiapkan semuanya begitu indah. reza memberikan kode mendekatkan pipinya untuk meminta cium dari dinda tapi yang diberikan kode malah ngga peka


"dinda!" akhirnya reza menunjuk pipinya sebagai tanda terima kasih


"ada maunya kalau ngasih apa-apa tuh" meski kesal dinda tetap melakukan keinginan suaminya, toh bukan hal yang aneh


"cup" saat dinda mengecup pipi reza wajahnya berputar kini bukan lagi pipi yang menempel dibibir dinda tapi kedua benda kenyal milik keduanya bertemu, hanya sebentar tak ada lum*atan yang berlebih


keduanya tersenyum bahagia momen yang belum mereka rasakan sebelumnya. dinda menghadap kesebuah panggung kecil dimana ada penyanyi yang sedang melantunkan lagu romantis tak hanya dinda semua pasang masta menatap pada penyanyi tersebut


reza memeluk istrinya dari belakang seoalh menunjukan bahwa dinda hanya miliknya dan tak ada yang boleh menatapnya

__ADS_1


waktu berlalu acara untuk malam itupun selesai keduanya kembali ke hotel tempatnya menginap. sekitar jam sepuluh waktu setempat membuat dinda mengantuk dan ingin segera merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk dengan perut kenyang dan hati bahagianya


"mas malam ini istirahat ya" dinda yang sudah menguap dan lelah meminta penawaran dari suaminya yang sepertinya sudah siap untuk menerkamnya lagi kali ini


__ADS_2