Asisten Muda Milikku

Asisten Muda Milikku
rencana bulan madu


__ADS_3

rapat dadakan yang diadakan oleh reza untuk memutuskan kerjasama dengan perusahaan baru yang ingin bergabung. karena tak dapat meninjau langsung reza sudah mempercayakan semua urusanya pada dion. dia hanya akan mempertimbangkan persetujuannya atau tidak


rapat dimulai dengan calon klien yang menjelasakan proposalnya secara virtual dengan reza dan beberapa staf lainya


dinda masuk keruangan kerja reza dan membawakan kopi serta cemilan untuk suaminya, dengan arahan tangan tanpa suara reza memberikan isyarat agar istrinya mendekat dan duduk disampingnya


dinda menuruti suaminya yang sedang fokus dengan presentasi dari kliennya


"apakah pak dion sudah mengecek semuanya?" tanya reza pada asistennya


"sudah pak sesuai yang saya kirim melalui email. yang sebelumnya sudah direvisi beberapa bagian" jawab dion tegas


"kalau begitu beri waktu saya sampai besok untuk mengecek semuanya. dan rapat hari ini kalian lanjutkan saya sedang ada urusan penting" tanpa basa basi reza menutup laptopnya


"kok sudah mas, cepet banget" dinda heran tapi itulah suaminya yang tak perlu berlama lama tapi sudah dapat menyimpulkan suatu masalah


"jadi kamu mau aku sibuk kerja terus!" lirikan tajam reza pada istrinya

__ADS_1


"ya ngga gitu juga! tapi kan belum selesai"


"ini mau diselesaikan. sekarang buka filenya bantu mas kerja biar cepet selesai ada pekerjaan penting yang wajib mas kerjakan nanti" ucap reza datar


"oke boss!" dinda senang akhirnya diperbolehkan bekerja lagi


"ini file yang mana mas, dari email atau dokumen?" begitu banyak file dinda tak tau mana yang harus dikerjakan


"buka aplikasi diinternet. lalu cari hotel dan tempat wisata yang kamu inginkan dinegara P" reza mengedipkan mata


"mas,," dinda merasa terharu dan senang meski tak romantis seperti layaknya lelaki diluar sana


honeymoon yang tertunda membuatnya kembali bersemangat. kurang lebih dua bulan keduanya menikah tapi belum bisa menikmati indahnya pasangan pengantin baru karena kesibukan reza


"sudah ketemu?" reza mengecek yang dilakukan istrinya sementara diapun masih sibuk dengan pekerjaanya yang harus segera dia kerjakan agar tak mengganggu acara bulan madunya bersama sng istri nanti


"banyak banget yang mau aku kunjungi aku bingung" dinda menyangga kepalanya dengan kedua tanganya

__ADS_1


negara yang dia ingin kunjungi begitu indah


"pilih yang terbaik dan yang paling ingin kamu kunjungi saat ini. kita hanya satu minggu disana lain kali mas akan luangkan waktu yang lebih lama lagi" reza mengecup puncak kepala istrinya dengan lembut


"satu minggu oke, ada 3 destinasi yang paling aku impikan kapan kita berangkat mas?" tanya dinda


"kamu pilih saja dulu hotel terdekat dengan tujuan kita, nanti mas chek setelah ini selesai" ucap reza mendapat acungan jempol dari istrinya


beberapa saat dinda sudah menemukan hotel dan juga tujuan honeymoonnya bersama suami, dinda menunjukan pada reza dengan apa yang dipilihnya


reza memberi tanggapan dan menyetujui apa yang menjadi pilihan istrinya. karena pasti ada alasan tertentu


"kamu tidur dulu ya din, mas selesaikan ini dulu nanti mas nyusul atau kamu mau tidur disofa dulu nanti mas bangunkan" tanya reza


"aku ke kamar aja deh nanti ganggu mas lagi, jangan lama lama ya" dinda yang sudah mengantuk menuju kamar keduanya dan mulai merebahkan tubuhnya diranjang


rasa kantuk dan lelah membuat dinda terlelap pulas hingga tak sadar ada seseorang yang menatapnya lekat penuh cinta

__ADS_1


"terima kasih atas pengertianmu sayang" reza duduk disamping istrinya tidur masih dengan laptop dan ponselnya untuk bekerja


__ADS_2