Asisten Muda Milikku

Asisten Muda Milikku
kapan kembali


__ADS_3

dinda hanya diam didalam mobil yang dikemudikan menuju rumah dinda.


"kamu kenapa?" tanya reza tak biasanya ia melihat dinda terdiam. tak ada jawaban dari dinda keduanya pun terdiam hingga sampai dirumah dinda


"malam pak maaf mengganggu, ini laporan untuk proyek kita yang diluar kota" ucap reza yang duduk bersama pak tirta dihalaman belakang. keduanya menyesap rokok dan juga ditemani dua cangkir kopi


ketika diluar kantor pak tirta menganggap reza bagaikan anak angkatnya, jadi sering diajak sharing masalah pekerjaan oleh pak tirta


"darimana bisa bertemu dinda?" tanya pak tirta pada reza


"oh itu dimall pak, kami tak sengaja bertemu dan dinda sendirian jadi saya antar karena saya juga ada perlu dengan bapak" ucap reza


"baiklah. tolong jaga dinda juga untukku" ucap pak tirta keduanya menyelesaikan obrolanya dan reza berpamitan untuk pulang


reza tak langsung pulang ke apartemennya. ia mendapatkan kabar jika orang tunya datang dari luar negeri oleh orang yang bekerja diruamh masa kecilnya


"apa kabar sayang?" mami tania menyambut anak sulungnya yang baru saja sampai dirumahnya.

__ADS_1


"baik mam, dimana dady dan nino" tanya reza yang tak melihat pak farhan dan juga nino adiknya


"mereka baru saja masuk kamarnya masing-masing, kamu menginap ya kita sarapan bersama besok" ucap mami tania lembut pada reza dan mendapat anggukan dari reza


*


pagi hari bak keluarga cemara keempat anggota keluarga pak farhan duduk bersama untuk sarapan.


"kapan kalian kembali?" tanya reza datar setelah makan paginya selesai.


"reza! kamu tidak suka kami berkunjung" ucap pak farhan yang memang sifatnya keras


"reza kami merindukanmu" ucap mami tania


"kak kami kesini untuk menjemputmu" ucap nino menyahut. meski saudara tiri tapi nino dan reza saling menyayangi dan tak ada persaingan


"ada apa ini, kenapa tiba-tiba?" tanya reza lagi

__ADS_1


"kami sedang ada masalah. perusahaan dady mengalami kesulitan karena ulah keluarga jesika yang tak terima kamu menolak perjodohan dulu" ucap pak farhan yang ditipu oleh perusahaan milik orang tua jesika


"lalu apa yang bisa saya bantu" reza tau bahwa itulah tujuan orang tuanya datang pasti untuk meminta bantuannya


"jesika tetap mau melanjutkan pernikahan kalian, jika dady mau perusahaan kita kembali seperti dulu" ucap pak farhan lagi sementara mami tania dan nino terdiam


"saya akan berinvestasi pada perusahaan dady, jadi tak perlu saya menikahi jesika" ucap reza tak mau lagi berhubungan dengan wanita yang membuatnya merasa semua wanita didunia ini sama saja


"tapi perusahaan dady sudah diambil alih atas nama jesika, dady tak menyangka mereka akan menipu dady sampai setega ini" ucap pak farhan yang mulai frustasi berbicara dengan reza


"maafkan dady reza. tapi tolong bantu dady kali ini saja" ucap pak farhan yang biasa tegas kini memohon pada anaknya


"kami mohon kak" ucap nino ikut memohon pada kakaknya


"kalau begitu lepaskan saja perusahaan itu, dady bisa kelola hotel peninggalan mama yang tak kalah besar dengan perusahaan dady sekarang" ucap reza memberi saran dan dia akan senang jika orang tuanya menyetujui itu. artinya reza akan dekat kembali dengan keluarganya


"tidak bisa begitu re, itu perusahaan yang dady rintis dari nol dan dady tak bisa begitu saja memberikan kepada orang lain" ucap pak farhan sedih

__ADS_1


"dan sebagai gantinya dady rela kehilanganku!" reza beranjak pergi dengan perasaan kesal dan amarahnya kepada hidupnya


reza pergi menemui sahabatnya bernama daren kesebuah kafe. daren adalah sahabat reza semasa kuliah diluar negeri keduanya mengambil jurusan yang sama dan mereka berpisah setelah lulus. saat reza memutuskan pulang ke negara asalnya daren lah orang pertama yang reza temui dan ia mendapatkan pekerjaanya sekarang juga atas bantuannya


__ADS_2