
"pagi sayang" ucap reza duduk disamping istrinya menunggu dinda membuka matanya
"mas, ini dimana?" tanya dinda bingung
"dikamar kita sayang" reza tersenyum penuh kehangatan
"ini bukan rumah mami dan juga bukan kamar diapartemen kita mas" dinda makin bingung dan mulai melihat sekeliling sampai pada pemandangan yang membuat matanya terpaku dan bibirnya terdiam
"kamu suka?" reza memeluk istrinya dari belakang menyandarkan kepalanya pada pundak sang istri yang asih tertegun dengan apa yang ada dihadapanya
"kok diem aja, kamu ngga suka hmm?" dinda yang masih terdiam membuat reza takut istrinya tak menyukainya
"terima kasih mas, aku suka banget" dinda membalik badanya dan memeluk tubuh reza dangan erat air matanya jatuh tanpa permisi
rasa haru bahagia membuatnya tak mampu banyak mengeluarkan kata, senyuman merekah dibibirnya menggambarkan betapa senang hatinya saat ini
"itu aja ucapan terima kasihnya?" ucap reza
__ADS_1
"lalu mas maunya gimana? tunggu aku buatkan sarapan yang spesial" ucap dinda semangat
"no! disini kita bukan untuk itu kamu ngga boleh capek" reza tersenyum semirik "mas sudah pesan makanan untuk sarapan kamu sebaiknya mandi biar segar"
"oke" dinda menuruti perintah suaminya tanpa bantahan rasa tak percaya dalam hatinya masih berkecamuk dalam dirinya
flasback on
setelah dinda kembali kekamarnya reza melihat dinda sudah pulas tertidur. reza segera menghubungi seseorang untuk meminta bantuanya menyiapkan kejutan untuk sang istri honeymoon sesuai dengan pilihan yang ditunjukan dinda sebelumnya
"halo, pak saya butuh bantuan anda untuk mengurus keperluan saya. apakah bisa siapkan jet pribadi malam ini tujuan ke negara P?"
"saya kirimkan beberapa foto tujuan destinasi dan juga hotel yang diperlukan, persiapkan semua untuk satu minggu dan segala dekorasi untuk paket honeymoon. saya percayakan semuanya pada anda" ucap reza
"baik pak, jpesawat akan datang dalam waktu satu jam lagi dan posisi landasan tak jauh dari tempat anda sekarang, sisanya akan kami urus setelah bapak sampai akan ada staf kami yang mengarahkan" ucap seseorang lagi
"terima kasih!" ucap reza dan menutup panggilan telfonya
__ADS_1
"mam, semua sudah siap?" tanya reza pada sang mami yang ikut berpartipasi dalam kejutan untuk mantunya
"siap! barang-barang sudah ada dimobil dan juga doukmen yang diperlukan ada ditas kecil mami pisahkan dari yang lain" ucap mami tania bersemangat
"kalau gitu kami berangkat sekarang mi, dinda sedang pulas pulasnya tidur biar nanti saat dinda bangun kami sduah sampai tujuan, terima kasih mam dad dan nino" ucap reza tulus
flsback off
selesai mandi bdengan badan segar dan wangi dinda menghampiri suaminya yang sedang duduk menonton tv. dinda meminta penjelasan pada reza bagaimana bisa ia bangun tidur sudah beda negara dan dengan rinci dinda mendengarkan cerita suaminya.
tak henti dinda menciumi wajah suaminya dan mengucapkan terima kasih pada suaminya. "hari ini kita mau kemana dulu mas?" tanya dinda ngga sabar
"kita sarapan dulu, nanti akan ada staf yang akan menjelaskan kemana tujuan pertama kita disini" reza menatap istri cantiknya yang tak pernah mambuatnya bosan
"itu mas sudah sarapan., mau makan apa lagi hemmm" dinda heran
"sarapan yang lain dari pada yang lain" reza menaikan kedua alisnya memberi isyarat tapi istrinya tak menanggapinya
__ADS_1
reza beranjak dari duduknya mengangkat tubuh dinda membawanya kembali ke kamar keduanya dan merebahkan tubuh istrinya
dinda tak memberontak dan menolak apa yang diingikan reza, baginya sudah menjadi tugasnya sebagai istri yang baik untuk melayani apa yang suaminya inginkan terlebih saat ini keduanya memang menginginkan momen i ni