
dinda terlelap tanpa menunggu peretujuan suaminya dahulu dengan masih mengenakan dress selututnya bermotif bunga menempel pada tubuhnya
"dinda mandi dulu" ucapan reza sudah tak terdengar lagi oleh dinda
reza kekamar mandi untuk membersihkan badannya dan kembali kekamar membawa handuk basah untuk mengelap tubuh istrinya
melihat dinda terlelap seperti ini adalah pemandangan yang paling disukai oleh reza, ia bisa menatap puas wajah cantik istrinya selama yang ia inginkan tanpa prtotes dari yang empunya
perlahan reza melepaskan dress yang dikenakan istrinya, "astaga saat tidurpun kamu begitu menggoda sayang" gumam reza saat melihat tubuh istrinya hanya mengenakan pakaian da*lam setelah bajunya terlepas dari tubuh indahnya
menelan slavinya dengan berat reza sudah menggali kuburanya sendiri berniat baik membantu istrinya tapi dirinya sekarang yang kesusahan karena si junior justru bangun dan meronta-ronta
"ahhh si*al" terpaksa reza melakukan hal opaling tak diingikannya karena tak mau membuat istrinya bangun
beberapa saat kemudian reza kembali dan mulai ikut mengantuk keduanya kini terlelap dalam tidurnya
******
__ADS_1
pagi hari dinda bangun lebih dulu tidur nyenyaknya membuat pagi harinya segar dan bersemangat. dinda melihat tubuhnya tanpa baju lagi menggulung selimut menuju kamar mandi
selesai dengan aktifitasnya dikamar mandi dinda membuatkan kopi untuk suaminya dan menghubungi restoran hotel untuk memesan sarapan
"mas ayo bangun, kopinya sudah siap" dinda menggerakan lengan suaminya dan mata reza mulai terbuka
"kamu udah bangun sayang, ini masih terlalu pagi ayo tidur lagi" reza menarik tangan dinda kalah dengan tenaga suaminya reza terbawa dalam pelukan pada suaminya
"mas ini sudah siang, lihatlah sudah jam tujuh! mas tidur jam berapa semalam?" tanya dinda yang masih berada dalam pelukan reza
"tak lama setelah kamu tidur" reza menjawab dengan mata yang masih tertutup enggan baginya untuk beranjak hanya disini dirinya tak perlu bangun pagi untuk bekerja dan meninggalkan istrinya yang kadang masih tertidur
"mau ngapain dihotel aja, kan sayang waktunya mas" ucap dinda
"ya kamu mau ngapain aja boleh, mau main kuda-kudaan boleh mau yang lain juga boleh pokoknya hari ini kita akan tetap dikamar seharian" ucap reza tak mau dibantah
"ya udah terserah mas aja!" jawab dinda kesal
__ADS_1
"kamu sudah mandi din" wangi menyeruak dari tubuh dinda yang tercium oleh hidung reza membangunkan ga*rahnya lagi
tanpa aba-aba reza menind*h tu*buh dinda yang terkejut dengan aksi suaminya yang tiba-tiba
reza memulai kegiatan olah raganya dipagi hari seakan balas dendam karena semalam tak sempat tersalurkan. dinda tak diam saja kali ini dia ikut mengimbangi suaminya yang sudah terbakar nafs*u
keduanya menggoncangkan ranjang cukup lama hingga keduanya lelah, namun tak sampai disitu dilanjutkan dengan acara mandi bersama yang tak terlepas dari kegiatan lain yang menambah lama durasi dikamar mandi, dan dinda mandi pagi untuk yang kedua kalinya
selesai dengan aktivitas olahraga paginya, dinda mengambil ppesanan makanan yang diantar oleh staf hotel
keduanya sarapan dengan lahap mengisi tenaga kembali setelah terkuras habis
"kita beneran ngga kemana-mana hari ini mas?" tanya dinda lembut sambil mengunyah makanannya
"hmmm, kamu mau kemana hari ini?" reza balik bertanya
"aku mau kepantai tapi sore hari agar tak terlalu panas" jawab dinda
__ADS_1
"itu tujuan kita hari ini, sambil menunggu sore kita istirahatkan badan dulu besok akan ada perjalanan yang akan melelahkan" ucap reza diberi anggukan kepala dari dinda