
Pagi ini adalah pagi pertama mereka menjadi pasangan suami istri seutuhnya . Mike mengeratkan pelukannya pada Mika yang masih tidur dalam dekapannya . Tiga kali menggempur sang istri dalam semalam dan setelah subuh ia kembali meminta haknya sebanyak dua kali .
Entah kenapa tubuh mungil itu membuatnya sangat ketagihan . Dan sekarang pun tubuh polos dalam dekapannya mampu membangunkan kembali tongkat yang tadi sempat ikut tertidur .
" Ckk ... tidur dong , jangan bangun terus ! Kasihan Sweety kamu kerjain terus , masa iya pagi pagi gini kamu mau solo karir di kamar mandi " ucap Mike merutuki apa yang sudah berdiri tegak dibawah sana .
Mike memejamkan mata ketika melihat sang istri mulai bergerak pelan semakin mendusel kepalanya pada dada bidangnya . Sepertinya Mika sedang mencari kehangatan karena tubuh polosnya merasa kedinginan .
" Euughh ... "
Matanya mengerjab ketika merasa ada beban di perut dan pinggangnya . Dan wajahnya memerah menyadari bahwa dia sedang tidur dalam pelukan suaminya . Bahkan Mika bisa merasakan tongkat yang mengeras dan sudah berdiri tegak itu .
" Dasar mesum !! Bisa bisanya berdiri padahal masih merem "
Mike hanya menyembunyikan senyumnya ketika mendengar istrinya mendumel . Dengan jahil ia mempererat pelukannya ketika merasa Mika ingin lepas dari pelukannya . Mike tahu mungkin istrinya ingin pergi ke kamar mandi .
" liihhhh berat banget sih ... Mika gigit juga nih ya Gorilla kalau ngga mau lepas " ujarnya pelan sambil terus berusaha mengangkat tangan yang melingkari perutnya .
" Ya udah gigit aja ... tapi nanti gantian ya gigitnya " ucap Mike sambil terkekeh .
Mika yang kaget sontak mengeratkan selimut hingga sebatas lehernya . Tak lupa tangan mungilnya mendaratkan cubitan di dada liat suaminya .
" Abiiii ... jangan deket deket ! Nyebelin bikin kaget Mika !!! "
Bukannya menjauh Mike malah kembali mengungkung tubuh polos istrinya .
" Katanya mau gigit ... nih mau gigit yang mana ?! lkhlas Abi ... " ucapnya semakin menggoda Mika yang sudah menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya . Dan itu malah membuat suaminya dengan leluasa kembali menjamah bagian lain tubuhnya .
" Abi haus nih , minta dikit ya susunya ... "
Mika melengguh ketika merasakan bibir nakal suaminya mulai menghisap salah satu ujung mochinya , sedang satu tangannya meremas lembut dan memilih ujung lainnya .
" Eeuungghh ... Abbiiihhh "
__ADS_1
" lya sayang kalau capek diem aja , biar Abi yang bekerja "
Bibir nakal itu dengan brutal menyesap setiap inchi tubuhnya , kembali memberikan jejak yang sudah tercetak jelas di setiap bagian tubuhnya . Tangan Mika meremat rambut Mike yang sudah asyik bermain di daerah intinya . Bibir dan lidah itu mampu kembali melayangkan dirinya hingga langit ketujuh .
" Emmpkhh .. you're so delicious baby " setelah puas memainkan lidahnya Mike memasukkan satu jarinya dan dia kembali melahap bibir Mika yang tak henti mend*sah .
Dan sekali lagi mereka memenuhi ruangan itu dengan erangan erangan merdu yang mampu membuat siapa pun iri dengan kemesraan dua insan di dalamnya .
*
" Jangan marah marah terus sama Abi dong !! Terus bibirnya jangan di manyun manyunin gitu , ntar bikin Abi khilaf lagi "
Mike terlihat membujuk Mika yang terlihat merajuk , mereka sedang berada di ruang tengah dimana sebuah televisi dengan layar besar sedang menyala . Bagaimana tidak marah jika seharian Mike mengurungnya di apartemen . Untuk makan pun Mike memesan lewat online .
" Abi kan puasanya kemarin lama banget , maklum kalau pas buka pengennya nambah terus " ucapnya sambil mencubit mesra pipi chubby sang istri .
" Nambahnya kebangetan !!! Kembaliin baju baju Mika yang Abi umpetin , dingin tau pake beginian doang "
Mike tak bisa menahan tawanya , sehari sebelum kembali ke apartemen ia memang menyuruh asisten untuk melaundry semua baju Mika di lemari dengan alasan biar wangi 😁 dan kemudian dia juga menyuruh sang asisten menata semua lingerie yang kemarin di belikan sang Mommy untuk istrinya .
" Iyaaaa nanti juga Abi kembaliin kok , lagian seksi tau pake baju saringan tahu kaya gitu ! lbadah juga kan nyenengin mata suami "
" Mika aduin ke Mommy ya kalau Abi udah rusakin semua baju baju yang kemarin dikasih buat Mika " sungutnya kesal , Mike selalu tidak sabar saat menyentuhnya dan selalu berakhir dengan merobek semua lingerie yang ia kenakan . Padahal merk lingerie yang dibelikan mertuanya terkenal sangat mahal .
" Paling ntar Mommy ngerampok isi ATM Abi buat beliin sarang tahu yang baru "
" Bukan sarang tahu !! Enak aja baju mahal dibilang sarang tahu "
" Jaring ikan ???!! " godanya lagi , Mike senang jika melihat sang istri merajuk . Tanpa disadari sang istri Mike mulai mengangkat Mika ke pangkuannya . Dia mengusap sayang surai hitam sang istri sambil mendengarkan ocehan ocehan yang kadang membuatnya tertawa .
Mike tidak pernah menduga hanya dalam waktu semalam ia bisa merasakan kasih sayang istrinya . Padahal dulu ia sempat mengira Mika tidak akan pernah membuka hati untuknya . Dia beruntung karena Bisma maupun Bia selalu mendukungnya . Tak sekalipun kedua orang tuanya itu mematahkan semangatnya untuk terus mencintai Mika .
Tiba tiba bel apartemen mereka berbunyi berkali kali , sepertinya orang diluar sana tak sabar ingin segera masuk ke dalamnya . Mike mendengus kesal mendengar bel yang tak kunjung henti berbunyi itu . Padahal ia sudah ijin pada Bisma dan asisten pribadinya agar tak mengganggunya hari ini untuk urusan apapun .
__ADS_1
" Sayang disini aja , Abi usir dulu nyamuk di luar "
Mika hanya mengangguk dan meneruskan menonton drakor kesukaannya . Dengan masih kesal Mike berjalan ke arah pintu apartemennya . Betapa terkejutnya dia ketika melihat monitor yang menampakkan Bia yang sedang berkacak pinggang .
" Mommy ... " lirihnya .
Dengan malas Mike membuka pintu apartemennya dan tanpa menyapanya wanita parubaya yang masih terlihat sangat cantik itu berjalan melewatinya .
" Mikaaa sayaanngg .... "
Mike berdecak kesal mendengar sang Mommy malah mencari istrinya . Istri kecilnya itu memang sudah menjadi kesayangan Mommy dan Daddynya bahkan sebelum ia menikahinya .
" Assalamualaikum wahai ahli kubur " teriaknya yang segera mendapatkan pelototan sang Mommy .
" Walaikumsalam wahai tukang gali kubur " jawab Bia sekenanya sambil menabok lengan putranya .
" Lagian masuk rumah orang main nyelonong aja " sungutnya berjalan ke arah Mika yang sudah memerah wajahnya . Dia tahu istrinya pasti malu karena hanya mengenakan jubah mandinya .
" Mommy ngapain kesini ?? "
" Bi ... "
" Mommy mau ajak Mika ke spa , Mommy tau hari ini kamu pasti bikin lecek anak Mommy ! Tuh kan bener sampai ngga pakai baju kaya gitu "
" Mike cuma nurutin kemauan Mommy "
" Enak aja , Mommy ngga pernah minta kamu bikin lecek Mika " sungut Bia menarik lengan Mika sambil melihatnya dari ujung kaki sampai ke ujung kepala .
" Tapi kan kemarin Mommy yang minta Mike segera bikin cucu Mommy otw . Kalau ngga lecek terus kapan jadinya ?? "
" Emang ngga bisa sekali doang ?!! "
" Ya engga bisa dong ! Nagih banget rasanya , tadi aja mau bikin lagi malah Mommy keburu kesini "
__ADS_1
Mika semakin jengah mendengar pertengkaran ibu dan anak yang unfaedah itu . Tapi jauh dilubuk hatinya ia merasa bahagia berada dalam keluarga yang sangat mencintainya .