
" Assalamualaikum .. "
" Walaikumsalam ... " mereka yang berada dalam ruangan kompak membalas salam dari orang yang baru saja datang .
Pemuda yang baru saja datang itu langsung berjalan menuju ke arah Retno yang saat ini duduk diapit oleh Munir dan Lisa . Dia mencium punggung tangan wanita parubaya itu kemudian memeluknya .
" Nak Satria .. "
" Maaf Satria baru bisa datang , tidak bisa mengantarkan Paman ke peristirahatan terakhirnya " sesal Satria dengan sudut mata yang sudah berair .
Munir dan Lisa turut menepuk nepuk lembut punggung Satria yang masih bersimpuh didepan Retno . Mereka tahu putranya pasti ikut merasa bersalah karena tidak bisa menjaga keluarga dari wanita yang dicintainya . Tak ada yang tahu jika kejadiannya akan menjadi seperti ini .
Setelah memeluk sekilas perempuan yang menjadi ibu dari wanita yang sangat ia cintai Satria mengedarkan pandangannya . Retno tersenyum mengerti jika pemuda itu pasti sedang mencari putrinya . Mika dibantu oleh Tya sedang membuat teh untuk para tamunya , Lisa dan Tya tadinya melarang Mika repot membuat minuman tapi gadis itu berkeras dengan alasan sudah lama mereka tidak berkumpul seperti ini . Walaupun alasan mereka berkumpul kali ini sangat menyedihkan .
Munir mengisyaratkan putranya untuk duduk disebelahnya , dan dengan patuh putra sulungnya menurutinya . Retno terlihat menghembuskan nafasnya dalam dalam , ia tidak bisa membayangkan jika mereka yang sedang berkumpul diruang depan ini mengetahui kabar tentang pernikahan putrinya . Pasti mereka akan terkejut ataupun tidak percaya , karena jujur saja dia sendiri juga masih terkejut seorang Michael Gaillard Dananjaya sudah menjadi menantunya .
Satria menatap sayu gadis pujaannya yang saat ini sedang menghidangkan teh untuk mereka . Pandangan mereka sekilas bertemu tapi gadis itu kemudian membuang pandangannya dengan menunduk . Satria berpikir mungkin Mika kecewa padanya karena dia tidak ada di sampingnya ketika gadis itu sangat membutuhkan dirinya .
__ADS_1
Sungguh Mika sangat merindukan tatapan teduh itu , tapi dia tahu batasannya . Saat ini dia adalah seorang istri , kewajibannya untuk menjaga kehormatan dirinya dan suaminya . Walau belum ada cinta antara dia dan Mike tapi dia tidak mau ada kesalahpahaman jika nantinya Mike masih melihat interaksi antara dia dan Satria .
Munir dan Lisa tampak saling pandang , sepertinya mereka mempunyai pemikiran yang sama saat ini . Mereka ingin mengutarakan sesuatu yang sudah mereka bahas tempo hari sebelum.datang ke rumah ini .
" Mika duduk sini sama Tante sayang . Paman ingin bicara sesuatu dengan kamu dan ibumu sebentar " Lisa menepuk nepuk tempat kosong yang berada antara dirinya dan Retno . Mika mendekati ibunya dan duduk diantara mereka .
Retno masih tenang dan menggenggam tangan putrinya , dia tahu ke arah mana pembicaraan Munir dan Lisa nantinya . Dia tahu bagaimana Munir sangat menyayangi Mika , bahkan sebagian saham Wiranata pun sudah atas nama putrinya dan tentu saja dia sangat berterimakasih untuk itu . Menolak pun percuma karena Munir sendiri yang sudah mengesahkan hak Mika melalui pengacaranya .
" Kami semua yang berada dalam ruangan ini menyampaikan rasa duka kami yang mendalam atas meninggalnya Mas Hadi . Dan kami mohon maaf sebesar besarnya kepada Mba Retno ataupun kamu Baby Mika jika kami sebagai bagian dari keluarga ini bahkan tidak sempat mengantarnya untuk terakhir kali " Munir menjeda ucapannya , hatinya seperti sedang dibebani batu seberat satu ton ketika ingin mengucapkan kalimat selanjutnya . Sudut matanya kembali berair .
Semua yang berada disitu seakan merasakan hal yang sama dengannya , semua menghela nafas dan menghembuskan dalam dalam . Pria ramah yang rendah hati itu telah pergi meninggalkan mereka .
" Saya dan keluarga yang harus berterimakasih pada keluarga ini . Tanpa Mas Hadi dan Mbak Retno saya mungkin tidak akan berada di sini saat ini "
" Semua sudah digariskan .. "
" Saya tahu saat ini memang bukan waktu yang tepat untuk menyampaikan ini . Tapi saya ingin lebih mendekatkan hubungan keluarga kita . Jika boleh ijinkan Mika menjadi putri saya , menjadi menantu keluarga Wiratama ... Saya melamar Mika untuk Satria "
__ADS_1
Mika meremas tangan ibunya , dulu mungkin ia akan bersorak kegirangan jika mendengar kata lamaran barusan . Lisa tersenyum kearah dua wanita yang sudah ia anggap saudara dsn putrinya sendiri itu . Retno masih bisa membalas senyumnya tapi Mika terlihat sangat gugup , wajah gadis itu terlihat sangat bingung .
" Boleh kan Mbak ? Bolehkan jika Mika menjadi menantu kami , istri Satria ? " tanya Lisa yang melihat ketidaknyamanan Mika . Tapi ia hanya mengira gadis itu hanya gugup saja . Dia tahu jika Satria dan Mika saling mencintai .
" Maaf sebelumnya jika saya telat memberitahukan ini pada kalian . Bukan niat saya untuk mempermainkan niat baik ini , sama sekali tidak . Tentu saja saya tidak ingin hubungan keluarga ini menjauh , saya sudah anggap mas Munir dan Jeng Lisa sebagai saudara kandung saya "
Satria menoleh ke arah wanita yang sudah melahirkan wanita yang amat ia sayangi itu , sepertinya ada hal yang ia belum tahu dan hal itu bukanlah hal yang baik . Satria juga bisa melihat wajah Lisa yang terlihat sedikit khawatir . Sepertinya pikirannya sama dengan pemikiran ibunya .
" Kejadiannya begitu cepat . Waktu itu Mas Hadi punya permintaan sebelum menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya . Dia meminta Mike untuk menjaga Mika , beliau mempercayakan Mike untuk menjaga Mika selamanya . Michael Gaillard Dananjaya sudah menjadi suami Mika . Beliau sendiri yang menikahkan Mika diruang rawat saat itu "
DUAARRRRR ...
Semua orang terhenyak masih mencerna dan tak percaya dengan kata kata yang barusan mereka dengar . Munir hanya bisa tertunduk begitupun mantan istrinya yang saat ini menangis terisak . Lisa spontan memeluk erat tubuh mungil Mika yang duduk disampingnya . Mika pun meneteskan air matanya terharu melihat betapa Munir dan Lisa sangat menyayanginya , betapa mereka ingin menjadikannya sebagai menantu Wiratama sejak dulu . Mika juga melihat Satria yang tak bergeming sedikitpun , tatapannya datar tak mengekspresikan apapun .
Arman Dion Suta dan Rendy hanya bisa saling pandang . Padahal mereka mengira Mika pasti akan dipersunting oleh Satria . Tapi kenyataan yang barusan mereka dengar sungguh sangat mengejutkan . Setau mereka bahkan Reyhan sudah nekat menikah agar sang kakak bisa menikah dengan Mika . Tapi nyatanya kucing kecil itu sudah menjadi milik orang lain .
" Sekali lagi kami mohon maaf , mengingat status Mika saat ini tentu saja kami tidak bisa menerima niat baik dari Mas Munir dan keluarga . Tapi sungguh saya berharap kita masih bisa menjadi keluarga walaupun Mika tidak bisa terikat pada keluarga Wiratama dan tak ada niat kami untuk menyakiti hati kalian "
__ADS_1
Satria hanya memejamkan mata untuk menahan semua kekecewaan yang ia rasakan , ia mencoba menelan semua pil pahit itu . Tiba tiba ia berdiri dan berjalan menuju ke arah Retno yang duduk bersama Mika . Sekilas ia melihat gadisnya meneteskan air mata dengan isakan yang tertahan .
" Bibi , sepertinya Satria harus pergi . Ada urusan yang tak bisa Satria tinggal . Maaf jika tidak bisa menemani lebih lama "