
Mika termenung dilamarnya . Setelah kejadian sore tadi hatinya kembali bimbang . Dia bukan gadis bodoh yang tidak bisa menangkap sinyal sinyal rasa suka Reyhan kepadanya . Sudah dia rasakan dari dulu sinyal itu , tapi baginya kisah cinta gadis miskin dan pangeran kaya hanya terjadi di novel novel yang dibacanya . Tak mungkin terjadi di dunia nyata .
Apalagi saat tahu Reyhan adalah anak dari seseorang yang sangat ia hormati . Seperti halnya pada Satria , Mika sebisa mungkin mengendalikan perasaannya juga pada Reyhan . Mika ingin menjaga nama baik ayah dan ibunya dimata Munir . Mika tak ingin dianggap menggoda salah satu putra dari orang yang sudah terlalu banyak menolong keluarganya .
Tiba tiba lamunannya terhenti ketika mendengar notif di ponselnya . Ternyata notif itu berasal dari pesan singa kutub .
Rey : udah bobo ya yank ?
Mika hanya membaca pesan itu tanpa berniat membalasnya , karena bisa dipastikan jika ia membalas maka singa kutub itu akan terus mengiriminya pesan .
Rey : kok cuma dibaca sih , ya udah kalo udah ngantuk . Met bobo dan mimpiin mas Rey ya
Mika sebenarnya geli membaca pesan itu , sejak sore tadi Reyhan benar benar berubah menjadi orang yang menyebalkan . Singa itu berubah menjadi tengil dan konyol . Reyhan sepertinya ' mengejarnya ' dengan lebih terbuka . Reyhan terang terangan dengan perasaannya , tidak seperti dulu yang selalu menjaga imejnya sebagai singa yang dingin dan arogan .
Rey : Yank ...
Ya Tuhan Mika benar benar tak habis pikir dengan laki laki menyebalkan itu . Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat , walaupun terasa sangat menyebalkan tak dia pungkiri tingkah aneh singa kutub itu terasa lucu . Dan jujur saja sebagai seorang gadis Mika merasa bahagia diperhatikan begitu rupa oleh seorang laki laki seperti Reyhan .
Me : Nitey night sayangnya Mika
Mika terkikik melihat balasan pesan yang ia kirim ke Reyhan . Rasanya geli sendiri membaca pesan balasan yang ia buat .
" Emang Reyhan doang yang bisa ngerjain Mika pake sayang sayang !! Mika bales tau rasa " gumam Mika sambil tersenyum .
Dan diseberang sana seorang laki laki terus saja tak percaya dengan apa yang dilihat dilayar pipihnya . Jika sedang sendirian pasti saat ini dia guling guling karena terlalu senang .Sudah dua kali gadisnya memanggilnya dengan panggilan sayang .
Reyhan masih berada di kafe miliknya bersama empat setan sahabatnya . Senyum Reyhan yang mengembang setelah membaca pesan di ponselnya membuat empat setan itu curiga . Tak biasanya sang singa senyum senyum sendiri tidak jelas .
Reyhan yang sadar sudah menjadi pusat perhatian teman temannya akhirnya mencoba bersikap cool lagi . Dia pura pura melihat layar laptopnya yang memang menyala karena tadi membahas akun kafenya bersama Arman .
" Fiks ... sarap " ucap Rendy dengan mengangkat telunjuk dikeningnya sendiri dan disambut kekehan oleh ketiga temannya .
" lyaaa gue gila emang ! Puas loe .. "
__ADS_1
Ke empat setan terbahak melihat Reyhan yang sedang kesal itu , menjadi kesenangan tersendiri bisa mengusik ketenangan singa itu .
Reyhan menutup laptopnya dan beranjak dari duduknya .
" Lho loe mau kemana Rey ? Kan udah sepakat habis ini mau ke D'star " tanya Rendy pada sepupunya yang terlihat sudah berkemas dari kantornya . Malam ini mereka sepakat untuk keluar clubbing .
" Gue ngantuk , elo aja sana !! "
" Ckk .. ngga asik banget sih elo Rey , baru jam segini udah mau molor "
Reyhan terus saja berjalan keluar dari kafenya . Setelah berada di dalam mobilnya ia kembali membuka ponselnya , dilihatnya sekali lagi pesan sayang dari gadisnya .
" Nitey night juga sayangnya Reyhan " katanya dalam hati seakan menjawab pesan gadisnya . Cinta memang gila , tak pernah ia menjadi sebahagia ini hanya karena membaca sebuah pesan . la jadi teringat pesan Satria sebelum pergi ke Dubai .
Satria pernah berkata jika ia menginginkan sesuatu dan sudah mendapatkannya maka Reyhan harus menjaganya baik baik . Tapi jangan sampai merusaknya . Apa pesan dari kakaknya berhubungan dengan Mika ? Bagaimana kakaknya bisa tahu kalau dia menyimpan rasa untuk gadis itu ?
Sial .. Satria selalu saja tahu apapun tentang dirinya , bahkan ketika dirinya belum yakin dengan perasaannya sendiri pada gadis itu . Baru hari ini Reyhan menyadari maksud Satria pernah berpesan seperti itu . Reyhan harus bisa menjaga Mika dan untuk itu ia harus bisa menjadi setangguh papa atau kakaknya . Dan untuk itu Reyhan harus banyak belajar dari kedua orang yang dia sayangi dan hormati itu .
Seperti biasa pagi ini Mika berangkat sekolah dengan penuh semangat . Minggu depan sudah ujian kelulusan , tak terasa dia sudah akan merampungkan pendidikannya untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi .
" Pagi kesayangannya Reyhan "
" Ehh .. "
Mika dikagetkan oleh Reyhan yang masih saja menungggunya di koridor sekolah . Drama sayang sayangan masih berlanjut begitu batin Mika bermonolog . Dia tidak tahu bahwa Reyhan sangat serius dengan panggilan kesayangan itu .
" Pagi juga kesayangannya Mika " jawab Mika spontan tanpa bermaksud menggoda .
Reyhan tampak bahagia sekali mendengar jawaban gadisnya . Selanjutnya mereka berjalan bersisian sepertinyang biasa mereka lakukan .
" Sini lihat bentar "
" Apanya ?? " Reyhan mengernyitkan dahinya ketika tangan mungil Mika menahan jalannya .
__ADS_1
" Kalau mau unboxing jangan disini yank , malu banyak yang lihat " lanjutnya .
Mika yang tadinya cuma ingin melihat luka yang berada di wajah Reyhan jadi kesal karena singa kutub itu kumat dengan ketengilannya .
" Awwwww ... sakit yank !!! "
Mika berjalan meninggalkan Reyhan yang masih kesakitan karena barusan dia cubit lengannya dengan keras . Reyhan memang benar benar kesakitan karena cubitan itu keras sekali tapi sudut bibirnya terangkat , dia kembali berjalan disisi gadisnya .
" Pulang sekolah katanya mama pengen makan siang bareng kita "
" Tante Lisa ? Tapi kan nanti kita ada les sepulang sekolah . Seminggu lagi kan ujian "
" O iya ya , gampang nanti aku hubungin mama . Tadi sih katanya kangen sama kamu . Tante Tya juga nagih janji kapan kamu mau main kesana , tapi aku udah bilang kita sebentar lagi ada ujian "
" Ada lagi yang kangen sama kamu .. " lanjutnya dengan tersenyum .
" Siapa ?? "
" Aku "
Ketika tangan mungil itu ingin mencubit lagi segera Reyhan menangkapnya dan membisikkan sesuatu .
" Coba aja cubit lagi , nanti aku bales cium kamu "
Reyhan terkekeh karena telah berhasil membuat Mika batal mencubitnya . Wajah Mika yang sedang sebal malah terlihat menggemaskan untuknya .
" Dasar singa mesum !! Awas berani cium , Mika tabok nih "
" Nantangin nih ? Siapa takut " Reyhan maju dan memojokkan gadis itu . Mika langsung kabur masuk ke kelas sebelum Reyhan berhasil mengungkungnya . Dan setelah itu Reyhan tertawa melihat tingkah gadisnya yang ketakutan . Padahal dia cuma bercanda , mana berani dia mencium Mika di depan umum seperti ini .
Mencium ? Entah kenapa saat ini dia malah terbayang bibir mungil nan menggemaskan itu . lngin sekali ia lahap habis untuk mood booster pagi ini . Ya Tuhan gadisnya benar , ia menjadi mesum sekali ! Diketuknya kepalanya berkali kali ke tembok untuk membuang segala pikiran kotornya .
Sementara Mika yang sudah duduk dengan nafas terengah engah merutuki perbuatan Reyhan yang menyebabkan dia berlari lari sampai ke kelas .
__ADS_1