
" Abi akan menghentikan ini jika kamu memintanya ... " bisiknya di sela sela ciuman panas yang sedang terjadi .
Tubuh Mika bergetar ketika merasakan setiap sentuhan suaminya . Dia tak bisa menolak setiap nikmat yang di berikan bibir Mike yang sedang menelusuri leher dan tengkuknya bahkan sesekali dengan nakal bibir itu menggigitnya .
" Awsshhhh ... emmpphhhtt "
Setelah menggigit cuping telinga sang istri Mike kembali membuat tanda tanda kepemilikan di kulit putih Mika . Hisapan hisapan kuat di permukaan kulitnya membuat Mika kadang menjerit kecil . Tangan Mike pun tak tinggal diam , kedua tangan kekar itu menyusup ke dalam kaos dan menyentuh punggung halus dan bahkan meremas lembut pinggang sang istri .
Mika menunduk malu ketika Mike menyudahi ciuman panas mereka , tapi tangan kekar itu mengangkat dagunya hingga pandangan mata mereka bertemu .
" Sayang ...boleh kan ?? Kamu percaya kan sama Abi ?! "
Mika tertunduk saat mendengar pertanyaan itu . lngin sekali dia menjawab ' iya ' tapi entah kenapa ia terlalu malu untuk mengatakannya . Jelas jelas dari awal dia tak menunjukkan adanya penolakan , seharusnya Mike tahu jika ia pun tidak keberatan .
" Awww ... "
Mika kaget ketika dirinya tiba tiba digendong depan seperti seekor koala , kedua tangannya refleks melingkar kuat di leher Mike . Dia bisa melihat senyum smirk suaminya yang menurutnya sangat menyebalkan .
" Abi anggap diamnya kamu sebagai sebuah persetujuan sayang "
Mike membawa Mika menuju kamarnya yang ada di lantai atas , sesekali ia menyambar bibir Mika yang memang sudah menjadi candu untuknya . Dan tentu saja mendapat hadiah cubitan dari istrinya karena Mika takut mereka terpeleset jika tak fokus menaiki tangga .
Setelah sampai dikamar Mike menurunkan istrinya di pinggir ranjang dan menghentikan ciuman panasnya .
" Mandi dulu yuk "
Mika semakin menunduk mendengar ajakan suaminya , ia berpikir Mike ingin melanjutkan adegan panas mereka di kamar mandi .
" Habis itu ambil wudhu .. kita sholat sunah dulu "
Mika yang tahu apa maksud sang suami kemudian memberanikan diri untuk menatap suaminya . Dia kira Mike tadi akan langsung menerkamnya mengingat betapa rakusnya sang suami menyentuhnya tapi ternyata Mike tetap tak melupakan ibadah mereka .
" Abi mandi duluan aja , biar Mika siapin bajunya "
Sebelum melangkah menuju kamar mandi Mike mengecup dahi istrinya . Setelah selesai bergantian mandi kemudian mereka melakukan sholat sunah dua rakaat . Mike tampak membacakan doa dan meniup ujung kepala istrinya .
__ADS_1
Mike segera membawa Mika menuju ranjang king size yang tepat berada disampingnya . Direbahkannya tubuh mungil istrinya tanpa melepaskan pandangan mereka . Dikecupnya dengan dalam kening istrinya , lampu yang temaram tak mampu menyembunyikan wajah merona sang istri yang membuatnya semakin gemas .
Yang terjadi kemudian mengalir begitu saja , yang terdengar hanyalah ******* dan erangan dua anak manusia yang sedang menikmati surga dunia . Dua anak manusia yang baru akan menjalani babak baru dalam hidup mereka .
" Euughh ... enghhhss " Mika mengutuk mulutnya yang tak bisa menahan suara suara yang dirasanya sangat aneh . Dibawah sana jemari suaminya sedang bergerak cepat memanjakan miliknya .
" Jangan ditahan sayang ... keluarkan saja . Cuma Abi yang dengar " goda Mike yang melihat Mika yang sudah polos dibawah kungkungannya . Dia semakin cepat menggerakkan jarinya ketika melihat Mika akan mencapai puncaknya .
" Abiiii.... arrghhhh ... ahhhhh "
Mike meraup ujung mochi yang tampak mengeras ketika Mika sudah sampai pada pelepasannya . Setelah puas bermain dengan dua mochi yang kembali membuat sang empunya mengerang karena pelepasan , dengan cepat Mike melepas satu satunya penghalang yang masih menempel ditubuhnya .
Mika meremang merasakan desakan benda tumpul di bawah sana . Perlahan tapi pasti benda tumpul itu memasuki apa yang selama ini ia jaga .
Setelah beberapakali kesulitan karena liang yang masih terlalu sempit akhirnya Mike berhasil sepenuhnya walau punggungnya terasa perih menerima beberapa cakaran . Rasa perih yang ia rasa tak sebanding dengan kenikmatan yang ia rasakan saat ini .
Sebisa mungkin ia mengontrol gerakannya agar tetap lembut karena ia tahu ini yang pertama untuk istrinya . Bukan untuk istrinya saja ! Ini juga pengalaman pertama untuknya . Sebebas apapun pergaulannya ia tak akan bermain dengan wanita karena ia juga dilahirkan oleh seorang wanita .
Suara suara erangan Mika semakin lama semakin membuatnya gila . Gerakan yang semula lembut lama lama semakin tak terkendali . Dan akhirnya ia mengerang panjang diatas tubuh polos istrinya .
" Arrgghhhhhhh .... "
Mike mencium sekilas bibir Mika yang tampak lelah dengan nafas masih tersengal . Dengan sedikit tak rela ia melepaskan penyatuan di bawah sana . Tubuh yang dipenuhi keringat itu malah tampak semakin menggoda di matanya , tapi ia harus menahan hasratnya karena tak ingin Mika terlalu lelah .
Dengan telaten ia mengelap keringat di wajah cantik istrinya . Berkali kali ia terus mengucapkan syukur dalam hatinya . Bidadari yang selama ini menguasai pikiran dan hidupnya telah menjadi pendamping hidupnya .
" Kita mandi dulu ya , biar boboknya enak "
Mika mengangguk karena merasa tak nyaman tidur dengan masih dipenuhi keringat . Bagian bawahnya juga masih terasa lengket .
" Masih sakit itunya ?? Awww .. kok nyubit "
" Udah tau pake nanya !! " sungut Mika memandang sebal suaminya .
" Katanya mau pelan pelan ... taunya gaspol juga " Mika duduk dan tanpa sadar selimut yang tadi menutupi tubuhnya tersingkap dan memperlihatkan bagian atas tubuhnya yang masih polos .
__ADS_1
" Siapa suruh kamunya enak banget ... nagih banget tau !! Apalagi kalau liat ngegantung kaya gitu .. jadi gede , tambah nggemesin "
Mika yang sadar kemana arah mata Mike langsung menutup dua mochinya dengan kedua tangannya sambil melempar bantal ke arah suaminya .
" Ihhhh .. mesum dasar !! "
Mike terbahak dan mengangkat tubuh mungil Mika ke dalam pangkuannya . Perlahan dia lepaskan dua tangan yang masih berkeras melindungi dua mochi di dalamnya .
" Sekali lagi ya sayang ... " Nyatanya pertahanannya hancur , ia tak bisa lagi menahan gelombang hasrat yang memenuhi otaknya .
Mike kembali meraup bibir aroma Cherry yang telah menjadi candunya . Mika tak kuasa menahan dua tangan kekar yang mengambil alih dua mochi yang sempat ia tutupi . Mika melengguh ketika bibir nakal suaminya menyesap kuat salah satu ujung mochinya .
" Drive me please Mrs Mike "
Mike mengangkat tubuh mungil diatasnya untuk kembali melakukan penyatuan . Mika menjerit kecil merasakan perih dan nikmat yang dirasakan bersamaan .Penuh sesak ia rasakan di bawah sana melebihi ketika saat posisinya berada di bawah .
Gerakan pelan Mika malah membuat Mike semakin menggila .
" Faster baby ... " Mike mengangkat dan menurunkan tubuh istrinya agar penyatuan itu lebih dalam . Suara suara merdu sang istri kembali memicu hasratnya untuk bergerak liar .
Dengan cepat ia membalik tubuh Mika hingga memunggungi dirinya . Dua tangan kekarnya menahan pinggang sang istri . Dengan tak sabar ia kembali melakukan penyatuan . Tak berapa lama mereka kembali tergulung dalam ombak kenikmatan .
Diciuminya punggung putih polos Mika , dan sesekali ia meremas bok* ng padat yang sempat dia ' hajar ' tadi .
" Marah ? " tanya Mike yang gemas melihat bibir manyun Mika .
" Tadi katanya mau mandi ... malah anu anuan lagi "
Mike tertawa mendengar istilah anu anuan dari bibir mungil itu .
" Kenapa tadi nggak nolak ? Malah mendesah keenakan " ujarnya frontal .
" Ya mau gimana ?!! Nolak dosa ... "
" Pinter istrinya Abi ... lagi yuk " tampaknya menjadi kebahagiaan tersendiri ketika bisa menggoda istri kecilnya .
__ADS_1
" Aaaaa ... Abi nyebelin " teriak Mika kembali memukul suaminya dengan menggunakan guling yang ada di dekatnya .
Malam itu menjadi malam bahagia mereka , mereka berharap setelah ini mereka bisa menjalankan rumah tangga mereka dengan sakinah mawadah warrahmah .