Belong To Me

Belong To Me
117 . Dua Kisah


__ADS_3

Nita dan Reyhan tinggal di mansion selama mereka ada di Jakarta . Waktu yang tidak lama berada di lndonesia membuat Munir ingin putra bungsu dan menantunya tinggal bersamanya .


Malam itu terlihat Reyhan dan papanya sedang duduk berdua di pinggir kolam ikan . Beberapa tahun terakhir ini Munir mengisi kesepiannya dengan memelihara ikan hias di kolamnya . Dari ikan dengan harga murah sampai ikan dengan harga fantastis .


" Dari tadi papa lihat wajahmu ditekuk , bukannya senang bertemu orang tua malah memasang wajah masam dari sejak kalian datang "


" Fitnah ... mana ada begitu , dari kemarin Reyhan tersenyum pada semua orang "


" Papa dan Mama adalah orang tua kamu , orang yang mengasuhmu bahkan sebelum kamu belum bernyawa dalam kandungan .Jadi apapun isi otakmu kami tahu !! " ketus Munir melirik sinis putranya .


Reyhan merebahkan punggungnya pada kursi santai yang memang dibuat sedikit landai itu . Ternyata selain Satria , papa dan mamanya juga bisa membaca pikirannya . Kadang dia berpikir apa kepalanya terlalu transparan hingga orang orang yang ia kenal sanggup membaca isi di dalamnya . Hingga Arman yang hanya sahabat pun sanggup membacanya .


" Mika putri papa , jangan pernah berpikir untuk bisa mengganggunya lagi . Papa pastikan papa akan menjadi orang pertama yang akan menghajarmu jika kau berani membuatnya kembali menangis "


" Ckk .. Kenapa sih semua orang mengira Rey mau ganggu Mika lagi ?! Rey sadar udah punya istri , udah punya keluarga sendiri yang harus Rey jaga . Rey hanya ingin bertemu dan berbicara sama Mika . Salah ?? "


" Salah ... jelas salah !!! Karena kamu ingin diam diam bertemu baby Mika tanpa sepengetahuan istrimu ataupun Mike . Ada norma yang tidak boleh kau langgar jika kau ingin berteman dengan wanita yang sudah mempunyai suami . Paham ? "


" Papa benar Rey " imbuh Lisa yang datang dengan nampan berisi dua cangkir teh chamomile dan beberapa cemilan dalam toples .


" Atau perlu mama pukul kepalamu dengan panci mama biar kamu mengerti !? Hargai perasaan istrimu . Dia yang selama ini melayani dan mendampingi kamu "


Setelah meletakkan nampan di atas meja Lisa kemudian duduk di sebelah suaminya .


" Kami para istri mempunyai insting yang kuat dengan apa saja yang terjadi pada suami suami kami . Tapi kami kadang harus menelan mentah mentah semuanya hanya untuk menjaga keutuhan rumah tangga kami "


" Kau sedang menasehati bocah tengil ini atau sedang menyindirku sayang ? " tanya Munir , ia sadar dulu pernah menyakiti hati istrinya .


" Dua duanya " jawab Lisa enteng .


" Nita mungkin selama ini diam dengan semua tingkahmu yang kekanak kanakan , tapi mama yakin dia tahu semuanya tentang kamu , suaminya " lanjutnya .


" Dan jangan sampai kau menyesal suatu hari nanti ... Jaga istrimu dengan baik , curahkan semua cinta yang kau punya . Kadang yang terlihat indah belum tentu menjadi yang terbaik untuk kita " Munir menepuk pelan bahu putranya .

__ADS_1


" Tumben papa pinter " kata Lisa sambil tertawa .


" Ke atas yuk Ma , Papa capek mau istirahat . Daripada disini liat orang orangan sawah manyun "


Lisa kembali tertawa sambil berjalan memeluk suaminya . Setelah kembali menikahinya Munir menjadi pribadi yang lebih humoris , tidak seperti dulu yang selalu menganggap semua masalah terlalu serius .


Setelah kedua orang tuanya pergi , Rey pun pergi ke kamar untuk menyusul istrinya . Setelah makan malam tadi Nita ijin untuk lebih dulu ke kamar karena ingin menata semua barang bawaan yang masih tersimpan di koper .


KLEKK ...


Pertama masuk kamar yang dilihat adalah senyum istrinya , sepertinya Nita sudah selesai menata barang barang mereka .


" Udah ngobrolnya sama Papa ? "


" He em " Reyhan merebahkan tubuhnya di ranjang dengan memejamkan matanya .


" Mau dibikin kopi honey ? "


" Engga , makasih . Temenin disini aja " Rey menepuk nepuk kasur disampingnya .


" Maaf ... " ucap Rey terdengar ambigu .


" Untuk ?? " Nita tidak tahu kemana arah pembicaraan suaminya .


" Karena aku belum bisa menjadi suami yang baik untukmu "


" Dari awal kita udah sepakat untuk sama sama belajar honey , nikmati saja prosesnya . Naik turun ... kita hadapi bersama "


Reyhan langsung memeluk erat tubuh Nita , memang belum ada cinta di hatinya . Tapi Reyhan nyaman berada disamping istrinya . Di ciumnya dalam kening wanitanya seolah ia ingin menunjukkan penyesalannya .


Reyhan tersenyum lebar ketika Nita menaiki tubuhnya dan duduk di perutnya . Dua tangan mungil itu dengan cekatan membuka celana training yang dipakainya .


" Can l Drive you Mr Reyhan ? " ucap Nita sensual dengan tangan membelai sesuatu di bawah sana .

__ADS_1


" Of course Mrs Reyhan , with pleasure ( tentu saja Nyonya , dengan senang hati ) " jawab Rey meremas bok*ng padat istrinya .


" Kali ini mungkin aku bermain sedikit kasar tuan , kau boleh meminta untuk berhenti jika kau tak tahan " goda Nita nakal dengan tangan yang sudah mengurut tongkat yang sudah berubah ukuran menjadi lebih besar .


" Euugghhh ... tidak akan nyonya . Kupastikan kau tidak akan pernah mendengarnya " Rey sudah tak bisa mengontrol lagi suaranya ketika Nita sudah mengulum miliknya .


*


HOEKKK ... HOEEKKK.


Mika panik ketika pagi ini Mike kembali muntah muntah hebat . Memang tidak setiap pagi Mike muntah tapi tetap saja membuat Mika khawatir , apalagi Mike tidak pernah mau jika diperiksa oleh seorang dokter .


Biasanya setelah muntah Mike ingin tidur memeluk tubuh istrinya . Karena menurutnya hanya aroma tubuh Mika yang bisa menawarkan rasa mualnya .


" Mika panggil dokter Zen aja ya , Abi udah pucat banget kaya gitu . Kali ini nurut ya biar bisa tau Abi sakit apa "


Dokter Zen adalah dokter keluarga yang biasa menangani keluarga Dananjaya .


" Abi baik baik aja sayang , dipeluk kamu juga nanti bisa sembuh "


Mika merengkuh tubuh bayi besar itu dalam pelukannya , sesekali ia mencium pucuk kepala suaminya . Sungguh ia tidak tega jika sedang melihat Mike yang seperti ini .


Sedang Mike berkali kali berusaha menelan salivanya . Saat ini kepalanya tepat berada di antara dua mochi yang terasa sangat hangat . Menjadikannya sangat betah dalam dekapan istri kecilnya .


" Abiii ... jangan nakal ya , ngga usah macem macem kalau lagi sakit " sengit Mika yang melihat tangan Mike mulai menurunkan tali lingerinya dan merasakan lidah suaminya mulai menelusuri belahan dadanya .


" Ini juga Abi lagi cari obatnya ... " kilah Mike yang penuh semangat mengulum salah satu pucuk mochi yang dari tadi dicarinya .


Mika menjewer telinga suaminya cukup keras ketika dua tangan kekar itu berusaha menurunkan kain segitiga yang dipakainya di bawah sana .


" Bandel ya ... lagi sakit minta anu anu "


" Dosa nolak suami ... "

__ADS_1


" Abi nyebelin !!! "


Mike sangat tahu kelemahan istri kecilnya , dengan kata kata ajaib itu Mika akan selalu menurutinya . Mungkin hal itulah yang menjadi salah satu alasan dia sangat mencintai istrinya . Mika sangat menghormatinya sebagai kepala rumah tangga dan sangat menjaga fitrahnya sebagai seorang istri .


__ADS_2