Belong To Me

Belong To Me
118 . Seperti Putri Sendiri


__ADS_3

Pagi itu setelah menyuapi bayi besarnya kemudian Mika juga memandikannya . Walau sedikit lelah tapi ia sangat menikmati perannya , Mika suka jika gorillanya menjadi sangat manja padanya .


Pagi ini Mike mengantarkan Mika ke mansion utama Dananjaya . Semula Mika menolaknya karena ingin mengantar Sita fitting terakhir baju pengantin di butik milik Lisa . Karena lusa adalah hari akad nikah dua sahabatnya . Dia belum tahu jika Reyhan sudah ada di lndonesia .


Jiwa overprotektif Mike semakin menjadi sejak tahu keberadaan Reyhan kemarin yang nekad menunggu istrinya di kafe . Mike khawatir Reyhan akan melakukan sesuatu yang di luar dugaannya . Karena sejak dulu adik Satria itu mempunyai sifat menyala yang tidak mudah ditebak .


Beruntung Arman dan Sita sangat maklum dengan situasinya . Mereka juga tak ingin Reyhan mengganggu ketenangan Mika .


" Nanti siang Abi ada meeting sekalian makan siang , jadi kamu ngga usah ke kantor dulu sayang "


" Tapi Mika bosen kalau harus di rumah terus , ehmmm ... boleh ya nanti siang Mika makan bakso di ujung jalan ? "


" Boleh ... "


" Yeayyy ..."


" Tapi sama Pak Toyo "


" Yaaaaahhhhhh ... kan cuma deket Bi , jalan juga nyampe . Nanti yang ada pengunjung pada bubar semua lihat dia serem banget gitu orangnya "


" Don't judge book by Its cover sayang , he's a good person .Pak Toyo udah ikut Daddy sejak dulu . Sejak mereka masih sama sama muda . Daddy udah anggap Pak Toyo sebagai saudara begitupun sebaliknya "


" Mika tau Abi sayaaaanngg .... Mika tau kalau Pak Toyo orang baik . Ya udah Mika turun dulu , Abi hati hati di jalan " Mika mencium pipi dan punggung tangan suaminya .


Sebelum istrinya mengulurkan tangannya Mike sudah menggenggam beberapa lembar ratusan ribu . Mike tahu pasti istri nakalnya itu akan minta uang jajan . Dan hal sekecil itu sudah mampu membuat istrinya tersenyum lebar .


" Woohhoooo ... Abi the best dehh . Nanti Mika mau traktir Mommy makan dimsum ke mall "


" Terus baksonya !? "


" Jadi dong habis ini langsung cuzz ke sana ! Tadi Mommy bilang mau nemenin Daddy Bisma bertemu klien dulu . Terus siangnya baru jemput Mika di mansion "


" Pokoknya kemana pun harus di temenin sama Pak Toyo , jangan bandel "


" Siap kapten !! "

__ADS_1


Setelah melihat istrinya sudah masuk ke dalam mansion , Mike baru melajukan range Rovernya menuju ke perusahaannya . Siang ini dia ada janji dengan seseorang hingga ia melarang Mika datang ke sana siang ini .


Pagi itu Mika sudah membuat Pak Toyo kewalahan , nyonya mudanya tidak mau dia antar dengan mobil untuk pergi ke warung bakso yang ada di ujung jalan yang kurang lebih berjarak 2 kilometer dari mansion .


Mika meminjam sepeda satpam yang menjaga pintu gerbang mansionnya . Dan mau tidak mau Pak Toyo juga mengikuti Mika dengan naik sepeda untuk mempermudah penjagaannya . Baru kali ini dia menjaga salah satu keluarga Dananjaya dengan naik sepeda setelah hampir tiga puluh tahun mengabdi dengan setia pada keluarga itu .


Sepertinya pamornya akan turun setelah ini gara gara nyonya mudanya yang bertingkah ajaib . Karena saat di warung itupun sang nyonya sudah mengultimatum agar dia selalu tersenyum . Sungguh , lebih baik ia baku tembak dengan para penjahat dari pada harus selalu memamerkan giginya pada setiap orang .


Siangnya Bia dan Mika pergi makan di mall sesuai rencana , dan jangan tanya lagi soal pengawalan wanita wanita Dananjaya itu . Ada sepuluh orang lebih yang tersebar untuk melindungi mereka , tentu saja termasuk Pak Toyo yang menjadi leader mereka .


" Sayang kamu ingin makan apa ? " tanya Bia dengan menggandeng menantu kesayangannya .


" Apa aja Mom , kali ini Mika yang traktir "


" Siipp ... emang kamu habis ngerampok suami kamu ya !? "


" He em " jawab Mika tersenyum lebar .


Mereka kemudian masuk ke sebuah restoran steak . Mika memesan banyak sekali makanan yang membuat Bia menatapnya heran .


" Ya Mommy bantuin Mika dong " jawab Mika enteng . Tapi tangannya berhenti ketika ia akan menyuapkan daging ke dalam mulutnya .


" Kenapa sayang ? Engga enak ? "


" Bukan itu . Mika jadi keinget sama Abi , udah makan belum ya "


" Lhahh dia kan memang lagi lunch bareng sama klien sekarang "


" Tapi udah beberapa hari ini Abi sakit Mom "


" What !!! Kenapa ngga bilang sama Mommy ? Udah ke dokter belum ?! "


" Kalau pagi kadang Abi muntah muntah sampai lemes banget ... kasian ! Tapi kalau Mika ajakin periksa ke dokter ngga pernah mau "


Bia mengernyitkan dahi mendengar cerita menantunya .

__ADS_1


" Terus kalau siang masih muntah ngga ? "


" Mika ngga tahu Mom , tapi kayanya sih engga soalnya Mika juga sering nemenin Abi makan di kantor . Abi juga tiba tiba suka makan makanan asem "


Bia tersenyum lebar mendengarnya , tiba tiba hatinya merasa hangat dan bahagia . Semoga saja tebakannya tidak salah .


" Ya udah pulang dari sini kita mampir ke apotek " ucapnya bersemangat .


Mika cuma manggut manggut dan melanjutkan makannya . Dia mengira Bia akan membeli obat untuk suaminya karena tadi dia menceritakan kondisi Mike .


Mika heran ketika Bia malah memberikannya beberapa test pack yang dibelinya di apotik .


" Obat buat Abi mana Mom ?! Kok malah beli beginian "


Bia mencubit gemas pipi menantunya sambil terkekeh .


" lni obatnya sayang , yakin deh kalau ini ada dua garis pasti dia langsung lompat lompat "


" Besok pagi bangun tidur kamu langsung tes urine pakai ini ya , jangan cuma satu biar lebih yakin " lanjut Bia menggebu . Dia sangat bersemangat karena sudah ingin mendapat seorang cucu dari satu satunya penerus Dananjaya .


" Maksud Mommy Mika hamil !? " tanya Mika tak kalah antusias karena dia memang sudah menantikan hal ini .


" Belum tahu sayang , makanya di tes dulu biar pasti . Kamu inget kapan terakhir datang bulan ? "


" Bulan ini Mika udah telat satu minggu Mom , tapi kok Mika nggak mual mual ? Kan katanya kalau hamil biasanya mual "


" Ya nggak semua wanita hamil kaya gitu sayang . Ya udah malam ini kamu nginep di mansion aja ya ! Biar besok pagi Mommy sama Daddy bisa langsung tahu hasilnya "


" Tapi kalau hasilnya tidak sesuai keinginan bagaimana Mom ? "


" Berarti kalian harus berusaha lebih keras lagi . Mom yakin Mike tak akan keberatan untuk bekerja lebih keras lagi " jawab Bia sambil tersenyum .


Bia tahu putranya pasti tidak akan jauh berbeda dari daddynya . Bisma hanya akan menunjukkan sisi hangat sekaligus mesumnya pada istrinya . Bahkan mesumnya seorang Bisma hingga sampai saat ini tidak berkurang sedikit pun , masih sama seperti ketika mereka muda dulu .


Tak ada kata lelah untuk bercinta , oleh sebab itu Bia sering mengajak menantunya untuk pijat di spa langganannya . Bia juga sering membelikan Mika segala produk untuk perawatan diri dari ujung kaki sampai ujung kepala .

__ADS_1


Karena bersama Mika ia merasa seperti mempunyai seorang anak perempuan , yang dulu sempat ia impikan sebelum dokter mengangkat rahimnya karena sebuah kecelakaan . Sejak saat itu pun Bia mulai aktif di kegiatan kegiatan sosial yang berhubungan dengan anak anak terlantar .


__ADS_2