Belong To Me

Belong To Me
90 . Godaan Terindah


__ADS_3

Berkali kali Mika menghembuskan nafas dengan kasar ketika sedang melihat pantulan dirinya di cermin . Saat ini dia mengenakan sebuah lingerie warna putih tulang yang kontras dengan kulit putihnya . Karena hanya baju tidur ini yang ia rasa tidak terlalu seksi seperti lingerie lingerie transparan lain yang diberikan ibu mertuanya tadi .


Walaupun baju itu masih mengenakan sejenis kimono untuk luarannya tetapi ia tak yakin ingin mengenakan baju itu didepan suaminya karena mengenakan baju itu ia merasa seperti sedang telanjang di depan sang suami . Tapi tekadnya sudah bulat ingin menjadi istri seutuhnya untuk suaminya . Ibu dan Mommynya benar , ia harus menata rumah tangganya ke depannya . Mika ingin mempunyai rumah tangga harmonis seperti rumah tangga ibu ataupun mertuanya .



Ada sedikit rasa khawatir dihatinya , ia takut tak bisa melayani dengan baik karena ini memang pertama kali untuknya . Mika ragu jika Mike akan menerima dirinya karena mungkin ia tidak seperti gadis gadis di novel novel yang pernah ia baca . Yang menyerahkan ciuman pertamanya hanya untuk suaminya .


CEKLLEKK ...


Mika sedikit terperanjat ketika mendengar pintu kamarnya dibuka . Disana suaminya berdiri mematung menatap dirinya dan hal itu sukses membuat seluruh bulu kuduknya berdiri . Tatapan itu seperti sedang men*lanjangi dirinya . Untuk beberapa saat mereka saling bertatapan .


Perlahan Mike berjalan menuju ke arahnya dengan tatapan yang tak ia mengerti . Hingga akhirnya laki laki yang sudah menjadi suaminya itu berdiri tepat dihadapannya . Mika merinding ketika sang suami malah membisikkan sesuatu , ia dapat merasakan bibir Mike yang sedikit menyentuh daun telinganya . Mika bisa melihat tangan Mike sedikit bergetar ketika menautkan tali jubah kimono baju tidurnya .


" You're perfect tonight , demi apapun Uminya Abi cantik banget ... "


Mika memejamkan matanya ketika Mike mencium keningnya cukup lama , tapi Mika tersentak ketika setelah mencium keningnya Mike malah kembali melangkah keluar kamar . Sebelum keluar kamar Mike sempat mengatakan sesuatu padanya .


" Ada yang harus Abi selesaikan , kamu istirahat duluan aja "


Setelah Mike keluar kamar dan menutup pintu seketika tubuh mungil itu limbung . Kedua kakinya serasa menjadi tidak bertenaga sama sekali . Keberanian yang semula ia kumpulkan berubah menjadi kebimbangan . Suaminya bahkan tidak menginginkannya saat ia sudah berpenampilan seperti ini .

__ADS_1


Kecewa , sedih dan malu campur aduk menjadi satu saat ini . Kenyataannya ia tak mampu menarik perhatian sang suami . Tapi jauh di dalam hatinya ia juga merasa lega karena memang ia belum sepenuhnya siap untuk menjadi istri seutuhnya . Ditutupnya seluruh tubuhnya dengan selimut , Mika berusaha keras untuk tidur dan melupakan kejadian malam ini .


Sementara itu ternyata Mike masih ada dibalik pintu dengan tangan yang masih menggenggam kenop pintu dan mata yang terpejam . Berkali kali ia merutuki dirinya sendiri . Mike sengaja keluar dari kamar karena ia tak yakin bisa mengendalikan dirinya saat melihat tubuh yang hanya terbalut baju tipis itu .


...MIKE POV .....


" Minggu depan Mika bisa ikut kamu melihat proyek itu secara langsung . Mommy mu sempat tidak setuju jika Mika ikut bekerja sama kamu , katanya takut menghambat kehadiran cucunya " kata Daddy Bisma sambil terkekeh .


" Tapi Daddy tidak yakin cucunya segera datang ... You never touch her right ( Kau belum pernah menyentuhnya kan ) ? " lanjutnya seolah mencibir keadaan sang putra .


" Come on Dad , don't talk about it now! I will touch her if she already loves me ( Ayolah dad , jangan berbicara tentang itu sekarang ! Aku hanya akan menyentuhnya setelah dia mencintaiku ) " Mike mencoba mengelak sekaligus berharap suatu saat Mika bisa mencintainya .


" Ckk ... aku tidak begitu bodoh untuk bisa merasakannya Dad . Kenyataannya dia belum bisa mencintaiku "


Kedua laki laki tampan beda generasi itu menyesal kopi yang baru saja disajikan oleh salah satu maid . Mereka baru saja membahas masalah perusahaan , dan setelah selesai Bisma mengajak putranya ngobrol sambil minum kopi .


Mike menghela nafas panjang , ternyata keadaan rumah tangganya bahkan sudah diketahui oleh sang ayah . Entah punya kekuatan apa Daddy nya itu tapi ia merasa Daddynya tahu semua hal yang menyangkut tentang hidupnya .


Setelah cukup lama berada di ruang kerja mereka kemudian pergi untuk beristirahat . Ada sedikit senyum tersungging dibibir Mike , malam ini ia akan berada dalam satu kamar dengan sang istri walau mereka tidak pernah dirancang yang sama . Mike akan membiarkan Mika tidur di ranjang empuknya sedang dia akan mengalah untuk tidur di sofa .


Sudah beberapa kali ketika mereka sedang menginap di mansion utama seperti ini Mika memintanya untuk tidur seranjang dengannya . Mika akan memberi pembatas dengan menumpuk bantal ditengah ranjang . Dan tentu saja Mike tidak akan mau dengan ide bidadarinya itu . Jangankan cuma bantal , tembok besi pun akan ia robohkan ketika ia kehilangan akal sehatnya . Ya , membayangkan Mika tidur disisinya saja sudah bisa menerbangkan kewarasannya apalagi jika ia benar benar tidur disisinya .

__ADS_1


CEKLEEKK ....


Perlahan Mike membuka pintu kamarnya ia berpikir mungkin Mika sudah tertidur karena sudah menjelang tengah malam . Tapi betapa terkejutnya dia ketika mendapati sang istri yang sedang berdiri di depan meja riasnya .


" Oh God " lirihnya .


Dilihatnya sang istri mengenakan dress tidur warna putih tulang yang sangat tipis dengan outer kimono yang terbuka . Potongan dada yang rendah dengan panjang hanya dua jengkal diatas paha itu sukses mengekspose kulit putih sang istri . Susah payah Mike menelan salivanya , sebisa mungkin ia meredam kobaran hasrat dalam dirinya .


Niat hati ingin segera pergi tapi entah kenapa kakinya malah melangkah mendekati sang istri yang saat ini diam mematung . Wajah Mika menunduk ketika ia sudah berdiri tepat didepannya . Pipi yang merah merona itu membuatnya gemas hingga ingin sekali ia menggigitnya . Mike tahu Mika pun sama gugupnya dengan dirinya .


" You're perfect tonight , demi apapun Uminya Abi cantik banget ... " bisiknya tepat ditelinga sang istri .


Nafasnya sedikit tertahan ketika melihat leher putih sang istri sekaligus harum tubuh aroma strawberry yang membuat jiwa laki lakinya semakin berkobar . Mike berjuang sangat keras agar ia tetap waras untuk bertahan berada didekat pemilik hatinya .


Dengan mengerahkan seluruh keberaniannya ia mengecup pelan kening sang istri , sungguh ia hanya ingin memperlihatkan rasa cintanya untuk bidadarinya . Tapi kemudian ia sadar jika tetap berada didekat istrinya yang malam ini berpenampilan lain dari sebelum sebelumnya , ia tak yakin untuk tidak menerkam tubuh mungil dengan magnet luar biasa kuat itu .


Akhirnya ia melangkah keluar menuju pintu , tapi sebelum keluar kamar ia sempat pamit pada Mika .


" Ada yang harus Abi selesaikan , kamu istirahat duluan aja "


Mike tak ingin Mika tidak nyaman dengan keberadaan dirinya dikamar itu . Karena sekejap pun ia tidak bisa memalingkan pandangannya pada ciptaan terindah itu . Mike takut Mika akan membencinya saat ia benar benar tidak bisa mengendalikan dirinya lagi .

__ADS_1


__ADS_2