Belong To Me

Belong To Me
93 . Anak dan Daddy nya


__ADS_3

Sore menjelang ketika Mike kembali ke mansion utama , malam ini rencananya pasangan newbie itu akan kembali ke apartemen walau sang Mommy terus membujuk mereka untuk tinggal di mansion .


" Capek Bi ? " tanya Mika pada suaminya yang sudah siap siap untuk mandi . Proyek baru itu sepertinya menguras pikiran dan tenaga suaminya .


" Engga ... cuma lagi suntuk , tadi ada sedikit masalah tapi udah aku dan Satria selesaikan "


" Ya udah gih mandi , habis itu kita makan malam . Mika udah masakin tongseng sama gulai kambing tadi "


" Kamu kan ngga suka daging kambing Mi "


" Ada capcay juga kok sama pepes tahu "


" Ada perayaan apa nih kok tumben masaknya banyak banget " kata Mike yang saat ini hanya mengenakan handuk sebatas pinggang . Kebiasaan yang sering membuat Mika sewot karena Mike selalu melempar pakaian kotornya asal .


Mika yang sedang mempersiapkan baju ganti tidak menyadari bahwa sang suami sudah polos berbalut handuk . Emosinya tersulut ketika melihat kemeja putih dan celana yang tergeletak di kursi sofa dan lantai kamar . Ketika berbalik sontak dia menjerit kaget sekaligus malu dengan pemandangan di depannya . Mika menutup kedua matanya .


" Aaaaaa ... !!!!! "


" Haisshhh .. jangan teriak teriak sayang ! Belum di apa apain juga " kata Mike sambil tertawa dan segera masuk ke kamar mandi . Dia tahu pasti istri kecilnya akan segera melemparkan bantal ke arahnya .


" Gorilla nyebelin !! "


Jantungnya seakan sempat berhenti berdetak tadi ketika melihat pahatan sempurna tubuh sang suami . Walau bukan untuk pertama kalinya ia melihat roti sobek sang suami , tapi entah itu selalu membuatnya sulit bernafas . Dan Mika selalu terlihat marah marah hanya untuk menutupinya .


__ADS_1


Mike tampak sangat menikmati masakan istrinya kali ini . Dia dan Daddynya memang sangat suka semua olahan dari daging kambing . Setelah makan malam Mike terlihat berbincang dengan Daddynya dipinggir kolam renang , sepertinya mereka membicarakan sedikit masalah yang tadi siang sempat ditangani oleh Satria .


Sedangkan Mika terlihat diruang santai yang tepat berada disamping kolam renang . Mereka hanya dibatasi oleh dinding kaca hingga bisa saling melihat tapi tidak bisa mendengarkan obrolan masing masing .


" Nanti mau nginep lagi apa mau pulang ke apartemen sayang ? "


" Abi bilang sih mau pulang Mom "


" Ckk .. suami kamu memang nyebelin . Apa susahnya sih tinggal disini sama Mommy . Lagian kalau besok kamu hamil kan jadi ada yang jagain kalau tinggal disini "


Mika hanya tersenyum menanggapi perkataan Mommy nya . Wanita yang telah melahirkan sang suami itu sangar terlihat antusias untuk segera memiliki cucu . Tapi sepertinya ia harus berjuang keras untuk mewujudkan cita cita sang mertua . Karena ia merasa Mike enggan untuk menyentuhnya .


" Lhohh Mom kok Abi sama Daddy udah ngga kelihatan sih , perasaan mereka tadi masih disitu "


" Oooo ... masa suntuk malah olah raga . Mika susulin ke ruang gym aja deh Mom . Takut kemaleman kalau nanti nanti pulangnya . Besok Abi ada meeting lagi katanya "


" Ya udah , Mom buat susu dulu buat mereka berdua ! Biasanya habis olah raga mereka minta susu coklat "


Dengan segera Mika menyusul suaminya ke lantai atas dimana ruang gym berada . Diruang itu biasanya sang suami menghabiskan paginya . Olah raga adalah rutinitas pagi suaminya .


Mika terhenyak ketika melihat apa yang ada di depan matanya . Suami dan Daddynya sedang saling pukul ! Bahkan dia bisa melihat suaminya sedang kewalahan menghadapi mertua laki lakinya . Ada darah di sudut bibir Mike dan itu membuat Mika panik bukan main .



Tanpa pikir panjang lagi ia berlari ke arah suaminya . Mika berpikir mungkin Daddynya sedang marah karena mungkin Mike belum bisa menjalankan proyek barunya dengan baik .

__ADS_1


" Daddyyy .... stoopp !!! Udah !!! Jangan pukul suami Mika lagi "


Mika merangsek ke tengah dua laki laki itu dan memeluk Mike dengan erat . Tangisnya pecah membuat dua laki laki itu menjadi bingung . Mommy Bia yang datang membawa nampan berisi susu coklat panas malah tertawa melihat Mika menangisi suaminya .


Mike sedikit kesulitan untuk mengelus punggung Mika karena kedua tangannya terbalut sarung tinju . Dan Daddy Bisma melihat ke arah sang istri meminta penjelasan kenapa menantunya menjadi histeris seperti itu .


Bisma langsung tahu situasi melalui pandangan istrinya , menantunya mengira dia sedang menghajar Mike .Walau tuduhan itu memang tidak sepenuhnya salah . Dari tadi Mike memang sedang kewalahan menghadapi Daddynya .


" Bocah tengil " gerutu Daddy Bisma yang melihat Mike menarik turunkan alisnya ke arahnya , sepertinya dia senang mendapat pelukan dari istrinya .


Setelah melepas sarung tinjunya ia mendekat ke arah Mika yang masih dalam pelukan Mike . Dan Mom Bia mencegatnya dengan menyodorkan segelas susu coklat hangat . Pandangan matanya seakan berkata agar membiarkan putra dan menantu mereka menikmati momennya .


" Heyy .. what's wrong honey ? We are used to sparring partners like this, Mike has even been worse than this ( Ada apa sayang ? Kami biasa bertarung bersama seperti ini , Mike bahkan pernah lebih parah dari ini ) " kata Daddy Bisma merangkul pinggang wanita yang sangat ia cintai untuk keluar dari ruang gym .


" And l make sure you will sleep on the couch again not just one week ok? but one month ( Dan aku pastikan kamu akan tidur di sofa lagi bukan hanya dalam waktu satu Minggu ok ? Tapi satu bulan ) " sengit Mom Bia .


Dua masih ingat betul ketika dua laki laki dalam hidupnya itu sparing partner hingga Mike babak belur . Waktu itu Mike memang sedikit susah diatur . Anak itu tak pernah menggubris permintaan sang Daddy yang memintanya untuk mulai serius dengan hidupnya . Mike menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersenang senang dengan temannya .


Walau tak pernah melarang anaknya untuk bersenang senang tapi Bisma selalu percaya bahwa Mike masih tahu batasannya . Mike tak akan bermain wanita ataupun memakai obat terlarang .


Dan beberapa tahun yang lalu putranya tiba tiba berubah drastis . Mike mulai serius untuk terjun ke perusahaan Daddynya . Dan menurut orang kepercayaan yang ia percaya untuk mengawasi putranya , Mike sedang jatuh cinta pada seorang gadis . Dan gadis itu mempunyai hubungan khusus dengan salah satu putra Wiratama .


Waktu itu Bisma terpaksa menutup informasi tentang Mika agar sang putra lebih fokus untuk menata hidupnya terlebih dahulu . Waktu itu dia juga menjaga hubungan baiknya dengan keluarga Wiratama . Sampai saat ini pun putranya belum tahu bahwa Bisma pernah ' menyembunyikan ' Mika darinya .


Nyatanya jodoh tak akan kemana , akhirnya Mike bisa menikahi gadis impiannya walaupun dengan cara yang tidak terduga . Tapi sungguh Bisma sangat bahagia ketika melihat Mike bisa menemukan kebahagiaannya .

__ADS_1


__ADS_2