
Satria mengurus resign Senja setelah dia membawa gadis itu untuk bertemu keluarganya . Dua Minggu setelahnya Satria resmi melamar Senja . Mereka akan melangsungkan pernikahan minggu depan .
Semua berjalan begitu cepat hingga Senja sendiri hampir tak percaya pada semua yang terjadi pada dirinya . Munir dan Lisa tak.pernah mempermasalahkan status sosialnya , bahkan mereka menganggap Banyu sebagai putra ketiga mereka .
Seperti biasa Mika sangat antusias jika sudah menyangkut sebuah pernikahan . Dia dan Lisa bekerjasama untuk membuat pernikahan ini menjadi momen yang tidak terlupakan oleh keluarga Wiratama .
Sedang Nita belum bisa banyak membantu karena masih disibukkan oleh baby Zee . Nama putrinya adalah Zevanna Renita Wiratama . Dan Reyhan pulang pergi London lndonesia karena dia punya tanggung jawab yang besar pada perusahaan Wiratama yang berada di London .
Satria dan Senja hanya menginginkan pernikahan sederhana . Pernikahan mereka hanya mengundang orang orang terdekat saja .
Malam ini Satria membawa Senja ke apartemennya , sudah beberapa hari ini mereka jarang bertemu ataupun berkomunikasi karena alasan kesibukan masing masing .
Satria berusaha menyelesaikan beberapa urusan sebelum hari pernikahannya , sedang Senja di boikot sang mertua untuk fokus menyiapkan acara yang akan di gelar beberapa hari lagi .
Mereka duduk di sofa ruang televisi , Senja duduk dengan memangku satu toples kue kering dan Satria duduk di sampingnya . Walaupun sudah akan menikah Satria tidak pernah melebihi batasnya .
" Abang ... "
" Hemmm ... " Satria sedang berkirim pesan dengan Dimas , ada email yang harus ia buka .
" Abang cinta sama Senja ? Kok mau nikahin Senja padahal kan Abang belum tahu luar dalamnya Senja "
Satria meletakkan ponselnya dan menggeser duduknya agar lebih dekat dengan gadis disampingnya .
" Sejak pertama kali bertemu sama kamu , Abang udah yakin kalau apapun yang terjadi kamu harus jadi milik Abang . Jangan tanya kenapa karena Abang sendiri tidak tahu "
" Terus kalau Senja nolak jadi istri Abang gimana ... ngga usah ngegasss ! lni kan cuma kalau " kata Senja yang melihat Satria sudah menatap tajam dirinya .
" Dari awal kan udah Abang bilang ... Apapun yang terjadi kamu harus jadi milik Abang . Jadi mau tidak mau kamu memang harus jadi milik Abang "
" Cihhh ... dasar pemaksa ! Awas jangan deket deket duduknya , Senja ngga mau jadi sasaran kemesuman Abang "
Satria terkekeh mendengarnya , sepertinya Senja tahu kalau ia ingin sekali menggigit bibir gadis itu .
" Abang ... "
" Hemmm ... apa sayang "
" Emmmhh ... kalau habis nikah Senja kerja lagi boleh ? "
" Kau masih memikirkan Banyu ? Dia adalah adikku juga , sudah kewajiban ku untuk mengurusnya . Biar aku yang memikirkan masa depannya ! Kau hanya boleh fokus mengurusku , suamimu "
" Tapi .... "
" Jangan pernah sungkan padaku , kau dan Banyu adalah keluargaku . Kalian adalah tanggung jawabku "
" Sayaaanng Abang "
" Apa ?! Ulangi sekali lagi !!! " baru kali ini Satria mendengar ungkapan sayang dari gadis di sampingnya .
Selama kedekatan mereka Senja sama sekali tidak pernah mengungkapkan rasa sayang padanya .
__ADS_1
" Emang sepak bola ada siaran ulang , nggak ada !! "
" Cium nih ya kalau ngga mau "
" Coba aja cium , tapi jangan salahin Senja kalau besok Abang babak belur "
Satria tertawa mendengar ancaman dari gadisnya . Kadang dia lupa bahwa selain gadis yang mandiri Senja juga sangat jago bertarung .
Tak berapa lama Satria kemudian mengantarkan calon istrinya pulang ke mansion . Ya , Senja memang sudah tinggal di mansion beberapa hari ini . Sedangkan dia tinggal di apartemennya .
Tapi sayang Banyu tidak mau ikut Senja tinggal di mansion walau Munir ataupun Lisa sudah ikut membujuknya . Banyu tetap tinggal di rumah lamanya dan masih saja berjualan dengan alasan ia sudah terbiasa dengan hal itu .
Untuk sementara Satria tidak akan memaksa Banyu karena mungkin Banyu masih canggung dengannya ataupun keluarga Wiratama yang lain . Tapi ke depannya ia sudah merancang masa depan adik iparnya itu .
Pagi ini adalah hari akad nikahnya dengan Senja . Banyulah yang akan menjadi wali Senja karena hanya dia saudara laki laki Senja . Akad nikah dilaksanakan dengan tema gardening , diadakan di halaman depan mansion yang memang sangat luas .
Setelah akad nikah selesai semua keluarga dan kerabat berkumpul di sana .
" Antel ... Onty Alav cantik banget " Aarav terlihat selalu menempel pada Senja yang memakai kebaya putih saat acara akad pernikahannya .
" Sepertinya aku harus meninggalkan anakku disini , Aarav menyukai istrimu " goda Mike sambil tertawa .
" Memang boyeh Alav bobo cama Onty ?? "
" Boleh "
" Nggak !!! "
" Aarav sini sama Geppa , jangan ganggu uncle dulu " Kata Bisma menepuk pelan bahu Satria kemudian pergi membawa cucu kesayangannya ke tempat Bia dan Mika yang sedang makan . Duo mertua dan menantu itu memang sama sama punya hobi makan .
" Benar kata Uncle Bisma , jangan ganggu dulu karena nanti malam dia akan mengerjakan proyek besar " kata Arman yang duduk bersama Mike , Reyhan dan Rendy .
" Sepertinya harus di asah dulu karena pasti sudah lama banget tidak terpakai " timpal Mike yang langsung disambut tawa oleh keempat orang di depannya .
Senja yang malu mendengar omongan tak berfaedah itu akhirnya pergi menuju ke arah Lisa yang sedang duduk menggendong baby Zee bersama Nita .
" Paling satu ronde KO dia "
Ha .. ha .. ha ..
Hanya Reyhan dan Rendi yang tidak menyumbangkan kata katanya walau mereka ikut terbahak jika Arman ataupun Mike sedang menjahili Satria .
" Ckk ..berisik !! Udah pada pulang sana , dan awas kalau elo berani ninggalin Aarav di sini . Gue cabut perjanjian kerjasama kita untuk proyek di Dubay "
" Wohooo .. mulai ngancem nih !! Nggaklah , elo bisa lihat anak gue udah sama pawangnya " tunjuk Mike pada Bisma yang sedang menyuapi Aarav buah melon kesukaannya .
" Gila memang ya , perasaan baru kemarin gue lihat kisah elo elo pada . Yang patah hati lah , yang tunangan dua hari bubarlah , yang tiba tiba nikah terus bucin lahh , yang .... "
" Elo terusin lagi sumpah gue sumpel mulut elo pakai kaos kaki gue " rutuk Reyhan yang akhirnya angkat bicara juga .
" Lahh maksud gue kan baik , gue cuma mau ingetin sama kalian . Mau jungkir balik kaya apa jika Allah ngga berkehendak maka tidak akan pernah terjadi . Ya nggak !?? "
__ADS_1
" Terserah elo ... suka suka elo !! " kini Rendy yang menyahutnya .
" Cihh jomblo ikut nyeletuk !! "
" Dasar monyet loe " ketus Rendy melempar Arman dengan tisu yang ia temukan di atas meja .
*
Satria membawa Senja ke apartemen karena ia tidak ingin malam pertamanya terganggu dengan suasana Mansion yang masih ramai .
" Mau Abang dulu apa kamu dulu yang mau mandi ? " tanya Satria yang melihat Senja sudah mulai membersihkan riasannya .
" Abang dulu aja , Senja belum selesai bersihin muka "
Satria tersenyum ketika keluar dari kamar mandi dia bisa melihat Senja sudah menyiapkan pakaian ganti untuknya .
" Abang udah mandinya ? "
" Udah , giliran kamu sekarang . Bilang aja kalau butuh bantuan Abang untuk pijet ataupun gosokin punggung kamu "
Senja memalingkan mukanya karena malu , makin lama suaminya yang dulu seperti kulkas dua pintu itu semakin kesini semakin mesum .
Dalam kamar mandi ia sedang bimbang , ia membuka paper bag yang tadi diberi oleh Mika padanya . Lingerie berbahan sutra yang tipis dan tembus pandang .
lstri Mike itu bilang padanya bahwa baju baju yang ada di paper bag yang ia berikan adalah senjata agar Satria tambah mencintainya . Senjata agar Satria tergila gila padanya . llmu yang diajarkan Bia dulu kini Mika ajarkan pada Senja .
" Sayang "
Mike memandang takjub wanita didepannya , rambut setengah basah dengan memakai lingerie transparan yang menampakkan seluruh permukaan tubuhnya tanpa kecuali .
" Kau sedang menggodaku !? " Satria bangkit dan berjalan mendekati istrinya .
" Tapi aku tidak merasa sedang menggodamu tuan Satria "
Satria terkekeh mendengar jawaban dari Senja yang sekarang malah mengalungkan kedua tangannya pada lehernya .
Dengan rakus ia kemudian melahap habis bibir kemerahan istrinya , Senja yang memang baru pertama kali ini merasakan ciuman sampai kewalahan . Tapi selanjutnya ia belajar untuk bisa mengimbangi permainan suaminya .
Tak terasa keduanya sudah polos dan berbaring di ranjang dengan Satria berada di atas istrinya..
" You're belong to me .... kau hanya milikku sayang "
~ ***TAMAT ~
Untuk kisah Satria dan kawan kawan mak othor cukupkan sampai di sini karena sudah mulai menggarap novel kedua yang berjudul
' Menikahi Janda Kakakku "
Cekidot ya ... untuk yang ini akan ada sedikit konflik tapi tetep aja ngga bakal bikin darah tinggi para reader . Paling cuma nangis nangis bombay ! 😆
Semua tokoh Belong To Me udah diselesein sekalian disini , walau kemarin sempat pengen buat sekuel Satria sendiri ( tapi nggak jadi ) .Alhamdulilah sampai selesai juga ini cerita . Walau sempat juga maju mundur niatnya untuk meneruskan atau tidak cerita novel ini .
__ADS_1
Dukung terus mak Othor ya*** ....