
Karena tak ingin mengikuti para mom yang sedang santai dengan kegiatan pijat memijat akhirnya Mika memilih untuk berkutat didapur untuk membuat kue , tentu sang sang gorilla dengan senang hati menemaninya . Sebelumnya Mika sudah meminta ijin untuk menggunakan dapur kepada Bia untuk membuat cemilan teman minum teh saat sore hari nanti . Mungkin saja setelah sesi pemijatan ketiga mom itu memerlukan amunisi tambahan untuk memulihkan tenaga mereka .
Dengan wajah cerah Mike bersemangat untuk membantu eh bukan .. tepatnya mengganggu kegiatan gadis pujaan hatinya . Walau sudah berkali kali Mika memintanya pergi tapi Mike tetap bertahan ditempatnya . Bahkan Mike diam diam meminta seorang maid yang membantu Mika untuk pergi dari dapur dengan alasan dia sendiri yang akan membantu pekerjaan Mika .
" What can l do sweety ( apa yang bisa kulakukan sweety ) ? " Mike iseng mengaduk aduk adonan yang terlihat sangat lembek berwarna coklat dalam sebuah wadah .
" Mikeeee ... !!!! "
Mika mengalihkan tangan Mike yang masih memegang spatula dalam wadah itu hingga ada sedikit adonan yang menetes di.lantai .
" Tuuhhh kannn ... jadi berantakan lagi . Udah jauh jauh sana kamu ! Mba Nana tadi mana sih kok ngilang gitu aja "
" Yahh salah lagi , susah banget sih ! Mba Nana lagi bersihin taman belakang punya Mommy "
Pantang menyerah , Mike kembali menawarkan bantuan pada Mika .
" Nih ada telur mau dipecahin ya ... "
" He em , trus taruh di panci kaca warna hijau itu ya ! Nanti setelah bikin brownis Mika pengen bikin does keju . Kamu suka ? "
" Apapun yang kamu bikin sih pasti aku makan Sweety " jawab Mike dengan senyum lebar , merasa bahagia mendapat perhatian dari gadis pujaannya .
Hanya akan dibuatkan kue saja hatinya sudah sebahagia ini apalagi jika Mike bisa meraih hati gadis itu , mungkin ia akan merasa dunia sudah berada dalam genggamannya . Bahkan mungkin bulan dan bintang akan ia persembahkan hanya untuk gadis itu .
Selanjutnya Mika sibuk dengan brownis yang sedang dia buat , dan Mike tentu saja masih dengan telur yang masih ia pandangi . Dia berpikir bagaimana cara memecahkan benda bulat itu , apakah ia harus memakai sebuah palu untuk memecahkannya ? Berkali kali ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .
Tapi ia tidak mau mengecewakan Mika dengan bertanya bagaimana cara memecahkan benda bulat itu . Bisa bisa gadis itu menertawakannya ketika melihatnya kebingungan seperti ini . Tak habis akal ia ambil kayu penggilas adonan yang tadi sempat digunakan Mika .
" Mike udah telurnya ?! ' teriak Mika sambil mengangkat brownis kukus dari panci .
" Udahh beress .. trus ngapain lagi ini ? "
" Kasih gula pasir sepuluh sendok.makan , aduk pakai sendok aja ngga apa apa . Sampai warnanya putih ya "
__ADS_1
" Siap Nyonya !! "
" lsshhh .. "
Mike terkekeh geli melihat Mika mencebik kesal , dia mendekat ketika mencium harum yang menggoda indera penciumannya .
" Enak nihh , boleh cobain ini nggak Sweety ? "
" Masih panas banget , nanti aja kalau udah dingin . Kita bikin kue soes nya dulu keburu para mom turun . Telur sama gulanya mana , aku mau bikin isian does "
" Nihh .. "
" Astaga kok kaya gini sih ?!! Cangkang telurnya kok ada yang ngikut sih ... gorilla jorok banget !! Buang !! Jadi mubadzir kannn "
" Ckk .. kan tinggal dibuang cangkangnya . Lagian juga engga banyak . Sini aku buangin cangkangnya "
Mika menepuk keras punggung tangan Mike yang ingin meraih wadah yang terisi telur dan gula itu .
" Aww .. !! "
" Tapi pake bibir ya naboknya , aku sih iklhaaaaasssss ... banget !!! "
Benar saja Mika memukul bahunya cukup keras , tapi bagi Mike rasanya malah seperti belaian sayang . Saat ini dia merasa seperti sedang dimarahi oleh seorang istri dan merasa berbunga bunga . Jiwanya bagai tersiram air es , adeemmm ...
Mika menyeka keringat yang ia rasa akan menetes dari dahinya karena ia tak melihat kotak tisu di tempat itu . Tapi setelahnya Mike terlihat tertawa geli ketika melihatnya .
" Kenapa ? Senyum senyum ngga jelas , gaje ihh .. "
Mike mengambil ponsel dan mengarahkan pada muka Mika hingga gadis itu dapat melihat wajahnya sendiri . Mulutnya menganga melihat penampakan dirinya yang penuh dengan tepung . Tadi tanpa sengaja setelah menguleni tepung tangannya menyentuh mukanya sendiri .
" Cantik ya ! l swear you're the most beautiful woman I've ever seen in this world ( aku bersumpah kau adalah wanita tercantik yang pernah aku lihat di bumi ) " katanya sambil terkekeh geli .
Dan bagi Mika kalimat pujian itu lebih terdengar sebagai kalimat ejekan baginya . Dilumurinya kedua telapak tangannya dengan adonan tepung dan dengan gerakan cepat ia meraup wajah Mike hingga sekarang mereka terlihat sama sama bermuka putih .
__ADS_1
" Ha .. ha .. dan kau adalah pria paling tampan yang pernah aku lihat selama hidupku " Mika tertawa terpingkal pingkal melihat muka Mike yang terlihat lucu baginya .
Mike terhenyak mendengar ucapan Mika , gadis itu memujinya ! Yahh walaupun mungkin gadis itu tidak serius mengucapkannya . Tapi kata kata Mika mampu membuat hatinya begitu berbunga bunga .
" Awas kau ... " Mike mencelupkan tangannya diwadah tepung dan segera mendekati Mika . Dia ingin membalas gadis itu dengan melumuri wajahnya dengan adonan tepung . Mika menjerit berlari menjauhinya .
Tawa mereka terdengar menghiasi dapur , para maid ikut tersenyum melihat dua manusia yang terlihat berlarian bahagia di dapur . Mereka mengira bahwa gadis yang sedang berlarian itu adalah calon istri majikan mereka .
Sampai akhirnya Mike berhasil menangkap tubuh mungil Mika . Gadis itu meronta ketika tangan kekar itu mendekati wajahnya .
" Mike ampuuunnn ... udah !!! Awas ya berani sentuh muka Mika ! Aku bilangin Sama Mommy kalau kamu udah nyiksa aku , aku suruh Mommy potong uang jajan kamu "
" Kebalik Sweety , bukan Mommy yang ngasih tapi dia yang aku jatah uang jajan tiap bulannya . Mana mempan ancaman kamu buat aku " satu jarinya menyentuh hidung Mika , dan satu goresan putih terukir indah di sana . Mika menjerit dan mengejar Mike yang sudah menjauhinya sambil tertawa terbahak bahak .
Ponsel di saku celananya bergetar , ada nomor asing yang melakukan panggilan video . Dahinya berkerut , hanya orang orang yang benar benar ia kenal yang tahu nomor pribadinya . Perlahan ia menggeser tombol hijau di layar ponselnya . Mike terkejut mengetahui siapa yang melakukan panggilan video padanya , Satria !
" Hai Mike .. "
" Hai .. " jawabnya datar , merasa sebal karena waktu berdua dengan gadis pujaannya menjadi terganggu .
" Kena kamu ha ... ha ... " tiba tiba tangan mungil itu meraup wajahnya dan kali ini menggunakan coklat leleh sisa brownis tadi . Tak ayal wajahnya menjadi tak karuan . Mika sudah berlari menjauhinya dengan tawa yang terdengar sangat keras .
Satria tertegun melihat pemandangan yang tertangkap di ponselnya . Gadis yang ia cintai sedang tertawa bahagia bersama pria lain .
" Ckk .. gadis itu memang sangat menyebalkan ! Dia buat wajah sempurnaku menjadi seperti ini . Dari mana kau tahu nomor ponselku ? Jangan khawatir dia masih baik baik saja jika itu yang mau kau tanyakan "
" Kau tahu apa yang bisa kulakukan jika sampai dia tidak baik baik saja "
" Kau juga tahu bahkan aku akan menjaganya dengan nyawaku !! "
" Sepertinya aku harus lebih berhati hati padamu "
" Sepertinya begitu "
__ADS_1
Selanjutnya terdengar mereka terkekeh bersama , dua pesaing itu malah lebih terlihat seperti dua orang sahabat baik .