Belong To Me

Belong To Me
13 . Bucin Akut


__ADS_3

Pagi itu dengan semangat Mika kembali ke sekolah , jika untuk orang lain mungkin ada istilah ' l hate Monday ' tapi tidak untuk dia . Semua hari baginya sangat menyenangkan .


Tanpa ia sadari terlihat seorang laki laki sedang nanar melihat ke arahnya di ujung koridor , ada semburat kekhawatiran diwajahnya . Tapi dengan santainya ia melewati laki laki itu , saat ini pikirannya masih terngiang ngiang tentang perjodohannya ( walaupun udah batal he .. he ) .


Reyhan menatap Mika yang berjalan didepannya , gadis itu bahkan tidak melihatnya sama sekali ketika melewatinya . Dengan geram ia menarik kerah belakang gadis itu hingga gadis itu menjerit kecil .


" Awww ... !!! "


" Kucing nakal ... lihat lihat kalau jalan hehh "


Kini Reyhan sudah berdiri didepan Mika , sedang gadis sudah mengerucutkan bibirnya sekaligus menatap sebal padanya . Reyhan merasa jika memungkinkan dipastikan dirinya sudah menerkam gadis didepannya karena ekspresi wajah Mika saat ini sangat menggemaskan .


Salah , bukan cuma saat ini karena Reyhan selalu merasa gemas ketika melihat semua tingkah Mika .


" Singa kutub nyebelinnnn ... minggir ihh !! "


" Udah berani ya ! Coba ulangi panggil apa tadi "


Mika berjalan ke arah samping agar bisa melewati tubuh tinggi besar didepannya , tapi selalu gagal . Tubuh tegap itu selalu saja berhasil menghalanginya .


" Mau kamu apa sih Rey , Minggir dong Mika mau ke kelas "


" Nah itu tau nama gue , awas ya kalau sampai panggil panggil kaya tadi . Gue cuma mau nanya kaki loe udah sembuh belum ? "


" Ck dari tadi kek nanya kaya gitu , ribet . Udah sembuh !! Cuma kesenggol mobil doang mahh keciiillll " sahut Mika sambil menjentikkan jarinya dan melenggang meninggalkan Reyhan .


" Sombong ya sekarang , ngga inget siapa yang kemarin nolongin " kata Reyhan sambil mengejar Mika yang berjalan didepannya . Dipotongnya tubuh kecil itu dan diacak acaknya rambut hitam Mika hingga gadis itu menjerit karena kesal .


Dan begitulah ... kucing dan singa itu berjalan bersisian dengan terus beradu argumen tak ada yang mau mengalah . Sementara murid murid lain hanya bisa terheran heran dengan tingkah mereka .


Mika yang mereka kenal cenderung pendiam bisa beradu argumen sekaligus bercanda dengan singa kutub yang dingin dan mempunyai arogansi tingkat dewa .

__ADS_1


Rendy terlihat berdiri didepan kelasnya , sepertinya dia sedang menunggu seseorang .


Senyumnya mengembang ketika melihat kucing dan singa berjalan bersisian dengan suara gaduh .


" Mau dikawinin kalian berdua ya , suara kalian ngingetin gue sama kucing tetangga yang mau kawin . Berisik "


" Mau banget gue sih " batin Reyhan tapi karena gengsi suara hati dan mulutnya bertentangan .


" Ogahhhh !!! " sahut mereka berdua serempak dengan saling memandang sinis .


Reyhan berhenti dan menghampiri Rendy sedang Mika terus berjalan menuju kelasnya .


" Udah denger hot news belom loe ? " tanya Rendy pada Reyhan .


" Awas kalau gue masih lihat mereka nongol didepan gue atau Mika "


" Dasar bucin akut !! Yakin gue , ngga bakal berani mereka menginjakkan kaki mereka disini lagi . Kalo ngga video *** *** mereka jadi trending topik "


" Tapi bukan itu hot news nya . Perusahaan keluarga Laura dan Vivi bangkrut cuma dalam waktu semalam . Bukan loe yang lakuin kan ? " tanya Rendy penuh selidik . Rendy sangat tahu seberapa berkuasanya keluarga Reyhan , tapi Reyhan masih mentah jika dalam urusan bisnis jadi tidak mungkin sahabatnya itu yang telah menghancurkan kedua perusahaan itu .


" Loe udah tau jawabannya , pake nanya " jawab Reyhan datar . Sebenarnya dia sedikit terkejut mendengar kabar itu . Seketika pikirannya melayang pada ayah Mika . Ayah gadis itu bekerja dibengkel milik papanya yang cukup besar . Bengkel itu adalah usaha milik papanya untuk pertama kalinya hingga lambat tahun papanya bisa mempunyai kerajaan bisnis yang jaringannya sampai keluar negeri seperti sekarang .


Bertahun tahun bengkel itu ditutup karena papanya lebih fokus pada perusahaan perusahaannya . Tapi papanya selalu bilang bengkel itu tidak akan pernah ia jual atau beri kepada orang lain karena bengkel itu adalah lambang kerja kerasnya selama ini .


Tapi nyatanya bengkel itu kembali dibuka dan ayah Mika yang mengolahnya . Apa mungkin papanya berada di balik semua yang terjadi pada dua perusahaan itu , apa hubungan keluarga Mika dengan papanya .


Seberapa dekat mereka hingga papanya membuat bangkrut orang yang menyakiti Mika . Dan bukankah hanya dia dan teman temannya yang tahu tentang kecelakaan itu . Bagaimana mungkin papanya tahu tentang kecelakaan itu . Semakin ia pikirkan ia semakin bingung .


" Whooiii .. malah ngelamun . Kesambet loe Rey ? " Rendy menepuk punggung Reyhan hingga si empunya terlonjak kaget .


" Sialan loe !!! "

__ADS_1


Reyhan tidak bisa fokus pada pelajaran pelajarannya hari ini . Pikirannya penuh dengan pertanyaan tentang Mika dan papanya . Dan sampai kepalanya berdenyut dia tidak juga menemukan jawabannya . Dan akhirnya dia berniat menyelidiki sendiri hal itu .


" Rey pulang sekolah nongkrong yuk " ajak Rendy pada sahabatnya .


" Nggak bisa . Kak Satria ngajak ketemuan di hotelnya . Lusa katanya mau ke Dubai "


" Aseeekkk ikutt ... bisa minta uang jajan sekalian sama kak Satria " kata Rendy sambil menarik turunkan alisnya . Satria memang sangat menyayangi mereka berdua , walau Rendy bukan adik kandungnya tapi Satria tidak pernah menbeda bedakannya .


Bahkan ketika Reyhan dibelikan mobil sport untuk pertama kalinya Rendy juga mendapat jatah yang sama . Sepertinya kakaknya yang satu itu mempunyai kantong Doraemon yang bisa mengabulkan segala permintaan .


#


Langkah Mika terlihat sedikit terburu buru ketika pulang sekolah karena tadi ayahnya sempat telpon ingin menjemputnya . Katanya ada sesuatu yang harus mereka selesaikan . Jiwa keponya yang meronta membuatnya berjalan tanpa memperhatikan sekitar dan ..


BRAAAKKK ..


Mika tidak sengaja menabrak bahu seorang gadis yang berjalan berlawanan arah dengannya . Ponsel genggam yang dibawa oleh gadis itu terjatuh dan retak bagian layarnya . Tampaknya gadis itu juga tergesa gesa hingga juga kurang memperhatikan jalan .


" Ngga punya mata loe hahhhh !!! " gadis itu membentak dan mendorong Mika sampai terhuyung beberapa langkah ke belakang . Jika tidak seimbang mungkin saat ini Mika sudah terjatuh di lantai .


" Maaf ya .. maaf Mika ngga sengaja " Mika yang melihat ponsel genggam gadis itu masih tergeletak dilantai berniat mengambilnya . Tapi betapa terkejutnya dia ketika telapak tangannya di injak dengan keras oleh gadis itu .


" Awww .... sshhhh " Mika meringis menahan sakit .


" Uppss maaf gue ngga sengaja " kata gadis itu dengan gaya dibuat centil .


" Kak Reyhannnn ... ' gumam gadis itu pelan tapi Mika masih bisa mendengarnya . Mata gadis itu berbinar binar ketika cowok idaman seluruh murid itu berjalan setengah berlari mendekatinya . Cowok tajir melintir yang dikenal sebagai putra dari pemilik sekolah elite ini .


Mika yang sempat mendengar nama Reyhan disebut segera menoleh ke belakang . Mika segera berdiri untuk mencegah Reyhan melakukan hal yang tidak tidak . Karena ia melihat kemarahan di mata laki laki yang sedang terburu buru mendekati gadis di depannya itu .


" ****** KURANG AJARR !!! BERANINYA KAU SENTUHH DIA HAHHH !!! "

__ADS_1


~ babang Rey jangan marah marah Mulu dong , cepet tua ntar ha .. ha .. ~


__ADS_2