
Hari ini adalah hari dimana Reyhan harus terbang ke London . Dengan semangat yang masih tersisa ia bertekad untuk menyelesaikan pendidikannya dan segera pulang untuk mengejar kembali cintanya . Semalam dia dan mamanya sudah berbicara panjang lebar , setidaknya wejangan mamanya sedikit membuat hatinya tenang .
# FLASH BACK ON #
" Kau sudah pulang anak bandel ?! "
Reyhan pulang larut malam setelah Mika memutuskan hubungan mereka . Keadaannya sangat kacau , muka kusut dengan kedua tangan yang dibebat perban . Ya , dia memukuli tembok di ruangan kantornya untuk menyalurkan emosinya .
Dan empat setan sahabatnya hanya membiarkan dia melakukan hal itu . Mereka masih kesal dengan ulah singa kutub itu yang kembali menyakiti Mika . Cinta telah mengambil kewarasan sahabat mereka .
" Mama .. "
Reyhan hanya melihat mamanya sekilas , dia melanjutkan langkahnya menuju kamarnya . Lisa mendekati putra bungsunya dan mengikuti langkahnya .
" Seharusnya kau menjadi lebih semangat dengan kepergianmu besok "
Reyhan menghentikan langkahnya , dia berbalik untuk melihat mamanya .
" Maksud mama ? "
" Mika hanya butuh ruang untuk bernafas , dia tidak membencimu bahkan dia masih menyayangimu setelah kau beri dia luka . Ya Tuhan Rey , kenapa kau bisa bodoh begini ! Kau mempercayai orang yang sama sekali tidak kau kenal "
" Mika menemui mama ? "
" Kami makan siang bersama tadi . Mika menceritakan semua pada Mama , dan sesama wanita mama sangat kecewa dengan sikapmu . Kau merendahkan harga dirinya "
" Reyhan memang bodoh . Entah kenapa saat disisinya Reyhan menjadi manusia yang paling bodoh Ma , Reyhan tidak rela jika dia dekat dengan pria lain apapun itu alasannya . Mika milik Reyhan , hanya milik Reyhan Ma ! "
Air mata Reyhan mulai mengalir di pipinya , di depan wanita yang sudah melahirkannya Reyhan tidak pernah bisa menyembunyikan kekalutannya . Reyhan menangis , baru sekali ini Lisa melihat putranya begitu sangat terpuruk .
" Kalian hanya butuh waktu untuk instrospeksi diri , jalan kalian masih sangat panjang . Lagipula Mika sempat bilang pada Mama , jika kalian memang ditakdirkan berjodoh maka dia akan mengikuti alurnya . Jadilah manusia hebat setelah itu kejar gadis itu buktikan kau sudah berubah . Buktikan bahwa kau benar benar mencintainya "
" Apa dia masih mau bertemu dengan Reyhan lagi ? "
Lisa tersenyum dan mengelus bahu putranya , sebenarnya hatinya juga hancur ketika melihat putranya yang sudah kehilangan semangat hidup . Tapi dia harus bisa menjadi sumber kekuatan untuk putranya .
" Mika berbicara hanya kepada mama karena Mika ingin mama menenangkanmu . Gadis itu masih mengkhawatirkan mu . Dia bilang dia juga akan ikut mengantarmu besok "
__ADS_1
" Beneran Mah ? "
" Kapan sih mama pernah bohong ! "
# FLASH BACK OFF #
Rendy , Arman , Suta dan Dion yang mengantarnya ke bandara . Sedang Lisa dan Munir tidak bisa mengantar karena urusan perusahaan .
" Nyari siapa elo Rey ? Kaya ngga tenang gitu sih " tanya Suta ketika melihat Reyhan selalu melihat ke arah pintu lobby bandara .
" Ngga gue engga nyari siapa siapa "
Reyhan naik pesawat komersial kali ini , dia tidak mau menggunakan jet pribadi milik sang kakak . Dia ingin lebih mandiri kali ini , tidak selalu mengandalkan kemewahan yang disediakan oleh Satria .
Matanya berbinar ketika melihat Mika dan Sita berjalan ke arahnya . Empat setan serempak melihat ke arah kemana mata singa kutub sedang terpaku .
" Bidadari gue dateng , alhamdulilah sih dia udah jomblo sekarang " kata Dion yang disambut tawa ketiga temannya .
" Sekali aja gue tahu kalian usik dia , gue kirim malaikat pencabut nyawa khusus buat elo elo pada "
" Cihh .. masih aja posesif " cibir Arman
" Haiii ... kita belum telat kan , sukur deh elo belum berangkat kak soalnya jalannya sempet macet tadi " Sita lebih dulu menyapa kelima laki laki ganteng itu . Mika hanya mengikutinya dari belakang , sepertinya dia masih enggan bertemu Reyhan .
" Hai , makasih udah mau nganter " jawab Reyhan menatap gadis yang berada di belakang Sita .
" Sita temenin kita ngopi di kafe depan yuk , lagian pegel kita dari tadi nungguin dia " Arman ingin memberikan ruang pada kedua mantan kekasih itu untuk berbicara . Sita tampaknya juga paham dengan apa maksud Arman .
" Ok kak , tapi traktir ya "
" Siiippp "
Kini hanya tinggal Reyhan dan Mika disana , keduanya masih tampak canggung . Tak bosan bosan Reyhan terus menatap ke arah Mika hingga gadis itu terlihat salah tingkah .
" Makasih sayang .. makasih udah mau nganter sampai kesini . Maaf ya kalau aku udah sering bikin kamu sakit hati . Maaf kalau aku belum bisa jadi laki laki sempurna untuk kamu ... "
" Mika udah maafin . Baik baik disana belajar yang bener , makan teratur ... "
__ADS_1
Mika tak kuasa melanjutkan kata katanya , air matanya keburu luruh di pipinya . Bahunya tampak bergetar karena menahan isakan yang terdengar lirih .
" Maaf kalau Mika udah nyakitin Reyhan "
" Engga .. kamu ngga pernah nyakitin aku . Aku yang terlalu bodoh menyia nyiakan kamu sayang .. "
" lsshh kok masih sayang sayang sih , semalem kan kita udah putus "
" Selamanya kamu akan jadi sayangnya Reyhan , cuma kamu yang menjadi ratu di hatiku "
" Gombal !!! "
Reyhan terbahak sambil mencubit lembut hidung Mika , sedikit demi sedikit kecanggungan mereka memudar . Tapi sayang mereka tak punya banyak waktu karena waktu keberangkatan pesawat Reyhan . Reyhan menyesal kenapa harus menolak untuk menggunakan jet pribadi , setidaknya jika menggunakan jet pribadi Reyhan tidak diburu waktu .
" Ya sudah , aku berangkat ya . Salam buat ayah dan ibu , kamu juga baik baik disini . Jangan ceroboh karena aku ngga bisa jagain kamu disini "
" He em "
Reyhan mengusap ujung kepala Mika , sebenarnya ia ingin sekali memeluk gadis itu . Tapi ia takut Mika menolaknya karena mereka bukan lagi sepasang kekasih . Tapi setidaknya ia lega melihat gadis itu sudah bisa bersikap seperti biasa , seperti sebelum mereka menjadi sepasang kekasih .
" Boleh cium ngga ?! "
" Nihh " Mika menunjukkan bogem mentahnya ke arah Reyhan yang membuat laki laki itu tergelak karena gemas melihat tingkah gadis itu .
Mika menatap Reyhan yang mulai menghilang dari pandangannya , setitik air mata terlihat menetes ke pipinya . Laki laki yang pernah singgah dihatinya sudah memasuki pesawat dan mungkin sebentar lagi akan take off .
Mika berbalik dan berjalan menuju kelima orang yang sudah menunggunya di kafe yang masih ada di dalam airport .
" Udahan say good bye nya ?? Pake acara muach muach ngga ? " goda Dion ketika melihat Mika mendekati mereka . Semua tertawa melihat Dion memanyun manyunkan bibirnya dekan sedang mencium seseorang .
" Ngga lucu ihh ... " Mika mengerucutkan bibirnya merasa kesal di goda saat perasaannya belum sepenuhnya tertata .
" Gemes deh liat kamu , kalau Reyhan kata sih ' kamu milikku selamanya ' ha .. ha .. "
" Sita ayo pulang , eneg Mika liat mereka . Godain Mika Mulu sebel " sungut Mika menggandeng sahabatnya keluar dari tempat itu .
#
__ADS_1
Disuatu tempat seorang gadis sedang menyeringai bahagia mendengar putusnya hubungan antara Mika dan Reyhan .
" Gue udah berhasil hancurin hubungan elo gadis brengsek ! Selamanya ngga bakal gue biarin elo hidup tenang !! "