Belong To Me

Belong To Me
81 Dia Suamiku


__ADS_3

Retno tersenyum ketika melihat menantunya berbaur dengan para tetangga yang selesai acara pengajian . Walaupun Mike berasal.dari keluarga yang kaya raya tapi dia tetap bisa berbaur dengan para tetangga yang rata rata dari kalangan bawah . Bahkan Mike memakai sarung dan peci milik Hadinata karena dia tidak membawa baju dari mansion . Dan itu malah membuat Mike terlihat sangat gagah dan tampan .


Begitupun dengan besan laki lakinya , Bisma Dananjaya yang sejak awal mendampingi sang putra di acara pemakaman sampai selesai tahlilan malam ini . Bahkan Bisma sempat mengumumkan pernikahan putranya dengan Mika . Bisma ingin keberadaan dan kedekatan Mike dengan Mika tidak menimbulkan fitnah di masyarakat sekitar . Bisma merasa keluarga Mika saat ini menjadi tanggung jawabnya .


Setelah acara pengajian selesai Bisma dan Bia pamit untuk pulang . Mereka sempat berpesan pada Retno maupun Mika agar tidak terlalu larut dalam kesedihan . Bia mewanti wanti agar dua perempuan yang sudah menjadi keluarganya itu menjaga kesehatan . Walau masih sangat berduka tapi Retno bersyukur mempunyai keluarga baru yang sangat menyayangi mereka .


Mika terhenyak ketika melihat Mike yang masih duduk bersila di atas tikar yang berada di ruang tengah , laki laki yang sudah menjadi suaminya itu terlihat sangat lelah . Mike bersandar di kaki sofa dengan mata yang terpejam .


" Mike .. " lirih Mika ketika sudah berada disamping suaminya .


Perlahan Mike membuka matanya dan tersenyum . Dia memperbaiki posisi duduknya karena tadi dia bersandar di sofa dengan punggung setengah tiduran .


" Sweety , kamu belum tidur ? " ingin sekali ia mengelus puncak kepala Mika tapi ia takut gadis itu salah paham . Dia takut Mika berpikiran jika dia ingin diperlakukan layaknya seorang suami , walau pada kenyataannya mereka sekarang adalah suami istri .


" lni aku mau tidur , kamu juga istirahat .. kamu bisa tidur dikamar aku . Ehmm ... maksudku aku tidur dikamar ibu jadi kamu bisa pakai kamarku "


Mike tersenyum yang melihat gadis di depannya yang sedikit canggung dan gugup itu .


" lstirahatlah di kamar .. aku bisa tidur di sofa , di tikar juga sepertinya lebih adem . Engga masalah buatku . Udah bobo dulu sana ! "


" Tapi ... "


" Udahhh sanaa ... , jangan bantah lagi . lni perintah s - u - a - m - i , dosa kalau bantah " ujar Mike menekankan kata suami dengan masih tersenyum lebar . Mike hanya berniat menggoda istri kecilnya .

__ADS_1


Raut wajah Mika langsung berubah jadi murung mendengar kata suami dari Mike . la baru teringat jika kini statusnya sudah berubah jadi seorang istri . Dia masih ingat ketika Bisma tadi mengumumkan pernikahannya pada saat acara pengajian berakhir . Walaupun belum ada cinta diantara mereka tapi Mika tahu kewajibannya sebagai seorang istri . Mike yang tahu perubahan raut wajah Mika menjadi tak enak hati , sungguh ia tak bermaksud apa apa dengan kata katanya tadi .


" Sweety sini duduk sebentar , ada yang ingin aku bicarakan sama kamu " Mike menepuk nepuk ruang disebelahnya pertanda ia ingin Mika duduk di sampingnya .


Mika menuruti permintaan suaminya , dia duduk disebelah Mike yang bahkan masih memakai kain sarungnya . Jantungnya sedikit terpacu karena tahu arah suaminya berbicara .


" Ehmm kenapa ? "


Mike terkekeh melihat raut istrinya yang tampak gugup , terlihat sangat menggemaskan untuknya .


" Kok gugup gitu sih ... "


" Enggak ! "


" Mike !!! "


" Dosa tau panggil suami hanya nama aja "


" Goriila jelek "


" Haisshhh ... berani ya "


Mike dan Mika tersenyum lebar , hati Mike menghangat ketika melihat senyum itu . Setidaknya ia tidak melihat istrinya menangis lagi . Tadi Bisma memang sempat bicara pada Mika , Daddynya sempat memberikan nasehat pada Mika agar menantunya tidak terlarut dalam kesedihan . Mereka harus ikhlas dengan kepergian Hadinata karena apa yang terjadi sudah menjadi garis yang diatas .

__ADS_1


" Tadi katanya pengen ngomong sama Mika "


" Engga jadi , besok aja . Lagian kamu pasti capek banget . Bobo gih !! Apa mau di Nina boboin dulu sama abang ? " goda Mike lagi .


" Nggak !! "


Mika segera beranjak dari samping Mike , dia berjalan menuju kamarnya . Sebenarnya ia tak tega membiarkan Mike tidur di sofa ataupun di lantai . Tapi ia juga belum siap untuk tidur bersama dengan laki laki yang sudah berstatus menjadi suaminya itu .


Dia lega karena ternyata Mike mengerti perasaannya . Mike masih menghormati dirinya dengan tidak memaksakan tidur satu kamar dengannya . Dari awal ia sudah yakin jika Mike akan mengerti dengan keadaan mereka . Mereka menikah hanya karena permintaan sang ayah .


Sebelum merebahkan tubuhnya di kasur miliknya terdengar suara ketukan di pintunya . Dahi Mika berkerut mengira bahwa Mike yang mengetik pintunya . Mungkin laki laki itu membutuhkan sedang sesuatu , mungkin sebuah selimut untuk sedikit menghangatkan badannya .


" Mike ap ... eh ibu . Kok belum ibu belum tidur sih . Apa ibu butuh sesuatu ? "


" Boleh ibu masuk ? Ibu hanya ingin bicara , ibu tidak akan tenang jika belum mengatakan ini padamu "


" Tentu saja boleh " Mika menuntun sang ibu untuk duduk ditepi ranjangnya . Mika meletakkan kepalanya di pangkuan ibunya , berada di dekat sang ibu selalu membuatnya menjadi lebih tenang .


" lbu tahu kamu pasti ada rasa kecewa pada keputusan ayah yang ingin kamu menikah dengan Michael . Tapi sungguh ayah sudah memikirkan ini dari jauh jauh hari . Waktu itu ayah pernah berbicara dengan ibu , ayah hanya tidak mau suatu saat kamu berada dalam posisi yang sulit . Walaupun saat ini Reyhan sudah menikah tapi kami yakin rasa cintanya padamu akan sulit terlepas . Kami.adalah saksi hidup betapa tergila gilanya Reyhan padamu . Ayah dan ibu sangat menyukai Satria , dia laki laki penyayang yang penuh tanggung jawab . Tapi kedua kakak beradik itu saling menyayangi , ayah tidak ingin kamu merusak hubungan mereka . Merusak hubungan kita dengan keluarga Wiratama . Mungkin kamu belum bisa mencintai Mike seperti kamu mencintai Satria , tapi ayah dan ibu yakin kamu akan bisa mencintai Mike suatu saat nanti .. "


" Jujur Mika ada rasa kecewa , tapi Mika tidak pernah meragukan keputusan ayah . Mika sangat yakin ayah tahu yang terbaik untuk Mika . Mungkin untuk saat ini Mika belum bisa membuka hati untuk suami Mika . Tapi Mika janji akan berbakti pada suami Mika karena surga istri ada pada suaminya "


Retno tersenyum mendengar penuturan putrinya . Dia lega setidaknya putrinya bisa menerima pernikahan ini , Jujur saja sempat ada kekhawatiran dihatinya jika Mika akan berkeras untuk tetap bersama Satria . Satria adalah cinta pertama Mika , pasti akan sulit menghilangkan nama seorang Satria di hati Mika .

__ADS_1


Mereka tidak tahu jika ada seseorang yang juga tersenyum bahagia ketika Mika menyebut dirinya sebagai seorang suami . Mike bahagia mendengar Mika berjanji untuk membuka hati untuknya . Mike berjanji dalam hati akan menunggu saat itu berapapun lamanya . Dia akan bersabar hingga saat itu tiba .


__ADS_2