Belong To Me

Belong To Me
126 . Semakin Cinta


__ADS_3

" Honey .... "


Arman berlari memeluk Sita yang saat ini sedang berada di rumah sakit untuk memeriksa keadaan Mika . Mereka hanya memastikan keadaan Mika dan bayinya baik baik saja .


" Aku ngga apa apa " kata Sita sambil melepaskan pelukan suaminya .


Dokter Tya dan Mika tersenyum melihat kemesraan pengantin setengah baru itu .


" lncess kamu ngga apa apa ? "


" Alhamdulilah Mika sama debay sehat " jawab Mika dengan mengelus perutnya yang sudah membuncit .


" Kondisi Mika baik baik saja , hanya sedikit shock tadi . Tante udah kasih resep vitamin untuk Mika " jelas Dokter Tya .


" Ya udah Kakak antar pulang . Kamu udah kabarin suami kamu ? "


" Ehmm belum Kak , Mika takut "


*


Di Perusahaan Dananjaya ...


Mike dan Robert baru saja keluar dari ruang meeting . Mike segera bergegas menuju ruangannya karena ada beberapa berkas yang sudah menantinya . Saat meeting tadi ia sengaja men ' silent ' ponselnya agar tidak mengganggu .


" Tuan ? "


" Ya ada apa ? " Mike mendengus mengira Robert akan memberinya berkas lagi .


" Tadi barusan Tuan Bisma menelpon agar tuan membuka ponsel , beliau juga bilang kalau bisa Tuan Mike cepat pulang hari ini "


" Ya sudah nanti aku buka ponselku "


Robert segera berlalu dari ruangannya dan Mike kembali.berkutat dengan berkas berkasnya . Tiba tiba ingatannya kembali pada istrinya , ia belum menghubungi Mika siang ini .


Segera ia mengambil ponsel nya karena ingin menghubungi Mika , sudah menjadi kebiasaan jika saat akan jam makan siang mereka saling menelpon . Tapi ia sedikit di kejutkan dengan beberapa panggilan tak terjawab dari Pak Toyo dan Daddy-nya .


Mike berulangkali mencoba menghubungi Pak Toyo tapi tidak sekalipun laki laki tambun itu mengangkatnya . Akhirnya Mike menghubungi Bisma , entah kenapa hatinya terasa sangat tidak enak .


Sebenarnya saat meeting tadi Mike sempat merasakan hal aneh dalam dirinya . Hatinya tiba tiba saja berdetak sangat kencang . Tapi terjadi sekilas saja hingga ia kemudian mengabaikannya . Mike berpikir mungkin karena ia kurang istirahat akhir akhir ini .


" Halo Dad , what's wrong !? Aku tidak bisa menghubungi Pak Toyo . Tadi dia sempat menelpon tapi aku tidak mengangkatnya "


" Sebaiknya kau pulang dulu "


" Ada apa Dad ? Mika baik baik saja kan ? "

__ADS_1


" Kita bicara di rumah . Robert yang akan handle urusanmu di kantor "


Bisma menutup telponnya setelah berkata seperti itu , membuat hati Mike tambah tidak tenang . Secepatnya dia pulang ke mansion .


Dahinya mengernyit ketika melihat Daddy , Mommy , lbu Retno juga Budhe lra sudah berkumpul di ruang tamu . Dengan jelas Mike bisa melihat ada jejak air mata di mata tiga wanita yang duduk di hadapannya .


" Istri Mike mana Dad !! " pekik Mike , bahkan ia lupa untuk menyapa keluarganya terlebih dahulu .


Bisma berdiri dan menghampiri putranya .


" Dia sedang tidur , sekarang ikut Daddy ke atas , ada yang ingin Daddy bicarakan denganmu " Bisma menepuk baju putranya dan melangkah menuju ruang kerjanya .


Seorang maid menyajikan dua cangkir kopi pekat ketika Bisma dan Mike sudah duduk berhadapan diruang kerja milik Bisma .


" Calm down dude ! Minum kopimu dulu "


" Ada masalah yang Mike tidak tahu ? "


Bisma menghela nafasnya kemudian menyesap kopinya .


" Dessy .. "


" lstri Guna ?! "


" Wanita itu sempat mengoperasi wajahnya karena ulah Guna . Hal itu sempat mengecoh para pengawal kita . Karena wajahnya sudah berubah walau tidak total "


" Dengarkan dulu Daddy sampai selesai ... bisa ? "


" Siang tadi Dessy berada di mall yang sama dengan Mika , kejadiannya begitu cepat ... tapi istrimu baik baik saja . Hanya luka gores di lengannya "


" Whatt !!!!! Maksud Daddy wanita itu mencoba mencelakai istri Mike !?? "


Mike bangkit dan berlari keluar , dia ingin segera menemui Mika . Pantas saja perasaannya tidak enak .


" Hey jangan ganggu Mika dulu , dia baru saja tidur tadi . Dokter Tya tadi bilang untuk tidak mengganggu istirahatnya dulu , sempat shock dia tadi . Tapi dia dan bayinya baik baik saja "


Mike tetap saja berjalan menuju kamarnya , yang terpenting untuknya sekarang adalah melihat keadaan istrinya terlebih dahulu .


" Sayang ... "


Mike melihat wajah damai istri kecilnya yang sedang tidur , kadang bibirnya bergumam sesuatu yang tidak jelas . Dikecupnya kening Mika sekilas dan akhirnya dia keluar dari kamar agar istrinya bisa beristirahat .


Mike terlihat menelpon seseorang , sangat terlihat ia sedang menahan kemarahannya . Tak lama panggilannya diangkat .


" Dimana dia !? "

__ADS_1


" Saya minta maaf tentang nyonya muda , saya yang bersalah . Wanita itu sudah saya bereskan "


" Apa kemampuanmu sudah berkurang ? Hingga wanita lemah sepertinya bisa melukai istriku !! "


" ..... "


Bisma yang dari tadi berada di belakang menepuk bahu putranya pelan .


" Watch your words, you must not exceed your limits ( Perhatikan kata katamu , kau tidak boleh melebihi batasanmu ) . Dia sudah menjaga keluarga Dananjaya bahkan sebelum kau lahir "


Mike terdiam , Daddynya benar dia terlalu terbawa emosinya karena melihat istrinya terluka . Pak Toyo sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri .


" Aku ingin kesana Dad "


" Toyo sudah mengurusnya , yang terpenting sekarang adalah istrimu . Sejak pulang tadi dia selalu diam , kata Mommy dia takut jika kau marah padanya karena kejadian ini "


" Oh God ... bodoh !! Kenapa dia bisa berpikir seperti itu . Mike bahkan seperti kehilangan separuh nyawa ketika mendengarnya celaka . Kenapa malah dia yang takut ... ckk "


Mike akhirnya kembali ke kamar , setelah membersihkan diri kemudian dia berbaring di samping Mika . Di elusnya pelan perut yang sudah membuncit itu . Biasanya sebelum tidur Mika memintanya untuk mengelus punggung dan perutnya .


" Abi .... "


Mike melihat mata bening istrinya mulai terbuka . Ada sedikit air menggenang di sudut matanya . Mike merengkuh tubuh gembul itu ke dalam pelukannya .


" lt's ok ... semua baik baik saja "


" Abi enggak marah ?! "


" Abi kecewa pada diri sendiri karena tidak bisa menjaga kalian dengan baik . Lain kali jalan jalannya sama Abi saja ya "


" He em , maaf Mika yang nggak hati hati . Lagian Mika ngga kenal.sama perempuan tadi . Kenapa dia jadi benci sama Mika ? "


" Kita nggak pernah tahu hati orang sayang "


" Jangan marah marah sama Pak Toyo , Elis dan Swara . Mereka udah jagain Mika , jangan salahkan mereka ya ! Tadi kejadiannya cepet banget "


" Abi ngga marah , hanya kasih tahu mereka agar lebih hati hati . Abi ngga mau terjadi sesuatu sama kamu dan anak kita "


" lni masih sakit ? "


" Cuma luka dikit kok , ngga sakit . Tadi cuma kaget Mika "


Mike mengelus pelan perut istrinya , dan dia sedikit kaget ketika Mika tiba tiba ******* sekilas bibirnya .


" Sayang jangan mancing mancing , kamu lagi sakit . Abi ngga tega nyentuh kamu kalau lagi kaya gini "

__ADS_1


" Ya udah Abi jangan sentuh Mika ... Biar Mika yang sentuh Abi , gimana ? "


Mika mulai merangkak menaiki tubuh kekar suaminya . Mike hanya terkekeh menghadapi istri nakalnya . Mike merasa dengan bertambahnya hari , semakin bertambah pula rada cintanya pada Mika . Dunianya hanya berporos pada wanita yang sekarang sedang bergerak pelan di atasnya


__ADS_2