Belong To Me

Belong To Me
26 . Sayangnya Mika ????


__ADS_3

Mereka duduk disebuah bangku yang terdapat dipinggiran taman , menikmati suasana yang lumayan ramai sore itu .


" Maaf "


Tiba tiba Mika mendengar Reyhan mengucap satu kata itu sambil menghembuskan nafas panjang .


" Untuk ? "


" Semua , gue tau kalo gue brengsek . Gue tahu kesalahan gue terlalu fatal . Gue juga tahu loe ngga akan mudah buat maafin gue . Tapi ijinin gue untuk kejar maaf dari elo "


Mika juga menghembuskan nafas panjang , kembali terputar di memorinya kejadian yang lalu lalu . Hari hari dimana singa kutub itu terlihat memusuhinya . Dimusuhi tanpa ia tahu apa kesalahannya .


" Rey pernah nabrak Mika pas di sekolah , sakit bahu Mika tau !! "


" Maaf ... "


" Cuekin Mika , kalau lihat Mika udah kaya liat kotoran . Jijik "


" Maaf ... "


" Mahal maaf dari Mika "


Reyhan tersenyum lebar , gadisnya memang gadis yang luar biasa . Seperti.kata Arman tadi Mika adalah gadis cantik yang baik dan polos , sepertinya ia juga bukan pendendam .


" Trus maunya apa Mika ? "


" Es krim "


" ltu doang ? "


" Semua yang ada disitu , tapi kalau ngga punya uang ngga usah " Mika menunjuk sebuah kedai es krim yang ada di pinggir taman . Ia yakin Reyhan tidak akan menuruti kemauannya . Semua es krim di kedai itu pasti akan merogoh kocek yang sangat dalam , itu pikir Mika .


" Yukk .. " Reyhan beranjak berdiri menyambut tangan Mika , ternyata mendapat maaf gadisnya semudah ini . Hanya dengan es krim hati gadisnya bisa luluh .


" Kemana ? "


" Lha tadi yang minta es krim siapa ? Ya beli es krim lah , masa beli kacang goreng "


Setelah tiba di kedai es krim para pelayan dibuat bingung , karena sang pembeli ingin membeli semua es krim dan semua yang dijual di kedai tersebut . Sampai sampai sang manager datang langsung menemui Reyhan dan Mika yang sudah duduk di bangku kafe itu .


" Maaf mas , beneran mau borong


sajian kami? "

__ADS_1


" Cewek gue ulang tahun . Mau makan es krim sekalian mau bagi bagi . Ya kan yank ? "


" ishhh .. " Mika menyikut perut Reyhan yang terasa liat itu , dan sang empunya pura pura mengasuh kesakitan .


" Udah di beliin es krim masih galak aja sih yank "


" Reyyyy ... pukul beneran nih "


Reyhan terkekeh , sepertinya dia senang sekali menggoda gadisnya . Mika terbelalak melihat nominal yang tercetak di bon pembelian . Reyhan sudah melakukan pembayaran menggunakan black card nya .


Tak lama berselang kedai es krim diserbu pembeli karena pihak kedai sudah memasang pengumuman bahwa khusus hari ini para pembeli bisa makan gratis .


Walaupun Mika senang bisa berbagi bagi , tapi sebenarnya dia sedang tak enak hati . Niat hati cuma ingin iseng menantang singa kutub itu memborong kedai es krim , ternyata malah Reyhan mengabulkan permintaannya .


" Udahhh ... sekalian kita bagi bagi rejeki ! Jangankan es krimnya , tokonya aja pasti dibeli kalau kamu yang minta "


" Sombong "


" Mau bukti ? " Reyhan berdiri dan ketika akan melangkah menuju sang manager di sudut ruangan tangan mungil Mika sudah mencengkeram erat lengannya .


" Duduk !!!! Bantuin habisin es krimnya "


Mika menarik lengan Reyhan hingga kembali terduduk , menyendok es krimnya dan menyuapkannya pada sang singa kutub . Reyhan tertawa geli dalam hatinya , tingkah gadisnya selalu saja membuatnya gemas .


Benar saja bukan jawaban yang ia terima , Mika cuma meliriknya dengan sinis .


Mika tak habis pikir kenapa singa kutub itu sekarang malah menjadi monyet kutub , teramat sangat menyebalkan . Tingkah tengilnya kadang membuatnya darah tinggi . Dan dari kemarin laki laki itu selalu memanggilnya ' sayang ' . Jika Satria yang memanggilnya begitu mungkin dia akan lompat lompat jungkir balik saking senangnya .


Reyhan punya sikap yang susah Mika tebak kadang terlihat amat melindunginya , tapi kemarin Mika sempat dijadikan sasaran kemarahan singa kutub itu . Mika khawatir jika dia sudah nyaman berteman selanjutnya malah dia dihempaskan lagi . Sakitnya masih terasa sampai sekarang .


" Hei cantik sendirian ya "


Mika berjengit kaget melihat seorang laki laki yang tiba tiba duduk di depannya .


" Happy birthday ya ... mereka bilang ada cewe cantik lagi ultah traktir es krim . Kayanya mereka salah .. Bukan cewe cantik ini sih ! Bidadari ... kamu kaya bidadari "


Mika merasa sangat tidak nyaman karena laki laki berwajah blaster itu terus saja menatapnya . Mika berharap laki laki itu segera pergi sebelum Reyhan kembali dari toilet . Dia tidak ingin terjadi hal yang tidak mengenakkan di kedai es krim itu .


" Ehmm makasih , tapi Mika lagi nunggu temen disini "


Bukannya pergi laki.laki itu malah mengajaknya berkenalan .


" Heii Mika .... Aku Michael . Panggil Mike aja . Kamu masih sekolah ya , kayaknya kita jodoh deh nama kita hampir sama . Mike ... Mika "

__ADS_1


Laki laki bernama Mike itu terus saja berusaha berinteraksi dengan gadis cantik di depannya . Dan itu membuat Mika sedikit tidak nyaman .


Mika kaget ketika sebuah tangan kekar tiba tiba menggenggam tangannya .


" Udah sore , kita pulang ya "


Reyhan membimbing Mika untuk keluar dari kafe itu , Mika lega setidaknya hal yang ia takutkan tidak terjadi . Tadi dia sempat takut jika Reyhan akan marah melihat ada laki laki iseng duduk di depannya . Reyhan membukakan pintu dan memasangkan seat belt untuk Mika . Sebelum menutup pintu Reyhan sempat menggoda Mika .


" Sayangnya Reyhan , tunggu disini sebentar ya ... ada yang ketinggalan di dalam "


Ya Tuhan ... Mika gemas sekali dengan tingkah Reyhan yang sangat menyebalkan sore ini . lngin sekali ia memukul kepala laki laki menyebalkan itu pakai wajan teflon agar dia bisa kembali ke wujud asalnya yaitu singa kutub yang arogan dan dingin .


Reyhan dengan langkah cepat menuju ke dalam kedai itu lagi . Dihampirinya laki laki yang tadi berani mengusik gadisnya . Sudah dari tadi saat keluar toilet ia sudah menahan emosinya , ia marah ketika gadisnya digoda laki laki lain .


" Jauhin cewe gue b*ngsat "


Reyhan menarik kerah baju laki laki bernama Mike itu . Tapi Mike hanya tersenyum sinis tanpa menunjukkan rasa takutnya .


" Cuma modal mobil rongsok sama es krim loe mau ngaku jadi cowok dia ?!! She georgeus , elo ngga pantes jadi buat dia "


" A*jing memang loe "


BUGGHHH ... BUGGHHHH


Tak dapat dielakkan lagi , keduanya terlibat adu pukul . Pihak kafe mencoba untuk melerai tapi tampaknya kedua laki laki itu sudah tidak dapat dikendalikan lagi . Suasana menjadi semakin riuh karena adu otot kedua laki laki itu malah menjadi tontonan para pengunjung kafe .


" BERHENTIIIII ... !!!! "


Mika yang tadinya anteng menunggu di mobil menjadi tidak tenang karena Reyhan terlalu lama kembali ke dalam kafe dan perasaannya menjadi tidak enak . Benar saja ketika dia menyusul kedua laki laki itu sudah berkelahi . Teriakannya hanya bagai angin lalu saja , perkelahian itu tetap tidak berhenti .


Akhirnya Mika merebut nampan dari salah satu pelayan dan berjalan ke tengah perkelahian itu . la nekat merangsek ke tengah dua banteng yang sedang bertarung itu tanpa takut terkena pukulan .


" Rey .. Mike .. berhenti !!! Kalau ngga mau berhenti jangan salahin Mika kalau kepala kalian kena tabok nampan besi ini "


Seketika mereka berhenti , darah tampak keluar dari sudut bibir mereka . Kehadirannya malah membuat Mike tak bisa berhenti menatapnya .


" Oh God she"s so georgeous "


" B*ngsat !!!! "


Dan kata kata Mike yang memuji kecantikan Mika kembali menyulut emosi Reyhan . Reyhan akan menerjang maju lagi tapi Mika segera mencegahnya . Mika memeluk lengannya dan berbisik sesuatu hingga Reyhan terdiam .


" Sayangnya Mika ... pulang yuk udah ditungguin ayah dirumah "

__ADS_1


__ADS_2