Belong To Me

Belong To Me
120 . Nanggung Banget Sayang !


__ADS_3

Setelah mengetahui hasil tesnya positif , siangnya Mike berencana membawa istrinya ke dokter kandungan . Dia ingin memastikan kesehatan istri dan calon anaknya . Dan sepertinya calon anaknya kali ini mendukungnya . Terbukti pagi ini Mike baik baik saja , tidak muntah seperti biasanya .


" Abiiii ... lepas ihh , gerah tau !! Jangan peluk peluk terus " rengek Mika yang risih ketika Mike memeluknya dari belakang .


Sejak tahu kehamilannya Mike terus saja mengikutinya apapun yang ia kerjakan . Seperti kali ini saat habis mandi , saat dia menyisir rambutnya didepan meja riasnya . Dengan jahilnya tangan Mike mengacak rambut yang sudah ia sisir .


" Abii !! Berantakan lagi rambut Mika ! "


" Gemes sama kamu ! " Mike mulai menyusuri tengkuk istrinya dengan sesekali memberi tanda kemerahan di sana .


" Cubit nih ya dari tadi ganggu terus !! Berangkat sana .. Daddy udah tungguin tuh di depan ! Nanti siang jangan lupa kita ada janji sama Tante Tya "


# sekedar ingetin Tante Tya adalah ibu Rendy , sepupu Reyhan #


" Tadi udah bilang sama Daddy kalau Abi agak siangan ke kantor , ada kepentingan soalnya "


" Abi mau kemana !? "


" Mau nengokin baby " Mike mengelus pelan perut istrinya yang masih datar .


" Maksudnya ? " Mika menelisik wajah mesum suaminya , ia berdiri dan berjalan menuju walk in closet untuk mengambil baju . Mika hafal dengan kebiasaan pagi suaminya yang selalu membuatnya harus mandi sekali lagi .


" Ngga boleh sering sering Bi , kan masih kecil banget baby-nya "


" Tadi udah telpon Zen ,katanya boleh ... cuma harus do it very slowly ( sangat pelan ) "


Sebelum berhasil meraih bajunya di lemari dua tangan kekar itu sudah membuka tali bath robe yang ia pakai tanpa menanggalkannya . Tubuh polos bagian depannya langsung terekspose karena setelah mandi ia memang belum sempat mengenakan apapun .


" Abbiiihhhhh .... "


Runtuh juga pertahanannya ketika mendapat perlakuan yang membuatnya seakan terbang . Mike terus mengecupi pundaknya dengan lembut dan satu tangan menahan lengannya , sedang tangan yang lain sedang bergerak pelan menyapu bagian intimnya di bawah sana .


" Eeuungghh ... mmmppttthh "


Masih dari arah belakang Mike meraih dagu istrinya untuk meraup bibir cherry yang sudah menjadi candunya , sekarang tangan yang tadi menahan lengan sudah berpindah pada pucuk mochi yang menantang untuk disentuh .


Satu tangannya dibawah sana pun sudah bergerak semakin cepat hingga Mika tak bisa lagi menahan suara suara indahnya .


" Abbbiiiihhh .... "


" Iya sayang "


" Eeuungghh .. "

__ADS_1


Mika memberengut karena belum sampai pada puncaknya Mike malah menghentikan aksinya dan membopongnya ke ranjang . Mike hanya tersenyum jahil sambil menciumi pipi istrinya .


Setelah membuka semua pakaiannya Mike kembali mengungkung tubuh istrinya . Dia tertawa ketika mendapati bibir sang istri masih manyun .


" Maaf , tadi biar gampang masuknya . l will don it very softly sayang ... "


Mike mengecup kening Mika dan mulai pada permainan intinya . Mati Matian ia menekan sisi liarnya agar tak menyakiti baby dalam perut istrinya .


Permainan Mike yang terlalu lembut membuat Mika tak henti mend*sah , dua kakinya sudah melingkar di pinggul suaminya .


" I love you ... l love you sayang " Mike terus saja mengatakan cintanya sambil terus memberikan kenikmatan pada istri kecilnya .


" Faster Abiii ... "


Mika merutuki mulutnya yang malah memancing suaminya , permainan Mike yang terlalu lembut membuatnya menginginkan lebih dan lebih lagi ...


Dengan durasi yang lebih cepat dari biasanya akhirnya mereka menyelesaikan olah raga ranjang pagi ini . Senyum kepuasan menghiasi wajah mereka . Dengan segenap cintanya Mike menciumi seluruh wajah istri kecilnya dan mendekap tubuh mungil itu ke dalam hangatnya pelukannya .


" Terima kasih sudah mau menjadi pendamping hidup Abi , menjadi calon ibu dari anak anak Abi . Abi janji akan membahagiakan kalian dan menjadi imam yang baik untuk kalian . I love you sayang "


" I love you too " Mika mengecup pipi Mike sekilas .


" Abii .. "


" Kalau pas hamil nanti badan Mika jadi gendut gimana ? Pasti Mika jadi jelek . Abi jangan tinggalin Mika ya "


" Kayaknya lebih ngegemesin kalau kamu gendut deh sayang .. Abi bisa gigit pipi chubby kamu yang kaya bakpau . Lagian mana bisa Abi tinggalin kamu . l cant live without you sayang . Abi mati kalau nggak ada kamu "


Mika langsung membungkam bibir suaminya dengan satu tangannya .


" Mulutnya ya .. kalau ngomong asal "


Mike terkekeh dan meraih tangan istrinya dari bibirnya .


" Ya memang begitu kenyataannya sayang "


" Abi pengen punya anak perempuan atau laki laki ? "


" Apa aja sih ... sedikasihnya sama yang di atas . Yang penting sehat "


" Abi pengen punya anak berapa ? "


" Banyak .. banyak banget !! Biar mereka ngga kesepian kaya Abi yang hanya anak tunggal "

__ADS_1


" He em kita bikin yang banyak ya , biar ngga kesepian juga kaya Mika " ucap polos Mika .


Mike tertawa dan mencubit pipi istrinya , Mike lupa bahwa sang istri juga seorang anak tunggal . Mereka pasti merasakan perasaan yang sama !


" Sayaannng .. don't do that !! Or something down there will come back up ( jangan lakukan hal itu !! Atau sesuatu dibawah sana akan kembali berdiri tegak ) " Mike menghentikan aksi jari jari lentik Mika yang dari tadi menggambar pola abstrak di atas dadanya .


" Hissshhh ... Mika ngga apa apain juga ! Punya Abi aja yang sensinya kebangetan "


Ucapan Mika membuat Mike tergelak , dia pun heran dengan dirinya sendiri . Apapun yang ada dalam diri sang istri mampu membuat dirinya bergairah .


" Jangankan lihat kamu telanj*Ng , cuma lihat kamu senyum aja bisa bikin Abi turn on sayang "


" Ya udah Mika manyun aja biar Abi sebel ... "


" Apalagi kalau kamu manyun ... bisa bisa Abi langsung terkam kamu tanpa ampun saat itu juga " kata Mike sambil mengecupi punggung tangan sang istri .


" Terus Mika harus gimana dong ! lni salah ... itu salah "


" Lhohh yang bilang salah siapa ? Ngga ada salahnya bikin suami seneng ...... pahala malah "


" Itu sih maunya Abi ... dasar mesum " cibir Mika memandang sebal pada suaminya .


" God ... kamu bikin dia bangun lagi ! Kan tadi Abi udah bilang jangan dibikin manyun bibirnya "


Tanpa Mike duga istri kecilnya malah menaiki perutnya . Dengan gaya yang di buat sensual Mika membuka bath robe yang sejak bercinta tadi memang sengaja tidak dilepas sepenuhnya oleh Mike .


" Sayaaanng ... " geram Mike meremas dua mochi yang menggantung sempurna , Mika tidak mengijinkannya untuk duduk dan menyesap dua pabrik susu kesukaannya .


" Stay there ... and enjoy ( Diam di situ .. dan nikmati ) "


Mike tak habis pikir dengan mood sang istri yang naik turun . Padahal baru saja Mika meliriknya sebal tapi kini istri nakalnya sudah berada di atas tubuhnya dengan telanj*Ng bulat .


Tangan mungilnya meraih tongkat yang belum sempat ia tutupi . Perlahan tapi pasti tangan itu mulai bergerak maju mundur , semakin lama semakin cepat hingga Mike menggeram dengan keras .


" Aarrgghhh ... sayanaangg ! Faster ... "


Dan ketika sudah akan sampai di puncak tangan mungil itu berhenti melakukan aksinya . Dan istri nakalnya sudah turun dari atas perutnya dan turun dari ranjang dengan tertawa menang .


" Satu satu ya skornya !! " teriak Mika dengan menjulurkan lidahnya .


Ternyata ia membalas perlakuan Mike yang menghentikan aksinya saat pemanasan tadi .


" Sayaannng .. jangan lari lari !! ini terus gimana ? Nanggung banget sih "

__ADS_1


" Selesein sendiri !! " jawab Mika diambang pintu kamar mandi .


__ADS_2