Bertukar Jiwa

Bertukar Jiwa
Eps. 11


__ADS_3

" Apa?! " seorang gadis yang sedang marah


" Hmm?" Olivia yang baru saja menghindari pria korea, sekarang bertemu dua insan yang sedang bertengkar.


" Kamu seharusnya tau, hubungan kita tidak akan bertahan lama," sinis


" Tapi," meraih tangan si pria yang malah menepisnya.


" Hei inagtlah kamu hanya sekedar, hah lupakan, kita berakhir sampai di sini! " pergi meninggalkan karena melihat air mata menggenang


" Khail, hiks..." menangis lalu, brukk! Terduduk di tanah


" Heh! Pria pecundang gadis yang bodoh?? Beneran deh, bukan urusanku sih, " Gumam Olivia sembari menghampiri


" Kenapa? Hiks...kenapa kembali lagi padanya, dia yang menyakitimu sejak awal, kenapa?! "


" Ehem! Hei kurasa rokmu kotor, " ekspresi datar, seketika itu juga, gadis itu memeluk Olivia.


" Kubilang kan rokmu kotor, aku gak becanda... Kenapa peluk aku? "


" Dira, Khail jahat, aku hanya pelampiasan, dia hanya ingin membuat wanita sialan itu cemburu, teganya...dia..."


" Perhatikan tindakanmu teman," aku tidak mau kena ingusmu, dalam hati.


" Apa kamu bilang? " polos

__ADS_1


" Bukan apa-apa, kenapa kamu begitu berlebihan begini? dia itu cuma pria bodoh, kamu bisa dapatkan yang lebih dari dia, "


" Eh? Kenapa kamu bilang begitu, jika semua berpikir seperti itu, lalu siapa yang akan setia? Kalo semua berpikir begitu mereka hanya akan menjadi sesorang yang takan pernah puas "


" Mmm, pertama-tama lepaskan aku dulu, aku bicara tentang pelukanmu! "


" Maaf, "


" Lalu, aku tidak bermaksud begitu, lakukan itu saat timingnya tepat, dan yeah...harusnya pikiranmu ga berakar kemana-mana, itu kan cocok untuk situasimu yang sekarang, "


" Tapi, "


" Kenapa ingin terjerat? "


" Aku, itulah cinta, "


" Dira! "


" Apa? Itu benar bodoh kan? "


" Kenapa kamu tidak paham, makanya pacaran! " cemberut


" Haih anak ini, Mmm... Omong-omong kamu ini siapa? " tanya Olivia berhasil membuat mata gadis ini menyipit.


" Ayolah Dira jangan main-main denganku! "

__ADS_1


" kamu hanya harus menyebutkan namamu saja, " memutarkan bola mata


" Leyan, aku dari cina, apa kamu tidak ingat, "


" Mhm, maaf karena aku jarang bergaul, lagipun kita beda kelas"


" Leyan ingat Leyan ya, tapi kita kemping satu kelompok loh" kecewa


" Baiklah," hmm tipe orang yang mudah akrab, mudah di tebak, dalam hati.


" hmm! " mata menyipit


" Ada apa lagi? "


" Hei Dira, murid teladan dan pintar, kamu bolos?"


" Kamu juga, "


" Aku sedang izin, itu karena Khail mengajakku bertemu, lalu kamu?"


" Ini, sepertinya bukan urusanmu," dingin


" Katakan kenapa? Aku temanmu" penasaran


" Eh? " dan tipe orang yang kepo, sifat yang penerima, meski wajahnya sudah dingin begini, anak ini malah tak peduli, batin Olivia.

__ADS_1


" Aku pergi dulu," hari ini bertemu dua orang menarik, dalam hati.


" aih?" hanya melihat kepergia Olivia.


__ADS_2