Bertukar Jiwa

Bertukar Jiwa
Eps. 6


__ADS_3

"yeah berurusan denganku jika dilarang akan membangkang hehe," gumam Olivia. Sejak saat itu Olivia tebar pesona, semua wanita disekolah nya merasa jengkel dan selalu membicarakan hal buruk, anak laki-laki terheran dan merasa bahwa Dira atau jiwa Olivia sudah gila karena depresi berat.


"Benar-benar ya, Dira ini kiper sekali!! Hmph Ash memang tidak berguna!"


Hachuuu Ash bersin


"Eh?ada apa?" Tanya Dira


"Si kecil itu dia sedang membicarakan ku ya," tersenyum


"Apa?" Makin tidak mengerti


" Rasanya aku ingin dia kembali sekarang juga," gumam Ash


" Ash apa ini buku dongeng?"


"Itu buku sejarah," acuh tak acuh


" Ohhhh, begitu ya..."


" Memangnya kenapa?" Sedikit ketus


"Haha tidak ada," aku hanya ingin basa-basi saja! Dalam hati Dira


" Disana kira-kira sudah berapa hari?" Tanya Ash


" Mmm 3 hari, aku juga bingung haha, harusnya kamu yang lebih tahu,"


" Yeah, aku tidak tahu itu, aku juga tidak mau tahu sebenarnya, 3 hari disana, 30 menit disini, kadang juga tidak stabil, benar-benar...huh" mendesah, ' lebay huh!!' batin Dira.


" Ash ini buku apa?" Cari topik


" Apa kamu bodoh?" Malah makin sinis dan menyepelekan


"Err," kalo Olivia pasti jawabannya GK begini kan, bucin ya? Dalam hati Dira.


"Apa?" Sedikit membangun suasan berteman


" Aku memang Dira, tapi bisakah kamu anggap aku Olivia, ini kan badannya juga!"

__ADS_1


" Aku tahu yang namanya mahkluk kecil dan mahkluk lemah,"


"Hah? Jadi kamu anggap aku lemah?" Sedikit terluka, sakit hati.


" Yeah, kamu bisa sebut aku makhluk tercela atau apapun sesuka hatimu, Olivia anggap aku mahkluk halus,"


" pfft...Makhluk halus, hantu? Berarti kamu hantu?" Sedikit menahan tawa


" Makhluk halus, anggap saja makhluk halus, enyahkan pikiran itu dan anggap tidak ada sangkut pautnya dengan hantu,"


" Jadi apa kamu sependapat? Kamu mahkluk halus, Olivia makhluk kasar? Hahaha..." Hanya bercanda, jangan marah, dalam hati memohon.


" Tidak buruk, tapi bisa-bisa dia akan benar jadi makhluk kasar kalau dapat julukan itu, hahaha" membayangkan


" Dia kan sudah begitu antisosial, dia orang yang tidak bisa menerima kerepotan dalam hidupnya, tidak bisa diam jika ada masalah, dia berusaha memperbaikinya, selalu berpikir jauh dan dewasa, masih banyak lagi yang aku suka darinya..." Curhat


" Ya, Dimata orang yang mencintai, dia menganggap itu sempurna, aku bisa bilang begini, kamu dan Olivia, kalian cocok, cute and handsome!! Kyaaa!!!"


" Jangan teriak berisik!" Membungkam mulut, di lihat dari wajahnya ia sedikit teesipu.


" Haha, wajahmu memerah,"


" Haha aku sudah dapatkan first kiss nya," keceplosan, Dira memasang wajah kaget yang konyol di wajah Olivia.


" Haha maaf, kamu begitu terang-terangan, jadi kalian pacaran?" Penasaran


" Tidak, masih belum" Ash terlihat kecewa mengingat itu


" Tenang saja Ash, kalau sudah jodoh tidak akan kemana,"


"Memangnya akan kemana?" Selanya


" Ya diambil oranglah, menikah dengan orang lain,"


" Itu takan terjadi, aku ini penyihir, dengan sihir bisa memisahkan mereka," bangga


" Jika mereka saling mencintai, hal semacam itu juga mereka tentang dan mereka sekuat tenaga berusaha..."


" Jika saling mencintai?" Ash terpikir, khawatir Olivia tidak mencintainya

__ADS_1


" Yeah,"


"Tapi dia bilang mencintaiku," melamun.


Hari berlalu, Dira dan Olivia bertukar kembali, Dira mendapat masalah karena malu dengan wajahnya yang kini sedikit berbeda, sedikit cantik dari biasanya yang masalahnya itu bukanlah gayanya, banyak anak laki-laki mengagumi dan menghormati, bahkan membawakan tasnya dengan senang hati, Dira benar-benar terkejut. Sedangkan Olivia dibuat bingung oleh Ash yang akhir-akhir ini sedikit aneh.


" Bicaralah, aku tidak paham," sedang membaca buku


"..." Membisu


" Hey makhluk halus, kemana arwahmu?"


" Huh," mendesah


" Jangan kamu kira aku akan senang dekat sikap mu yang berani mengacuhkanku, apa aku harus mengganti teman sihirku, aku ingin bertukar lagi!! Ini sudah satu minggu!"


" Jangan gantikan aku," suara lemah


" Ash jika kamu punya masalah bicaralah," ketus


" Kamu mencintai ku?" Bicara, setelah beberapa menit yang lalu


" Bodoh! Tentu saja,"


" Tapi," menyela


" Tapi apa?" Ada apa dengan mu Ash, sekarang sudah jadi orang bodoh? Batin Olivia.


"..." Ash mengingat kembali memori saat perbincangan dirinya dan Dira mengenai Olivia


" Kamu bertanya tidak? Cinta yang ia ungkapkan cinta seperti apa,"


" Memang cinta seperti apa lagi?"


" Haha Ash kamu lucu sekali, ada banyak yeah cinta terhadap teman, sahabat, keluarga, kekasihhh...nah cinta seperti apa yang Olivia rasakan?"


"..." Membisu


Kembali pada kenyataan saat ini

__ADS_1


" Cinta seperti apa yang kamu berikan? cinta pada sahabat, keluarga, teman, kekasih??"


"Hmph kekanakan! seperti biasa memang bodoh, kita saat ini bukanlah sepasang kekasih, tapi kupastikan aku mencintaimu, dari gabungan rasa cinta yang kamu sebutkan semua, semua itu adalah kebenaran..." Ash membeku, lidah kelu, senangnya entah kenapa mencapai langit yang ada, rasanya jiwanya sudah terbang ke langit melayang riang gembira dan etah kenapa pelangi begitu nyata dimatanya.


__ADS_2