Bertukar Jiwa

Bertukar Jiwa
134


__ADS_3

Tewasnya Bagaskara selaku ketua keluarga Wisesa menjadi topik hangat bagi semua publik, pasalnya setelah ketiadaannya, publik bertanya-tanya siapa yang akan menduduki kursi kosong tersebut? Mengingat Ruksa dan Aldan yang merupakan pewaris keluarga Wisesa masih dalam kondisi koma. Apakah salah satu mereka akan terbangun lebih dulu? Dan juga kira-kira siapa yang akan bangun lebih dulu?


Karena sudah menyebar, Para petinggi yang masih tersisa pun memutuskan untuk melakukan rapat penting untuk memutuskan siapa yang akan memimpin sementara selama Ruksa tak sadarkan diri.


Selama meeting berlangsung, sebagian para petinggi memutuskan untuk membiarkan kursi itu kosong dan menunggu Ruksa sadar kembali. Dan sebagian lagi bahwa mereka tak bisa membiarkan kursi itu kosong lebih lama, karena jika di biarkan kosong terlalu lama, takutnya akan ada kudeta lain.


Mendengar pendapat tersebut, sebagian petinggi yang menolak tiba-tiba berubah pikiran dan merekomendasikan Alexa sebagai kandidat yang cocok.


Alexa yang mendengar terpilih dirinya sebagai pemimpin pengganti, awalnya ingin menolak, sebab ia tak tahu apapun tentang dunia gelap itu, namun bawahan mendiang Bagaskara, Gantari, meminta Alexa untuk menyetujuinya.


" Tapi. . . Bagaimana dengan Ruksa? Jika dia tersadar dan melihat ku duduk di kursinya, mungkin dia akan berpikir bahwa aku adalah dalang semua ini. "

__ADS_1


" Nyonya tenang saja, saya akan membantu anda untuk menjelaskan padanya. " ucap Gantari meyakinkan.


Karena pria itu sudah berkata demikian, Alexa pun menyetujuinya, kini keluarga Wisesa di pimpin olehnya untuk sementara waktu sampai Ruksa sadar kembali.


Di sisi lain, Rusdi yang berhasil membius Kakaknya dan membuatnya masuk IG langsung memberi tahukan ibunya, tentunya wanita itu sangat terkejut tentang Dania yang merupakan anak Nisya, dia tak pernah menduga bahwa gadis itu memiliki seorang anak.


Ingatan tentang masa lalu pun muncul, ia merasa bersalah karena suaminya, hidup keluarga Nisya menjadi hancur bahkan membuat putri mereka satu-satunya harus menderita. Ia kemudian memutuskan untuk mengangkat Dania itu sebagai cucu kandungnya sendiri.


Dania akhirnya terbangun dari komanya, Ruslan yang mendengar kabar tersebut langsung bergegas pergi ke ruangan putrinya sembari menyeret kakinya yang masih terbalut kain perban.


Setibanya di ruangan Dania, Ruslan langsung menghampiri gadis itu lalu memeluknya dengan erat.

__ADS_1


Dania yang tidak menyadari akan keberadaan sang Ayah sangat terkejut bahkan ia sempat mengira bahwa pria yang memeluknya adalah seorang penculik dan berniat memukulnya, namun hal itu tidak terjadi karena ia langsung menyadari dari suara pria itu.


Seketika tangisnya pecah, Dania sangat bahagia tenyata dirinya telah kembali ke tubuhnya, padahal ia sempat mengira bahwa dirinya akan mati di tubuh Ruksa dan tak akan kembali ke tubuh Aslinya.


" Lalu, bagaimana dengan Kak Ruksa, apa dia juga sudah siuman? " Tanya Dania sembari melepaskan pelukannya.


Akan tetapi, Ruslan tak langsung menjawab, pria itu menundukkan kepalanya kemudian menggelengkan kepalanya sembari mengatakan bahwa sejujurnya dirinya belum melihat kondisi Ruksa sama sekali, sebab ia juga baru tersadar dari tidurnya dua hari yang lalu. Namun yang ia dengar bahwa wanita itu masih dalam keadaan koma.


Mendengar hal tersebut, wajah Dania pun berubah menjadi murung, kemudian berpikir bahwa semua itu adalah salahnya.


Ruslan yang menyadari akan perubahan sikap putrinya langsung menariknya ke dalam pelukannya dan mengatakan bahwa semua ini bukanlah salahnya sama sekali, dia juga menambahkan bahwa saat ini bukan waktunya untuk bersedih tapi melainkan mereka harus memberi dukungan pada wanita itu agar tetap kuat, karena ia menyakini bahwa Ruksa adalah wanita yang tangguh, jadi tidak mungkin di mati begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2