Bertukar Jiwa

Bertukar Jiwa
Eps. 13


__ADS_3

( like ya, semoga masih suka ceritanya )


" Mmm," berpikir


"Ada apa?" Tanya Ash


" Apa tadi dia benar-benar seorang pangeran?"


" Ah yeah, pangeran yang memiliki kemampuan menarik, dia memiliki sedikit mana, dia mampu mengendalikan hewan, meski dia terlihat nakal dan patut diwaspadai, tapi dia itu orang baik, sepertinya dia tertarik pada Putri Olivia," jelas Ash


" Kamu tidak cemburu?"


" Menurut mu?" Tatapan mengerikan, yang amat tajam, Dira dapat dengan mudah menyimpulkan, bahwa Ash mudah cemburu.


" Dia kan hanya ingin..."


" Berteman katamu! Cih jelas-jelas dia ingin mendekati purti kecilku,"


" Aih aku belum bilang,"


" Sudah, pagi ini kamu harus kepustakaan,"


" Untuk apa?"


" Belajar,"

__ADS_1


" Mm aku bisa kok, baca tulis hitung, sudah tidak perlu di ajarkan," Dira benar-benar polos dan tidak tahu apa-apa. Ash menggelengkan kepalanya pelan.


" Kamu akan tau, setelah bertemu dengan tutor privatmu, sebaiknya jangan membuat dirimu aneh, kalau tidak tau diam saja, karena kamu di kenal dingin pendiam, rasanya itu sedikit membantu," senyum


" Aku?"


" Kamu tunggu disini, biar ku panggilkan pelayan," sekarang mereka berada di kamar putri Olivia


" Putri Olivia, apa yang kamu cari disana? Disini amat tentram, yang menarik ialah si Ash itu, cintanya begitu berlebihan, pfft kekankan! Kekanakan kubilang? Haha"


" Apa yang lucu?" Ash kembali


" Bukan apa-apa," senyum, segera sang pelayan menyiapkan hidangannya.


" Cepat kembali Olivia," gumam Ash dengan wajah sedih


" Kalian keluar sekarang "


" Baik tuan Ash," semua pelayan keluar ruangan.


" Mmm lezatnya, uh? Ash kamu mau?" Yahh Dira benar-benar polos


" Hahh sudahlah cepat makannya, harusnya kamu tidak perlu bersikap begitu berlebihan, mereka merasa aneh dengan tingkahmu,"


" Ah maaf, aku tidak sadar..." Terlihat murung

__ADS_1


" Hmm kenapa? Ah sudahlah, cepat makan, kamu juga akan, oh tidak, apa tubuh yang jiwanya berbeda akan memiliki mana?!"


" Ah apa, maksudmu?"


" Coba kita tes, "


" Mmm tunggu,"


" Apa?" Dira memejamkan mata


" Ada apa denganmu, kenapa menutup mata?"


" Putri Olivia, dia...ah kamu bolos sekolah? Astaga"


" Apa sih? Aku tidak bisa tau lagi apa yang kalian bicarakan," cemberut. Dalam alam bawah sadar keduanya.


" Iya maafkan aku," ucap Olivia


" Aih kenapa?"


" Aku main, main drama," wajah Olivia benar-benar dingin, hal itu seakan sepele untuknya, tapi bagi Dira reputasinya sebagai anak teladan merasa ternodai.


" Aku mati saja," mengeluh


" Jena menjelekan keluargamu, aku membelamu, yeah begini bagitu, aku tidak bisa diam, dan sudah muak dengan anak itu," Dira membulatkan matanya

__ADS_1


" Putri, kamu tidak perlu menggagap..." Wajah lembut


" Aku tidak suka dihina, aku tidak suka orang yang dekat dengan ku di hina, sudah ya, kelas kedua aku akan masuk," Dira hanya mengangguk


__ADS_2