Cinta Dalam Sketsa

Cinta Dalam Sketsa
CDS 111


__ADS_3

"Maaf Arya kalau adikku mengganggumu, aku akan menasehatinya nanti supaya tidak datang ke sini lagi." Sahut Indra sungkan. Arya menegakkan punggungnya yang semula bersandar.


"Kenapa adikmu melakukan itu? Sebagai Kakak kau pasti tahu kan?" Tanyanya sambil menatap serius pada Indra.


"Adikku menyukaimu, bahkan sejak di awal masuk kuliah." Jawab Indra membuat Arya tersentak mendengarnya.


"Apa?!"


"Ya, dia sebenarnya ingin mengatakan perasaannya padamu. Tapi ternyata kau sudah menjalin hubungan dengan Mega." Jelas Indra, sedangkan Arya menatapnya tak percaya.


"Padahal aku tidak mengenalnya sama sekali, bagaimana bisa dia menyukaiku?" Ujar Arya bingung.


"Cinta itu buta, Arya. Tidak peduli kau mengenalnya atau tidak, jika cinta,sudah datang kau tidak bisa mengelaknya." Timpal Indra. Arya terdiam, ia teringat pada istrinya. Ya, Rubby juga sama, jatuh cinta padanya padahal saat itu mereka tidak saling mengenal.


"Oh ya, tadi pegawaimu bilang kalau kau sudah menikah. Apa itu benar?" Tanya Indra kemudian. Arya mengangguk.


"Ya, aku memang sudah menikah." Jawabnya.


"Apa kau menikah dengan Mega? Kenapa tidak mengundangku? Walaupun aku tinggal di luar negeri aku pasti akan meluangkan waktu untukmu." Ujar Indra.


"Bukan dengan Mega, tapi dengan gadis lain." Ucap Arya membuat Indra terperangah.


"Siapa? Lalu Mega bagaimana?" Indra terlihat bingung sekaligus terkejut. Karena setahunya Arya dan Mega sudah menjalin hubungan yang cukup lama, tapi ternyata mereka tidak jadi menikah?

__ADS_1


"Ceritanya panjang, Indra." Arya sendiri bingung jika harus menceritakannya di mulai dari mana.


"Dan aku tidak punya cukup waktu untuk mendengarkannya." Tambah Indra. Kemudian berucap kembali.


"Tentang Indah, aku akan memintanya untuk tidak menemuimu lagi. Apalagi kau sudah menikah, bisa-bisa istrimu salah paham nanti."


"Iya, terima kasih. Jujur aku sama sekali tidak tahu tentang perasaan adikmu." Ucap Arya merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa. Ku yakin dia akan mengerti." Indra menepuk bahu sahabatnya itu.


"Aku harus pergi, aku ada rapat sebentar lagi." Indra beranjak dari duduknya.


"Ya, terima kasih atas kunjunganmu." Arya ikut bangun dari duduknya.


"Jika ada waktu aku akan kemari lagi. Aku pergi dulu." Pamit Indra.


_


_


_


Arya memutar-mutar pena di tangannya, pandangannya hampa memikirkan masalah hidup yang tidak ada habisnya. Rasanya hidupnya bersama Rubby baru saja tenang, sekarang datang makhluk bernama Indah.

__ADS_1


Arya yang terlalu larut dalam lamunannya tidak menyadari seseorang yang membuka pintu ruangannya dengan sangat perlahan. Dengan langkah perlahan pula, kaki jenjang itu mendekati meja kerja Arya. Sedangkan Arya duduk membelakangi mejanya.


Sepasang tangan tiba-tiba saja melingkar di dada Arya.


"Astagfirullah!" Pria itu terjingkat kaget dan bangun dari kursinya.


"Indah?!" Serunya melihat siapa yang telah menyentuhnya tadi, sedangkan gadis itu tersenyum lebar.


"Hai Kak Arya..." Sapa Indah dengan wajah polos tanpa dosa padahal sudah membuat pria itu terkejut setengah mati.


"Bagaimana bisa kau ada di sini?" Tanya Arya bingung, ia sama sekali tidak mendengar suara orang masuk ke ruangannya.


"Tentu saja bisa, aku masuk lewat pintu." Jawab Indah sambil menunjuk ke arah pintu.


"Apa yang lakukan di ruanganku? Kenapa juga tadi kau memelukku?!" Tanya Arya yang mencoba meredam emosinya.


"Apa salah kalau aku memeluk Kak Arya? Aku kemari karena merindukan Kak Arya." Jawab Indah dengan santainya. Sedangkan Arya memijat keningnya, kepalanya terasa berdenyut melihat kelakuan adik dari temannya itu. Kenapa Indah jadi berani begini?


"Indah, aku minta kau keluar dari ruanganku. Aku tidak mau ada orang yang salah paham karena kita hanya berdua di dalam ruangan ini." Tegas Arya.


"Biarkan saja orang salah paham, dengan begitu kita akan di minta untuk menikah." Timpal Indah membuat Arya menganga tak percaya mendengarnya. Ada apa dengan gadis ini?


"Indah, dengar! Aku sudah menikah! Jadi jangan pernah ganggu aku lagi."

__ADS_1


*****


JANGAN LUPA LIKENYA YA, UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊


__ADS_2