
"Indah? Rasanya aku tidak punya kenalan yang bernama Indah." Sahut Arya.
"Aku Indah adiknya Kak Indra, Kak. Teman Kak Arya waktu kuliah dulu." Terang Indah. Arya terdiam sejenak mencoba mengingat, kemudian ia mengangguk.
"Oh ya, aku ingat. Kami dulu membuka usaha bersama." Ucap Arya.
"Di mana Indra?" Tanyanya kemudian.
"Kak Indra di rumah, Kak." Jawab Indah, ia menatap intens pada Arya.
"Wajahnya tidak berubah, tetap saja selalu tampan." Batin Indah.
"Ku kira Indra ikut bersamamu. Ya sudah aku pamit dulu, aku harus pergi." Arya kembali melanjutkan langkahnya, ia tidak mau berlama-lama dengan Indah.
"Kak!" Tanpa segan Indah menarik lengan Arya.
"Kak Arya, mau ke mana?" Tanyanya Indah dengan tangan yang masih menempel di lengan Arya.
"Ehm." Merasa risih, Arya segera menepis tangan Indah dari lengannya. Gadis itu mengerti, dan segera melepas tangannya.
"Maaf, Kak." Ucapnya canggung.
"Aku mau makan siang. Permisi." Arya kembali melangkah, namun lagi-lagi Indah memanggilnya.
"Kak Arya, tunggu!" Indah berlari kecil menyusul Arya yang sudah sampai pintu depan.
"Ada apa lagi, Indah?" Tanyanya malas. Gadis ini sangat mengganggu, batinnya.
"Ini, Kak." Indah memberikan kotak kue yang di bawanya pada Arya, pria itu mengernyit heran.
"Untuk apa kau memberiku ini?" Tanyanya tanpa menerima kotak kue itu, sementara tangan Indah masih menggantung di udara.
__ADS_1
"Ini cake red velvet, Kak. Kesukaan Kak Arya, silakan di terima." Jawab Indah sambil memasang raut wajah penuh harap.
"Untuk apa kau memberiku ini?" Arya kembali mengulang pertanyaannya dan ia masih tak bergerak untuk menerima kotak kue itu. Tahu dari mana gadis itu kalau dirinya menyukai cake red velvet?
"Ini... Em... Anggap saja hadiah dariku." Jawab Indah cepat, ia meraih tangan Arya dan memaksa pria itu menerimanya.
"Tapi aku..."
"Aku pergi dulu, Kak." Gadis itu menyela lebih dulu dan langsung berlari menuju mobilnya meninggalkan Arya yang terbengong di tempatnya.
"Ck, dasar gadis aneh!" Gerutu Arya yang kembali masuk ke dalam coffe shopnya.
"Lho, Kakak belum pergi?" Tanya Andika yang kebetulan sedang membersihkan meja pelanggan.
"Ini, kau bagi-bagi saja dengan teman kerjamu." Arya memberikan kotak kue itu pada Andika.
"Kue? Kakak dapat dari mana?" Tanya Andika yang memang tidak mengatahui kedatangan Indah tadi.
_
_
_
Arya sudah sampai di depan toko kue istrinya. Ia langsung menghubungi Rubby.
"Assalamuala'ikum, Mas." Sapa Rubby begitu mengangkat panggilannya.
"Waalaikumsalam, Rubby. Ayo kita makan siang, aku sudah ada di depan tokomu." Jawab Arya.
"Hah?"
__ADS_1
"Aku sudah ada di depan tokomu, Rubby. Cepatlah keluar, aku tunggu." Arya mematikan panggilannya. Rubby menatap ponselnya yang sudah mati, Mas Firaz ada di sini? Rubby segera beranjak keluar, dan benar mobil suaminya sudah terparkir di sana.
"Cepat masuk." Titah Arya yang sudah membuka pintu mobilnya, Rubby menurut.
"Kenapa Mas tidak bilang mau mengajakku makan siang?" Tanya Ruby begitu duduk di mobil Arya.
"Apa harus izin dulu untuk mengajak istri sendiri?" Arya balik bertanya.
"Bukan begitu, Mas. Bagaimana kalau tadi kau tidak ada di toko?" Tanya Rubby lagi.
"Tentu saja aku akan menunggumu." Jawab Arya singkat.
"Kau mau makan apa?" Tanya Arya dengan pandangan yang fokus ke jalanan.
"Apa saja, yang penting bisa di makan." Jawab Rubby sekenanya. Arya membuang nafasnya ke udara, wanita memang tidak pernah memberi jawaban yang pasti jika di tanya mau makan apa. Pasti jawabannya "Terserah" atau "Apa saja." Dan sudah seringkali ia mendapat jawaban seperti itu ketika mengajak Rubby makan di luar membuatnya bingung sendiri.
Akhirnya Arya memberhentikan mobilnya di rumah makan miliknya.
"Kita kemari?" Tanya Rubby begitu sampai.
"Ya, kita makan di sini saja. Lagipula makanan di sini tidak kalah dari restoran bintang lima." Jawab Arya.
"Dan yang terpenting, di sini gratis." Sambung Arya. Netra Rubby melebar mendengarnya.
"Seorang Arya Firaz mencari makanan gratis?" Tanyanya dengan nada tak percaya.
"Kalau ada yang gratis, kenapa harus bayar?" Arya balik bertanya. Rubby terkekkeh mendengar, benar juga kata suaminya.
*****
JANGAN LUPA LIKENYA YA, UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊
__ADS_1