
Paris, Perancis
"Thomas, ku mohon berhentilah. Aku lelah!" Pekik Mega, ia membalut tubuh polosnya dengan selimut sementara pria yang berada di atasnya masih menatap lapar padanya. Seolah seekor singa yang siap menyantap mangsanya.
"Kau tidak boleh menolakku, Audrey!" Sentak Thomas, ia menarik kuat selimut itu hingga tubuh polos Mega kembali terpampang jelas.
"Kau sudah melakukannya berkali-kali, aku sangat lelah! Aku ingin istirahat!" Pinta Mega memelas. Namun rasanya itu semua sia-sia, Thomas kembali menyerangnya tanpa memberi ampun. Walaupun sudah tidak muda lagi, tapi gairah Thomas dalam berciinta sangatlah besar, Mega sampai kewalahan menghadapinya.
Setelah kejadian yang menimpa Rubby, Mega kembali lagi ke Paris. Ia tidak ingin berurusan dengan polisi apalagi kalau sampai Bara tertangkap, itu akan menjadi masalah besar untuknya. Dirinya pasti akan ikut terseret.
Dan setibanya di Paris, dirinya kembali pada kehidupannya yang dulu. Yaitu menjadi model dan juga pemuas nafssu dari lelaki yang bernama Thomas, yang merupakan pemilik agency model yang menaungi dirinya.
Bohong jika tidak ada penyesalan di hati Mega. Wanita itu sangat menyesal, andai waktu bisa di ulang ia akan memilih untuk tidak pergi ke Paris dan tetap berkarir di tanah air saja. Walaupun tidak menjadi model terkenal, setidaknya hidupnya tenang apalagi jika dirinya jadi menikah dengan Arya, lelaki yang dulu begitu mencintainya. Tapi sekarang semua sudah terlambat.
_
_
_
Sementara itu di sebuah rumah sakit.
Seorang gadis muda sedang menatap foto wajah seorang pria yang sudah lama di cintainya.
__ADS_1
"Kak Indra, ayo kita pulang! Aku sudah tidak betah tinggal di sini terus." Rengeknya pada Kakak lelakinya.
"Indah, kau belum benar-benar sehat. Ingat kata dokter, kau harus banyak beristirahat. Tidak boleh melakukan perjalanan jauh dulu." Tukas Indra.
"Aku tahu Kak, tapi aku bosan terus-terusan di sini. Aku juga merindukannya, sudah bertahun-tahun aku tidak bertemu dengannya." Pinta Indah memelas.
"Indah! Sudah berapa kali Kakak katakan padamu, kalau Arya itu kekasih Mega! Kau jangan coba untuk merusak hubungan orang, terlebih dia adalah sahabat Kakakmu sendiri!" Seru Indra, entah sudah berapa kali dirinya mengatakan hal itu, tapi Indah tak pernah menghiraukannya.
"Mereka hanya sepasang kekasih, Kak. Yang sudah menikah saja bisa cerai, apalagi hanya pacaran! Pokoknya Indah ingin pulang secepatnya!" Seru Indah tak mau kalah, Indra memijat pelipisnya. Pusing sekali rasanya jika adiknya sudah merengek dan memaksa seperti itu. Apalagi kondisi Indah yang belum benar-benar pulih dari sakitnya. Dan lagi adiknya itu begitu ingin bertemu dengan sahabatnya, yang nyatanya sudah Indah cintai sejak lama.
_
_
_
Keluarga kecil Andika sedang jalan pagi sambil menikmati udara segar. Baby Dikta begitu tenang dalam stollernya, kebetulan hari ini Andika libur. Seperti biasa, Andika akan menghabiskan waktu bersama istri dan sekarang di tambah dengan bayinya.
"Dika." Panggil Intan.
"Iya, istriku." Sahut Andika sambil berjalan santai mendorong stoller bayi mungilnya.
"Em... Kira-kira kalau sudah besar nanti putra kita jadi apa ya?" Tanya Intan.
__ADS_1
"Kau maunya jadi apa?" Andika balik bertanya.
"Aku kan tanya, kenapa kau malah tanya balik." Intan merengut, Andika tertawa melihatnya. Istrinya itu selalu terlihat menggemaskan di matanya.
"Jadi apa saja boleh, yang penting jadi orang sukses dan berguna bagi keluarga, bangsa dan agama." Jawab Andika.
"Kenapa panjang sekali jawabannya? Apa tidak bisa sebutkan saja profesinya? Contohnya Dokter, Dosen, Pengusaha atau Pilot misalnya?" Intan melayangkan protes dan menghentikan langkahnya.
"Intan, biar nanti anak kita yang memilih sendiri profesi apa yang di inginkannya. Kita hanya perlu mendukungnya saja." Ujar Andika.
"Aku kan hanya berandai-andai, Dika." Sahut Intan.
"Sudahlah, tidak perlu berandai-andai. Kita bisa sakit hati kalau tidak kesampaian. Lebih baik jalani hidup ini apa adanya saja." Timpal Andika.
"Ck, Dika. Apa salahnya? Kau saja yang tidak bisa di ajak bermimpi." Intan berdecak.
"Ini sudah pagi, Intan. Kalau mau bermimpi, nanti malam saja." Celetuk Andika.
"Dika!!!" Pekik Intan, tapi suaminya malah tergelak.
*****
*Indra & Indah itu siapa? Kok tiba-tiba ada gitu aja?
__ADS_1
#Mereka sudah pernah di bahas di bab 24. Indra itu sahabatnya Arya & Bara.
****JANGAN LUPA LIKENYA YA****