Cinta Dalam Sketsa

Cinta Dalam Sketsa
Tidak Normal?


__ADS_3

Arya mengecup singkat kening, pipi dan juga bibir Rubby. Kemudian ia bangkit dari tubuh istrinya.


"Ayo kita tidur." Ucapnya.


BYYUUURR


Rubby merasa seperti tiba-tiba di siram air es. Tubuhnya tadi sudah memanas karena sentuhan Arya, tapi suaminya itu mendadak berhenti dan mengajaknya tidur? Gadis itu membeku dan hanya bisa mengerjap-ngerjapkan matanya.


Kenapa tidak di lanjut?


"Ayo Rubby. Ini sudah malam. Apa kau tidak mengantuk?" Panggil Arya lagi. Rubby menoleh ke arahnya. Dilihatnya Arya yang sudah berbaring sempurna di salah satu sisi tempat tidur.


"Kemarilah." Arya menepuk sisi kosong sebelahnya.


Akhirnya Rubby ikut berbaring di sebelah Arya. Tangan Arya merengkuh tubuhnya, namun Rubby mendorongnya pelan.


"Kenapa? Kau tidak ingin aku peluk?" Tanya Arya heran. Rubby manatap suaminya penuh tanya.


"Mas apa..." Suara Rubby tercekat, ia bingung sendiri bagaimana cara mengatakannya.


"Ada apa, Rubby?"

__ADS_1


"Apa Mas..." Lagi, ucapan Rubby berhenti di tengah jalan. Gadis itu menggigit bibir bawahnya, antara rasa malu, takut, tapi penasaran jadi satu.


"Apa yang ingin kau katakan?" Arya terlihat penasaran. Apa sebenarnya yang ingin di katakan istrinya itu?


"Apa Mas... Tidak ingin... Meminta hak Mas?" Akhirnya keluar juga kata-kata itu dari mulut Rubby walaupun tersendat-sendat. Arya nampak tersenyum mendengarnya.


"Tentu aku akan memintanya, tapi nanti setelah kau benar-benar siap." Jawab Arya.


"Tapi aku..." Rubby tergagap.


"Sudahlah, Rubby. Kau jangan terlalu memikirkannya. Aku tidak ingin memaksamu." Arya kembali menarik Rubby ke dalam pelukannya, namun Rubby kembali mendorongnya.


"Kenapa berkata seperti itu?" Arya balik bertanya.


"Tentu saja kau menarik di mataku. Bagiku kau wanita tercantik setelah Mama." Lanjutnya dengan membelai wajah Rubby.


"Tapi kenapa Mas tidak mau menjadikan aku istri seutuhnya?" Tanya Rubby menatap lekat suaminya.


"Rubby, bukannya aku tidak mau. Tapi pernah bilang padamu, kalau kita akan melakukannya setelah ada cinta di antara kita? Dan sekarang hanya aku yang mencintaimu, bagaimana denganmu? Aku tidak ingin kau terpaksa melakukannya." Jawab Arya.


"Mas..." Lidah Rubby mendadak kelu, ia ingin mengatakan jika dirinya sudah lama mencintai Arya. Tapi itu terasa memalukan untuknya.

__ADS_1


"Sudah Rubby, jangan berfikir yang aneh-aneh." Satu kecupan mendarat di kening Rubby. Arya hendak menarik kembali tubuh Rubby ke dalam pelukannya.


"Aku hanya ingin jadi istrimu seutuhnya." Cicit Rubby membuat Arya terdiam.


Apa istrinya menginginkan sentuhannya? Ya tentu saja. Mana ada seorang istri yang tidak menginginkan sentuhan suaminya. Terlebih ini pernikahan kedua mereka. Apalagi di awal pernikahan yang dulu mereka menjaga jarak dan hanya kesedihan yang Rubby rasakan.


Hah, Arya memang paling tidak paham masalah seperti ini. Mungkin karena selalu menjaga jarak aman Arya jadi tidak peka, padahal Rubby adalah istrinya sendiri bukan pacar yang harus menjaga jarak dengannya.


Perlahan jemari Arya mengangkat wajah Rubby yang menunduk membuat keduanya saling menatap lekat.


"Maaf Rubby, aku tidak peka." Ucapnya sambil merapikan beberapa helai rambut yang menghalangi wajah istrinya. Rubby menggigit bibir bawahnya, tatapannya berubah penuh tanya.


"Tapi Mas masih normal kan?" Tanya Rubby tiba-tiba yang langsung mendapat tatapan datar dari suaminya.


"Jadi kau fikir aku tidak normal?" Arya balik bertanya.


"Ya mungkin saja, Mas tidak... Hmmpt..." Ucapan Rubby langsung terhenti karena Arya membungkam bibir istrinya dengan miliknya.


*****


JANGAN LUPA LIKENYA YA, UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊

__ADS_1


__ADS_2