
Seorang pria berlari menyusuri koridor rumah sakit, gurat cemas dan khawatir tercetak jelas di wajahnya. Ia berhenti tepat di depan sebuah ruangan, di mana sudah ada Dokter Malik yang menunggunya.
"Apa Tuan yang bernama Indra?" Tanya Dokter Malik.
"Iya, saya Indra. Bagaimana keadaan adik saya?" Tanya Indra yang tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.
"Indah baik-baik saja, lukanya tidak ada yang serius. Tapi tetap harus di rawat di rumah sakit, sampai dua hari ke depan." Jelas Dokter Malik, terdengar Indra menghembuskan nafas lega.
"Terima kasih sudah menolong adik saya." Ucapnya.
"Sama-sama. Kebetulan saya juga bekerja di sini dan tadi saya tidak sengaja melihat mobil yang di kendarai Indah menabrak pagar pembatas." Ujar Dokter Malik.
"Apa Tuan seorang dokter?" Tanya Indra.
"Iya, namaku Malik." Jawab Dokter Malik mengenalkan dirinya.
"Oh, kalau begitu terima kasih Dokter Malik."
"Ya, ya. Kalau begitu aku permisi dulu, tolong jaga adikmu." Pesan Dokter Malik sebelum berlalu dari sana.
"Tentu saya akan menjaganya, Dok." Sahut Indra.
__ADS_1
Tadi ketika sedang di tangani oleh dokter lainnya, Dokter Malik mencoba untuk menghubungi keluarga Indah. Ia mengecek ponsel Indah untuk mencari kontak keluarganya. Tapi yang ia temukan hanya kontak nama 'Kak Indra' saja di ponsel Indah. Tidak ada nama lainnya. Sudah bisa di pastikan Indra adalah satu-satunya keluarga Indah.
_
_
_
Sedangkan di rumah Mama Dewi, seorang istri tengah menatap datar suaminya. Ia ingin minta penjelasan.
"Rubby, kau bilang akan bicara. Tapi kenapa kau diam saja?" Tanya Arya yang akhirnya membuka percakapan lebih dulu, mereka sudah saling diam sekitar lima belas menit lamanya.
"Ya tapi apa yang harus aku katakan?" Lelaki itu malah terlihat bingung. Rubby memijat pelipisnya, suaminya ini pura-pura tidak tahu atau memang tak paham?
"Kenapa Mas tidak jujur padaku tentang Indah? Mas juga tidak bilang kalau dua hari ini Indah sudah memberimu cake yang di beli dari tokoku?" Akhirnya Rubby yang bertanya.
"Tentang Indah yang memberiku cake, awalnya aku memang tidak tahu apa alasannya Aku juga tidak mengenalnya, saat dia bilang kalau dirinya adalah adik temanku baru sedikit aku mengingatnya. Kami tidak pernah dekat, dan aku hanya sekedar tahu kalau dia adik temanku." Arya menjelaskan.
"Tapi kemarin aku menceritakan tentang Indah yang menjadi teman baruku, dan seharusnya saat itu Mas Firaz jujur padaku kalau Mas lah lelaki yang di maksud Indah!" Seru Rubby namun tetap dengan nada rendah.
"Ya, aku salah. Aku tidak jujur padamu saat itu. Tapi aku juga baru tahu kalau ternyata Indah menyukaiku." Jawab Arya.
__ADS_1
"Bahkan Indah sudah menyukaimu sejak awal kuliah, Mas. Indah sendiri yang mengatakannya padaku." Timpal Rubby.
"Tapi aku sama sekali tidak tahu soal itu, Rubby." Tukas Arya.
"Lalu bagaimana dengan pelukan Indah di coffe shop? Apa Mas menikmatinya?" Tanya Rubby dengan nada dingin. Arya tersentak mendengarnya, ternyata istrinya sudah tahu tentang hal itu.
"Indah tiba-tiba saja ada di ruanganku, aku tidak tahu kapan dan bagaimana dia bisa masuk. Aku sedang duduk membelakangi meja saat itu, dan tahu-tahu ada tangan yang melingkar di tubuhku." Jawab Arya apa adanya.
"Sebaiknya besok kau lihat sendiri kejadiannya di rekaman cctv yang ada di ruanganku. Karena aku tidak ingin kau salah paham lebih jauh. Percuma juga kalau aku menjelaskannya tapi kau tidak percaya padaku." Lanjut Arya. Rubby terdiam di tempatnya berdiri. Apa yang di katakan Indah, sama seperti apa yang di katakan suaminya. Itu artinya tidak ada yang bohong di antara mereka berdua.
Arya melangkah mendekati istrinya, ia meraih dagu Rubby hingga keduanya saling bertatapan.
"Apa kau cemburu?" Tanyanya. Rubby mencebik kesal, dan langsung menepis tangan suaminya.
"Tentu saja aku cemburu! Mana ada istri yang tidak cemburu saat tahu ada wanita lain yang menyukai suaminya. Indah bahkan sudah menceritakan tentang semua perasaaannya padaku." Sahut Rubby.
"Apa itu artinya kau mencintaiku?" Tanya Arya, Rubby mengerjap-ngerjapkan matanya. Kenapa suaminya jadi membahas hal ini lagi?
*****
JANGAN LUPA LIKENYA YA, UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊
__ADS_1