
"Arby Ibrahim Firaz, pria pertama yang berhasil merebut hatiku. Tapi aku takut, aku tidak akan bisa memilikinya karena statusku..."
Andrea Kamila, atau biasa di panggil Dea adalah seorang gadis cantik yang merupakan teman sekolah dari Firza Mikaila. Diam-diam Dea menaruh perasaan pada Arby Ibrahim yang merupakan kakak kembar dari Firza. Namun satu alasan membuat Dea hanya bisa memendam perasaannya pada Arby.
................
Rubby Cakes
Sebuah toko kue yang tidak pernah sepi pengunjung. Seorang gadis cantik berhijab dengan senyum yang terus melekat di wajahnya melangkah memasuki toko itu. Dia adalah Andrea Kamila atau biasa di panggil Dea, putri sulung dari Jordan Firdaus dan Fauzia Amalia.
"Firza!" Sapa Dea begitu masuk ke toko kue Rubby Cake's yang kini di kelola oleh Firza setelah ia lulus kuliah.
"Hai, Dea!" Sapa Firza balik.
"Kenapa tidak bilang kalau mau datang?" Tanya Firza yang menghampiri sahabatnya.
"Aku tadi kebetulan lewat. Jadi aku mampir." Jawab Dea, gadis cantik berhijab itu mengedarkan pandangan seolah mencari sesuatu.
"Cari apa?" Tanya Firza.
"Tidak." Dea menggeleng.
__ADS_1
"Oh ya, masih ada kue apa saja?" Tanya Dea.
"Sepertinya sama seperti di toko milikmu." Jawab Firza.
Dea memang memiliki toko kue juga yang merupakan milik bundanya yang bernama Zia, dan kini Dea lah yang mengelolanya.
"Ayo duduk dulu." Ajak Firza sambil menarik tangan Dea ke salah satu kursi kosong di sana.
"Mau minum apa?" Tanya Firza.
"Ck, tidak perlu. Aku sudah minum tadi." Tolak Dea.
"Benar tidak usah?" Tanya Firza lagi.
"Kak Arby sedang di coffe shop, kalau Kak Zahfi seminggu yang lalu pergi ke luar kota karena di terima bekerja di sana. Kamu tau kan kalau Kak Zahfi memang tidak betah di rumah, dia selalu saja pergi untuk mencari pengalaman baru." Jawab Firza.
Di antara kedua saudara kembarnya, memang Zahfi lah yang paling berbeda. Jika Arby dan Firza adalah anak rumahan, tapi tidak dengan Zahfi. Dia akan selalu pergi ke tempat baru untuk mencari pengalaman dan juga teman-teman baru. Arya dan Rubby tidak melarangnya, asalkan Zahfi bisa membatasi diri dan menjaga jarak dengan lawan jenis. Mereka juga melarang anak-anak mereka untuk berpacaran, walau kini mereka sudah menginjak usia 24 tahun. Jika mereka menyukai seseorang, lebih baik langsung melamar dan menikah saja.
"Bagaimana dengan toko kue milikmu, Dea?" Tanya Firza kemudian.
"Ya masih sama seperti bisanya." Jawab Dea.
__ADS_1
"Apa Bunda Zia masih suka datang berkunjung?" Tanya Firza yang memang cukup mengenal Zia.
"Sekarang sudah jarang. Bunda di rumah terus karena Ayah Jordan melarangnya untuk bekerja lagi. Jadi Bunda hanya mengurus Farhan saja di rumah."
"Farhan adikmu? Bukannya dia sudah besar?"
"Ya memang, sudah SMA. Tapi justru Ayah Jordan semakin protektif, katanya di usia itu adalah masa-masa kritis seorang remaja. Ayah Jordan takut jika Farhan salah jalan."
Firza mengangguk-anggukan kepalanya, keluarga Dea memang tidak beda jauh di banding keluarganya.
................
Selamat datang di season dua CINTA DALAM SKETSA
Ini hanya blurbnya saja.
Judulnya tetap sama ya, karena nanti masih ada kaitannya.
Mau lanjut atau stop dulu?
Takutnya para readers bosan karena ceritanya kepanjangan...
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE dan KOMEN UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊