
Sedangkan di suatu tempat, dua pria duduk bersebelahan.
"Aku tidak menyangka kalau hubungan persahabatan kalian malah jadi seperti ini." Ucap Indra pada sosok di sampingnya.
"Aku yang bodoh, Indra. Aku terlalu mudah terhasut ucapan Mega." Jawab Bara.
"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan kalian berdua saat itu. Yang jelas Arya pasti sangat sakit hati. Kau sudah menyakiti istrinya dan kau malah membuat kesalahan fatal lainnya." Ucap Indra, pria itu menggeleng pelan.
"Dan setelah apa yang ku lakukan, nyatanya Arya masih saja memaafkanku, bahkan membebaskanku dari penjara." Sahut Bara dengan nada getir
"Aku bahkan masih bisa melihatnya tersenyum saat itu, ku fikir kedatangannya untuk marah dan memakiku tapi ternyata dia malah membebaskanku. Arya juga meminta maaf dan berterima kasih padaku. Kau tahu, Indra? Rasanya aku ingin mati saat itu juga." Lanjutnya sambil tersenyum miris.
"Pantas saja adikku begitu tergila-gila padanya." Timpal Indra.
"Maksudmu Indah?"
"Iya, Indah. Kau pasti tidak tahu kalau Indah sudah lama menyukai Arya."
"Hah, aku baru tahu. Lalu bagaimana dengan adikmu?" Tanya Bara, dan Indra menceritakan apa yang sudah terjadi pada Indah. Bara mendengarkan dengan serius sambil sesekali tersenyum.
"Syukurlah kalau adikmu bisa menerima semua ini dan belajar untuk melupakan cintanya." Ucap Bara setelah Indra menyelesaikan ceritanya.
"Ya, untungnya Indah sudah ebih dulu bertema dengan Rubby. Dan Rubby bisa memberikan dampak yang positif untuk adikku." Ujar Indra.
__ADS_1
"Oh ya, lalu bagaimana dengan Mega? Di mana dia sekarang?" Tanya Indra kemudian. Bara mengendikkan bahunya dan membuang nafas kasar ke udara.
"Aku tidak tahu, dia menghilang begitu saja." Jawabnya.
"Apa mungkin dia kembali ke Paris?" Tanya Indra.
"Sepertinya begitu."
"Apa polisi tidak mencarinya?" Tanya Indra lagi.
"Arya sudah menutup kasus ini." Jawab Bara.
"Dan sekarang, bagaimana hubunganmu dengan Arya? Kalian masih berteman kan?" Tanya Indra, Bara menggeleng pelan.
"Aku tidak tahu. Aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. Kalaupun Arya sudah tidak mau berteman denganku, aku akan menerimanya." Jawabnya.
"Ya, aku minta Dokter Malik untuk merahasiakannya. Hanya ini yang bisa aku lakukan untuk menebus kesalahanku padanya. Dan ku harap kau juga tidak mengatakan hal ini pada Arya."
"Ya, aku tidak akan mengatakannya. Tapi seandainya Arya tahu, aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya. Dia pasti sedih." Sahut Indra.
Indra menepuk bahu Bara memberi semangat.
"Ku harap semoga saja hubungan kita masih bisa bersahabat seperti dulu lagi."
__ADS_1
Setelah dari toko kue Rubby, Indra pergi ke rumah Bara, ia ingin tahu bagaimana keadaan temanya itu setelah mendengar cerita dari Dokter Malik tadi.
_
_
_
Sedangkan di sisi lain. Seorang pria tengah menatap langit malam yang penuh dengan bintang-bintang. Sama seperti hatinya yang kini tengah berbunga-bunga, entah karena apa.
"Indah Lestari? Seorang gadis yang patah hati karena pria yang sudah lama di cintainya ternyata sudah menikah. Apa aku coba saja untuk mendekatinya ya? Kami sama-sama patah hati, sepertiya tidak ada salahnya. Lagipula aku sudah dewasa, sampai kapan aku harus sendiri seperti ini?" Gumam Dokter Malik.
"Tapi kalau Indah menolakku bagaimana?" Ia jadi ragu sendiri.
"Akh, lagipula aku sudah pernah di tolak. Itu bukan hal yang aneh untukku. Dan jika memang Indah menolakku, itu artinya aku sudah kalah dua kali dari Arya." Dokter Malik menyugar rambut hitamnya.
"Aku heran, apa lebihnya Arya dariku? Soal tampang, aku tidak kalah tampan. Profesi? Arya pemilik coffe shop dan rumah makan, sedangkan aku seorang dokter. Ku rasa kita seimbang."
"Apa aku harus tanya pada Arya secara langsung apa yang membuatnya di sukai para gadis itu?" Dokter Malik berfikir sejenak.
"Ya, sepertinya aku memang harus meminta tips padanya bagaimana caranya agar di cintai wanita."
Dokter Malik memang bisa di bilang sukses dalam karirnya, tapi tidak dengan kehidupan asmaranya. Entah kenapa ia merasa sulit untuk mendapatkan jodoh padahal dirinya sudah mapan dan siap untuk menikah.
__ADS_1
*****
JANGAN LUPA LIKENYA YA, UNTUK SUPPORT AUTHORNYA 😊