Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
112


__ADS_3

Beberapa hari sebelum Adel dan Davian bekerja di kantor.


…..


‘’Hosh….hosh Ren..ternyata e’lo di  sini…’’Kata Fadli ngos ngsan.


‘’Ada apa?’’Kata Reno ketus.


‘’Kenapa lo?’’Tanya Candra yang penasaran kenapa Fadli datang


dengan ngos ngosan begitu.


‘’Bentar.’’fadli merebut air minum Reno sebelum menjawab


pertanyaan Candra.


‘’Woy.’’Teriak Reno yang tak terima air yang ingin dia minum


di rebut Fadli duluan.


‘’Glek…glek …glek.’’Fadli terus meminumnya sampai tandas tak


menghiraykan umpatan Reno.


‘’Hah,Lega.’’Kata Fadli setelah menghabiskan minumannya.


‘’E’lo abisin minuman gue.’’Kata Reno menatap lesu batol


minumnya,dia juga sangat haus.


‘’Hehe sorry,tapi gue bawa beri bagus buat e’lo.’’Kata Fadli


menyesal tapi langsung sumringah.


‘’Apaan.Tanya Denis kepo.


‘’Rendy enggak akan mengikuti kompetisi lagi dia bakal


mundur.’’Kata Fadli


‘’Emangnya si Rendy ikut kompetisi apa?’’Tanya Denis polos


tak mengerti maksud Fadli


‘’Apa tim basket mengikuti kejuaraan lagi?’’Tanyanya


lagi.Reno mengangkat bahunya tak  tahu.


‘’Bukan itu bego.’’Fadli memukul kepala Denis.


‘’Bukan kompetisi seperti itu.’’Lanjutnya.


‘’Iya jangan mukul gue juga kali,sakit bego.’’Kata Denis tak


terima,dia akan membalas Fadli tapi Fadli menghindar.


‘’Terus kompetisi apaan maksud e’lo.’’Tanya Candra yang mulai


jengah dengan kelakuan kedua temannya yang saling pukul.


‘’Adel.’’Kata Fadli singkat.


Reno dan Candra paham maksud Fadli sementra Denis dia masih


berpikir.


‘Adel,kompetisi,apa maksudnya coba ,hubungannya apa antara


Adel dan kompetisi.’Pikir Denis.


‘’Serius.’’Kata Reno senang dan tak percaya.


‘’Iya,lebih tepat Diki mempengaruhi Rendy supaya menyerah


sih.’’Kata Fadli.


‘’Diki? Ngapain dia ngelakuin itu.’’Kata Candra heran.


‘’Ahhh,gue tahu .’’Denis berteriak membuat mereka bertiga


terkejut.


‘’E’lo tahu kenapa  Diki mempengaruhi Rendy.’’Tanya Reno


‘’Enggak.’’Denis menggelengkan kepalanya polos.


‘’Terus maksud e’lo itu apa?’’Kata Reno jengkel.


‘’Gue tahu maksud dari Fadli tadi,soal kompetisi


memperebutkan hati  Adel kan.’’Kata Denis


bangga.

__ADS_1


‘’Gue bener kan!’’Lanjutnya.


Plak


Plak


Plak


‘’Ngapin kalian mukul geu sih.’’Keluh Denis seraya mngusap


kepalanya yang di pukul ketiga temannya.


‘’Ini namanya kekerasan dalam pertemanan,gue laporin kalian


ke kak Soto lo.’’Kata Denis sambil menunjuki mereka satu persatu.


Reno,Fadli dan Candra yang kesal sudah mengagetkan mereka,


‘’Kak soto pala e’lo ,kenapa enggak sekalian sama om bakso


dan kakek siomay.’’Kata Fadli kesel.


‘’Jangan ngomongin makan nanti perut gue bisa laper.’’Kata


Candra.


‘’Bisa diam kalian ini seriusan.’’Kata Reno.


‘’E’lo mau di seriusin,maaf gue masih doyan perempuan.’’Kata


Denis bercanda, Reno menatap tajam Denis membuatnya merinding.


‘’oke ,oke gue enggak becanda lagi.’’Kata Denis.


‘’Apa mungkin Diki juga diam diam menyukai Adel.’’Kata


Candra.


‘’Gue beberapa kali tidak sengaja melihatnya bersama Adel


,Lili dan Tia.’’Lanjutnya.


‘’Apa benar? Kurasa itu tidak mungkin Adel bukan tipe


Diki.’’Kata Denis.


‘’Denis benar gue tahu orang seperti apa Diki.’’Kata Reno


menyetujui ucapan Denis.


Lili.’’Kata Fadli santai seraya mendudukan diri di bangku.


‘Dan dia juga bilang kalau dia itu di pihat Davian.’Lanjutnya


di dalam hati.


‘’APA? KOK BISA!’’Teriak mereka bertiga membuat Fadli


terkejut dan membuat bokongnya berciuman dengan tanah.


‘’Aw…’’Fadli meringis dan mengusap bokongnya.


‘’Kalian gila.’’Kata Fadli menatap teman temannya kesal.


‘’Sorry ,sorry kita kan kaget dan scok.’’Bela Candra.


‘’Gue enggak percaya Diki bisa ke pincut sama Lili.’’Kata


Reno tak percaya.


‘’Tapi menurut gue sih wajar,sekarang kan Lili sudah berubah


jadi cantik.’’Kata Denis.


‘’Waktu pertama kita liat perubahannya aja kita enggak


mengenalinya dan berebut untuk kenalan.’’Kata Denis sambil mengingat kejadian


itu.


‘’Sudah jangan bahas Soal Diki.’’Kata Reno.


‘’Kalian bantuin gue untuk nembak Adel.’’Kata Reno.


‘’E’lo serius! Saat  SMA aja e’lo di tolak.’’Kata Denis meledek


Reno.


‘’Bukanya ngasih semangat temannya mau mengutarakan


perasaannya e’lo malah membuat danw.’’Kata Reno kesal.


‘’Lah kalau e’lo sampai pacaran sama Adel kan gue yang rugi.’’Kata

__ADS_1


Denis.


‘’Rugi kenapa e’lo? Jangan jangan e’lo juga diam diam


menyukai Adel?’’Tuduh Candra.


‘’Sembarangan! bukan itu,kalau Reno pacaran nanti tinggal gue


sendirian dong yang jomblo diantara kita.’’Denis buru buru membantak karna


merinding di tatap tajam Reno atas tuduhan Candra.


‘’Santai bro,gue takut nanti mata e’lo copot.’’Kata Denis


karna Reno masih menatapnya.


‘’Kan masih ada Fadli.’’Kata Reno yang sudah tak menatap


tajam Denis.


‘’Benar juga,gue lupa kalau ada baestfrends geu ini.’’Denis


merangkul bahu Fadli.


‘’Sorry menyecewakan.’’Fadli melepaskan rangkuran Denis.


‘’Tapi gue udah punya gebetan dan lagi ong-going untuk menembaknya.’’Kata


Fadli tersenyum mengejek.


‘’Sialan,kalian tega sama Denis.’’Kata Denis yang pundung di


pojokan seperti anak kecil.


‘’Jijik gue litany Den.’’Kata Candra jijik.


‘’Tahu e’lo kaya bocah.’’Kata Reno.


‘’Mending bocah masih lucu lah ini amit –amit jadinya.’’Kata


Fadli yang menohot hati Denis.


‘Ya tuhan apa salah Denis kenapa punya teman begini amat.’Kata


Denis dalam hati memelas.


‘’Sudahlah jangan urusin Denis,apa e’lo udah punya rencana


buat nembak Adel.’’Kata Candra yang tak memperdulikan Denis yang sedang


merajuk.


‘’Mau siang atau malam,di restoran atau di taman.’’Kata Fadli


yang seperti wo.


‘’Atau di kampus.’’Kata Candra.


‘’Menurut kalian bagaiana?’’Tanya Reno balik.


‘’Gue saranin lebih baik di taman selai segar tak perlu


banyar sewa.’’Kata Denis merjalan kembali menghampiri nereka.


‘’Oh udah selesai pundungnya.’’Kata Fadli mengejek.


‘’Udah! lagian enggak dapat uang receh, jadi gue udahan.’’Kata


Denis sebal.


Mereka melanjutkan diskusi sampai bel masuk berbunyi,mereka


pun kekelas masing masing.


Sepanjang pelajaran Reno terus memikirkan rencana menambak


Adel,dia tak mendengarkan sedikit pun penjelasan yang dosen sampaikan.


Setelah bel pulang Reno langsung menyeret teman temannya


untuk mulai rencananya.


Fadli,Candra dan Denis menghela nafas atas ketidak sabaran


temannya yang ingin cepat cepat menembak perempuan yang selama 4 tahun bertahta


di hatinya.


MAAF LAMA DAN SEDIKIT SOALNYA SAYA SEDANG SIBUK DAN CAPE UDAH


GITU LAGI BLANK.


KELUARGA SAYA MAU HAJATAN JADI HARUS SEGERA BERES PEKERJANNYA

__ADS_1


JADI SAYA CAPE BANGAT.


HEHEHE MAAF SAYA JADI CURHAT DEH.


__ADS_2