Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
BERANTEM


__ADS_3

                                                               


‘’Ayo kita bersulang untuk keberhasilan Adel yang masuk 50


terbesar nilai ujian.’’Marselo mengangkat gelas dan di ikuti yang lainnya kecuali Davian dan Daniel.


‘’BERSULANG."Kata Marisa, Adel dan Tomi


‘’Selamat ya Adel kamu akhirnya berhasil,usahamu selama ini


tidak sia sia.’’Kata Marisa


‘’Terima kasih tante.’’Kata Adel sambil tersenyum


‘’Selamat ya nak ayah bangga sama kamu ,karna kamu tak menyerah pertahankan itu.Dan terima kasih Davian karna kamu sudah mau mengajari Adel,om benar benar mengucapkan terimakasih.’’Kata Tomi membungkukan badannya.


‘’Sama sama ,om tidak perlu melakukan hal itu.’’Kata Davian


merasa tidak enak biar bagaimana pun dia sangat menghormati orang yang lebih tua darinya.


‘’Terima kasih ayah Adel janji apa pun itu Adel akan berusaha lebih keras untuk mendapatkannya, Adel engak akan mudah menyerah.’’Kata


Adel dan memeluk ayahnya yang duduk di sebelahnya dan seyuman kecil yang tak lepas dari wajahnya.


‘Termasuk untuk mendapatkan cinta Davian geu harus lebih semangat, jangan menyerah hanya karna gagal sekali.’Pikir Adel


‘’Sebaiknya kita segera makan makanannya’’.Kata Marselo


‘’Kau benar sayang .’’Kata Marisa dia


mengambil makanan untuk suaminya


‘’Baru dapat nilai 50 terbawah saja sudah bangga.’’Kata Daniel,Marisa menyenggol tangan anak bungsunya itu.


‘’Daniel itu tidak sopan.’’Katanya


‘’Em gue bangga banget bisa mendapatkannya meski terbawah,setidaknya usaha gue tidak sia sia dan gue juga enggak mengecewakan Davian yang mengajariku.’’Kata Adel dia tidak tersinggung dengan ucapan Daniel


dan tak menghilangkan senyumannya.


Marisa tersenyum mendengar Adel mengucapkan itu,dia bangga


padanya dan bertekad untuk membantu Adel dekat dengan Davian dia tidak akan membiarkan ada yang mendapatkannya.


‘Adel hanya milik Davian, tidak akan ku biarkan orang lain merebutnya.


’Pikir posesif Marisa dan saat dia melihat ke arah Davian ada senyum kecil di bibir Davian.


Di balkon Davian sedang memandangi langit malam yang


bertabur bintang bintang sambil meminum secangkir kopi,saat Adel akan pergi ke kamarnya dia melihat Davian sandirian.


‘’Balum tidur.’’Kata Adel dia berjalan ke samping Davian


‘’Hm."Kata Davian menoleh ke Adel


‘’Wah langitnya indah banyak bintangnya."Kata Adel dengan


gembira


‘’Yang mana yah bintang biduk."Dia menunjuk langit untuk mencarinya.


‘’Apa lo sebodah itu sampai ngak tahu bintang biduk itu."Kata Davian


‘’Kyaa berhenti ngatain gue bodoh.’’Mata Adel melotot ke


Davian serta ke dua pipi cabinya mengembung dan bibirnya di manyunkan.


Tampa sadar Davian mencubit pipi cabinya Adel ,Adel tertegun


dengan yang di lakukan Davian.Saat tersadar Davian sudah berjalan menuju kamarnya. Dia menundukan wajahnya yang sudah seperti tomat masak.


Skip

__ADS_1


‘’Del,  lo tau gak acara for clas kali ini akan ada sesuatu yang beda loh!’’Kata Tia yang sedang mengatur rambut Adel.


‘’Benar kah .’’kata Adel


‘’Iyah denger denger sih akan ada tambahan.’’Kata Lili dia menutup komik yang di bacanya dan ikut mengobrol bareng Tia dan Adel.


‘’Wah pasti seru tuh.’’Kata Adel dengan semangat


‘’Yah mari kita kalahkan semua kelas unggulan.’’Teriak Tia


‘’Ayo’’Seru Adel dan Lili


‘’hahahahahah……"Mereka bertiga tertawa


‘’Adel sayang aku bawakan kamu kue yang special.’’Kata Reno yang tiba tiba datang.


‘’Sayang palu peyang.’’Kata Adel


‘’Ih Adel sayang ko gitu.’’Kata Reno manja


‘’Jijik gue liat lo kaya gitu.’’Kata Tia


‘’Betul tuh pengen muntah tau.’’Sambung Lili


‘’Lo berdua itu bisa diam engak gue lagi bicara sama yayang Adel.’’Kata


Reno


‘’Tadi aja sama Adel panggilnya aku kamu tapi ke kita pake lo gue.’’Sindir


Tia


‘’Terserah gue.’’Kata Reno


‘’SEMUANYA KEMBALI KE TEMPAT DUDUK MASING MASING.’’Kata bu


Susi yang masuk ke dalam kelas.


‘’Sintia kamu pikir ini salon apa,bawa bawa alat potong rambut, ini juga riasan kamu mau buka salon di dalam kelas.’’Kata Bu Susi


Sintia dan Adel was was takut kena omelan Bu Susi.


‘’Apa kamu bisa memotong rambut bagian depan ibu.’’Kata bu Susi dan langsung duduk di bangku milik Adel


‘’Ibu mau potong rambut ibu.’’Kata Tia lega.


‘’Iya  kamu bisa kan.’’Kata


Bu Susi


‘’Bisa bisa ibu mau di potong bagaimana,di potong pendek


atau di miring ke kiri atau ke kanan.’’Kata Tia yang meyisir rambut bu Susi


‘’Menurut mu bagusnya bagaimana……………’’


‘’BUK SUSI APA YANG SEDANG ANDA LAKUKAN SEHARUSNYA ANDA ITU


MENGAJAR DI DALAM KELAS BUKANNYA MALAH BERDANDAN. DAN SEHARUSNYA ANDA MENEGUR


MURID ANDA BUKAN MALAH IKUT IKUTAN.’’Pak Wawan berteriak pada Bu Susi yang ke pergok memotong rambut di saat  jam pelajaran berlangsung.


‘’Maaf wakil kepala sekolah.’’Kata Bu Susi agak takut


‘’Sekarang mulai pelajarannya cepat kalian juga dan ini bapak sita.’’Kata Pak Wawan sambil membawa barang barang milik Tia.


‘’BAIK PAK ‘’jawab mereka serentak


‘’Pak jangan di sita dong saya janji tidak akan membawanya lagi.’’Kata Tia memohon pada pak Wawan


‘’Tidak ada lain kali.’’Pak Wawan pergi dari kelas dan membawa barang barang milik Tia


‘’Adel sayang kita ke kantin yuh.’’Kata Reno menghampiri meja Adel

__ADS_1


‘’Ke kantin aja sendiri yu Tia ,Li.’’Kata Adel mengajak ke dua sahabatnya itu


‘’Duh kasian ,hahah.’’Kata Tia menyusaul Adel ke luar


‘’Dadah Reno,yang sabar yah.’’Lili pun ikut menyusul Adel


Adel dan teman temannya pergi ke kantin untuk makan siang


semua orang memperhatikan kan Adel terutama para cewek yang masih kesal tenteng kejadian Davian yang menggendong Adel.


‘’Bukanya itu si Adel yang masuk ke 50 besar .’’Katanya


‘’Benar dia juga juga bisa di gendong sama price Davian.’’Kata yang lain


kesal


‘’Iyah bikin iri saja ,gue kan juga mau.’’kata siswi lainnya


‘’Mimpi..’’katanya


‘’Del Del kayanya mereka lagi ngomongin lo deh.’’Kata Lili


‘’Ya iyalah mereka pasti iri melihat Adel di gendong sama pangeran mereka.’’Kata Tia menggoda.


Mereka makan dan mengobrol tentang for clas yang akan di laksanakan mulai besok,Selena dan teman temannya datang menghampiri Adel yang sedang


makan.


‘’Hei jangan senang dulu yah!hanya karna lo di gendong sama Davian ,itu semua hanya karna taruhan.’’Kata Selena yang sudah jengkel dari


kemarin


‘’Bener tuh itu Cuma karna taruhan.’’Kata Hani


‘’Davian mana mungkin mau sama cewek bodoh kaya lo itu Cuma


kebetulan.’’Kata Lisa


‘’Dan lo jangan coba coba deketin Davian lagi.’’Kata Selena menunjuk ke wajah Adel.


BRAK


Adel menggeprak meja kesal di bilang cewek bodoh.


‘’Apa masalah lo kalau gue mau deketin Davian emang lo siapanya Davian.’’Kata Adel kesal.


‘’Gue itu pacarnya Davian .’’Kata Selena dengan percaya diri.


‘’Mimpi ko di siang bolong sih.’’Kata Tia


‘’Diam kau gendut.’’Kata Lisa membela Selena


BRAKK


’’Apa lo bilang ,gue gendut lo tuh kerempeng.’’Kata Tia paling kesal kalau di katain gendut


‘’Mau lo apa hah.’’Katanya Hani


‘’Lo yang maunya apa datang datang nyari rebut.’’Kata Lili membela teman temannya.


‘’Kalian berani ya.’’Kata Selena marah


‘’Siapa yang takut sama kalian .’’Kata Adel menantang.


Selena kesal dan mulai menjambak rambut Adel ,Adel pun tak


mau kalah dan menjambak rambut Selena ,teman teman yang lain pun ikut ikutan saling jambak.


‘’HENTIKAN’’Davian teriak menghentikan mereka ,saat


mendengar teriakan Davian mereka pun berhenti .


‘’Kalian kekanak kanakan.’’ Ucapnya dan meninggalkan mereka

__ADS_1


dia tidak mau terlibat dengan hal yang merepotkan.Mendengar Davian mengucapkan itu Selena mesara malu  dan meninggalkan  Adel begitu pun dengan teman teman.


__ADS_2