Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
144


__ADS_3

Setelah Davian mengucapkan ijab qobul ,Adel di giring oleh


Lili dan Tia menuju aula setelah sampai Tomi mengulurkan tangannya pada


putrinya dan di sambut oleh Adel.


Pasangan ayah dan anak itu berjalan menuju Davian yang duduk


di depan penghulu, dengan taburan kelopak bunga mawar yang Lili dan Tia lempar


mengiringi Adel dan Tomi lalu menyerahkan tangan Adel pada Davian yang di


sambut oleh Davian.


‘’Saya serahkan putri saya pada mu,tolong jaga dan bahagiakan


dia.’’Kata Tomi ketika menyerahkan tangan Adel pada Davian.


‘’Kalau kamu sudah tidak sanggup lagi untuk menjaganya tolong  kembali kan dia pada saya segera jangan


kamu sakiti dia.’’Lanjutnya.


Mata Adel berkaca kaca mendengar apa yang ayahnya katakan.


‘’Saya berjanji akan selalu membahagiakannya,menjaga dan


membimbingnya.’’Kata Davian bersungguh sungguh lalu  membantu mendudukan Adel di kursi sebelahnya.


Sebenarnya Adel sangat ingin prosesi pernikahannya sama


seperti di drama drama Korea namun karna perbedaan agama jadi tidak mungkin


bisa.


Lalu Lili memberikan ide saat ketika Davian selesai mengucap


kan ijab qobul,  Adel akan di tuntun menuju


aula untuk tukeran cincin dan tanda tangan, lalu Tomi ayahnya akan menyambutnya


di depan pintu aula dan menggandeng tangan Adel berjalan menuju Davian lalu


Lili dan Tia akan menaburi langkahnya dengan kelopak bunga seperti di drama


drama Korea dan mereka semua menetujui ide Lili bahkan Marisa sangat antusias.


Setelah Adel duduk dan menandatangani buku nikah,Daniel


berjalan menghampiri Davian dan Adel sambil membawa nampan yang di hiasi bunga


yang berisi kan cincin pernikahan kakaknya .


‘’Jangan sampai menjatuh kan cincinya.’’Bisik Daniel di


telinga Adel saat menyerahkannya.


Adel bertambah gugup mendengar ucapan Daniel, sebenarnya dari


saat Adel berjalan bersama ayahnya dia sudah gugup tangannya bahkan sampai


gemeter dan sekarang Daniel malah berbicara seperti itu membuatnya semakin


cemas.


‘Daniel sialan,dia malah membuat ku tambah gugup saja.’Batin


Adel menjerit sebal.


Davian mengambil satu cincin yang berukuran lebih kecil lalu


memasangkannya di jari manis Adel. Kemudian Adel mengambil cincin yang satunya


tapi karna terlalu gugup tangannya gemeter dan menjatuhkan cincinnya.


Kretang


Cincin yang akan di pakaikan pada Davian menggelinding,


mereka kelinpungan mencar nya untungnya cincinnya berhenti di depan Tia.


 para tamu dan teman


teman Adel menutup mulut menahan tawa melihatnya ,inginnya tertawa keras tapi


merasa kasihan dengan mempelai perempuannya yang sudah  memerah di kedua pipinya.


Adel meringis malu apa lagi dengan tatapan Davian yang membuatnya


bertambah ciut, rasa ingin mencari tempat untuk bersembunyi saja.


Davian menghela nafas dengan kecerobohan Adel, Daniel,Satria


dan Tia menepuk dahi mereka.


‘’Sudah di bilang jangan di jatuhkan malah beneran di


jatuhkan. ’’Kata Daniel pelan, Marisa menepuk lengan Daniel pelan menegurnya.


Tia mengembalikan cincinnya pada Adel.


‘’Terima kasih.’’Kata Adel pelan sambil tersenyum canggung.


‘’Tak bisakah sehari ini saja tidak bertindak ceroboh.’’ Kata


Davian pelan.


‘’Diamlah,kamu tidak tahu betapa gugup dan malunya aku


sekarang,bukannya nenangin malah mengejek.’’ Kata Adel kesal namun pelan.


‘’Suami enggak ada ahlak.’’Gumam Adel yang hanya bisa di


dengar olehnya.


Secinta dan sesayang sayangnya  Adel pada Davian dia akan mengumpatinya juga kalau


kepalang kesal seperti sekarang.


‘’Sekarang mempelai perempuannya mencium tangan mempelai pria


dan mempelai pria mencium kening mempelai perempuan.’’Kata pak penghulu.


‘’Ingat yah di kening jangan di bibir ,kalau itu nanti saja

__ADS_1


di kamar.’’Tegur pak penghulu dengan bercanda serta menggoda pasangan penganti


yang ada di depannya.


Kedua pipi Adel bersemu merah mendengar perkataan pak


penghulu,Satria dan yang lainnya tertawa dan menggoda Davian dan Adel.


Adel mengambil tangan kanan Davian dan menciumnya begitu pun


Davian mencium kening Adel cukup lama sebelum melepaskannya.


‘’Sekarang kalian sudah sah menjadi sepasang suami istri.’’Kata


pak penghulu.


Semua tamu bertepuk tangan dan memberikan ucapan selamat.


……


Setelah insiden cincin pernikahan yang jatuh tadi siang yang


membuat Adel ingin bersembunyi ke dalam lubang saking malu itu. Kini Adel dan


Davian sedang berdiri di pelaminan.


Adel mengenakan gaun berwarna biru langit yang dulu di


berikan Davian sementara Davian mengenakan taxedo yang senada dengan gaun milik


Adel.


Mereka menyalami para tamu undangan yang hadir di pesta


resepsi pernikahan mereka untuk memberi ucapan selamat.


‘’Terima kasih  .’’Kata


Adel dan Davian sambil tersenyum pada kolega perusahaan Marselo.


‘’Hah lelahnya,dari tadi tersenyum melulu.’’Keluh Adel


setelah para kolega Davian pergi.


‘’Apa masih banyak?’’Tanya Adel lesu,dia sudah lelah dari


tadi berdiri terus menerima ucapan dari tamu Marselo belum lagi kenalan Marisa


dan beberapa rekan kerja ayahnya.


‘’Sebenarnya berapa banyak undangan yang papa dan mama undang


sih?’’Tanya Adel lagi.


‘’Entahlah! Sabar saja kamu tahu sendirikan tahu kelakuan


mama bagaimana. ’’Kata Davian.


Sejujurnya dia juga sudah lelah,bibirnya sakit dari tadi


tersenyum terus.


‘’Adelll.’’ Teriak Lili dan Tia naik ke pelaminan lalu


‘’Sekali lagi selamat yah.’’Kata Lili.


‘’Wah…e’lo cantik bangat Del.’’Kata Tia memuji penampilan


Adel.


‘’Terima kasih yah .’’Balas Adel.


‘’Kenapa tuh muka? Senyum kali , kesannya e’lo kaya di paksa


nikah aja.’’Kata Diki yang berada di belakang Lili ketika melihat wajah datar


Davian.


‘’Tahu e’lo,orang kalau nikah itu wajahnya senang, bahagia


gitu, ini malah datar.’’Kata Fadli berdiri di samping Diki.


namun Davian tidak menanggapi ucapan Fadli dan Diki,dia


sangat lelah dan sedang tak ingin adu bacot dengan mereka terutama dengan Diki dia


sangat malas, mangkanya dia mendatarkan wajahnya ketika melihat mereka akan


naik kepelaminan.


‘’Del jangan lupa di pakai hadiah yang dari kita saat malam


pertama nanti.’’Bisik Tia menggoda Adel.


‘’Yakk.’’Teriak Adel sebal dan malu.


‘’Hahaha.’’Lili dan Tia mentertawakan raut wajah Adel yang


merona malu.


‘’Apa si Reno belum datang?dari tadi gue enggak


melihatnya.’’Tanya Fadli.


‘’Bukannya di udah duluan ke sini,tadi gue ke rumahnya


sebelum menjemput Lili kata ibunya Reno udah pergi.’’Kata Diki heran.


‘’Tadi dia udah kesini bareng Cika .’’Kata Adel menjawab


pertanyaan Fadli.


‘’Cika? Siapa?’’Tanya Tia bingung dan penasaran.


‘’Cewek yang sedang mencoba  pdkt dengan Reno.’’Jawab Adel.


‘’Darimana e’lo tahu itu.’’Tanya Tia lagi.


‘’Karna aku yang  menjodohkan mereka.’’Jawab Adel


‘’Aku tidak mau kalau Reno terus menerus menunggu ku dan


nantinya malah membuatnya menyesal di kemudian hari saat orang yang mau dekat

__ADS_1


dengannya menyerah dan memilih orang lain.’’Lanjutnya.


Tanpa mereka semua sadari Andreas berjalan menaiki panggung


pelaminan.


‘’Delia,Davian selamat atas pernikahan kalian.’’Kata Andreas


mengagetkan Adel dan teman temannya.


‘’Semoga kamu selalu di beri kebahagia’an.’’Lanjutnya seraya


mengulurkan tangan pada Adel.


‘’Terima kasih kak Andreas.’’Adel membalas uluran tangan


Andreas sambil tersenyum.


‘’Aku senang kak Andreas mau datang kemari. ’’Lanjutnya.


‘’Aku juga akan berdo’a untuk kebahagian kak Andreas,semoga


cepat menemukan pengganti ku yang lebih baik dari ku.’’Kata Adel tulus.


Andreas hanya tersenyum membalas ucapan Adel lalu melepaskan


tangannya dan menghadap Davian.


‘’Kau terlihat bahagia ,ku perhatikan dari tadi siang kau


tersenyum sangat lebar  terus.’’Kata


Andreas.


‘’Tentu dan Sepertinya senior sangat antusias untuk datang


sampai sampai penampilan senior terlihat sangat menawan malam ini.’’Kata Davian


sambil tersenyum.


Namun bagi mereka yang peka ucapan Davian terdengar seperti sindiran


walau di ucapkan dengan ramah.


‘’Tentu aku harus semenawan mungkin agar tidak kalah dengan


tokoh utama,kamu harus hati hati agar Delia tidak berpaling pada ku dan berubah


pikiran untuk bersama mu.’’Balas Andreas ramah.


‘’Mungkin saja aku membawa Delia kabur.’’Lanjutnya.


‘’Haha,silahkan jika senior mampu.’’Balas Davian walau


terdengar ramah namun mata Davian menatap Andreas tajam.


‘’Stt,apa kita perlu menghentikan mereka. ’’Tanya Fadli


berbisik pada Diki ketika suasana mulai dingin.


‘’Untuk apa,biarkan saja! Lagian kapan lagi bisa melihat


drama yang seru begini. ’’Kata Diki yang serius melihat pembicaraan antara


Davian dan Andreas dengan senyum jahil.


‘’Baiklah jangan menatap saya seperti itu,tenang saja saya


tidak akan melakukan hal itu….Tapi…’’Kata Andreas yang menjeda ucapannya dengan


raut wajah yang serius.


‘’Jangan lupa dengan apa yang pernah saya ucapkan waktu itu


saya serius akan melakukannya jika kau membuat Delia menangis.’’Lanjutnya.


‘’Tentu aku selalu ingat kata kata senior.’’Kata Davian


serius.


‘’baguslah,selamat atas pernikahan kalian.’’Andreas menjabat


tangan Davian lalu pamit pada Adel dan meninggalkan mereka.


Tia,Lili,Fadli dan Diki juga langsung pamit setelah Andreas


pergi.


Adel memandang Davian dengan binar bahagia ,dia sangat sangat


bahagia akhirnya bisa menikah dengan Davian cinta pertama nya,laki laki yang


berhasil mencuri hatinya pada pandangan pertama  dan cintanya semakin besar selama Adel mencintai Davian 4 tahun ini.


‘’I LOVE YOU.’’Bisik Adel di telinga Davian sambil tersenyum


manis.


‘’Aku sangat bahagia karna cinta pertama ku menjadi suami


ku.’’Kata Adel.


Davian menatap Adel penuh kasih lalu tersenyum,menarik


tengkuk leher Adel dan menciumnya lembut dan penuh cinta, Adel menutup matanya


menikmati ciuman yang di berikan pria yang siang tadi sudah sah menjadi


suaminya.


Teman teman Adel dan keluarga Davian tersenyum melihat Davian


dan Adel yang berciuman mereka ikut bahagia atas kebahagian Adel dan Davian.


TAMAT


AHKIRNYA TAMAT


JUGA,UNTUK KALIAN YANG SUDAH MAU MEMBACA CERITA SAYA TAK JELAS INI SAYA UCAPKAN


TERIMA KASIH SEBANYAK BANYAKNYA MAAF KALAU AKHIRNYA TAK MEMUASKAN.


BONUS,TADINYA MAU FATO ADEL SAMA DAVIAN YANG PAS RESEPSI TAPI KUOTA ENGGAK CUKUP UNTUK MENCARINYA JADI YANG ADA DI GARERI AJA.

__ADS_1



__ADS_2