Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
27


__ADS_3

Setelah bicara dengan Selena di taman belakang Davian segera


mencari kedua orang tuanya,tapi tiba tiba beberapa adik kelasnya


menghentikannya untuk meminta berfoto bersama.


‘’Kak Davian boleh minta foto bareng  enggak’’Katanya


‘’Saya juga kak.’’Kata yang lain


‘’Saya juga.’’Kata yang lainnya


Yang lainnya pun ikut mengelubungi Davian meminta berfoto


bersama dengan kamera di tangan mereka.


‘’Sorry,gue lagi buru buru.’’Kata Davian meninggalkan mereka


‘’Yah’’Desah mereka yang kecewa


 Marisa berkeliling


mencari putra sulungnya Davian yang entah pergi kemana,dia merasa agak lelah


dan berhenti  di dekat bangku.


‘’Astaga sebenarnya pergi kemana sih Vian.’’Marisa


mendudukan pantatnya di bangku depan kelas.


‘’Itu bukannya Vian yah!’’Kata Marisa,dia melihat Davian yang


sedang di kerubungi para cewek.


‘’Dasar yah ,dari tadi di cariin taunya dia malah asyik


asyikan bersama para gadis di sini.’’Marisa beranjak dari bangku dan


menghampiri Davian.


‘’Sini ikut dengan mama sekarang.’’Marisa menarik tangan


Davian.


‘’Ada apa sih mama.’’Kata Davian yang pasrah di tarik


Marisa.


‘’ Dari tadi mama tuh mencari kamu.’’Kata Marisa


‘’Mama cari Vian, mau apa?’’Tanya Davian


‘’Tentu aja mau memotret kamu apa lagi.’’Jawab Marisa


‘’Cuma itu.’’Kata Davian


‘’Mama repot repot nyariin Vian cuman mau ambil foto


doang.’’Katanya lagi


‘’Kamu bilang cuma, ini itu momen terpenting kamu saat


SMA.’’Kata Marisa


‘’Terserah mama aja deh.’’Kata Davian


Sesampinya mereka di tempat Marselo dan Tomi Marisa


memanggil Adel yang sedang berfoto bersama teman teman sekelasnya.


‘’Adel sini sebentar,sayang.’’Panggil Marisa


‘’Iyah tante ,ada apa?’’Tanya Adel yang menghampiri Marisa.


‘’Sini, kamu berdiri di samping Davian.’’Kata Marisa


‘’Apa apaan sih mah!Buang buang waktu aja.’’Kata Davian


‘’Adel ayo jangan dengerin apa kata Davian.’’Marisa memaksa


Adel


‘’………’’Adel merasa tidak enak dengan permintaan Marisa walau


sebenarnya dia juga ingin berfoto bersama dengan Davian tapi melihat Davian


yang tidak mau berfoto dengan nya membuat Adel enggan.


‘’Ayo cepat.’’Davian menarik  Adel ke dekatnya.


Semua yang melihat Davian menarik Adel untuk berfoto bersama


tercengang pada hal dari tadi Davian selalu menolah bila di ajak berfoto.


‘’Begini sudah cukupkan mah.’’Tanya Davian pada Marisa


sambil tangan Davian merangkul bahu Adel.


‘’Ah…iyah..iyah bagus.’’Kata Marisa dia tidak menyangka


Davian melakukan hal itu.


Marisa mengarahkan kamera siap mengambil gambar Davian dan


Adel.


‘’Siap …..1…2…3 senyum.’’Kata Marisa


Adel tersenyum ke arah kamera begitu pun dengan Davian.Lalu Davian


membisikan sesuatu pada Adel yang membuat Adel melotot dengan mulut mengga ke


arah Davian karna kaget.


Cekrek


Mendengar jebretan kamera membuat Adel tersadar dia melihat


ke arah Marisa lalu berbalik ke arah Davian yang sedang tersenyum senang.Momen


berfoto berdua  dengan Davian yang dia


tunggu tunggu  malah jadi ancur,saat dia


mau perotes pada Davian menjadi penyebabkan ancurnya foto yang dia tunggu,tapi


Reno datang dan menyeret  Adel pergi.


‘’Yayang Adel ayo , semua orang sudah menunggu.’’Kata Reno


sambil memegang tangan Adel.


‘’Om,tante kami pergi dulu.’’Kata Reno pamitan pada

__ADS_1


Tomi,Marselo dan Marisa.


‘’Iyah hati hati.’’Kata Tomi


‘’Selamat bersenang senang Adel.’’Marisa melambaikan


tangannya dia sudah di beri tau kalau nanti Adel dan teman teman sekelasnya


akan mengadakan pesta kelulusan kecil kecilan.


Davian entah kenapa merasa jengkel melihat Reno datang dan


langsung menarik tangan Adel membuat dia tidak bisa melihat wajah Adel yang


kesal tadi.


‘’Mah,pah ,om Vian juga mau pergi sudah di tunggu sama teman


teman soalnya.’’Kata Davian pamitan dan di angguki oleh orang tuanya dan Tomi.


‘’Kalian bertiga harus bantuin gue ,oke.’’Kata Reno pada


Fadli,Candra dan Denis sesampainya mereka di kafe yang akan di jadikan tempat


pesta.


Setelah mereka semua duduk Mia menunjuk ke arah rombongan


dengan seragam yang sama dengan mereka yang baru datang.


‘’Bukannya itu anak anak dari kelas A yah.’’Kata Mia


‘’Mana, eh benar ngapain mereka juga ke sini.’’Kata Sinta


Semuanya menoleh ke arah yang di maksud,bu Susi pun mendatangi


pak Rangga selaku wali kelas A.


‘’Ada apa gerangan hingga murid murid kelas A yang terhormat


datang ke kafe sederhana ini.’’Sindir bu Susi.


‘’Saya datang ke sini untuk meneraktir murid murid saya .’’Kata


Pak Rangga


‘’Benarkah,tapi sayangnya kafe ini sudah kami sewa jadi


lebih baik anda segera pergi.’’Kata bu Susi


‘’Kafe ini bukan punya anda jadi saya juga berhak ada di


sini.’’Kata pak Rangga.


Murid murid kelas A bahkan teman teman Adel tidak menyangka kalau


pak Rangga yang selalu terlihat kalem dan tak banyak bicara itu sedang


berdebat  dengan Bu Susi.


‘’Lo kok ada apa ini.’’Tanya Fadli yang melihat guru mereka


sedang berbat dengan gugu kelas A.


‘’Sebaik kita semua duduk dan menikmati pertunjukan yang


akan mereka lakukan.’’Kata Davian pada teman temannya saat melihat penampilan


Reno end geng.


menghentikan bu Susi yang ingin protes.


‘’Sudahlah Bu biarkan saja dari pada nanti malah kita yang


di usir.’’Kata Sinta,merasa apa yang di ucapkan Sinta benar Bu Susi kembali ke


kursinya.


‘’Baiklah ,kalian sudah siap.’’Tanya Reno pada ketiga


temannya,dia tak ambil pusing dengan masalah tadi.


‘’Siap.’’Kata Fadli,Candra dan Denis bersama


‘’Yayang Adel dengarkan, lagu ini untukmu.’’Kata Reno dan


mulai memainkan gitarnya


Ha ha ha ha ha    Dan terjadi lagi  kisah lama yang terlurang kembali  kau terluka lagi  dari cinta rumit yang kau jalani  Aku ingin kau merasa  kamu mengerti aku mengerti kamu  aku ingin kau sadari  cintamu bukanlah dia   dengar raraku suara hati ini  memanggil namamu karna  separuh aku dirimu   ku ada di sini  pahamilah kau tak pernah sendiri  karna aku selalu  di dekat mu saat kau terjatuh  aku ingin kau merasa  kamu mengerti aku mengerti kamu  aku ingin kau pahami  cinta mu bukanlah dia  dengar rara ku suara hati ini   memanggil nama mu  karna separuh aku……..dirimu    huhuhu  aaaaa  dengar rara ku suara hati


ini  memanggil nama mu   karna separuh aku menyentuh rara mu    semua luka mu terah menjadi milik ku  karna separuh aku diri mu………..


Semua bertepuk tangan setelah Reno menyelesaikan lagunya dan


bertambah meriah saat Reno menghampiri Adel dan berlutut di depan Adel dengan


setangkai bunga mawar merah di tangannya yang di berikan pada Adel.


Adel merasa sangat malu dengan pelakuan Reno di hadapa semua


orang dia melilik Davian.


Sejujurnya Davian sudah kesal dari saat awal Reno


menyanyikan lagu itu tapi dia tidak mengerti kanapa dia bisa kesal hanya karna


hal sepele.


‘’Cie romantis banget  .’’Kata salah satu anak kelas A


‘’Kenapa tak sekalian di kasih cincin pertunangan aja.’’Kata


yang lain.


‘’Hehe tau aja gue juga udah bawa cincin.’’Kata Reno


mengeluarkan sebuah kotak kecil.


‘’Gue kirain kalian cuman orang orang berpikiran pendek tak menyaka


bisa juga berpikir lebih jauh di luar jangkauan.’’Kata Davian


‘’Maksud lo apa?’’Tanya Adel yang merasa kalau ucapan Davian


itu sebuah sindiran.


‘’Lo enggak mengerti,bodoh.’’Kata Davian lagi


‘’Gue tau kalau gue tak sepintar lo dan yang lain tapi apa


segitu bodohnya gue di mata lo sampai sampai lo selalu bilang gue itu bodoh di


setiap hal yang gue enggak mengerti.’’Kata Adel kesal

__ADS_1


‘’Itu lo nyadar.’’Kata Davian,ada senyum kecil di bibirnya


yang  tak terlihat yang lain.


‘Kenapa rasanya menyenangkan membuat dia kesal.’’Batin


Davian


‘’Davian lo adalah manusia yang paling menyebalkan yang


pernah gue kenal.’’Adel sudah benar benar kesal.


‘’Benarkah ,tapi bukannya lo itu suka sama manusia yang lo


bilang paling menyebalkan yang pernah lo kenal.’’Davian masih santai


‘’Enggak tuh,siapa yang bilang?’’Kata Adel


‘’Apa benar.’’Kata Davian


‘’Iyah.’’Jawab Adel


‘’Tapi kau mengatakan hal yang berbeda.’’Kata Davian


,tangannya di silangkan di dada


‘’Apa’’Adel tak mengerti apa yang di katakana Davian.


‘Emang gue pernah bilang apa?’Pikir Adel


‘’Sebenarnya,aku tidak memanggilmu Davian…tapi aku


memanggilmu ‘’Roh Hutan’’ setelah hari itu ,aku sakit beberapa hari    aku memiliki waktu yang berat  setidaknya sesekali aku bisa bertemu dengan


mu di sekolah  tapi aku masih ingin


selalu melihat kamu setiap hari  dalam


mimpi kamu begitu manis…………’’Davian membacakan surat yang dulu di kasih


Adel.‘’Hiyaah.’’Adel melempar bunga agar Davian menghentikannya.


Semua orang penasaran dengan yang Davian kataan  tapi Adel keburu melempar Davian dengan bunga.


Apa yang di ucapkan Davian tadi adalah sebagian isi surat


yang dulu dia berikan,Adel menulis surat itu dengan membayangkan kejadian saat


di ospek dulu yang pernah di tolong Davian dan langsung membuatnya jatuh cinta


pada pandangan pertama.


‘’Jadi begitu mau lo,baiklah.’’Adel mengeluarkan Hpnya dan


mulai mencari seseuatu.


‘’Teman teman kalian mau tau gak rahasia yang di miliki


Davian.’’Kata Adel sambil tersenyum


‘’Rahasia Davian apaan.’’Tanya Karin murid kelas A dan di


Angguki yang lain mereka juga penasaran.


‘’Ini dia rahasia Davian salah satu koleksinya Davian.’’Kata


Adel menunjukan hpnya yang ada foto boxser bergambar gundam milik Davian.


‘’Ini…beneran punya Davian.’’Kata Tia yang menambil hp Adel


dan angguki oleh  Adel


‘’Beneran.’’ Kata yang lain,Hp Adel di gilir mereka benar


benar penarasan.


‘’Ikut gue.’’Davian menggambil hp Adel dan menarik tangan


Adel keluar kafe.


‘’lepaskan ………’’Kata Adel


Davian melepaskan Adel dan memojokannya ke tembok Davian


menahan Adel dengan tangannya di kedua sisi Adel,mereka berada di samping kafe


yang agak sepi.


‘’Lo mau apa.’’Kata Adel gugup


‘’Apa yang lo pikir akan gue lakukan.’’Kata Davian


‘’Bahkan jika lo mencoba untuk menakut-nakuti,gue enggak


akan takut.’’Kata Adel yang berusaha terlihat berani.


‘’Apa menyenamgkan membuat perasaan gue ke lo sebagai target


ejekan di depan teman-teman.’’Kata Adel mengungkapkan rasa kesalnya.


‘’Apa salah kalau gue melakukan hal yang sama.’’Tambah Adel


‘’Dan gue akan berhenti sekarang.’’ Adel menghela nafas


‘’Gue tidak akan lagi menyukai lo.’’Kata Adel


‘’Bisakah lo melakukan hal itu.’’Tanya Davian.


‘’Gue bisa…….perasaan terhadap lo,gue sudah lelah dengan


semua itu.’’Kata Adel


‘’Dengan  berakhirnya  SMA ,perasaan ini juga akan gue akhiri.’’


‘’Gue akan berhenti.’’Kata Adel tegas


‘’Lo akan melakukan itu.’’Tanya Davian lagi


‘’Yah!gue bakal melupakan lo,dan di kampus nanti gue pasti


akan bertemu dengan seseorang……’’Kata Adel


‘’Kemudian cobalah untuk melupakan gue.’’Davian memetong


ucapan Adel dan mendekatkan wajahnya


Davian mencium bibir Adel,Adel kaget dengan apa yang


dilakukan Davian padanya.


Awalnya hanya menempelkan bibirnya tapi kemudian Davian


******* bibir Adel perlahan ,Adel yang masih sock  hanya diam tak membalas ciuman Davian.

__ADS_1


‘Manis.’Pikir Davian,dia langsung pergi meninggalkan Adel


yang mematung saking kagetnya.


__ADS_2