Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
29


__ADS_3

‘’Hei Dav.’’Sapa Diki pada Davian yang sedang makan siang di


kantin .


‘’Boleh gabung ngak.’’Katanya lagi


‘’Diki, sedang apa lo ada di sini.’’Tanya Davian ,dia heran


sedang apa Diki di ‘’BIMA DARMA’’karna setaunya dia mendaftar di kampus lain.


‘’Makanlah apa lagi.’’Kata Diki


‘’Orang dungu juga tau kalau ke kantin itu untuk makan masa


nyari buku.’’Katanya lagi


‘’Bukan itu maksudnya,bukannya lo itu kuliah di ‘’UNI’’kenapa


bisa ada di sini.’’Kata Davian


‘’Oh itu,gue engak jadi kuliah di sana.’’Kata Diki


‘’Kenapa.’’Kata Davian


‘’Gue cuman penasaran aja ,sebenarnya ada hal menarik apa di


‘’BIMA DARMA’’sehingga seorang Davian memutuskan untuk kuliah di sini.’’Kata


Diki


‘’Cuma karna hal itu lo pindah.’’Kata Davian heran dengan


pikiran Diki.


‘’Bukannya lo sendiri yang bilang dimana pun kuliah kita


tidak perduli mau itu yang elit dan tidak pelajarannya sama saja tak ada yang


beda.’’Kata Diki


‘’Davian gue sebaiknya pindah,kalian sepertinya mau


mengobrol serius.’’Katanya tak enak


‘’Enggak usah pindah lagian bukan hal serius kok.’’Kata Diki


‘’Apa gue enggak ganggu kalian.’’Katanya lagi


‘’Sama sekali engak ganggu,oh yah gue Diki Mahardika salam


kenal.’’ Diki mengulurkan tangan memperkenalkan dirinya


‘’Karna sepertinya orang yang di sebelah lo enggak mau


memperkenalkan kita jadi gue aja sendiri yang memperkenalkan diri.’’Kata Diki


lagi menyindir Davian


‘’hmp.’’Dengus Davian tak perduli.


‘’Gue Laura Vanesa Wijaya salam kenal.’’Laura menyambut


tangan Diki memperkenalkan dirinya juga.


‘’Sepertinya kalian berdua cukup dekat.’’Tanya Laura pada


Diki


‘’Gue sama Davian udah  dari SD,SMP, SMA kami selalu bersama  .’’Jawab Diki


‘’Oh lama juga yah.’’Kata Laura


‘’Lebih tepatnya lo yang selalu mengikuti gue.’’Kata Davian


‘’Hehehehe,terima kasih.’’Kata Diki tertawa kecil


‘’Gue engak memuji lo.’’Kata Davian


‘’Hahahahah.’’Diki tertawa laura pun ikut tertawa walau tak


sekeras Diki.


Davian terkadang heran dengan perlilaku yang di tunjukan


Diki, dia tidak akan pernah bisa mengerti dengan jalan pikirannya Diki walau


sudah cukup lama bersamanya.


‘’Del lo kenapa ?lemes amat.’’Tanya Tia


‘’Masih kepikiran soal tadi pagi.’’Katanya lagi


‘’Udahlah Del lupain aja ,jangan di pikirin entar lo malah


stres terus lo jadi gila kan enggak lucu.’’Kata Tia mencoba untuk menghibur


Adel.


‘’Lo nyumpahin gue gila Tia dari tadi pagi lo selalu bilang


gue gila.’’karna kesal Adel memukul bahu Tia,dia itu sedang binggung bukannya


di bantuin malah ini malah membuat kesal.

__ADS_1


‘’Yayang Adel kita ke kantin yuk.’’Reno tiba tiba datang


mengajak Adel makan dia tidak sendirian dia bersama teman temannya.


‘’Reno udah gue bilang jangan panggil gue gitu lagi dan juga


jangan tiba tiba muncul lo mau gue mati karna jantungan.’’Kata Adel marah


‘’Maaf gue janji engak akan lakuin itu lagi.’’Kata Reno


dengan senyum khasnya.


‘’Lo lagi pms yah,galak bener.’’Kata Fadli yang ada di


samping Reno.


‘’Diem lo.’’Kata Adel yang menatap tajam pada Fadli


‘’Si Adel kenapa .’’ Candra berbisik pada Tia takut di amuk


Adel.


‘’Lagi kumat mungkin.’’Balas Tia dengan pelan


‘’Udah yuk Del mending kita ke kantin aja.’’Lili menarik


tangan Adel.


‘’Eh,hai cantik boleh kenalan enggak.’’Karna terlalu fokus


pada Adel Denis tidak menyadari kalau ada seseorang  di sampingnya begitu pun Candra,fadli dan


Reno.


‘’Gue Denis Hendrawan.’’Kata Denis menjabat tangan Lili dan


menyebut namanya


‘’Nama gue Candra Digantara.’’Candra menyamber tangan Lili


yang masih di pengang Denis


‘’Fadli Fadilah.’’ Fadli hanya tersenyum dan tak seheboh ke


dua temannya


‘’Gue udah kenal  dengan kalian ,ngapain memperkenalkan  diri segala.’’ Lili menarik tangannya.


‘’wah seperti gue sangat terkenal,padahalkan baru beberapa


hari kuliah di sini.’’Kata Denis dengan pd nya.


‘’Dasar narsis.’’Kata Lili


‘’Hahahahah.’’Tia tertawa terbahak bahak


‘’Entahlah .’’Balas Fadli


‘’Lo kenapa,tiba tiba tertawa emang apaan yang lucu.’’Kata


Denis


‘’Kalian,hahah.’’Kata Tia yang masih mentertawakan mereka


‘’Ren lo enggak sekalian memperkenalkan diri.’’Tambah Tia


‘’Enggak lagian menurut gue Adel lebih cantik.’’Kata Reno


cuek


‘’Dasar bucin.’’Batin


‘’Lo pada emang enggak ngenalin dia.’’Tunjuk Tia pada Lili


‘’Enggak ,emang siapa?’’Tanya Candra


‘’Dia itu satu sekolahan dengan kita juga satu kelas lagi.’’


‘’Yang bener perasaan gue kenal semua cewek di PELITA


HARAPAN apa lagi cewek  cewek di kelas


kita ,lo pasti bohong.’’Kata Denis


‘’Yeh enggak percayaan amat lo sama gue,tanya aja tuh sama


Adel,’’Kata Tia


‘’udah deh mending lo bilang aja kenapa ngak usah maen tebah


tebakan ke gitu.’’Kata Fadli penasaran ,dia merasa akrab dengan cewek yang di


maksud.


‘’Cih nggak seru lo Fadli.’’Kata Tia


‘’Dia Lili .’’Katanya lagi


‘’Lili maksud lo Lili Agustin’’Kata Fadli tak percaya


‘’Lili teman sekelas kita.’’Kata Candra jua tak percaya


‘’Yang suka pake kacamata mines.’’Reno pun kaget

__ADS_1


‘’Yang rambutnya suka di kuncir dua itu.’’Kata Denis yang


‘’Iyah .’’Kata Tia santai


‘’Serius.’’Kata mereka kaget dan menatap Lili dari atas


sampe bawah mereka tak menyangkanya


Adel pergi meninggalkan mereka yang masih kaget dengan


perubahan Lili.


‘’Adel tunggu .’’Teriak Reno yang sadar kalau Adel dan teman


temannya telah pergi .


Begitu pun Fadli,Denis dan Candra tersadar setelah mendengar


teriakan Reno dan ikut menyusul mereka.


‘’Yah enggak ada bangku yang kosong Del.’’Kata Tia


Diki yang sedang berbicara dengan Laura melihat Reno cs yang


celingukan mencari tempat.


‘’Reno .’’teriak Diki


‘’Diki ngapain dia di sini.’’Reno heran kenapa Diki ada di


kampus yang sama dengannya.


‘’Ayo ke sana sepertinya masih ada tempat.’’Reno memarik


Adel ke arah Diki yang lainnya mengikuti dari belakang.


‘’Del ayo duduk .’’Reno mempersilahkan Adel duduk yang


lainnya juga ikut bergabung dengan mereka.


Adel melirik pada Davian dan cewek di sebelahnya,dia


teringat kejadian pagi tadi.


‘Bukannya itu cewek yang bersama Davian tadi pagi.’Batin


Adel


‘’Lo ngapain disini.’’Tanya Reno setelah duduk di samping


Adel.


‘’Kuliahlah ngapain lagi kalian aneh.’’Jawab Diki


‘’Yang aneh itu lo,kalian berduakan siswa unggulan kenapa


kalian kuliah di sini enggak di kampus Faporit atau kalau perlu ke luar negri


sekalian.’’Kata Reno yang sebenarnya di tunjukan pada Davian bukan Diki.


‘’Kenapa lo takut yah.’’Kata Diki sambil melihat Adel dan


Davian


‘’Siapa juga yang takut.’’Kata Reno yang mengerti lirikan


Diki.


‘’Kalian berdua keliatannya sangat akrab.’’Kata Fadli ,dia


heran setaunya Reno tak pernah bergaul dengan Diki di sekolah kecuali saat


ekscool.


‘’Kami itu tetangga.’’Jawab Diki


‘’Setau gue tetangga Reno itu punya anak cewek deh.’’Kata


Denis


‘’Lo tau dari mana ,lagian gue itu bukan tetangga depan


rumahnya tapi di belakang rumahnya.’’Kata Diki


Adel tidak ikut mengoblor dengan Diki dan yang lainnya ,dia


hanya memperhatikan Davian yang sedang bicara dengan cewek di sebelahnya.


Saat Adel dan teman temannya datang Davian diam saja


jangankan untuk menyapanya melihatnya saja tidak.


‘Sepertinya gue emang tak punya harapan dan mungkin ciuman


itu cuma main main saja ,guenya aja yang ke GR an sendiri.’Batin Adel sendu


Yang tadi pagi aja dia masih belum mempercayainya dan


sekarang dia melihatnya lagi,apa memamg harus di perjelas banget yah.Dia itu


udah terluka dan malah di tambah garam perih banget tahu.


MAAF YAH TELAT LAGI

__ADS_1


SOALNYA LAGI ENGGAK PUNYA KUOTA DAN SAYANYA JUGA LAGI SIBUK BANTU ORTU,CAPEK


JADI ENGAK SEMPET NULIS KERNA SAYA SUKA LANG SUNG TIDUR KALAU UDAH JAM 7 AN.


__ADS_2