Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
132


__ADS_3

Adel melihat Reno di belakang semak semak sambil melirik


sekitar.


Puk


Reno tersentak,tubuhnya tegang saat sebuah tepukan mendarat


di bahunya,dia berbalik perlahan melihat siapa yang menepuknya.


‘’Adel.’’Kata Reno lega lalu dia menarik Adel ikut bersembunyi


bersamanya.


‘’Apa apa’an sih kau ini!’’Kata Adel yang terkejut karna dia


tarik oleh Reno.


‘’Ssttt.’’Reno menaruh telunjuknya di mulutnya.


‘’Sebenarnya kau sedang melakukan apa?’’Tanya Adel.


Reno yang tidak menyadari gaya bicara Adel yang berubah


menjawab pertanyaan Adel.


‘’Kamu lihat .’’Tunjuk Reno pada seorang perempuan yang


terlihat sedang celingukan.


‘Cika.’Batin Adel saat melihat perempuan yang di tunjuk Reno.


‘’Perempuan gila itu terus saja menganggu ku beberapa hari


ini,dia terus menghubungi ku dan mengirimi ku pesan bahkan menghampiri ku ke


kampus.’’Jelas Reno.


‘Ah,sepertinya dia benar benar serius.’Batin Adel senang.


‘’Kau ini orang dia itu cantik dan manis gitu,masa di bilang


gila.’’Adel memukul tangan Reno.


‘’Mungkin dia menyukai mu jadi di lakukan hal itu.’’Kata


Adel.


‘’Kenapa kau tidak mencoba membiarkan dia mendekati mu,siapa


tahu kalian cocok dan .’’ Lanjutnya.


Dia ingin membantu Cika dan merubah pandangan Reno


terhadapnya.


‘’Tidak.’’Tolak Reno tegas.


‘’Tolong jangan meminta ku untuk menyukai wanita lain,


Adel!.’’Kata Reno.


‘’Karna sampai kapan pun aku hanya menyukai mu.’’Lanjutnya


serius.


‘’Hah..’’Adel menghela nafas dengan kekeras kepalaan Reno.


Walau dia akui kalau dia sama keras kelapanya dengan Reno,


tapi setidaknya dia telah mau mencoba untuk menyukai laki laki lain walau itu


tidak berhasil.


‘’Ren,aku sudah bilang kalau aku tidak bisa membalas perasaan


mu pada ku.’’Kata Adel mencoba


‘’Hati ku hanya untuk Davian dan sampai kapan pun tidak akan


berubah.’’Lanjutnya membuat hati Reno sakit.


‘’Aku tetap akan menunggu mu.’’Kata Reno.


‘’Berhenti menunggu ku dan cobalah membuka hati mu untuk


perempuan lain.’’Kata Adel.


‘’Aku dan Davian akan segera menikah.’’Kata Adel.


Reno terkejut mendengar apa yang dikatakan Adel.


‘’Maaf Adel,tapi aku tidak akan tertipu oleh ucapan mu


barusan.’’kata Reno,dia berpikir kalau Adel itu berbohong agar dia menghapus


perasaannya.


‘’Aku tidak bercanda,Reno! Davian telah melamarku di depan


ayah ku dan kedua orang tua nya dan kami akan menikah setelah lulus kuliah.’’Kata


Adel.

__ADS_1


‘’Kalau begitu aku bisa jadi rumah kedua mu,kamu bisa menemui


ku kalau kamu sedang lelah dan ada masalah.’’Kata Reno.


‘’Ren,kau adalah salah satu teman kua yang berharga yang


selalu ada untuk ku dalam suka dan duka dan yang selalu mendukung dan


menyemangati untuk itu aku ucapkan terima kasih.’’Kata Adel.


‘’Untuk apa kamu berterima kasih? Aku melakukannya karna aku tidak


mau melihat mu bersedih.’’Kata Reno.


‘’Aku tahu,maka dari itu aku mohon pada mu untuk pertama


kalinya,tolong berajarlah untuk melepaskan perasaan mu pada ku.’’Kata Adel.


‘’Dan belajarlah menerima kehadiran wanita lain di hati mu


jangan kau tutup hatimu biarkan terbuka untuk mengobati luka yang aku tolehkan


untuk mu.’’Lanjutnya.


‘’Tolong pertimbangkan permintaan ku,aku tidak mau saat di


hari bahagia ku salah satu teman ku malah tak bahagia,aku ingin kalian semua


bahagia .’’Adel bagun lalu  tersenyum


manis pada Reno.


‘’Tolong pikirkan ucapan ku tadi,sampai jumpa.’’Adel pamit


meninggalkan Reno.


Reno mentap punggung Adel yang telah menjauh dengan sendu.


‘’Apa aku benar benar tidak memiliki kesempatan lagi?’’Kata


Reno.


‘’Hahh.’’Menghela nafas ,payah hati untuk kesekian kalinya.


‘’Dor……..ketemu juga akhirnya.’’Kata Cika riang.


Reno yang sedang meratapi nasibnya tidak menyadari kedatang


Cika membuatnya terkejut hingga terjungkel ke belakang.


‘’Aaaahh.’’Teriak Reno.


‘’Kau gila.’’Sentaknya sambil mengelus dadanya yang berdetak


‘’Maaf.’’Kata Cika merasa bersalah.


‘’Cih sudahlah.’’Reno bangun lalu pergi,Cika mengikuti Reno.


‘Apa bisa aku melupakan mu.’Pikir Reno.


‘Jika itu membuat mu bahagia aku akan melakukannya.seperti


kata orang melepaskan adalah tingkat tertinggi dalam mencintai bukan menunggu.’


Lanjutnya.


‘Adel mulai detik ini aku akan melepaskan mu semoga kamu


bahagia dengan orang yang kamu cintai.’Kata Reno di dalam hati,dia tersenyum


sendu.


……


Davian mengajak jalan jalan Reina ke taman dan mereka duduk


di bangku taman.


‘’Ini lebih cepat dari yang aku pikirkan.’’Kata Reina setelah


Davian mengatakan ingin membatalkan perjodohan mereka.


‘’Aku sudah tahu kalau kamu itu menyukai Adel dan aku tidak


menyangka kamu akan secepat ini menyadari perasaan mu .’’Lanjutnya.


‘’Kau tahu kalau aku menyukai Adel selama ini?’’ Tanya


Davian.


‘’Yap,seperti kata pepatah mata adalah jendela hati.’’ Kata


Reina tersenyum walau hatinya sakit.


‘’Saat pertama kalia kita bertemu Adel dan Andreas yang


sedang berkencan, kamu memandang Adel dengan pandangan yang sulit di


artikan.’’Lanjutnya.


‘’Awalnya aku tidak mengerti tapi saat berkunjung ke rumah mu


dan kamu meminum kopi yang di buatkan Adel,aku melihat ada kerinduan di mata

__ADS_1


mu.’’ Kata Reina


‘’Apa begitu jelas?’’Tanya Davian.


‘’Hm,hanya orang bodoh yang takmenyadarinya.’’ Jawb Reina.


‘’Begitu yah,ternyata aku sangat payah menyembu nyikan


perasaan ku.’’Kata Davian.


‘’Davian kalau boleh tahu ,apa yang membuat mu tertarik pada


Adel.’’Tanya Reina,tangannya mengepal erat.


‘’Adel itu orang yang tingkahnya susah di tebak,seperti


menyelesaikan sebuah pertanyaan yang tak memiliki jawaban.’’Jawab Davian Reina


bisa melihat raut senang di wajah Davian.


‘’Jadi selama ini kamu terus mencari jawaban itu namun tak


pernah menemukannya, lalu bagaimana sekarang ? apa kau sudah mememukannya


jawabnya? ‘’Tanya Reina.


‘’Gimana yah? Saat aku menekan perasaan ku dan ingin mencarinya


itu malah semakin sulit,tapi setelah aku memutuskan untuk menyerah dan mengakui


perasaan ku itu jadi tidak terlalu sulit lagi, justru itu sangat menyenangkan


seoleh oleh seluruh beban yang ada di pundak ku hialang.’’Jawab Davian dengan


tersenyum bahagia.


‘’Hey!Bukankah kamu datang untuk meminta maaf tapi kenapa


kamu malah menyombongkan ke bahagian mu itu.’’Kata Reina bercanda walau hatinya


terasa sakit.


‘’Bagitu kah! Ah…maaf.’’Kata Davian.


Dia merasa malu seharusnya di meminta maaf bukan malah memamerkan


kebahagiannya pada wanita yang di putuskan.


‘’Aku minta maaf atas kebodohan ku dan sesungguhnya aku


berpikir kalau kita itu sangat cocok.’’Kata Davian tulus.


‘’Kau menyenangkan dan kita juga nyambung untuk membahas apa


pun,kau wanita yang sangat pintar dan ideal.’’Lanjutnya.


‘’Ideal,yah! Jadi itu sebabnya aku menjadi pilihan setelah


kamu kabur dari si susah Adel.’’Kata Reina.


‘’Maaf,aku tidak bermaksud menyakiti mu.’’Kata Davian


menyesal.


‘’Ini bukan salah mu,untung saja aku meminta untuk saling


mengenal dulu sebelum ke tahap yang lebih serius.’’Kata Reina.


‘’Setidaknya kamu mengakui lebih cepat jadi perasan ku pada


mu belum terlalu besar.’’Kata Reina.


‘’Hah,baiklah.’’Reina bangun lalu mengulurkan tangannya


sambil tersenyum.


Melihat itu Davian pun berdiri dan menjabat tangan Reina.


‘’Aku memerima pembatalan pperjodohan ini.’’Kata Reina


‘’Selamat untuk pernikahan mu dan semoga selalu di beri


kebahagian.’’Lanjutnya,meski berat tapi Reina tetap membari Davian senyuman.


‘’Itu masih lama,tapi terima kasih.’’Balas Davian.


‘’Apa ini? Kalau kamu tak mau melepaskan tangan ku bagaimana


aku bisa melepaskan perasaan ku.’’Kata Reina bercanda.


‘’Hem kau wanita yang baik,aku yakin suatu hari nanti kau akan


berjumpa dengan pria yang lebih baik dari ku.’’Kata Davian.


‘’Aku tahu!Terima kasih,selamat tinggal.’’Kata Reina pamit, lalu pergi


lebih dulu.


Dia tidak mau Davian melihat sisi lain dirinya dan dia juga


tak ingin di cap sebagai perempuan yang cengeng.


‘’Selamat tinggal.’’Balas Davian dan berbalik pergi

__ADS_1


berlawanan arah dengan Reina.


__ADS_2