
Adel melihat Reno di belakang semak semak sambil melirik
sekitar.
Puk
Reno tersentak,tubuhnya tegang saat sebuah tepukan mendarat
di bahunya,dia berbalik perlahan melihat siapa yang menepuknya.
‘’Adel.’’Kata Reno lega lalu dia menarik Adel ikut bersembunyi
bersamanya.
‘’Apa apa’an sih kau ini!’’Kata Adel yang terkejut karna dia
tarik oleh Reno.
‘’Ssttt.’’Reno menaruh telunjuknya di mulutnya.
‘’Sebenarnya kau sedang melakukan apa?’’Tanya Adel.
Reno yang tidak menyadari gaya bicara Adel yang berubah
menjawab pertanyaan Adel.
‘’Kamu lihat .’’Tunjuk Reno pada seorang perempuan yang
terlihat sedang celingukan.
‘Cika.’Batin Adel saat melihat perempuan yang di tunjuk Reno.
‘’Perempuan gila itu terus saja menganggu ku beberapa hari
ini,dia terus menghubungi ku dan mengirimi ku pesan bahkan menghampiri ku ke
kampus.’’Jelas Reno.
‘Ah,sepertinya dia benar benar serius.’Batin Adel senang.
‘’Kau ini orang dia itu cantik dan manis gitu,masa di bilang
gila.’’Adel memukul tangan Reno.
‘’Mungkin dia menyukai mu jadi di lakukan hal itu.’’Kata
Adel.
‘’Kenapa kau tidak mencoba membiarkan dia mendekati mu,siapa
tahu kalian cocok dan .’’ Lanjutnya.
Dia ingin membantu Cika dan merubah pandangan Reno
terhadapnya.
‘’Tidak.’’Tolak Reno tegas.
‘’Tolong jangan meminta ku untuk menyukai wanita lain,
Adel!.’’Kata Reno.
‘’Karna sampai kapan pun aku hanya menyukai mu.’’Lanjutnya
serius.
‘’Hah..’’Adel menghela nafas dengan kekeras kepalaan Reno.
Walau dia akui kalau dia sama keras kelapanya dengan Reno,
tapi setidaknya dia telah mau mencoba untuk menyukai laki laki lain walau itu
tidak berhasil.
‘’Ren,aku sudah bilang kalau aku tidak bisa membalas perasaan
mu pada ku.’’Kata Adel mencoba
‘’Hati ku hanya untuk Davian dan sampai kapan pun tidak akan
berubah.’’Lanjutnya membuat hati Reno sakit.
‘’Aku tetap akan menunggu mu.’’Kata Reno.
‘’Berhenti menunggu ku dan cobalah membuka hati mu untuk
perempuan lain.’’Kata Adel.
‘’Aku dan Davian akan segera menikah.’’Kata Adel.
Reno terkejut mendengar apa yang dikatakan Adel.
‘’Maaf Adel,tapi aku tidak akan tertipu oleh ucapan mu
barusan.’’kata Reno,dia berpikir kalau Adel itu berbohong agar dia menghapus
perasaannya.
‘’Aku tidak bercanda,Reno! Davian telah melamarku di depan
ayah ku dan kedua orang tua nya dan kami akan menikah setelah lulus kuliah.’’Kata
Adel.
__ADS_1
‘’Kalau begitu aku bisa jadi rumah kedua mu,kamu bisa menemui
ku kalau kamu sedang lelah dan ada masalah.’’Kata Reno.
‘’Ren,kau adalah salah satu teman kua yang berharga yang
selalu ada untuk ku dalam suka dan duka dan yang selalu mendukung dan
menyemangati untuk itu aku ucapkan terima kasih.’’Kata Adel.
‘’Untuk apa kamu berterima kasih? Aku melakukannya karna aku tidak
mau melihat mu bersedih.’’Kata Reno.
‘’Aku tahu,maka dari itu aku mohon pada mu untuk pertama
kalinya,tolong berajarlah untuk melepaskan perasaan mu pada ku.’’Kata Adel.
‘’Dan belajarlah menerima kehadiran wanita lain di hati mu
jangan kau tutup hatimu biarkan terbuka untuk mengobati luka yang aku tolehkan
untuk mu.’’Lanjutnya.
‘’Tolong pertimbangkan permintaan ku,aku tidak mau saat di
hari bahagia ku salah satu teman ku malah tak bahagia,aku ingin kalian semua
bahagia .’’Adel bagun lalu tersenyum
manis pada Reno.
‘’Tolong pikirkan ucapan ku tadi,sampai jumpa.’’Adel pamit
meninggalkan Reno.
Reno mentap punggung Adel yang telah menjauh dengan sendu.
‘’Apa aku benar benar tidak memiliki kesempatan lagi?’’Kata
Reno.
‘’Hahh.’’Menghela nafas ,payah hati untuk kesekian kalinya.
‘’Dor……..ketemu juga akhirnya.’’Kata Cika riang.
Reno yang sedang meratapi nasibnya tidak menyadari kedatang
Cika membuatnya terkejut hingga terjungkel ke belakang.
‘’Aaaahh.’’Teriak Reno.
‘’Kau gila.’’Sentaknya sambil mengelus dadanya yang berdetak
‘’Maaf.’’Kata Cika merasa bersalah.
‘’Cih sudahlah.’’Reno bangun lalu pergi,Cika mengikuti Reno.
‘Apa bisa aku melupakan mu.’Pikir Reno.
‘Jika itu membuat mu bahagia aku akan melakukannya.seperti
kata orang melepaskan adalah tingkat tertinggi dalam mencintai bukan menunggu.’
Lanjutnya.
‘Adel mulai detik ini aku akan melepaskan mu semoga kamu
bahagia dengan orang yang kamu cintai.’Kata Reno di dalam hati,dia tersenyum
sendu.
……
Davian mengajak jalan jalan Reina ke taman dan mereka duduk
di bangku taman.
‘’Ini lebih cepat dari yang aku pikirkan.’’Kata Reina setelah
Davian mengatakan ingin membatalkan perjodohan mereka.
‘’Aku sudah tahu kalau kamu itu menyukai Adel dan aku tidak
menyangka kamu akan secepat ini menyadari perasaan mu .’’Lanjutnya.
‘’Kau tahu kalau aku menyukai Adel selama ini?’’ Tanya
Davian.
‘’Yap,seperti kata pepatah mata adalah jendela hati.’’ Kata
Reina tersenyum walau hatinya sakit.
‘’Saat pertama kalia kita bertemu Adel dan Andreas yang
sedang berkencan, kamu memandang Adel dengan pandangan yang sulit di
artikan.’’Lanjutnya.
‘’Awalnya aku tidak mengerti tapi saat berkunjung ke rumah mu
dan kamu meminum kopi yang di buatkan Adel,aku melihat ada kerinduan di mata
__ADS_1
mu.’’ Kata Reina
‘’Apa begitu jelas?’’Tanya Davian.
‘’Hm,hanya orang bodoh yang takmenyadarinya.’’ Jawb Reina.
‘’Begitu yah,ternyata aku sangat payah menyembu nyikan
perasaan ku.’’Kata Davian.
‘’Davian kalau boleh tahu ,apa yang membuat mu tertarik pada
Adel.’’Tanya Reina,tangannya mengepal erat.
‘’Adel itu orang yang tingkahnya susah di tebak,seperti
menyelesaikan sebuah pertanyaan yang tak memiliki jawaban.’’Jawab Davian Reina
bisa melihat raut senang di wajah Davian.
‘’Jadi selama ini kamu terus mencari jawaban itu namun tak
pernah menemukannya, lalu bagaimana sekarang ? apa kau sudah mememukannya
jawabnya? ‘’Tanya Reina.
‘’Gimana yah? Saat aku menekan perasaan ku dan ingin mencarinya
itu malah semakin sulit,tapi setelah aku memutuskan untuk menyerah dan mengakui
perasaan ku itu jadi tidak terlalu sulit lagi, justru itu sangat menyenangkan
seoleh oleh seluruh beban yang ada di pundak ku hialang.’’Jawab Davian dengan
tersenyum bahagia.
‘’Hey!Bukankah kamu datang untuk meminta maaf tapi kenapa
kamu malah menyombongkan ke bahagian mu itu.’’Kata Reina bercanda walau hatinya
terasa sakit.
‘’Bagitu kah! Ah…maaf.’’Kata Davian.
Dia merasa malu seharusnya di meminta maaf bukan malah memamerkan
kebahagiannya pada wanita yang di putuskan.
‘’Aku minta maaf atas kebodohan ku dan sesungguhnya aku
berpikir kalau kita itu sangat cocok.’’Kata Davian tulus.
‘’Kau menyenangkan dan kita juga nyambung untuk membahas apa
pun,kau wanita yang sangat pintar dan ideal.’’Lanjutnya.
‘’Ideal,yah! Jadi itu sebabnya aku menjadi pilihan setelah
kamu kabur dari si susah Adel.’’Kata Reina.
‘’Maaf,aku tidak bermaksud menyakiti mu.’’Kata Davian
menyesal.
‘’Ini bukan salah mu,untung saja aku meminta untuk saling
mengenal dulu sebelum ke tahap yang lebih serius.’’Kata Reina.
‘’Setidaknya kamu mengakui lebih cepat jadi perasan ku pada
mu belum terlalu besar.’’Kata Reina.
‘’Hah,baiklah.’’Reina bangun lalu mengulurkan tangannya
sambil tersenyum.
Melihat itu Davian pun berdiri dan menjabat tangan Reina.
‘’Aku memerima pembatalan pperjodohan ini.’’Kata Reina
‘’Selamat untuk pernikahan mu dan semoga selalu di beri
kebahagian.’’Lanjutnya,meski berat tapi Reina tetap membari Davian senyuman.
‘’Itu masih lama,tapi terima kasih.’’Balas Davian.
‘’Apa ini? Kalau kamu tak mau melepaskan tangan ku bagaimana
aku bisa melepaskan perasaan ku.’’Kata Reina bercanda.
‘’Hem kau wanita yang baik,aku yakin suatu hari nanti kau akan
berjumpa dengan pria yang lebih baik dari ku.’’Kata Davian.
‘’Aku tahu!Terima kasih,selamat tinggal.’’Kata Reina pamit, lalu pergi
lebih dulu.
Dia tidak mau Davian melihat sisi lain dirinya dan dia juga
tak ingin di cap sebagai perempuan yang cengeng.
‘’Selamat tinggal.’’Balas Davian dan berbalik pergi
__ADS_1
berlawanan arah dengan Reina.