Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
PENDAFTARAN KULIAH


__ADS_3

‘’Kalian dengarkan bagi yang mau melanjutkan sekolah ,kalian


bisa mulai dari hari ini untuk mengisi pendaftaran dan langsung serahkan kepada


ibu segera.’’ Kata Bu Susi memberitau soal pendaftaran.


‘’Bu, bagaimana soal pesta ke lulusannya?’’ Tanya Mia


‘’Kita akan mengadakannya di mana bu?’’Pani ituk beratanya.


‘’Ah…benar bagaimana ibu bisa lupa.’’ Kata Bu Susi


‘’Kalian tidak perlu khawatirkan itu, biar ibu yang urus itu


semua.’’ Kata Bu Susi lagi.


‘’Lebih baik kalian fokus untuk mempersiapkan diri kalian.’’


Tambahnya dan meninggalkan kelas.


‘’Bosen,kantin yuk.’’Ajak Lili


‘’Yuk gue juga laper.’’ Kata Tia sambil mengusap perutnya.


Adel hanya mengangguk dan mengikuti ke dua temannya itu.


Karna ujian sudah selesai jadi semua anak kelas 12 bebas.


‘’Rupanya kalian ada di sini.’’ Kata Adel yang melihat


Reno,Fadli,Candra dan Denis yang sedang makan di kantin.


‘’Yayang Adel ,ayo duduk di sini.’’ Reno menuntun Adel untuk


duduk bersama.


‘’Tadi Bu Susi memberitahukan soal pendaftaran kuliah


katanya kita bisa mulai dari sekarang.’’ Kata Adel memberitau mereka.


‘’Makasih untuk infonya.’’ Kata Fadli


‘’Yayang Adel mau melanjutkannya kemana?’’ Tanya Reno


‘’Lo mau apa tanya tanya soal Adel kuliah dimana.’’ Kata Tia


‘’Tentunya aja biar gue bisa selalu bareng dengan yayang Adel.’’


Kata Reno tegas.


‘’Penguntit.’’ Kata Lili mencibir


‘’Enak aja gue bukan penguntit yah.’’ Kata Reno tak terima.


‘’Lagian penguntit itu selalu mengikuti secara diam diam


.’’Tambahnya.


‘’Apa bedanya sama lo, yang selalu mengikuti Adel kemana


pun.’’ Kata Tia ikutan


‘’Tentu saja beda.’’ Kata Reno tak terima


BRUG


Tiba tiba Davian duduk di meja Adel dan yang lainnya dengan


ke dua tangannya di atas meja dan membaringkan kepalanya di lengannya.Membuat


mereka kaget.


‘’Lo kenapa Dav.’’ Tanya Adel yang khawatir melihat Davian


dan memberi Davian air.


‘’Engak apa apa.’’ Kata Davian menerima air yang di berikan

__ADS_1


Adel dan meminumnya.


Bola mata Reno mau keluar saat melihat Davian meminum air


yang di berikan  Adel padanya,dia meminun


air yang sudah di minum Adel.


‘Air bekas minum  Adel


di minumnya.’ Batin Reno shok.


‘ Ciuman tak langsung.’ Batin Tia,Lili ,Fadli,Denis dan


Candra bersama


‘Astaga apa yang gue lakuin ,Davian meminum air yang barusan


gue minum itu berarti gue dan Davian..’Batian Adel wajahnya sudah merah.


Davian tak mengetahui pikiran dan reaksi teman teman Adel


tentang dirinya yang minum dari gelas milik Adel. Dia tak memperdulikannya.


Davian sudah merasa pusing dari tadi dia sempat ke UKS untuk


meminta obat tapi saat dia meminum obatnya ternyata engak ada air jadi dia ke


kantin membeli air tapi pas akan membeli air dia merasa pusing, jadi dia duduk


dan kebetulan meja yang di tempati Adel dekat dengannya dan saat  Adel menawarkan air Davian langsung


meminumnya karna sudah merasa  pahit dari


tadi.


‘’Lo engak apa apa Dav.’’ Kata Adel yang sudah sadar


‘’Sebaiknya lo ke UKS aja atau pulang aja gue telepon tante


‘’Engak usah bentar lagi juga baikan.’’ Kata Davian yang


masih menidurkan kepalanya.


‘’Ya udah kalau ada apa apa beritau gue yah.’’ Kata Adel


yang masih khawatir.


‘’Hm.’’ Kata Davian


Teman teman Adel membeku melihat interaksi antara Adel dan


Davian yang seperti sepasang kekasih yang  sedang merawat kekasihnya yang sakit. Adel tak


memperhatikan reaksi mereka dan memijit terus Davian


Skip


Setelah makan malam Marselo mengajak Davian untuk bicara di


ruang tengah.


‘’Nak kemana kamu akan melanjutkan kuliah,apa kamu sudah


memutuskannya?’’Kata Marselo,menanyakan soal melanjutkan kuliah pada Davian.


‘’Entahlah Vian belum memutuskannya.’’ Kata Davian


‘’Kenapa belum, Adel bilang pendaftaranya sudah mulai bahkan


Adel juga sedang membuatnya.’’ Tanya Marisa


‘’Tidak ada yang membuat Vian tertarik.’’ Kata Davian malas


‘’Masa dari sekian banyak universitas tidak ada yang bisa membuat


mu tertarik sih ,nak.’’ Kata Marselo

__ADS_1


‘’Mungkin Vian akan langsung bekerja saja.’’ Kata Davian


‘’Mama tidak setuju ,Vian mama tau kamu itu pintar dan bisa


melakukan apa pun dengan baik. Tapi sayang ada juga hal hal yang tak hanya bisa


di tangani dengan otak saja.’’ Kata Marisa dia memegang tangan Davian.


‘’Mama mau kamu juga bisa merasakan hal yang seperti


itu,kamu masih muda dan banyak hal yang perlu kamu tau dan rasakan.’’ Kata


Marisa dia tersenyum lembut


‘’Papa setuju dengan mama mu.’’ Kata Marselo tegas


‘’Anggap saja kamu mencari sesuatu yang berarti untuk mu


yang bisa di jadikan tujuan dalam hidup mu.’’ Kata Marselo menasehatinya.


‘’Mungkin nanti kamu bisa memenukan sesuatu yang menarik dan


membuat mu melakukan hal hal yang belum pernah kamu lakukan selama ini.’’


Tambahnya menyakinkan Davian.


‘’Melakukan hal hal yang belum pernah gue lakukan


sebelumnya.’’ Guman Davian.


Tiba tiba Davian mengingat semua hal yang belum pernah dia


lakukannya sebelumnya, semenjak Adel tinggal di rumahnya selalu ada hal yang


tak terduga terjadi di sekitarnya.


‘Kenapa gue jadi ke pikiran dengan cewek ceroboh itu.’


Pikir Davian


‘’Akan Vian pikirkan pah .’’Kata Davian berdiri dan pamit pada


kedua orang tuanya.


‘’Vian lelah mau  istirahat.’’ Kata Davian dari siang tadi kepalanya masih pusing


‘’Ya sudah kamu istirahat sana ,dan pikirkan perkataan


papa.’’ Kata Marselo,menginatkan dan mengijinkan .


Davian niak ke atas menuju kamarnya dan berpapasan dengan


Adel yang berdiri di tangga.


Adel berencana turun untuk mengambil air minum dia tidak


sengaja mendengar kalau Davian tidak berminat untuk melanjutkan sekolah dan


memilih untuk bekerja langsung.


‘’Vian lo engak akan kuliah.’’ Tanya Adel pas Davian


selangkah di depannya.


‘’Lo mendengarnya.’’ Kata Davian.


‘’Em enggak sengaja.’’ Kata Adel malu


‘’Mungkin iyah.’’ Katanya


‘’Kenapa.’’ Tanya Adel entah kenapa dia merasa kecewa.


‘’Bukan urusan lo.’’ Kata Davian datar


Hati Adel terasa sakit saat mendengar ucapkan Davian yang


dia rasa lebih datar dari kemarin kemarin .

__ADS_1


__ADS_2