Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
KENCAN


__ADS_3

Adel sedang bersiap untuk pergi bersama Marisa ,dia


menggunakan dres selutut berwarna putih dan memakai jaket lepis biru rambutnya


digerai dan di beri jepit rambut berbentuk kupu kupu di sebelah kirinya.


Kemarin Marisa meminta Adel untuk menemaninya untuk menonton


film yang ingin di tontonnya.Adel sudah siap dan terlihat cantik.


KILAS BALIK


KEMARIN


‘’Adel.’’Panggil Masira


‘’Ada apa tante?’’Adel menghentikan pekerjaannya saat Marisa


memanggilnya


‘’Kamu sedang apa?’’Tanya Marisa saat dia melihat Adel


dengan pelalatan kebun.


‘’Adel cuma lagi iseng aja tante,kebetulan ada sisa


benih.’’Kata Adel memasukan benih.


‘’Emang kamu tanam benih apa?’’Tanya Marisa dia berjongkok


di samping Adel


‘’Ada tomat ,cabe ,kangkung,wortel sama sawi.’’Adel menunuk


satu per satu setiap kotak .


‘’Banyak juga yang kamu taman.’’Kata Marisa


‘’Tante baru tau kalau kamu suka berkebun.’’Kata nya


‘’Itu karna nenek juga suka berkebut dan Adel suka di ajak


nenek jadi Adel terbiasa.’’Kata Adel


‘’Oh ya,tante ada perlu apa?’’TanyaAdel


‘’Tante cuma mau mengajakmu untuk menonton film yang katanya sih


seru jadi tante penasaran ingin menontonnya.’’Kata Marisa menunjukkan dua tiket


‘’Jadi apa kamu mau mememani tante?’’Tanya Marisa


‘’Baiklah tante,tapi kapan?''Kata Adel dengan senyum manisnya


‘’Terima kasih ya Adel sudah mau mememani tante. Seandainya


kamu yang menjadi anak tante kita bisa bersenang senang setiap hari.’’Marisa


memeluk Adel saking senangnya


‘’Besok kamu dandan yang cantik kita akan bersenang


senang.’’Marisa melepas pelukanya


Adel mengangguk ,dan mereka berdua masuk ke rumah untuk


bersih bersih karna hari sudah sore mereka pun harus mempersiapkan makan malam.


Kilas balik selesai


‘’Yos, gue sudah siap tinggal menunggu tante Marisa.’’Kata


Adel, dia mengambil tas kecil di dalam lemari


TING


‘Adel kamu duluan


saja karna masih ada yang harus tante lakukan,kita bertemu di sana.’


Setelah Adel membaca pesan dari Marisa ,dia berangkat

__ADS_1


terlebih dahulu ke bioskop seperti yang di katakan Marisa untuk menunggunya di


sana.


Marisa yang sudah melihat Adel pergi dia langsung keluar


dari persembunyiannya dan naik menuju kamar anak sulungnya itu.


‘’Rencana kedua.’’Gumam Marisa


TOK TOK TOK


‘’Vian bisa tolong mama sebentar.’’Kata Marisa sambil


mengetuk pintu kamar Davian


CKREK


‘’Mama, ada perlu apa?''Tanya Davian membuka pintunya


‘’Vian tolong kamu gantiin mama yah ,untuk mememani Adel


menonton soalnya mama ada urusan penting banget.’’Kata Marisa pergi tergesa


gesa tampa mendengar jawaban Davian


‘’Oh yah ,mama denger akhir akhir ini ada orang yang


mencurigakan kalian harus hati hati.’’Teriak Marisa di tangga


‘’Hah.’’Davian menghela nafas dengan kelakuan mamanya.


Sementara Adel yang sudah berada di depan bioskop menunggu


Marisa yang belum datang, dia juga sudah membeli popcorn dan soda untuk mereka


makan saat menonton film jadi mereka tinggal  langsung menonton saja.


Kudarizaka fumikiri


made atashi wa  muchuu de hasita  kono koi wo saeqiru you ni densha wa


sugisatta  tooi hino kioku umino kagayati


Adel sedang melihat sekeliling mencari Marisa terdengar ponselnya


berdering


‘’Hallo tante.’’Adel mengangkat teleponnya


‘’Hallo Adel apa kamu sudah di sana.’’Kata Marisa di sebrang


‘’Iya Adel sudah sampai tante,tante di mana.’’Tanya Adel


‘’Adel tante minta maaf ,tante tidak bisa kesana ada hal


penting yang harus di urus.’’Kata Marisa merasa bersalah


‘’Tidak apa apa tante, Adel bisa nonton sendiri.’’Kata Adel


memakluni


‘’Kalau gitu selamat menonton ,sekali lagi tante minta maaf


selamat bersenang senang.’’Marisa menutup teleponnya dan menyeringai.


Adel masuk ke dalam bioskop dan mencari bangku untuk  duduk menonton film. Saat di pertengahan film


Adel meresa ada seseorng yang duduk di sebelahnya Adel menengok ke samping dan


betapa terkejutnya dia melihat siapa yang duduk di sebelahnya.


Dia melihat Adel yang kaget hingga tak berkedip merasa lucu ,dia


menutar kepala Adel ke depan untuk menonton film.Adel yang masih tidak percaya


kembali menoleh ,melihat Adel yang tidak menonton dia menunjuk pada Adel untuk


menonton filmnya.


Adel tak menggubrisnya sepanjang film di putar Adel hanya

__ADS_1


memandang pria yang duduk di sebelahnya hingga filmnya selesai dan mereka


keluar bioskop.


‘’Kenapa lo bisa ada di sini?’’Tanya Adel yang dari tadi


penasaran


‘Ini beneran Davian kan bukan cuma khayalan gue kan.’Pikir Adel


yang tak percaya


‘’Gue di suruh mama .’’Jawab Davian


‘’Oh.’’Kata Adel ada jejak kekecewaan di wajahnya


‘’Vian lo udah memutuskan untuk melanjutkan kuliah di


mana.’’Kata Adel memulai pembicaraan


‘’Belum.’’Kata Davian


‘’Belum, emang engak ada kampus yang lo suka gitu.’’Tanya


Adel


‘’Entah lah ,emang lo udah memutuskan mau kemana.’’Kata


Davian


‘’Yah, karna tidak terlalu banyak yang bisa geu pilih jadi gue tidak terlalu pusing  mau melanjutkan kuliah kemana.’’Kata Adel sedikit lesu


‘’Kalau gitu kenapa lo mau kuliah?.’’Kata Davian


‘’Kenapa,karna nenek ku pernah berkata lakukan apa yang kamu mau


dan sukai dengan senang hati dengan begitu kamu akan bahagia dan kamu juga bisa


membuat orang lain bahagia juga.’’Kata Adel tersenyum


‘’Gue juga sadar kalau gue itu bodoh dan ceroboh oleh sebab itu, gue mau kuliah dan belajar agar gue bisa


membuat ayah bangga sama gue serta gue bisa mendapatkan pekerjaan yang gue sukai


dan kuasai.’’Adel melihat ke atas sambil tersenyum


‘’Dan agar gue bisa berdiri di samping dia dengan


layak.’’Kata Adel pelan tapi masih bisa di dengar Davian.


‘’Melakukan yang di sukai dengan senang hati.’’Gumam Davian


‘’ya… ya… ya…. yang itu…. yang itu… ayo… ayo …ayo


Davian.’’Kata Adel bersemangat saat Davian mengamil boneka di permainan capit


boneka.


Davian menggeleng gelengkan kepalanya dengan tingkah Adel


yang seperti anak kecil dan dia tersenyum kacil, Adel memeluk Davian saat dia


berhasil mendapatkanya. Davian melemparkan boneka tersebut.


''YEE,BERHASIL.''Teriak Adel senang


‘’Eh,kok di lempar.’’Kata Adel


‘’Terus kenapa.’’Kata Davian


‘’Kan sayang,dapatnya susah.’’Kata Adel mengambil nya


‘’Ngak susah lagi gue juga engak tertarik dengan boneka.’’Kata


Davian berjalan masuk ke dalam kafe


‘’Kalau gitu buat gue boleh.’’Tanya Adel


‘’Terserah,'' Kata Davian


‘’Makasih.’’Adel memeluk bonekanya

__ADS_1


‘gue bakal menjaga boneka ini dengan baik’.Batin Adel


__ADS_2