
Kemarin Adel telah mencari tau alasan kenapa Davian berada
di sana dan juga kenapa Laura bisa di sana juga. Tempat yang di datangi oleh
Davian adalah klub basket dan kenapa Laura juga ada di sana karna dia anggota
chiliders dan kadang mereka suka gabung latihannya biar bagaimana pun mereka
adalah pemberi semangat untuk anggota tim basket kalau sedang bertanding.
Sekarang Adel sedang berdiri di depan pintu ruangan klub
basket dia mau ikut bergabung dengan klub basket sebagai menejer. Dia sudah
memutuskan untuk mengikuti kemana pun Davian pergi dan tak akan memberi
kesempatan wanita lain untuk bersama Davian.
TOK TOK TOK TOK
‘’Permisi.’’Adel membuka pintu dan masuk ke dalam di sana
ada senior yang kemarin berbicara dengan Davian.
‘’iyah,ada perlu apa.’’Tanya senior itu.
‘’Begini….em saya mau ikut berbagung dengan klub sebagai
menejer.’’Kata Adel sopan.
‘’Oh lo mau gabung.’’Kata si senior
‘’Iyah.’’Kata Adel lantang
‘’Boleh,kebetulan menejer kami lagi absen lo bisa
menggantinya.’’Katanya
‘’Nama gue Satria kapten tim basket dan jangan terlalu
formal gitu santai saja.’’Tambahnya
‘’Terima kasih kak.’’Kata Adel senang
‘’Oh ya,nama lo siapa?’’Tanya Satria
‘’Adelia,panggil saja Adel.’’Kata Adel
‘’Oke Adel nanti sore kumpul di lapangan basket jangan sampe
telat,mengerti.’’Kata Satria
‘’Mengerti kak.’’Kata Adel
‘’Ano, kak saya mau tanya.’’Kata Adel sedikit gugup dia
belum pernah jadi menejer jadi dia tidak tau tugas yang harus di lakukan
sebagai menejer klub basket.
‘’Nanti saya harus ngapain yah kak .’’Tanya Adel
‘’Tentu saja mengerjakan tugas sebagai menejer ,memang apa lagi.’’Kata
Satria merasa janggal dengan pertanyaan Adel.
‘’Apa lo pernah menjadi menejer sebelum?’’Tanya Satria
Adel menggelengkan kepalanya dia tidak tau apa pun tentang
menejer apa lagi menejer klub basket dia tidak tau apa apa. Satria menepuk
dahinya dia terlalu senang sebelumnya karna tak perlu repot repot untuk mencari
seorang menejer ,dia lupa menanyakan apa Adel pernah jadi menejer sebelumnya.
Tapi karna Adel sudah di terima di klub tak mungkin Satria mengeluarkannya
langsung di hari dia bergabung.
‘’Begini,yang harus lo lakukan sebagai menejer itu.’’Satria
menjelaskan tugas tugas yang di kerjakan oleh menejer.
‘’Tunggu kak biar saya tulis agar nanti tidak lupa.’’Adel
mengeluarkan buku dan pulpennya dan menulis semua yang di ucapkan Satria.
‘’Apa sekarang lo sudah mengergi.’’Kata Satria
‘’Iyah kak,intinya tugas saya itu menyiapkan minuman sehabis
latihan dan keperluaan lainnya yang di butuhkan terus membersihkan bola basket dan
yang lainnya.’’Kata Adel mantap
‘’Hm.’’Satria mengangguk lebih dari satu jam dia
menjelaskannya pada Adel membuat dia sangat kesal pada Adel.
__ADS_1
‘’Kenapa kakak tidak bilang kalau itu kaya di anime gendre
olahraga gitu,kan jadi enggak perlu lama menjelasannya.’’Kata Adel
‘emang karna siapa gue lama menjelaskannya,’Pikir Satria
yang tambah kesal dengan komentar Adel.
Karna Adel mau menulisnya Satria harus pelan pelan
menjelaskannya kaya seorang guru yang sedang mendikte muridnya agar Adel
menulis semua dengan benar.
‘’Tunggu anime kata lo.’’Kata Satria senang
‘’Lo juga suka nonton anime.’’Kata Satria semangat,dia
mengguncang bahu Adel karna terlalu senang ada yang menyukai hal yang sama
dengannya.
Satria sangat suka menonton anime walau pun dia sudah kuliah
biasanya dia dan teman yang kebetulan ada di klub yang sama dengannya suka
menontonnya dan membahasnya bersama sama tapi sekarang dia lagi cuti jadi tak ada
yang bisa di ajak menggobrol saat Adel bilang kaya anime dia sangat senang.
‘’Enggak bisa di bilang suka juga sih,saya lebih banyak baca
komik dan manga.’’Kata Adel gugup dengan tingkah Satria yang berubah mendadak.
Tadinya Adel mau langsung pergi setelah Satria menjelaskan
soal pekerjaan menejer tapi Sartia menahannya dan mengajaknya membahas entah
itu anime atau manga jadi mau tak mau Adel mendengarkan Satria yang bersemangat
membicarakan anime.
‘’Kak,sepertinya saya harus pergi teman teman saya sedang
menunggu.’’Kata Adel,dia sudah tidak tahan lagi dan beralasan agar bisa pergi
sambil memegang handphonnya supaya Satria percaya teman temannya menghubunginya.
‘’Oh,ya sudah kita bicara lagi lain kali.’’Kata Satria
‘’Jangan lupa nanti sore lo datang ke lapangan basket janan
‘’Baik kak,saya permisi.’’Kata Adel pamit.
Setelah Adel keluar dan sedikit jauh dia menghela nafas lega
akhirnya bisa kabur juga. Adel pergi mencari teman temannya untuk menghindari Satria.
‘’Huh.’’
‘Lain kali kalau gue liat kak Satria lagi gue harus putar
arah .’pikir Adel
Brug
Adel duduk dan menjatuhkan kepalanya ke meja sesampainya di
kantin
‘’Kenapa lagi lo Del?’’Tanya Lili dengan heran.
‘’Lo lihat Davian bareng cewek itu lagi.’’Tebak Tia
‘’Bukan.’’Jawab Adel yang masih dengan posisi yang sama.
‘’Terus lo kenapa?’’Tanya Lili lagi
‘’Gue habis mendaftar ke klub.’’Kata Adel
‘’Lo di tolak.’’Kata Lili
‘’Enggak.’’Kata Adel mengangkat kepalanya.
‘’Emang klub apaan yang lo masuki.’’Tanya Tia
‘’Klub basket.’’Kata Adel
‘’Setau gue lo kan enggak pinter main basket.’’Kata Tia
‘’Gue bukan mau manjadi pemainnya tapi jadi menejer di klub
basket cowok.’’Kata Adel menjelaskan.
‘’Kesambet apaan lo tiba tiba mau menjadi menejer klub
basket.’’Kata Tia yang tak mengerti.
‘’Karna Davian ada di sana.’’Kata Adel senang.
__ADS_1
‘’Kenapa gue enggak pikiran,selain yang ada hubungannya
dengan Davian mana mau lo melakukan hal hal kaya gitu.’’Kata Tia,dia
menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan kelakuan Adel.
‘’Terus kenapa lo lemes gitu.’’Kata Lili
‘’Gara gara kakak senior yang parahnya dia itu kapten tim
basket yang terus saja mengajak gue bicara terus soal anime.’’Keluh Adel
‘’Ngapain kakak senior itu membicarakan anime bukannya
seharusnya soal kegiatan klub yah.’’Kata
Lili heran.
‘’Entahlah mungkin dia anime lover kali.’’Jawab Adel asal.
‘’Hahahahaha.’’Mereka bertiga tertawa bersama
Karna sebentar lagi dosen akan datang mereka pergi dari
kantin dan menuju ke kelas masing masing. Pelajaran berlang sung hingga sore
saat dosen telah keluar Adel pergi ke lapangan basket sebelumnya dia pamitan
pada Tia yang satu jurusan dengannya.
‘’Tia gue pergi ke klub dulu kalian pulang duluan aja jangan
nungguin gue takutnya lama.’’Kata Adel, dia mengambil tasnya lalu pergi.
‘’Oke,nanti gue bilang sama Lili semangat Del.’’Kata Tia
sambil mengangkat tangan.
Setelah ke pergian Adel Tia juga membereskan buku miliknya
dan keluar dari kelas.
‘’Gue enggak ngerti dengan Adel untuk apa coba dia terus
mengejar Davian padahalkan sudah berkali kali Davian mempermalukan dirinya tapi
masih saja dia menyukai Davian.’’Kata Tia
‘’Kalau gue jadi Adel lebih baik nyari yang lain saja.’’Katanya
lagi.
Setelah membereskan barang barangnya Tia langsung pergi
mencari Lili untuk mengajaknya pulang seperti kata Adel tadi.
Seluluh tim basket sekarang berkumpul untuk penyambutan
anggota baru dan saling mengenal satu sama lain. Setelah semuanya saling
memperkenalkan nama Satria sebagai kapten tim juga memperkenalkan Adel.
‘’Oke semuanya sudah berkenalan sakarang gue mau
memperkenalkan satu orang lagi dia akan jadi menejer tim kita menggantikan
Linda yang sedang cuti.’’Kata Satria,dia melambai pada Adel.
Adel menghampiri Satria dan berdiri di samping Satria. Adel
tersenyum manis pada mereka beberapa di antara mereka ada yang memerah.
‘’Ini Adelia .’’Kata Satria memperkenalkan Adel
Davian yang sedang mengobrol dengan senior yang duduk di
sebelahnya melihat ke depan saat Satria menyebut nama Adel dia kaget karna Adel
mengikutinya bergabung ,tampa di sadari ada senyum kecil di bibirnya Davian.
‘’Halo semuanya ,mohon bantuannya mulai sekarang.’’Kata Adel
sopan dengan senyum manisnya.
‘’Mulai sekarang Adel akan menjadi menejer kita yang
baru.’’Kata Satria
‘’Untuk kalian anggota baru gue ucapkan,SELAMAT DATANG DI
KLUB BASKET.’’Teriak Satria .
KEMAREN SAYA HABIS
MASAK MASAK JADI BELUM SEMPET MENGUPLOD DAN HP SAYA ADA MASALAH JADI HARUS
SELALU PINJAM PUNYA BAPAK SAYA ITU JUGA CUMAN SEBENTAR KARNA HPNYA LARI TERUS HEHE
MAKSUD SAYA BAPAK SAYA PERGI MULU JADI CUMAN BISA BENTARAN DOANG.
__ADS_1