Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
121


__ADS_3

‘’E’lo kenapa Del?’’Tanya Tia khawatir.


Melihat Adel yang murung  dengan mata yang bengkahk di tambah lagi ada


kantung mata yang hitam walau samar.


Semalam setelah Davian mengatakan kalau dia menerima perjodohan


yang di tawarkan presdir WJ Campeny ,dia menangis semalam bahkan dia tidak


tidur sejam pun dan langsung pergi menemui Lili dan Tia setelah Davian


berangkat ke kantor.


‘’iya,e’lo kenapa? Kok bisa kaya zombie gini sih.’’Kata Lili


yang juga khawatir.


‘’Apa Davian menjahati e’lo lagi?’’Tanya Tia


Yang dia tahu hanya Davian yang bisa membuat Adel sekacau


ini.


‘’Atau e’lo di keluarkan dari kantor oleh Davian.’’ Tanyanya lagi.


Dia ingat betapa senangnya Adel saat cerita kalau dia akan


bekerja bersama dengan Davian.


Adel menggelengkan kepalanya lalu menghela nafas membuat


mereka berdua bingung,


‘’Gue sedang sakit.’’Kata Adel lirih.


‘’APA?’’Teriak mereka bersama.


‘’Sakit apa? Terus kenapa e’lo kesini bukannya istirahat di


rumah.’’Kata Tia yang tak habis pikir dengan kelakuan Adel.


‘’E’lo  sudah ke dokter


atau mau ke rumah sakit,ayo kita antar.’’Kata Lili cemas.


‘’Tidak perlu,lagian percuma pergi ke dokter atau rumah sakit


enggak akan sembuh juga.’’Kata Adel membuat kedua temannya semakin cemas.


‘’E’lo sakit apa,Del? Sampai dokter enggak bisa nyembuhi e’lo.’’Kata


Lili


‘’Sakitnya di sini.’’Adel menaruh tangannya di dadanya


tepatnya hatinya.


‘’Jantung? E’lo sakit jantung.’’Kata Tia terkejut.


‘’Bukan.’’Adel menggeleng.


‘’Terus apa?’’Tanya Tia dan Lili.


‘’Hati gue yang sakit,karna aka nada upacara pernikahan.’’Kata


Adel sendu.


‘’Pernikahan?’’Tanya Mereka yang bingung.


‘Apa hubungannya pernikahan sama dengan sakit hati….eh tunggu


jangan –jangan….’Pikir Lili dan Tia lalu saling melihat satu sama lain.


‘’Maksud e’lo Davian.’’Kata Tia,Adel mengangguk.


‘’Dengan siapa?’’Tanya Lili.


‘’Reina.’’Jawab Adel.


‘’Reina siapa?’’tanya Tia.


‘’Reina Putri Wijaya anak dari presdir Dirga Wijaya,orang


yang memberi modal pada perusahaan om Marsel untuk pembuatan game.’’Jawab Adel.


‘’Kenapa tiba tiba Davian mau menikah dengan si Reina ..Reina


itu.’’Tanya Lili.


‘’Karna perjodohan.’’Jawab Adel.


‘’Ya Tuhan,kok bisa.’’Kata Tia tak percaya.


‘’Lalu kapan mereka menikah?’’Tanya Lili.


‘’Entah,gue tidak tahu.’’Kata Adel.


‘’Ini pertama kalinya gue mendengar Davian mengatakan sesuatu


dengan nada seserius itu selama ini.’’Lanjutnya.


‘’Sudahlah Del,menurut gue ini adalah waktu e’lo yang tepat


untuk melupakan seseorang seperti Davian.’’Kata Tia.


‘’Tia benar e’lo berhak bersama dengan laki laki yang lebih


baik.’’Kata Lili menyetujui ucapan Tia.

__ADS_1


Adel menghela nafas,memejamkan matanya menikmti semirir angi


yang berhembus yang sesekali menerbangkan rambutnya yang di gerai.


‘’Baiklah akan gue coba ,lagi.’’Kata Adel yang memelankan


suaranya di kata terakhir.


………


Davain sedang menandatangani dokumen yang di bawa pak Seno. Meski


papa sudah kembali ke rumah tapi Davian masih tetap bekerja untuk bisa


memperajari bisnis lebih dalam lagi karna bagaimana pun Davian adalah


penerus  perusahaan milik papa nya itu.


‘’Saya dengar anda dan putri pak Wijaya di jodohkan. ’’tanya


Seno.


‘’Apa berjalan lancar?’’Lanjutnya.


‘’Iya.’’Jawab Davian sambil membaca dokumen yang satunya


lagi.


‘’Apa sebelumnya kalian pernah bertemu?’’Tanya Seno.


‘’Karna sepertinya presdir Wijaya sangat menyukai anda


sebagai pasangan anak perempuannya.’’Kata Seno yang penasaran atau lebih


tepatnya Marselo meminta Seno untuk mengorek lebih jauh tentang perasaan


sebenarnya Davian tetang perjodohan itu karna Davian tidak mau membahasnya


lebih lanjut dengannya.


‘’Apakah powerpoint tetoliar berjalan dengan baik?’’Tanya


Davian mengalihkan pembicaraan.


Dia tidak ingin membicarakan soal perjodohan itu. Entah kenapa


sejak semalam  lebih tepatnya saat


mendengar Adel menangis semalaman, dia merasa tak karuan kalau ada yang


bertanya soal itu hati terasa sakit.


‘’Oh,iya,kami sedang mengerjakannya saat ini.’’Jawab Seno


yang merasa canggung karna mengorek pripasi bosnya.


‘’Baiklah saya permisi.’’ Katanya lalu pergi dari ruangan


‘’Hup.’’Davian menghela nafas lelah.


Ting~


Davian membuakan pesan yang masuk ke ponselnya dia kira Adel


yang mengiriminya pesan karna beberapa hari ini Adel selalu mengiriminya


mengingatkannya untuk makan,tapi dia mendesak kecewa karna itu bukan dari Adel.


‘’Hai,apa kamu sudah makan jangan lupa untuk makan jangan


terlalu keras bekerja.


Dari Reina


Ps:simulasi untuk jadi istri yang baik.


Setelah membaca pesannya lalu menjawabnya singkat,Davian


mencari nomor kontak yang terdapat di ponselnya lalu menghubunginya.


Adel yang sedang ikut Lili ke perpustakaan tak menyadari


ponselnya yang terus berdering menggangu mereka yang sedang membaca buku.


Drrtt…drrttt…..drrtttttt


‘’Adel telepon e’lo bunyi terus.’’Kata Lili menyadarkan Adel


yang tengah melamun.


‘’Oh.’’Adel mengangkat telepon.


‘’Hal…’’Davian memotong ucapan Adel.


‘’Karna kau tidak masuk hari ini maka gaji mu akan di potong.’’Setelah


mengatakan itu Davian memutus panggilannya.


Adel terdiam mencerna apa yang barusan Davian katakana.


‘Apa maksudnya.’Batin Adel bingung.


‘’Siapa yang telepon ,Del?’’Tanya Lili melihat Adel terdiam.


‘’Oh,Davian.’’Jawab Adel linglung.


‘’Mau apa Davian menelepon lo.’’Tanya Lili heran.


‘’Enggak tahu.’’Adel mengangkat bahunya.

__ADS_1


‘’Kata dia akan memotong gaji gue karna tidak masuk.’’Lanjutnya.


‘’Emang e’lo enggak izin dulu.’’Kata Lili.


‘’Hehe,lupa.’’Adel menyengir.


‘’Hah…sudahlah ayo pulang.’’Lili membereskan buku nya lalu


pergi bersama Adel.


‘’Tumben Diki tidak menemui e’lo,kan biasanya kalianselalu


pulang bersama.’’Kata Adel sambil celingukan mencari sosok Diki.


Walau pun Adel tidak kuliah tapi dia selalu tahu tentang gossip


di kampus karna Tia selalu menceritakan apa saja yang terjadi di kampus bahkan


saking panjangnya Adel selalu ketiduran saat mendengarkan semua cerita Tia.


‘’Dia lagi sibuk,katanya ada kerja kelompok.’’Jawab Lili.


‘’E’lo enggak curiga gitu,siapa tahu dia malah lagi sama


cewek lain.’’Kata Adel memas manasi.


‘’Enggak,kalau sampai dia melakukan itu,siap siap saja burung


gue potong.’’Kata Lilisambil memeragakannya.


Glek


‘’Kejam amat e’lo ,Li.’’Adel menelan ludahnya.


‘’Gue jadi kasihan sama Diki,semoga e’lo selamat Diki.’’Kata


Adel pelan.


Tin…tin…tinn…


Suara kelakson motor mengejutkan Adel dan Lili yang sedang


menunggu ojol yang mereka pesan .


‘’Delia mau pulang?’’Tanya Andreas setelah membuka helmnya.


‘’Ayo aku antar pulang.’’Lanjutnya.


‘’Eh,kak Andreas kenapa ada di sini.’’Bukannya menjawab


pertanyaan Andreas Adel malah berbalik bertanya.


‘’Kami habis melakukan pertandingan persahabatan.’’Jawab


Andreas.


‘’Oh.’’Adel mengangguk paham.


‘’Naiklah aku akan mengantar mu.’’Kata Andreas lagi.


‘’Aku akan menungunggu taxi saja dengan Lili.’’Tolak Adel.


‘’Udah sana,enggak baik nolak niat baik orang.’’Kata Lili.


‘’Ini kesempatan buat e’lo move on dari Davian.’’Bisik Lili.


‘’Jangan e’lo sia –sia’in.’’Tambahnya.


‘’Tapi serius e’lo enggak apa apa gue tinggal sendiri.’’Kata


Adel.


‘’Tenang aja ,lagian ojol yang gue pesan sebentar lagi


datang.’’Jawab Lili.


‘’Ya udah,e’lo hati hati yah.’’Kata Adel,dia naik ke motor


Andreas.


‘’Sampai jumpa Lili.’’Kata Andreas.


‘’Iya kak,awas kakak jangan di bawa ngebut.’’Kata Lili.


‘’Bay Li,hati hati pulangnya.’’Kata Adel.


Setalah Adel duduk di motor dengan nyaman Andreas langsung


menjalankan motornya meninggalkan Lili.


‘’Heran gue sama Adel ada cowok ganteng seperti kak Andreas gitu


kok malah di anggurin.’’Kata Lili setelah mereka sudah jauh.


‘’Masih aja milih yang belum tentu.’’Lanjutnya.


‘’Mba Lili.’’Tanya tukang ojek.


‘’Iyah pak.’’Jawab Lili lalu memakai helm yang di berikan


tukang ojek.


‘’Jalan pak.’’Kata Lili yang sudah naik.


YANG NGERASA CERITANYA MAKIN ENGGAK NYAMBUNG DENGAN JUDUL ITU


SEBENARNYA DARI AWAL SAYA BINGUNG MAU KASIH JUDUL APA JADI BAGI YANG MAU


NYUMBANG IDE BUAT JUDUL YANG PAS DI KOMEN AJA,TERIMA KASIH.

__ADS_1


SOALNYA SAYA ITU PALING PAYAH NGASIH NAMA ATAU JUDUL KADANG


SUKA ENGGAK COCOK.


__ADS_2