Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
PINGSAN


__ADS_3

                                                                               


Adel berlari cepat berharap gerbang sekolah belum di tutup,dia melihat jam di pergelangan tangannya menunjukan jam 07:28 menit beberapa menit lagi gerbang akan di tutup.


‘’Tunggu.’’Teriak Adel


‘’Pak tolong bukain gerbangnya pak.’’Pinta Adel


‘’Maaf neng tidak bisa .’’Ucap pak Parto penjaga gerbang


‘’Ayolah pak saya kan cuman terlambat satu menit doang,masa


enggak boleh masuk sih pak.’’Kata Adel sambil melihat jam


‘’Ini sudah pelaturan sekolah ,lain kali bangun lebih pagi biar tidak terlambat.’’Kata pak Parto


‘’Sekali ini saja pak,saya janji.’’Adel mengacungkan dua jari membentuk V


‘’Tidak bisa ya tidak bisa sekarang tunggu di sini sampai guru datang.’’Pak Parto pergi untuk memberi tahu guru BK.


‘’Ih ……’’Adel menghentakkan kakinya.


‘’Ah kenapa gue enggak kepikiran .’’Adel pergi ke belakang


sekolah


Di SMA PELITA HARAPAN tidak ada gerbang belakang namun ada


tembok yang di bangun agak rendah yang sering di gunakan untuk bolos atau telat.Adel memanjat dinding pas dia sudah turun.


‘’Siapa di sana .’’Kata se seorang yang melihat aksi Adel


‘’Mampus gue ketauan.’’Adel bergumam


‘’Oh rupa kamu yah .’’Katanya


‘’Hehe selamat pagi pak.’’Kata  Adel cengengesan


‘’Selamat pagi,sekarang ikut saya .’’Katanya


‘’Kenapa harus ketaunan sama guru udah bitu guru BK lagi.’’Kata Adel


‘’Kenapa masih di sana cepat ikut saya.’’Kata pak Rudi guru BK


‘’Iya pak.’’Adel mengikuti pak Rudi


‘’Sekarang kamu lari keliling lapangan 30 putaran,mengerti.’’Kata Pak Rudi


‘’Tapi pak.’’Kata Adel


‘’Kalau gitu jadi 50 putaran.’’Kata pak Rudi menambahkan.


‘’Baik pak.’’Adel pergi ke lapangan pasrah.


‘Dari pada di tambah lagi lebih baik geu lari aja,mana dari semalam belum makan lagi.’Pikir Adel dan memulai berlari keliling lapangan.


Mau tak mau Adel berlari mengelilingi lapangan sekolah yang cukup luas.Sudah sekitar 35 puteran Adel meresa kepalanya pusing tapi dia  meneruskan larinya dan tak menghiraukannya.


Setelah mengantar laporan pada guru Davian kembali ke kelasnya dan melihat Adel yang sedang di hukum.


‘’Adel…kenapa dia di hukum ?’’Davian berhenti dan melihat tas milik Adel di pinggir lapangan.


‘’Apa dia telat bukannya tadi pagi dia berangkat pagi .’’Davian merasa ada yang tidak beres dengan Adel dia menghampirinya.


‘’Mata gue kok kunang kunang ,kepala gue juga tambah pusing.’’Gumam Adel


Adel tidak bisa menopang lagi tubuhnya dan terjatuh sebelum


tubuh Adel menyentuh tanah ada sebuah lengan yang menangkapnya.


‘’Adel....Del ,dia pingsan.’’Davian mengangkat Adel dan membawanya ke UKS.


‘’Ada orang yang pingsan disini tolong di periksa.’’Davian mesuk dan membaringkan Adel di kasur


‘’Kemana penjaga UKS nya.’ Kata ’Davian


‘’Kak ada yang bisa saya bantu.’’Seorang siswi yang masuk


‘’Em tolong periksa dia.’’Kata Davian


‘’Baik’’Katanya malu malu setelah tau kalau orang yang di depannya adalah Davian.

__ADS_1


‘’Dia tidak apa apa kak.Cuman pingsan mungkin karna perutnya kosong."Katanya setelah memeriksa Adel


Davian langsung keluar setelah mendengar hal itu.


‘’Eng…gue dimana?’’Adel bangun memegang kepalanya yang masih


pusing


‘’Lo di UKS,tadi lo pingsan di lapangan.’’Davian masuk ke


dalam sambil membawa sekantong plastik.


‘’Nih’’.Dia menyerahkannya pada Adel


‘’Apa ini?"Adel mengambil plastik dan membukanya


Di dalamnya ada dua bungkus roti dan air mineral,Adel mengerjap ngerjapkan matanya.Davian langsung meninggalkan Adel setelah


memberikan bungkusan tadi. Adel tersadar dan tersenyum sangat lebar.


‘’TERIMA KASIH DAVIAN.’’Teriak Adel


Adel memakan roti pemberian Davian dan dia mengambil tasnya pergi menuju ke kelasnya .


SKIP


‘’Del, tadi pagi lo kemana?’’tanya Lili


‘’Gue di hukum sama pak Rudi.’’Jawabnya


‘’Kenapa?’’tanyanya lagi


‘’ Gara gara ketauan manjat tembok sekolah.’’Kata Adel


‘’Lo telat Del.’’Kata Tia dan menyimpan cerminnya yang dari


tadi di pengangnya


Adel mengangguk lalu bis yang mereka tunggu datang.Hari ini


teman teman Adel memaksa ingin tau dimana Adel tinggal karna dia sering sekali mengelak jadi mereka memaksa ikut Adel pulang.


‘’Iyah ,sekarang kalian udah tau kan cepat pulang.’’Adel menyeret Tia yang memegang pagar rumah.


‘’Kenapa cepat cepat engak nyuruh kita masuk dulu gitu.’’Kata Tia


‘’Ayo pulang keburu dia nya pulang bisa berabe tau.’’Adel memaksa


‘’Siapa yang pulang Del?’’Kata Lili


‘’Anaknya tante Marisa dia itu tidak suka keributan.’’Kata Adel was was


‘’Cewek atau cowok’’kata Tia semangat


‘’Cowok’’Kata Adel


‘’Ganteng apa enggak.’’Tia lebih bersemangat.


‘’Itu…bangaimana yah.’’Kata Adel binggung


‘’Ayo lah Del beritau gue ganteng apa enggak.’’Kata Tia sambil menggoyang goyangkan tangan Adel


‘’Anu……’’


‘’Sedang apa kalian di sini.’’Adel menegang saat mendengar


suara yang berada di belakangnya dia perlahan menegak ke belakang.


‘’Eh Davian’’Adel cengengesan dan mundur ke belakang Tia


‘’Lo juga, lagi ngapain di sini.’’Kata Tia


‘’Tia’’Adel takut Davian marah


‘’Ini rumah gue.’’Kata Davian.


‘’HAH ,JADI INI RUMAH LO’’Tia dan Lili kaget dengan pernyataan


Davian


‘’Serius ini rumah lo.’’Kata Lili

__ADS_1


‘’Iyah sekarang minggil gue mau masuk.’’Kata Davian.


‘’Loh ada apa ini rame rame.’’Marisa datang menghampiri mereka.


‘’Vian ada apa .’’Marisa bertanya pada Davian.


‘’Tanyakan saja pada dia tuh.’’Davian menunjuk Adel dengan dagunya


‘’Adel ada apa, sayang.’’Kata Marisa pada Adel


Tia dan Lili menjatuhkan rahang mereka saat mendengar orang


yang di yakini mama Davian mengatakan sayang pada Adel.


‘Sudah sejauh mana hubungan merek.’Batin mereka berdua


‘’Tante, itu tante teman teman Adel pengan tau selama ini Adel tinggal dimana.’’Kata Adel


‘’Kenapa enggak di suruh masuk aja ,ayo masuk.’’Kata Marisa senang


dan mengandeng Adel dan Lili masuk kedalam.


‘’Oh ,Vian tolong bawa belanjaan mama yah.’’Kata Marisa


Davian hanya menggela napas dengan kelakuan mamanya yang ke


lewat senang.


‘’Jadi kalian ini teman temannya Adel.’’Kata Marisa menyajikan cemilan di meja di samping taman.


‘’Iyah tante.’’Kata Tia dan Lili


‘’Nama kalian siapa?"Tanya Marisa


‘’Nama saya Sintia tante.’’kata Sintia


‘’Saya Lili tante.’’Kata Lili


‘’Nama yang bagus, ayo di makan .’’Kata Marisa ramah


‘’Makasih tante.’’Kata mereka


Mereka berempat terus mengoblor dan di selingi candaan Tia yang membuat mereka tertawa hingga petang.


‘’Tante ini sudah sore kami harus segera pulang.’’Kata Lili meminta izin


‘’Benar tante ,’’Kata Tia


‘’Maaf yah saking asyiknya tante jadi lupa waktu.’’Kata Marisa


‘’Tidak apa apa tante lagian kami juga senang.’’Kata Tia


‘’Besok besok kalian kemari lagi yah,kita ngoblor bareng lagi.’’Kata


Marisa mengatupkan tangannya dan tersenyum senang.


‘’Apa boleh kami kemari lagi?’’Kata Tia senang


‘’Iyah tante juga senang punya teman ngobrol.’’Kata Marisa


‘’Kalau gitu kami pulang dulu tante.’’kata Lili pamit


‘’Kami pulang.’’Kata Tia


‘’Hati hati di jalan yah.’’Kata Marisa.


‘’Iyah tante.’’Kata mereka berdua


‘’Tante ,Adel mengantar mereka ke depan dulu yah.’’Kata Adel pada Marisa


‘’Iyah.’’katanya.


Adel mengantar Tia dan Lili ke depan gerbang


‘’Dah Del kami pulang dulu.’’Kata Lili


‘’Sampai jumpa.’’ Kata Tia


‘’ Hati hati di jalan.’’ Kata Adel sambil melambaikan tangannya.


Adel masuk kembali ke dalam rumah untuk membantu Marisa menyiapkan makan malam.

__ADS_1


__ADS_2