Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
88


__ADS_3

Seluluh tim basket berangkat menuju tempat pelaksaan


penyisihan babak pertama turnamen basket.


Saat menyerahkan bekal Reno membujuk Adel supaya ikut


menontonnya saat bermain nanti tapi Adel menolaknya.


‘’Hah.’’Reno menghela nafas mengingat Adel menolak ajakannya


.


‘’Kenapa e’lo belum belum sudah lesu begitu?’’Tanya Toni yang


duduk bersama Reno.


‘’Tidak apa apa.’’Jawab Reno.


‘’Oh.’’Balas Toni.


Diki menoleh saat Toni berbicara dengan Reno lalu memejamkan


matanya sambil mendengarkan music mempersiapkan staminanya untuk pertandingan.


Karna rencananya gagal jadi dia harus siap bermain lebih


lama.


‘’Adel’’.Merasa ada yang memanggilnya Adel membalikkan


badannya.


‘’Tante ,ada apa ke sini?’’Tanya Adel saat tahu siapa yang


memanggilnya.


‘’Selamat pagi tante.’’Sapa Tia dan Lili.


‘’Pagi,apa kabar kalian.’’Tanya Marisa.


‘’Kami baik tante.’’Balas Lili.


‘’Oh syukurlah nanti kapan kapan main lagi ke rumah


tante.’’Kata Marisa.


‘’Baik,asal ada banyak cemilan kami pasti kesana.’’Kata Tia


semangat.


‘’Jangan dengarkan Tia tante.’’Lili menyenggol lengan Tia


merasa tak enak.


‘’Tidak apa -apa nanti tante akan menyiapkan baaanyak cemilan


untuk kalian.’’Kata Marisa.


‘’Tante ada apa kesini?’’Tanya Adel.


‘’Em tante mau ketemu Davian.’’Kata Marisa.


‘’Davian baru saja pergi,tante.’’Kata Adel.


‘’Benarkah.’’Kata Marisa pura pura cemas.


‘’Bagaimana ini?’’Lanjutnya yang panic.


‘’Memangnya kenapa tante.’’Kata Adel


‘’Kalau ada yang bisa Adel bantu bilang saja.’’Tawar


Adel,Marisa menyerigai di dalam hati.


‘’Tante mau memberikan barang Davian yang ketinggalan.’’Kata


Marisa.


‘’Dan ini barang yang sangat di butuhkan oleh Davian.’’Lanjut


Marisa


‘’Apa kamu mau membantu tante memberikannya ,Adel.’’Tanya


Marisa penuh harap.


‘’Baiklah akan Adel bantu.’’Kata Adel,meski pun dia tidak mau


ke pertandingan basket tapi dia tidak bisa menolak Marisa yang sudah dia anggap


ibu.


‘’Benarkah! Terima kasih.’’Marisa memeluk Adel karna senang.


‘’Kalau gitu Adel pergi sekarang,takut Davian sudah mulai


bertanding.’’Kata Adel dan menerima kantung yang di berikan Marisa.


‘’Iyah hati hati di jalan.’’Kata Marisa.


‘’Hm,Lili,Tia temani gue yuk.’’Ajak Adel


‘’Oke.’’Jawab Mereka.


‘’Tante kami pergi dulu.’’Pamit Lili.


‘’Dah tante.’’Kata Tia.


‘’Kalian bertiga hati hati.’’Kata Marisa saat mereka sudah


berjalan pergi.


‘’Yes berhasil.’’Kata Marisa senang.


‘’Tidak akan aku biarkan si Laura itu atau si Reno Reno


menjadi orang ketiga di antara Davian dan Adel.’’Lanjutnya pelan penuh tekad.


‘’Akan aku buat mereka semakin dekat.’’Tambahnya.

__ADS_1


Setalah menyerahkan barang untuk di antar pada Davian Marisa


pun pulang.


‘’Del apa e’lo enggak apa apa kesana.’’Tanya Lili khawatir.


‘’Benar e’lo kan tadi tidak mau pergi tapi sekarang pergi


kesana,apa e’lo enggak khawatir si nenek lampir nanti menertawakan e’lo.’’Kata


Tia sambil mengejek Laura.


‘’Dia itu cantik,primadona kampus lagi masa di panggil nenek


lampir. Ada ada saja sih e’lo.’’Kata Adel terkekeh.


‘’Lagian alasan gue tidak mau ke sana itu berenaran ingin


fokus untuk belajar pratek,bukan karna Laura atau pun Davian.’’Jelas Adel yang


memang itu benar.


‘’Yah terserah e’lo deh! Sekarang kita naik apa kesana.’’Kata


Lili dan bertanya.


‘’Tak mungkinkan kita naik bis bisa bisa kita telat karna


terlalu lama menunggu bis datang.’’Tambah Lili.


‘’Benar juga.’’Adel membenarkan perkataan Lili,tangannya


mengapit dagunya sambil berpikir.


‘’Gue tahu.’’Kata Tia saat melihat Fadli keluar mobil.


‘’Ikuti gue.’’Kata Tia,Lili dan Adel saling memandang dan


mengikuti Tia.


‘’Eh..Tia! apa apaan ini.’’Teriak Fadli karna tiba tiba Tia


menyeretnya.


‘’Ikut.’’Kata Tia,Lili dan Adel melongo melihat perlakuan Tia


pada Fadli.


Setelah sampai di mobil Fadli Tia langsung masuk tanpa


permisi membuat ketiganya mengaganga.


‘Ada apa dengan Tia hari ini?’Pikir Fadli,Lili dan Adel.


‘’Anterin kita ke tempat turnamen.’’Kata Tia membuyarkan


lamunan mereka.


‘’Ayo masuk Adel,Lili.’’Lanjutnya,Lili dan Adel pun ikut


masuk tapi mereka dududk di belakang.


‘Sebenarnya ini mobil siapa sih.’Batin Fadli.


mulai.’’Kata Tia.


‘’Iyah…iyah.’’Kata Fadli malas,dia pun masuk dan menjalankan


mobilnya menuju ke tempat pertandinga.


Adel tiba beberapa menit setelah Davian dan timnya


sampai,Adel dan Lili turun dan masuk mencari Davian di susul Tia dan Fadli di


belakang.


‘’Davian.’’Panggil Adel saat melihat Davian dan rombongannya.


Mendengar ada yang memanggil nama Davian mereka semua


berhenti dan berbalik,pada hal yang di panggil Davian saja.


Adel menghampiri Davian di ikuti Lili,Tia dan Fadli. Lili  heran dengan reaksi berlebih mereka.


‘Apa nama mereka Davian semua.’Pikir Lili.


‘Kenapa mereka ikut menoleh juga.’Lanjutnya.


‘’Adel.’’Pekik Reno senang.


‘’Apa kamu datang untuk menonton pertandingan yak.’’Lanjutnya.


‘’Tidak ,gue cuma mengantarkan barang milik Davian.’’Kata


Adel.


‘’Davian.’’Kata Reno.


‘’Hm,ini dari tante


Marisa katanyaketinggalan.’’Adel menyerahkan kantung yang dia bawa pada Davian.


Davian mengerutkan dahi bingung pasalnya semua barangnya


sudah lengkap tidak ada yang ketinggalan,dia membuka kantongnya dan mengambil


kotak yang ada di dalamnya.


‘’Kotak bekal.’’Kata Diki.


‘’Ini dari tante Marisa atau dari e’lo Del.’’Lanjut Diki


sedikit menggoda.


‘’Tentu aja dari tante Marisa,kalau tidak percaya tanyakan


saja pada Lili dan Tia.’’Bantah Adel.


‘’E’lo mau ngerasain pukulan gue lagi.’’Lanjutnya kesal.

__ADS_1


‘’Tidak…tidak, ampun Adel yang cantik jangan pukul gue


lagi.’’Kata Diki sambil mengangkat kedua tangannya.


‘’Hahaha,  Diki  e’lo takut pada Adel.’’Fadli mentertawakan


Diki.


‘’Sialan e’lo! Ngapain e’lo kesini.’’Kata Diki kesal karna di


tertawakan Fadli.


‘’Gue di seret oleh ketiga tuan putri ini.’’Tunjuk Fadli pada


Lili,Tia dan Adel.


Mereka menatap Fadli tajam ,Fadli yang di tatap mengaruk


lehernya yang tak gatal sambil cengengesan.


‘’E’lo juga sama saja.’’Kata Diki.


‘’Hah.’’Davian menghela nafas saat mengetahui isi kotak.


‘’Kenapa Davian?’’Tanya Laura.


‘’Lemon madu.’’Kata Laura heran melihat nya.


‘’Bukannya e’lo tidak suka lemon yah?’’Tanya Laura dan


membuat Adel serta yang lain melihat ke Davian.


‘’Eh kenapa tante Marisa memberi lo lemon madu.’’Kata Adel


yang heran juga.


‘’Apa tante salah ambil?’’Lanjutnya.


Tuk


‘’Aww.’’Davian mengetuk dahi Adel.


‘’Kenapa gue di pukul sih.’’Kata Adel sebal ,mengusap usap dahinya.


‘’Kemana semua yang kamu baca selama ini perginya.’’Kata


Davian.


‘’Kenapa masih bodoh saja.’’Tambahnya,Adel cemberut


mendengarnya.


‘’Tadi pagi kamu bicara apa dengan mama.’’Tanya Davian.


‘Sejak kapan Davian memanggil Adel ‘kamu’.’Batin Laura.


‘’Mm tidak bicara apa apa,cuman bilang soal turnamen


doang.’’Kata Adel.


‘’Dan.’’Kata Davian.


‘’Itu doang! lagian apa hubungannya coba?’’Tanya Adel tambah


tak mengerti.


‘’Yakin hanya itu.’’Tanya Davian lagi.


‘’Iyah tidak percaya amat! Gue cuman bilang kalau hari ini


itu akan di adakan babak penyisihan jadi gue bikin lebih banyak belak untuk


Reno.’’Kata Adel kesal.


‘’Hah….ternyata benar.’’Kata Davian .


‘’Apanya?’’Tanya Adel.


‘Ah gue ngerti tante Marisa pasti tidak mau Adel dekat dengan


Reno jadi tante Marisa meminta Adel mengantarkan kotak bekal untuk mendekatkan


mereka.’Pikir Diki.


‘Tapi kenapa tante Marisa membuatkan lemon madu padahalkan


Davian tidak suka.’Lanjutnya.


‘’Maksudnya.’’Adel memikirkan perkataan Davian lalu.


‘’Eehhhhhh.’’Teriak Adel setelah sadar kalau lemon madu itu


adalah buatannya.


‘Oh akhirnya sudah sadar.’’Batin Davian dan Diki.


Adel mengambil kotak di tangan Davian dan berbalik .


‘’Lili,Tia kita kembali ke kampus.’’Kata Adel.


‘’Kenapa?’’Tanya Tia heran.


‘’Pokoknya kita pulang sekarang.’’Kata Adel.


‘’Pulang! Bukannya tadi ke kampus.’’Kata Lili.


‘’I-iyah maksudnya ke kampus ,ayo pergi.’’Kata Adel lagi


‘’Kenapa dengan Adel? aneh benar.’’Kata Toni,yang lain


mengangkat bahu tak tahu.


SEMUANYA SELAMAT TAHUN BARU SEMOGA DI TAHUN YANG BARU INI


KITA DI BERI REZEKI YANG MELIMPAH DAN DI BERI KESEHATAN SERTA KE SEMBUHAN BAGI


MEREKA YANG SAKIT.


SEMOGA TAHUN INI LEBIH BAIK DARI TAHUN SEBELUMNYA DAN JUGA

__ADS_1


SEMOGA FANDEMI SEGERA USAI AGAR KITA BISA MELAKUKAN BERBAGAI HAL DENGAN


KELUARGA ,TEMAN DAN KEKASIH DENGAN AMAN DAN TENANG.


__ADS_2