
‘’Jadi gimana cara lo belajar.’’ Tanya Lili
‘’Mm,tulis di kertas kecil di tempel temoel di setiap tempat yang
sering gue kunjungi untuk mempermudah menghapal materi.’’Kata Adel
‘’Materi sebanyak itu lo tempel. Apa tante Marisa enggak marah ?’’kata Tia
‘’Ya engak semuanya cuma materi yang memungkinkan ada di
soal ujian.’’Kata Adel santai meminum jus
‘’Dari mana lo tahu tentang materi mana yang bakal ada di soal ujian.’’Kata Lili tambah penasaran
‘’Jangan jangan lo beneran menyuap guru ya Del.’’Kata Tia
‘’Berapa kali gue bilang engak ya enggak.’’Kata Adel sudah kesal.
‘’Habisnya …..’’Kata Tia
‘’Terus ……dari mana lo tau?’’kata Lili
‘’Itu ……..dari Davian.’’Kata Adel dengan suara kecil tapi
masih bisa di dengar
‘’Hah.’’Kata mereka berdua kaget
‘’Gimana ceritanya seorang Davian ngasih bocoran soal ke lo.’’Kata Tia
‘’Bukan bocoran soal tapi dia memprediksi materi yang akan di
jadikan soal ujian.’’Kata Adel menkraripikasi
‘’Orang jenius mah beda.’’Kata Tia memanyunkan bibirnya
‘’Kok bisa Davian mau memberi bocoran,terlebih lagi ke lo yang bertaruh dengan dia .’’Tambah Tia
‘’Betul juga.’’Kata Lili membenarkan
Tia dan Lili melihat ke arah Adel meminta jawaban
‘’Mm itu karna terpaksa.’’Kata Adel
‘’Seorang Davian bisa juga di paksa.’’Kata Tia heran
‘’Sudahlah jangan bahas lagi , mau belajar engak sih.’’Kata Adel mengambil bukunya
‘’Belajarlah tapi gimana mengerjakannya.’’Kata Lili
‘’Iyah juga yah,ah pusing.’’Adel mengacak ngacak rambutnya
dan menaruh kepalanya di meja
‘’Del’’Kata Tia
‘’Mm.’’
‘’Gimana kalau kita Tanya sama Davian.’’Kata Tia menyarankan.
‘’Boleh juga,lalu siapa yang bertanya.’’Kata Adel memandang kedua sahabatnya
‘’Lo lah.’’Jawab mereka serempak
‘’Ngak.... ngak,gue engak berani.’’Adel mengangkat tangan dan menggelengkan kepala
‘’Ayolah ,hanya lo yang pernah di ajarin Davian.’’Kata Lili
‘’Waktu itu kan di ancam jadi dia mau.’’Kata Adel
‘’Ayolah Del lo mau kita enggak lulus .’’Kata Tia membujuk.
‘’Ya enggaklah,siapa juga yang mau tinggal kelas.’’Kata Adel
‘’Mangkanya sekarang lo temui Davian untuk ngajarin kita.’’Kata Tia memaksa.
‘’Yah udah deh.’’Adel berdiri
‘’Do’ain gue supaya bisa kembali dengan selamat.’’Adel pergi
‘’Semangat Adel.’’Mereka mengepalkan tangan
‘’Bismilah semoga Davian dalam suasana yang baik.’’Kata Adel berdo'a
Menghela nafas berlulang kali sebelum mengetuk pintu kamar
Davian.
TOK TOK TOK
CKLEK
‘’Mau apa lo.‘’Kata Davian datar
Sebenarnya dia sudah mau tidur karna sangat lelah tapi
terbangun karna ketukan pintu
‘Aduh gimana ini kaya dia lagi kesal deh.’Pikir Adel
__ADS_1
‘’Gue sama teman teman lagi belajar bersama untuk ujian.’’Kata Adel gugup
‘’Terus hubungannya sama gue apa?’’Kata Davian datar
‘’Kami enggak ngerti cara mengerjakannya.’’Adel tambah gugup
‘’Jadi.’’Kata Davian
‘’Bisa ngak lo mencontohkannya.’’Kata Adel takut
Davian menatap tajam pada Adel
‘’Lima soal aja.’’Tawar Adel yang melihat Davian menatapnya
‘’Empat’’
‘’Tiga saja.’’
Davian masih diam dengan espresi yang sama
‘’Dua’’Adel tambah gugup
‘’Satu juga engak apa apa.’’Kata Adel takut
Davian merampas buku dan pulpen Adel mengerjakan soal,menyerahkannya kembali
dan menutup pintu dengan kasar.
Blaam
‘’Astaga.’’Kata Adel kaget
Adel langsung meninggalkan kamar Davian takut di amuk.
‘’Uh selamat.’’Kata Adel setelah di kamarnya dan duduk.
‘’Kenapa Lo?’’Kata Tia
‘’Abis berhadapan dengan singa,sudahlah ini.’’Adel menaruh
bukunya
Dan mereka mengerjakan soal yang di contohkan Davian
‘’Wah kalau gini penjelasannya gue paham.’’Kata Tia senang
‘’Gue juga ,yang di jelasin Davian lebih mudah di mengerti dari pada bu Susi.’’kata Lili
‘’Tul tuh kayanya Davian berbakat jadi guru.’’Kata Adel di angguki Tia dan Lili
‘’Gimana kalau kita usul sama kepala sekolah biar Davian aja
yang ngajar di kelas kita ,dia kan udah pintar jadi engak usah belajar lagi.’’kata Tia
‘’Terus Del yang soal ini gimana.’’Lili menunjukan soalnya
‘’Entah.’’Kata Adel mengangkat bahu
‘’Tanya lagi sana.’’Kata Lili
‘’Ogah ,tadi aja dia menatap gue tajem banget.’’Kata Adel takut
‘’Tapi Del ,masa cuman satu soalkan tanggung tanya lagi gih.’’Kata Tia memohon
‘’Engak ,serem tau kalian aja yang tanya.’’Kata Adel
‘’Kalau kita yang tanya engak enak,lo kan tinggal di sini jadi lo yang tanya.’’Kata Tia
‘’Meski gue tingal di sini tapi ini bukan rumah gue.’’kata Adel
Tia dan Lili saling
pandang lalu mengangguk dan menyeret Adel kelur kamar.
‘’Eh kalian mau ngapain.’’Kata Adel kaget
‘’Sana tanya lagi.’’Kata Lili mengibas ngibas tangannya
‘’Dasar teman teman laknat.’’Kata Adel kesal
Mau tak mau dia mengetuk pintu kamar Davian dan memejamkan
matanya
TOK TOK TOK
‘’Apa lagi.’’Teriak Davian
Lili dan Tia mengintip dan menelan ludah mereka mendengar teriakan Davian
‘’Tolong satu soal lagi plis.’’Adel mengangkat tangan memohon.
‘’Hah lo bener bener mengganggu.’’Kata Davian mengerakan soal.
‘’Maaf’’Kata Adel menunduk
‘’Nih.’’Davian masuk
‘’Gimana Del dapat.’’Kata Tia
__ADS_1
Setelah Adel di depan
pintu dan mereka pun masuk ke dalam kamar.
‘’Ini yang terakhir gue engak mau lagi.’’Adel menidurkan
kepalanya di atas meja
‘’Jangan gitu dong Del.’’Kata Tia
‘’Gue baru pertama kali lihat Davian kaya gitu.’’Kata Lili
‘’Gue juga serem bangat.’’Kata Tia
‘’Meski di sekolah selalu acuh tak acuh tapi tak sedatar dan
gue juga tak pernah melihat dia sekesal itu .’’Tambah Tia
‘’Kalau lo Del.’’Tanya Lili
‘’Entahlah semenjak
gue tinggal di rumah ini,gue sudah di marahi ,di ejek ,di permalukan dan dia
selalu bikin gue kesal tapi aneh deh kok gue engak benci yah malah tambah sayang.’’Adel menarik nafas
‘’Dasar bucin.’’Teriak Tia dan Lili
‘’Dahlah kita kerjakan ini gue udah mempertaruhkan nyawa untuk ini.’’Kata Adel dan mulai mengerjakan
‘’Lebay lo.’’Kata Lili
HAHAHAHAHAHA
‘’Kenapa rasanya lelah banget padahal cuma dua soal.’’Kata
Adel
‘’Banyak drama loe Del.’’Kata Tia
‘’Kalian kenapa menatap gue kaya gitu.’’Kata Adel agak takut
‘kok geu merasa pirasat buruk.’Pikir Adel
‘’Engak engak gue enggak mau lagi.’’Adel geleng geleng tambah takut melihat tatapan mereka
‘’Adel.’’Kata Lili dan Tia tersenyum
‘’Kalian aja gue kan udah dua kali.’’Kata Adel berdiri dan
mundur
‘’Adel.’’Kata Mereka lagi
‘’Enggak gue ngak mau .’’Adel lari tapi keburu tertangkap
Lili
‘’Ayolah Adel ini yang terakhir kita janji.’’Kata Lili
‘’Hm.’’Tia mengangguk
Mereka menyeret Adel yang meronta ronta,lalu Tia yang
mengetuk pintu kamar Davian setelah terdengar pintu terbuka mereka mendorong Adel dan sembunyi.
‘’Bukan gue yang mengetuk.’’Sergah Adel melihat Davian menatap tajam
Tau apa yang di inginkan mereka Davian merampas buka Adel
dan menutup pintu.
‘’Gimana Del.’’Kata Mereka keluar
‘’Gara gara kalian Davian tambah kesalkan.’’Kata Adel pelan
‘’Kita kan engak tau kalau bakal kaya gini.’’Kata Tia menatap pintu kamar Davian.
‘’Bagaimana dong ini jadinya.’’Tanya Lili
‘’Lebih baik kita ke kamar lagi gue engak mau Davian tamabh
ngamuk.’’Kata Adel
‘’Hm’’
‘’Baru kesel aja serem begitu bagaimana marah,gue engak bisa
ngebayangin.’’Kata Tia bergidik
Saat mereka berbalik menuju kamar terdengar suara pintu
terbuka mereka mulai was was .Davian melempar buku Adel ke arah mereka yang membuat mereka kaget dan bingung.
‘’Sekarang jangan ganggu gue lagi.’’Teriak Davian datar
Adel mengambil bukunya dan menatap ke dua teman .
‘’Terima kasih.’’Kata Mereka serempak dan langsung ke kamar Adel
__ADS_1
Davian mencontohkan semua soal itu agar Adel tidak menganggunya lagi.Dengan itu mereka bertiga belajar sampai malam untuk memahami
semua soal tersebut.Tia dan lili pamit pulang mereka sangat leleh dengan semua drama tadi siang yang menguras mental mereka.