Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
GURU DADAKAN


__ADS_3

Kalau mamanya sudah bicara mau tak mau Davian harus


melakukannya karna tak akan ada yang bisa menang melawan nyoya PRATAMA jadi dia


pasrah aja.


‘’Jadi, kalian ingin belajar untuk persiapan ujiankan.’’Kata


Davian di depan mereka


‘’Iya ,benar.’’Kata Mereka


‘’Lalu kenapa kalian mau aku yang mengajari kalian.’’Kata


Davian memainkan spidol di tangannya


‘’Kalau soal itu,kami melihat penjelasan yang ada di buku Adel


dan itu lebih mudah kami pahami dari pada penjelasan bu Susi.’’Kata Fahri


mewakili


Davian menolek ke arah Adel yang dari tadi terus menunduk


tak berani bertatapan dengan Davian.


‘’Gue mencontohkan dengan setandar otak Adel ternyata mereka


semua otaknya sama.’’Gumam Davian pelan tangannya memijat pelipisnya


‘’Baiklah, berikan aku buku.’’Kata Davian meminta buku


Mereka saling lilik dan menatap Adel serempak ,Tia menyengol


bahu Adel dia binggung kenapa teman temannya melihatnya seperti itu.


‘’Del berikan buku lo sama Davian.’’Kata Lili pelan


‘’Buku gue.’’Kata Adel menunjuk dirinya


Teman temannya semua mengangguk jadi dia berdiri dan menghampiri


Davian untuk memberikan bukunya.Sebenarnya saat Davian menolak untuk  mengajari


mereka melihat tatapan tajam Davian dan mereka merasa merinding jadi mereka


mengorbankan Adel.


‘’Kenapa harus buku gue sih.’’Gerutu Adel pelan yang hanya


bisa di dengar olehnya


‘’Lama.’’Kata Davian datar pas Adel menyerahkannya


Adel memolototi Davian’Sabar Adel jangan terpancing ,bisa


bisa dia batal membantu kami belajar.’Pikir Adel


‘’Kalau bukan mau minta di ajari sudah gue pukul kepalanya tapi


kasian juga kalau di pukul, aish kenapa gue harus suka sama orang kaya dia


sih.’’Kata Adel pelan setelah dia duduk di kursinya tangan mencengkram buku


tulisnya hingga kusut sedikit.


Davian mulai menjelaskan pejajaran yang ada di buku yang dia


pegang.Karna dia sudah pernah mengajar Adel sebelumnya jadi dia tidak perlu


pusing pusing memikirkan metode yang pas biar mereka bisa mengerti .


‘’Oke apa kalian sudah mengerti dengan bagian ini.’’Kata


Davian menunjuk papan tulis.


‘’Mengerti.’’Teriak mereka


‘’Kalau sudah mengerti kita sudahi saja.’’Katanya lagi


‘’Terima kasih ,sampai jumpa besok.’’Kata mereka serempak


‘’Besok.’’Kata Davian


‘’Jadi gue masih harus mengajari kalian besok


juga.’’Tambahnya


‘’Vian kalau membantu itu jangan setengah setengah engak

__ADS_1


baik.’’Kata Marisa datang dia habis menjemput Daniel .


‘’Lagian kan kamu di rumah juga engak ada kegiatan, apa


salahnya kalau kamu gunakan waktumu untuk membagi ilmu mu.’’Tambah Marisa tak


lupa senyum menawan yang menenangkan.


‘’Terserah mama deh.’’Davian malas berdebat di capek dari


tadi bicara terus.


‘’Itu baru anak kebanggaan mama.’’Kata Marisa senang


‘’Hm.’’


Karna sebentar lagi makan malam dan perut mereka juga sudah


lapar semua energy mereka terkuras abis untuk belajar.Beberapa dari mereka


memutuskan makan terlebih dahulu di Restoran Adel dan yang lainnya pulang begitu pun keluarga


Pratama memutuskan makan malam di sana juga,Marselo juga sudah di hubungi


Marisa jadi langsung ke Restoran pas pulang kantor.


Setelah makan merekan semua pamit pulang ke rumah masing


masing.Sesampai nya di rumah Davian langsung ke kamar untuk istirahat begitu pun


dengan Adel dia juga lelah dan semuanya  juga


ikut terlelap menuju duni mimpi.


 


 


‘’Vian tunggu.’’Teriak Adel di depan pintu


Davian menoleh dan turun lagi dari motornya saat mendengar


Adel memanggilnya.


‘’Ini makan siang buat lo sebagai ungkapan terima kasih.’’Adel


‘’Kalau lo punya waktu untuk bikin yang begini  lebih baik lo


pergunakan waktu lo itu untuk belajar.’’Kata Davian,dia melihat mama nya sedang menintip.


Dia tidak mau kalau mama nya ngomel ngomel jadi dia terima


bekal buatan Adel dan memasukannya ke tasnya lalu melajukan motornya yang


sempat tertunda tadi.


‘’Gue kan cuma mau berterima kasih.’’Kata Adel sendu


Plaakk


‘’Ok Adel lo enggak boleh sedih  lo harus semangat untuk mencairkan es di hati


Davian,SEMANGAT.’’Teriak Adel di bagian terakhir.dan dia juga berangkat sekolah


Marisa yang mengintip Adel dan Davian tersenyum melihat Adel


yang tak patah semangat menghadapi sikap Davian yang terkasan tak menyukainya.


‘’Semoga Adel bisa meluluhkan hati vian dan merubah


sikapnya.’’lilihnya


‘’Selamat pagi.’’Sapa Adel kepada  ke dua temannya


‘’Pagi ‘’Jawab mereka


‘’Masuk kelas yuk.’’Kata Tia


‘’Yuk .’’Jawab Adel dan di angguki Lili


Saat Adel masuk ke kelas dia mendengar teman teman nya


membicarakan soal kemarin saat  mereka belajar dengan Davian.


‘’Gue engak nyangka kalau di ajarin sama Davian itu lebih  mudah bari pada guru guru yang lain.’’Kata


Hana


‘’Tul tuh orang jenius mah beda.’’Kata Linda teman sebangku

__ADS_1


Hana


‘’Coba aja Davian jadi guru untuk kelas kita pasti kelas kita


akan meningkat.’’Kata Mia dan disetujui mereka yang ada di dalam kelas


‘’AHHH GUE MAU DAVIAN YANG JADI GURU DI SNI.’’Teriak Cindy


‘’Berisik lo semua ,tuh bu Susi sedang ke sini.’’Kata Reno


yang baru datang


Dia sudah kesal dari kemarin kemain karna Davian ,dan yang


membuatnya bertambah kesal teman temannya malah mendorong Adel lebih dekat


dengan Davian padahal kan semua yang di kelas tau kalau dia itu menyukai Adel.


‘’Sirik aja lo.’’Kata Cindy


‘’Siapa juga yang sirik.’’Kata Reno.


Kemudian bu Susi datang dan memulai pelajaran mereka .Hingga


terdengar bell tanda istirahat semua penghuni sekolah pergi ke kantin untuk


mengisi perut mereka walau ada juga yang tidak pergi karna mereka bawa bekal


sendiri termasuk Davian.


‘’Nasi goreng lagi apa dia tidak bisa memesak yang


lain.’’Keluh Davian


‘’Oh gue lupa dia kan memang tidak bisa memesak.’’Tambah


Davian  terus memakannya.


Setelah jam istirahat selesai mereka memulai lagi pelajaran


hingga jam pulang.Davian melajukan motornya menuju Restoran milik ayahnya Adel


untuk mengajar teman teman Adel.


‘’Kalain cepat juga, sudah sampai.’’Kata Davian yang melihat


teman teman Adel sudah berkumpul


‘’Kami terlalu semangat.’’Kata Hana


‘’Kami sudah tidak sabar untuk diajari oleh mu guru


Davian.’’Kata Cindy


‘’Hah.’’Kata Davian


‘’Terserah kalian ayo kita mulai saja.’’Kata Davian memulai


belajarnya dia tidak perduli dengan panggilan yang di berikan tadi.


Walau pun Reno kesal pada Davian dia tetap mengikuti les


yang di ajari Davian .Dia tidak mau Adelnya bertambah dekat dengan Davian dan


dia juga tidak mau bila harus berpisah dengan Adel cuma gara gara dia tidak


bisa lulus.


Selama seminggu ini Davian menjadi guru dadakan bagi kelas


12 F untuk mempersiapkan ujian mereka karna ujian akan diadakan tiga tahap


setidaknya dengan ini mereka semua bisa lulus ujian.


Dan selama seminggu ini juga Adel membuatkan Davian bekal


dia juga sudah tidak di damping Marisa saat memasak serta kemajuan nya dalam


memasak lumayan ada perkembangan walau pun cuma  sedikit.


Semakin mendekati hari ujian Davian menambah porsi pembelajaran


mereka  membuat teman teman Adel harus


mempersiapkan tenaga tambahan.Adel juga semakin gugup untuk menghadapi ujian


,bukan hanya Adel yang gugup tapi teman teman sekelasnya pun mereka semua


gugup.

__ADS_1


__ADS_2