
Kalau mamanya sudah bicara mau tak mau Davian harus
melakukannya karna tak akan ada yang bisa menang melawan nyoya PRATAMA jadi dia
pasrah aja.
‘’Jadi, kalian ingin belajar untuk persiapan ujiankan.’’Kata
Davian di depan mereka
‘’Iya ,benar.’’Kata Mereka
‘’Lalu kenapa kalian mau aku yang mengajari kalian.’’Kata
Davian memainkan spidol di tangannya
‘’Kalau soal itu,kami melihat penjelasan yang ada di buku Adel
dan itu lebih mudah kami pahami dari pada penjelasan bu Susi.’’Kata Fahri
mewakili
Davian menolek ke arah Adel yang dari tadi terus menunduk
tak berani bertatapan dengan Davian.
‘’Gue mencontohkan dengan setandar otak Adel ternyata mereka
semua otaknya sama.’’Gumam Davian pelan tangannya memijat pelipisnya
‘’Baiklah, berikan aku buku.’’Kata Davian meminta buku
Mereka saling lilik dan menatap Adel serempak ,Tia menyengol
bahu Adel dia binggung kenapa teman temannya melihatnya seperti itu.
‘’Del berikan buku lo sama Davian.’’Kata Lili pelan
‘’Buku gue.’’Kata Adel menunjuk dirinya
Teman temannya semua mengangguk jadi dia berdiri dan menghampiri
Davian untuk memberikan bukunya.Sebenarnya saat Davian menolak untuk mengajari
mereka melihat tatapan tajam Davian dan mereka merasa merinding jadi mereka
mengorbankan Adel.
‘’Kenapa harus buku gue sih.’’Gerutu Adel pelan yang hanya
bisa di dengar olehnya
‘’Lama.’’Kata Davian datar pas Adel menyerahkannya
Adel memolototi Davian’Sabar Adel jangan terpancing ,bisa
bisa dia batal membantu kami belajar.’Pikir Adel
‘’Kalau bukan mau minta di ajari sudah gue pukul kepalanya tapi
kasian juga kalau di pukul, aish kenapa gue harus suka sama orang kaya dia
sih.’’Kata Adel pelan setelah dia duduk di kursinya tangan mencengkram buku
tulisnya hingga kusut sedikit.
Davian mulai menjelaskan pejajaran yang ada di buku yang dia
pegang.Karna dia sudah pernah mengajar Adel sebelumnya jadi dia tidak perlu
pusing pusing memikirkan metode yang pas biar mereka bisa mengerti .
‘’Oke apa kalian sudah mengerti dengan bagian ini.’’Kata
Davian menunjuk papan tulis.
‘’Mengerti.’’Teriak mereka
‘’Kalau sudah mengerti kita sudahi saja.’’Katanya lagi
‘’Terima kasih ,sampai jumpa besok.’’Kata mereka serempak
‘’Besok.’’Kata Davian
‘’Jadi gue masih harus mengajari kalian besok
juga.’’Tambahnya
‘’Vian kalau membantu itu jangan setengah setengah engak
__ADS_1
baik.’’Kata Marisa datang dia habis menjemput Daniel .
‘’Lagian kan kamu di rumah juga engak ada kegiatan, apa
salahnya kalau kamu gunakan waktumu untuk membagi ilmu mu.’’Tambah Marisa tak
lupa senyum menawan yang menenangkan.
‘’Terserah mama deh.’’Davian malas berdebat di capek dari
tadi bicara terus.
‘’Itu baru anak kebanggaan mama.’’Kata Marisa senang
‘’Hm.’’
Karna sebentar lagi makan malam dan perut mereka juga sudah
lapar semua energy mereka terkuras abis untuk belajar.Beberapa dari mereka
memutuskan makan terlebih dahulu di Restoran Adel dan yang lainnya pulang begitu pun keluarga
Pratama memutuskan makan malam di sana juga,Marselo juga sudah di hubungi
Marisa jadi langsung ke Restoran pas pulang kantor.
Setelah makan merekan semua pamit pulang ke rumah masing
masing.Sesampai nya di rumah Davian langsung ke kamar untuk istirahat begitu pun
dengan Adel dia juga lelah dan semuanya juga
ikut terlelap menuju duni mimpi.
‘’Vian tunggu.’’Teriak Adel di depan pintu
Davian menoleh dan turun lagi dari motornya saat mendengar
Adel memanggilnya.
‘’Ini makan siang buat lo sebagai ungkapan terima kasih.’’Adel
‘’Kalau lo punya waktu untuk bikin yang begini lebih baik lo
pergunakan waktu lo itu untuk belajar.’’Kata Davian,dia melihat mama nya sedang menintip.
Dia tidak mau kalau mama nya ngomel ngomel jadi dia terima
bekal buatan Adel dan memasukannya ke tasnya lalu melajukan motornya yang
sempat tertunda tadi.
‘’Gue kan cuma mau berterima kasih.’’Kata Adel sendu
Plaakk
‘’Ok Adel lo enggak boleh sedih lo harus semangat untuk mencairkan es di hati
Davian,SEMANGAT.’’Teriak Adel di bagian terakhir.dan dia juga berangkat sekolah
Marisa yang mengintip Adel dan Davian tersenyum melihat Adel
yang tak patah semangat menghadapi sikap Davian yang terkasan tak menyukainya.
‘’Semoga Adel bisa meluluhkan hati vian dan merubah
sikapnya.’’lilihnya
‘’Selamat pagi.’’Sapa Adel kepada ke dua temannya
‘’Pagi ‘’Jawab mereka
‘’Masuk kelas yuk.’’Kata Tia
‘’Yuk .’’Jawab Adel dan di angguki Lili
Saat Adel masuk ke kelas dia mendengar teman teman nya
membicarakan soal kemarin saat mereka belajar dengan Davian.
‘’Gue engak nyangka kalau di ajarin sama Davian itu lebih mudah bari pada guru guru yang lain.’’Kata
Hana
‘’Tul tuh orang jenius mah beda.’’Kata Linda teman sebangku
__ADS_1
Hana
‘’Coba aja Davian jadi guru untuk kelas kita pasti kelas kita
akan meningkat.’’Kata Mia dan disetujui mereka yang ada di dalam kelas
‘’AHHH GUE MAU DAVIAN YANG JADI GURU DI SNI.’’Teriak Cindy
‘’Berisik lo semua ,tuh bu Susi sedang ke sini.’’Kata Reno
yang baru datang
Dia sudah kesal dari kemarin kemain karna Davian ,dan yang
membuatnya bertambah kesal teman temannya malah mendorong Adel lebih dekat
dengan Davian padahal kan semua yang di kelas tau kalau dia itu menyukai Adel.
‘’Sirik aja lo.’’Kata Cindy
‘’Siapa juga yang sirik.’’Kata Reno.
Kemudian bu Susi datang dan memulai pelajaran mereka .Hingga
terdengar bell tanda istirahat semua penghuni sekolah pergi ke kantin untuk
mengisi perut mereka walau ada juga yang tidak pergi karna mereka bawa bekal
sendiri termasuk Davian.
‘’Nasi goreng lagi apa dia tidak bisa memesak yang
lain.’’Keluh Davian
‘’Oh gue lupa dia kan memang tidak bisa memesak.’’Tambah
Davian terus memakannya.
Setelah jam istirahat selesai mereka memulai lagi pelajaran
hingga jam pulang.Davian melajukan motornya menuju Restoran milik ayahnya Adel
untuk mengajar teman teman Adel.
‘’Kalain cepat juga, sudah sampai.’’Kata Davian yang melihat
teman teman Adel sudah berkumpul
‘’Kami terlalu semangat.’’Kata Hana
‘’Kami sudah tidak sabar untuk diajari oleh mu guru
Davian.’’Kata Cindy
‘’Hah.’’Kata Davian
‘’Terserah kalian ayo kita mulai saja.’’Kata Davian memulai
belajarnya dia tidak perduli dengan panggilan yang di berikan tadi.
Walau pun Reno kesal pada Davian dia tetap mengikuti les
yang di ajari Davian .Dia tidak mau Adelnya bertambah dekat dengan Davian dan
dia juga tidak mau bila harus berpisah dengan Adel cuma gara gara dia tidak
bisa lulus.
Selama seminggu ini Davian menjadi guru dadakan bagi kelas
12 F untuk mempersiapkan ujian mereka karna ujian akan diadakan tiga tahap
setidaknya dengan ini mereka semua bisa lulus ujian.
Dan selama seminggu ini juga Adel membuatkan Davian bekal
dia juga sudah tidak di damping Marisa saat memasak serta kemajuan nya dalam
memasak lumayan ada perkembangan walau pun cuma sedikit.
Semakin mendekati hari ujian Davian menambah porsi pembelajaran
mereka membuat teman teman Adel harus
mempersiapkan tenaga tambahan.Adel juga semakin gugup untuk menghadapi ujian
,bukan hanya Adel yang gugup tapi teman teman sekelasnya pun mereka semua
gugup.
__ADS_1