
Adel berdiri taman
celingukan mencari orang yang memintanya bertemu di taman.
‘’Lah dia dimana sih,ini sudah lewat 10 menit.’’Kata Adel
merilik jam di tangannya.
‘’Dia yang minta ke temu kok malah dia yang belum
datang.’’Keluhnya.
‘’Awas e’lo Ren kalau datang gue bejek bejek.’’Kata Adel kesel.
Reno adalah orang yang di tunggu Adel dari tadi,semalam Reno
memintanya untuk pergi ke taman.
Adel ceringukan ke kanan dan kiri mencari Reno seperti anak
hilang,dia menghentak hentakan kakinya karna Reno tak bisa di huhungi
sama sekali menambah ke kesalnya.
Tanpa Adel sadari di balik pohon ada yang memperhatikan
nya,mereka saling mengode dan memulai rencananya.
Tiba tiba seorang anak kecil menghampiri Adel .
‘’Ada apa dek?’’Tanya Adel bingung dengan ke datangan anak
kecil.
Anak itu memberikan bunga mawar dan langsung pergi tanpa
mengucapkan apa apa membuat Adel tambah bingung.
Belum hilang kebingungan tadi datang lagi anak kecil
perempuan lalu menyerahkan bunga mawar lagi.
‘’Buat gue?eh tunggu!’’Teriak Adel tapi anak itu terus lari.
‘’Aneh banget udah dua kali gue di kasih bunga sama anak
kecil.’’Kata Adel.
‘’Kalau gue dapat bunganya satu lagi ,piks gue dapat piring
cantik.’’Lanjunya.
‘’Reno kok belum datang juga sih.’’Kata Adel.
‘’Mending nyari tempat duduk aja deh,kali aja ke temu
tuh.’’Lanjutnya.
Adel berjalan menyelusuri taman mencari tempat yang enak
untuk menunggu Reno.
Adel duduk di salah satu bangku yang teduh di belakang pohon
yang besar.
‘’Kak ini.’’Seorang anak kecil memberinya bunga lagi dan
pergi.
‘’Nih beneran, pasti gue dapat piring cantik nanti.’’Kata Adel
sambil memandangi tiga tangkai bunga mawar.
‘’Sebenarnya lagi ada acara apa sih,dari tadi gue di kasih
bunga mulu.’’Kata Adel heran.
Mereka yang tadi memperhatikan Adel cekikikan mendengar semua
ucapan yang Adel ucapkan.
‘’Kakak Adel yah?’’Tanya seorang anak kecil.
‘’Iya,kenapa dek? Mau kasih kakak bunga lagi.’’Tanya Adel,dia
bukannya gr atau apa tapi dari tadi kalau di hampiri anak kecil pasti mereka
memberinya bunga.
Anak itu menggelengkan kepalanya,dia mengeruarkan seseuatu
yang dia pegang dan dia sembunyikan di belakang.
‘’Ini….’’Dia memberikan sebatang coklat.
__ADS_1
‘’Kakak lihat ke sana .’’Tunjuknya .
‘’Oke.’’Jawab Adel meski dia masih kebingungan.
‘Gue pikir mau dapat piring cantik tapi malah coklat.’Pikirnya aneh.
Adel pun beranjak kearah yang tadi di tunjukan anak itu di sana
banyak balon berbagai bentuk di tengah tengah ada sebuah kursi yang di duduki
seseorang sambil membawa gitar.
Adel tidak bisa melihat orangnya karna dia
membelakanginya,dia masih bingung dan berpikir .
‘Ini sebenarnya lagi ada acara apaan sih.’pikir Adel.
Karna radar kepekaan Adel kadang konselet dia masih belum
menyadari apa yang sedang di alaminya maklum meski dia sudah menyukai seseorang
dalam 4 tahun tapi masih polos dalam ke romantisan antar pria dan wanita.
Jreng
Jreng
Jreng
Adel tersadar dari pikiran pikiran anehnya saat mendengar
suara gitar di petik dia menatap pria yang membelakanginya.
Waktu pertama kali kulihat dirimu hadir rasa hati ini,inginkan diri mu
hati tenang mendengar suara indah menyapa gelora hati ini tak ku sangka rasa ini tak tertahan hati ini selalu untuk mu
‘’Kayanya gue kenal deh sama
suaranya.’’Kata Adel mengingat ingat dimana di pernah mendengar suara itu.
Terimalah lagu ini, dari orang biasa tapi cintaku padamu
luar biasa aku tak punya bunga aku tak punya harta yang ku punya hanyalah hati
yang setia tulus padamu.
Reno berbalik menghadap Adel seraya tersenyum,Adel terkejut
Dududu~~
Hari hari berganti kini
cinta pun hadir memandang bagai
bidadari lentik indah matamu manis senyum bibirmu hitam
panjang rambutmu anggun terikat rasa ini tak
tertahan hati ini selalu
untukmu (terimalah
kurangku)
Terima lagu ini dari
orang biasa tapi cinta ku pada mu luar biasa aku tak punya
bunga aku tak punya harta yang ku punya hanyalah hati yang setia tulus
padamu teriam lagu ini hmmmm dari
orang biasa tapi cinta ku padamu luar biasa aku tak punya bunga aku tak punya harta yang
ku punya hanyalah hati yang setia tulus pada mu
Terimalah cintaku yang
luar biasa yang tulus pada mu
Setelah menyelesaikan lagunya Reno berjalan ke hadapan Adel .
Dia sengaja memilih lagu yang ringan dan sederhana menurutnya
walau Fadli,Denis dan Candra sudah memilih berbagai lagu yang menurut mereka
sangat cocok tapi baginya tak perlu kata yang rumit dan dalam untuk mengatakan
cinta cukup kata sederhana yang tulus untuk mengungkapkan rasa cinta.
‘’Del,kamu pasti udah tahu kalau selama ini aku menyukai mu.’’Kata
Reno.
__ADS_1
‘’Hari aku ingin menyatakan perasaan ku bahwa selama ini perasaan
suka kupada mu selama 4 tahun ini benar
benar serius bukan hanya guyonan atau main main.’’Lanjutnya.
‘’Adel apa kamu mau jadi pacar ku,aku sangat mencintai mu aku
janji akan membuat mu tersenyum setiap saat dan membahagiakan mu serta tak akan
menyakiti mu.’’Kata Reno serius matanya memancarkan cinta.
‘’Reno,e’lo tahu kan gue suk…’’Kata Adel tak enak tapi di
potong Reno.
‘’Aku tahu kalau kamu sangat menyukai Davian dan mungkin
tidak ada kesempatan untuk ku tapi Adel plis beri aku kesempatan untuk membuat
mu bahagia dan tertawa saat hati mu sudah lelah.’’Kata Reno.
‘’Ren,e’lo cowok baik yang pernah gue tahu,tapi maaf gue
enggak bisa mending e’lo coba menyukai cewek lain yang lebih baik dari gue.’’Kata
Adel
‘’Gue yakin pasti banyak cewek yang mau sama e’lo.’’Lanjutnya.
‘’Tapi aku sukanya sama kamu.’’Jawab Reno yakin.
‘’Sama seperti cinta kamu ke Davian cinta ku pada mu sama
besarnya bahkan lebih besar.’’Lanjutnya.
‘’Ren,jangan nyiksa diri e’lo begitu ,e’lo temen terbaik yang
gue punya.’’Kata Adel ,dia merasa tidak enak jika Reno terus berharap padanya
Reno berhak bahagia bukan nunggu cintanya yang enggak mungkin bisa Adel balas.
‘’Sorry,tapi gue bener benar enggak bisa.’’lanjutnya.
‘’Aku bisa menunggu mu kapan pun sampai kamu bisa menerima
aku sebagai pendamping mu.’’Kata Reno kekeh
‘’Jangan tunggu gue karna gue enggak tahu sampai kapan hati
gue menyerah.’’Kata Adel.
‘’Dan terima kasih karna selama 4 tahun ini e’lo udah
menyukai gue.’’Kata Adel tersenyum manis dan tulus lalu pergi meninggalkan Reno
yang masih berdiri di taman.
Reno mendudukan diri di tanah tangannya menyisir rambutnya ke
belakang,Fadli,Denis dan Candra menghampiri Reno mereka tahu akan jadi seperti
ini mangkanya mereka tetap berada di taman dan memantau Reno dan Adel.
‘’Sudahlah Reno ,benar kata Adel lebih baik e’lo move on dan
mencari cewek lain.’’Kata Fadli.
‘’Enggak bisa Fad,gue sangat mencintai Adel.’’Kata Reno
sendu.
‘’Terus e’lo mau apa sekarang?’’Tanya Candra.
‘’Nunggu dia? Sampai kapan?’’Lanjutnya.
‘’Sampai kapan pun gue bakal nunggu Adel .’’Kata Reno tegas.
‘’Bagaimana kalau Adel menikah dengan Davan apa e’lo masih
akan menunggunya?’’Tanya Fadli asal,tak tahu kenapa tiba tiba pertanyaan itu
masuk ke otaknya.
‘’Kenapa menatap ku begitu?’’Tanya Fadli melihat tatapan
teman temannya yang seolah mengatakan’jangan bercanda!’.
‘’Kan bisa aja, kita mana tahu.’’Fadli mengangkat
bahunya,entah kenapa saat Diki bilang kalau dia ada di pikah Davian dia jadi
berpikir begitu dia juga tidak tahu datang darimana keyakinan Diki yang seolah
mengatakan Davian menyukai Adel.
__ADS_1