Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku

Cinta Pertamaku Menjadi Suamiku
113


__ADS_3

Adel berdiri  taman


celingukan mencari orang yang  memintanya bertemu di taman.


‘’Lah dia dimana sih,ini sudah lewat 10 menit.’’Kata Adel


merilik jam di tangannya.


‘’Dia yang minta ke temu kok malah dia yang belum


datang.’’Keluhnya.


‘’Awas e’lo Ren kalau datang gue bejek bejek.’’Kata Adel kesel.


Reno adalah orang yang di tunggu Adel dari tadi,semalam Reno


memintanya untuk pergi ke taman.


Adel ceringukan ke kanan dan kiri mencari Reno seperti anak


hilang,dia menghentak hentakan kakinya karna  Reno tak bisa di huhungi


sama sekali menambah ke kesalnya.


Tanpa Adel sadari di balik pohon ada yang memperhatikan


nya,mereka saling mengode dan memulai rencananya.


Tiba tiba seorang anak kecil menghampiri Adel .


‘’Ada apa dek?’’Tanya Adel bingung dengan ke datangan anak


kecil.


Anak itu memberikan bunga mawar dan langsung pergi tanpa


mengucapkan apa apa membuat Adel tambah bingung.


Belum hilang kebingungan tadi datang lagi anak kecil


perempuan lalu menyerahkan bunga mawar lagi.


‘’Buat gue?eh tunggu!’’Teriak Adel tapi anak itu terus lari.


‘’Aneh banget udah dua kali gue di kasih bunga sama anak


kecil.’’Kata Adel.


‘’Kalau gue dapat bunganya satu lagi ,piks gue dapat piring


cantik.’’Lanjunya.


‘’Reno kok belum datang juga sih.’’Kata Adel.


‘’Mending nyari tempat duduk aja deh,kali aja ke temu


tuh.’’Lanjutnya.


Adel berjalan menyelusuri taman mencari tempat yang enak


untuk menunggu Reno.


Adel duduk di salah satu bangku yang teduh di belakang pohon


yang besar.


‘’Kak ini.’’Seorang anak kecil memberinya bunga lagi dan


pergi.


‘’Nih beneran, pasti gue dapat piring cantik nanti.’’Kata Adel


sambil memandangi tiga tangkai bunga mawar.


‘’Sebenarnya lagi ada acara apa sih,dari tadi gue di kasih


bunga mulu.’’Kata Adel heran.


Mereka yang tadi memperhatikan Adel cekikikan mendengar semua


ucapan yang Adel ucapkan.


‘’Kakak Adel yah?’’Tanya seorang anak kecil.


‘’Iya,kenapa dek? Mau kasih kakak bunga lagi.’’Tanya Adel,dia


bukannya gr atau apa tapi dari tadi kalau di hampiri anak kecil pasti mereka


memberinya bunga.


Anak itu menggelengkan kepalanya,dia mengeruarkan seseuatu


yang dia pegang dan dia sembunyikan di belakang.


‘’Ini….’’Dia memberikan sebatang coklat.

__ADS_1


‘’Kakak lihat ke sana .’’Tunjuknya .


‘’Oke.’’Jawab Adel meski dia masih kebingungan.


‘Gue pikir mau dapat piring cantik tapi malah coklat.’Pikirnya aneh.


Adel pun beranjak kearah yang  tadi di tunjukan anak itu di sana


banyak balon berbagai bentuk di tengah tengah ada sebuah kursi yang di duduki


seseorang sambil membawa gitar.


Adel tidak bisa melihat orangnya karna dia


membelakanginya,dia masih bingung dan berpikir .


‘Ini sebenarnya lagi ada acara apaan sih.’pikir Adel.


Karna radar kepekaan Adel kadang konselet dia masih belum


menyadari apa yang sedang di alaminya maklum meski dia sudah menyukai seseorang


dalam 4 tahun tapi masih polos dalam ke romantisan antar pria dan wanita.


Jreng


Jreng


Jreng


Adel tersadar dari pikiran pikiran anehnya saat mendengar


suara gitar di petik dia menatap pria yang membelakanginya.


Waktu pertama kali                 kulihat dirimu hadir             rasa hati ini,inginkan diri mu


hati tenang mendengar suara indah menyapa          gelora hati ini tak ku sangka  rasa ini tak tertahan                   hati ini selalu untuk mu


‘’Kayanya gue kenal deh sama


suaranya.’’Kata Adel mengingat ingat dimana di pernah mendengar suara itu.


Terimalah lagu ini,              dari orang biasa                          tapi cintaku padamu


luar biasa aku tak punya bunga aku tak punya harta yang ku punya hanyalah hati


yang setia tulus padamu.


Reno berbalik menghadap Adel seraya tersenyum,Adel terkejut


Dududu~~


Hari hari berganti kini


cinta pun hadir                                   memandang bagai


bidadari lentik indah matamu            manis senyum bibirmu        hitam


panjang rambutmu anggun terikat                    rasa ini tak


tertahan          hati ini selalu


untukmu            (terimalah


kurangku)


Terima lagu ini dari


orang biasa tapi cinta ku pada mu luar biasa                                  aku tak punya


bunga aku tak punya harta yang ku punya hanyalah hati yang setia tulus


padamu                                        teriam lagu ini       hmmmm dari


orang biasa                    tapi cinta ku padamu luar biasa                                      aku tak punya bunga aku tak punya harta yang


ku punya hanyalah hati yang setia tulus pada mu


Terimalah cintaku yang


luar biasa yang tulus pada mu


Setelah menyelesaikan lagunya Reno berjalan ke hadapan Adel .


Dia sengaja memilih lagu yang ringan dan sederhana menurutnya


walau Fadli,Denis dan Candra sudah memilih berbagai lagu yang menurut mereka


sangat cocok tapi baginya tak perlu kata yang rumit dan dalam untuk mengatakan


cinta cukup kata sederhana yang tulus untuk mengungkapkan rasa cinta.


‘’Del,kamu pasti udah tahu kalau selama ini aku menyukai mu.’’Kata


Reno.

__ADS_1


‘’Hari aku ingin menyatakan perasaan ku bahwa selama ini perasaan


suka kupada mu  selama 4 tahun ini benar


benar serius bukan hanya guyonan atau main main.’’Lanjutnya.


‘’Adel apa kamu mau jadi pacar ku,aku sangat mencintai mu aku


janji akan membuat mu tersenyum setiap saat dan membahagiakan mu serta tak akan


menyakiti mu.’’Kata Reno serius matanya memancarkan cinta.


‘’Reno,e’lo tahu kan gue suk…’’Kata Adel tak enak tapi di


potong Reno.


‘’Aku tahu kalau kamu sangat menyukai Davian dan mungkin


tidak ada kesempatan untuk ku tapi Adel plis beri aku kesempatan untuk membuat


mu bahagia dan tertawa saat hati mu sudah lelah.’’Kata Reno.


‘’Ren,e’lo cowok baik yang pernah gue tahu,tapi maaf gue


enggak bisa mending e’lo coba menyukai cewek lain yang lebih baik dari gue.’’Kata


Adel


‘’Gue yakin pasti banyak cewek yang mau sama e’lo.’’Lanjutnya.


‘’Tapi aku sukanya sama kamu.’’Jawab Reno yakin.


‘’Sama seperti cinta kamu ke Davian cinta ku pada mu sama


besarnya bahkan lebih besar.’’Lanjutnya.


‘’Ren,jangan nyiksa diri e’lo begitu ,e’lo temen terbaik yang


gue punya.’’Kata Adel ,dia merasa tidak enak jika Reno terus berharap padanya


Reno berhak bahagia bukan nunggu cintanya yang enggak mungkin bisa Adel balas.


‘’Sorry,tapi gue bener benar enggak bisa.’’lanjutnya.


‘’Aku bisa menunggu mu kapan pun sampai kamu bisa menerima


aku sebagai pendamping mu.’’Kata Reno kekeh


‘’Jangan tunggu gue karna gue enggak tahu sampai kapan hati


gue menyerah.’’Kata Adel.


‘’Dan terima kasih karna selama 4 tahun ini e’lo udah


menyukai gue.’’Kata Adel tersenyum manis dan tulus lalu pergi meninggalkan Reno


yang masih berdiri di taman.


Reno mendudukan diri di tanah tangannya menyisir rambutnya ke


belakang,Fadli,Denis dan Candra menghampiri Reno mereka tahu akan jadi seperti


ini mangkanya mereka tetap berada di taman dan memantau Reno dan Adel.


‘’Sudahlah Reno ,benar kata Adel lebih baik e’lo move on dan


mencari cewek lain.’’Kata Fadli.


‘’Enggak bisa Fad,gue sangat mencintai Adel.’’Kata Reno


sendu.


‘’Terus e’lo mau apa sekarang?’’Tanya Candra.


‘’Nunggu dia? Sampai kapan?’’Lanjutnya.


‘’Sampai kapan pun gue bakal nunggu Adel .’’Kata Reno tegas.


‘’Bagaimana kalau Adel menikah dengan Davan apa e’lo masih


akan menunggunya?’’Tanya Fadli asal,tak tahu kenapa tiba tiba pertanyaan itu


masuk ke otaknya.


‘’Kenapa menatap ku begitu?’’Tanya Fadli melihat tatapan


teman temannya yang seolah mengatakan’jangan bercanda!’.


‘’Kan bisa aja, kita mana tahu.’’Fadli mengangkat


bahunya,entah kenapa saat Diki bilang kalau dia ada di pikah Davian dia jadi


berpikir begitu dia juga tidak tahu datang darimana keyakinan Diki yang seolah


mengatakan Davian menyukai Adel.

__ADS_1


__ADS_2