
Adel berbaring di atas kasurnya sambil membaca novel yang
dia beli tapi belum sempat dia baca saat sedang asyik membaca dia mendengar
notifikasi hpnya yang menandakan ada pesan masuk.
TRING…..
Adel membuka hp’nya dan ternyata Tia yang mengecetnya
‘Del kita otw ke restoran lo.’
Setelah membacanya Adel melemparkan novelnya dan beranjak ke
kamar mandi.sekitar lima belas menitan Adel keluar dari kamar mandi dan sudah
berganti pakaian dengan dress selutut,berwarna jingga dengan lengan sesiku .
Adel menguncil rambutnya dan memberi lipblam di bibir
mungilnya serta bedak sedikit di rasa sudah pas Adel mengambil tasnya dan turun
ke bawah berpamitan pada ayahnya.
‘’Ayah Adel mau pergi dulu.’’Kata Adel sambil menyalami ayahnya.
‘’Kamu mau pergi kemana?’’Tanya Tomi.
‘’Adel mau ke mall sama Tia dan Lili.’’Jawab Adel.
‘’Oh kalau gitu kamu hati hati yah.’’Kata Tomi
‘’Iya ayah ,dah.’’Kata Adel pergi menunggu Tia dan Lili.
Kemarin saat Adel dan anggota tim basket pulang dari
puncak,tiba tiba Tia dan Lili sudah berada di kampus menjemputnya.Dia heran
bagaimana mereka bisa tau kalau dia akan pulang siang ini padahal dia tidak
memberitaukan pada mereka saat di tanya Tia bilang Lili yang mengajaknya dan
Lili hanya bilang itu rahasia.
Karna hari ini tanggal merah jadi mereka memutuskan untuk
jalan jalan ke mall, mereka sudah lama tak jalan jalan bertiga semenjak kuliah.Adel
menunggu kedua temannya tak lama sebuah mobil berhenti di dekat Adel,dia pun
masuk ke dalam mobil tersebut.
‘’Siap gays.’’Kata Lili yang duduk di kursi pengemudi.
‘’Lest go.’’Kata Adel dan Tia.
Lili melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,mereka
sampai di mall Lili memarkirkan mobilnya di tempat parkir setelahnya ketiganya
masuk ke dalam mall.
‘’Kalian mau membeli apa?’’Tanya Tia
‘’Entah .’’Kata Adel binggung.
‘’Sudahlah lebih baik kita liat liat dulu.’’Kata Lili
‘’Ya udah ayo.’’Kata Tia bersemangat.
Mereka berkeliling sambil bercanda saat mereka melewati toko
pakaian Tia menyeret Adel dan Lili masuk
ke toko tersebut setelah melihat lihat
Adel tertarik dengan hoodie dan menunjukannya
pada teman temannya.
‘’Teman teman bagaimana menurut kalian lucu, enggak.’’Tanya
Adel menujukan hoodie coeple
‘’Wah..lucu banget Del.’’Kata Tia
‘’Iyah, bagus Del.’’Kata Lili
‘’Bagaimana kalau kita beli kan kita bisa capel’an.’’Kata
Adel.
‘’Tapi Del kita kan bukan sepasang kekasih.’’Tanya Lili
sebab pakaian yang Adel tunjukan itu untuk sepasang kekasih.
‘’Emang kenapa kalau bukan pasangan, kita bisa buat
‘KUJOSI’’.Kata Adel
‘’kujosi apaan tuh.’’Tanya Tia tak mengerti.
‘’Kumpulan jomblo jomblo seksi.’’Kata Adel yang di buat
centil dan manja.
‘’Dih lo mah bukan jomblo seksi tapi Jodi alias ‘’jomblo di
tinggal pergi’’, hahaha’’Kata Tia mengejek Adel.
‘’Atau jomblo yang di php’in mulu,hahahaha.’’Lili ikut
__ADS_1
mengejek Adel.
‘’Ihhh… kalian menyebalkan .’’Kata Adel merajuk
mengembungkan kedua pipinya.
‘’Ululu ngambek yah .’’Kata Tia sambil menoel noel pipi
Adel.
‘’Tau ah.’’Adel menghentakan kakinya dan pergi meninggalkan
mereka.
‘’E’lo sih,Adel tunggu.’’Lili menyusul Adel keluar di ikuti
Tia.
‘’Gue lapar nih cari makan yuk.’’Kata Tia,mereka sudah
berkeliling di lantai dua dan tiga .
‘’Yuk,gue juga lapar.’’Timbal Lili
Adel mengangguk saja mengikuti kedua temannya mereka
melangkah ke kafe yang ada di dalam mall,saat mereka sedang mencari tempat
duduk tiba tiba ada yang memanggil mereka.
‘’Adel sini.’’Teriak Reno memanggil Adel.
Merasa ada yang memanggil namanya Adel mencari suara
tersebut dia melihat Reno yang melabai lambaikan tangannya , Adel,Lili dan Tia
menghampiri Reno dan yang lain.
‘’Eh kalian di sini.’’Kata Adel saat sampai di tempat Reno.
‘’Iyah mumpung tanggal merah.’’Jawab Denis.
‘’Ayo duduk jangan berdiri terus.’’Kata Fadli,mereka pun
duduk .
‘’Tumben kalian cuman bertiga.’’Kata Tia.
‘’Si Candra sedang pergi dengan pacarnya.’’Kata Denis yang
kesel karna Candra sudah dapat pacar.
‘’Serius,kok bisa!’’Teriak ketiganya kaget setau mereka Candra
itu orangnya kalem dan tak banyak tingkah apa lagi ke cewek tak seperti Denis.
‘’Entah gue juga heran kapan dia dapat cewek.’’Kata Reno.
lo deket sama cewek.’’Kata Denis
menyindir.
‘’Emang lo tau.’’Tanya Lili.
‘’Enggak.’’Denis dengan polosnya mengangkat bahu.
‘’Huuhhh.’’Reno,Fadli,Adel,Lili dan Tia memukul pelan kepala
Denis.
‘’Aduk sakit bego.’’Kata Denis sambil mengusap kepalanya.
‘’Rasain.’’Kata mereka serempak.
‘’Kalian tega.’’Kata Denis manja,mereka mengabaikan Denis.
‘’Adel mau makan apa biar aku pesankan.’’Tanya Reno lembut.
‘’Mulai deh bucinnya.’’Kata Denis,Fadli,Lili dan Tia
serempak memutar mata mereka malas.
‘’Spageti sama jus jeruk aja.’’Jawab Adel tak ambil pusing.
‘’Oke tunggu.’’Reno pergi memesan pesanan Adel.
‘’Ren gue engak sekalian.’’Teriak Tia tapi tak di jawab .
‘’Cih dasar.’’Kata Tia dia akhirnya pergi menyusul Reno.
‘’Del kata Reno Davian melatih lo dengan keras yah.’’Tanya
Fadli.
Saat di pelatihan Reno sering curhat dan sedikit protes pada
Fadli tentang Davian yang berlebihan melatih Adel,Fadli heran kenapa harus
protes ke dia bukannya ke Davian langsung mau di abaikan, Reno terus terusan
meneleponnya hingga di pasrah saja mendengarkan curhatan Reno bahkan dia sering
tertidur mendengarnya.
‘’Iyah ,soalnya cuman semingg……’’Kata kata Adel terpotong
oleh dering hp’nya melihat nama pemanggil lalu mengangkatnya.
‘’Halo.’’Kata Adel.
‘’Lo dimana.’’Kata
__ADS_1
Davian di sebrang telepon.
‘’Di mall sama teman
teman.’’Kata Adel
‘’Ada apa yah.’’Tanya
Adel heran karna Davian menghubunginya.
‘’Tidak…..’’Kata
Davian yang terhenti mendengar suara Reno.
‘’Adel pesanannya sudah datang ,selamat menikmati .’’Kata Reno
meletakkan nampan di depan Adel dengan tersenyum.
‘’Terima kas…’’Kata Adel,tiba tiba Davian bicara.
‘’Ada siapa saja di
sana?’’Tanya Davian dengan nada yang terdengar aneh.
‘’Eh….ada
Lili,Tia,Fadli,Denis sama Reno emang kenapa?’’Tanya Adel heran.
‘’Siapa Del?’’Tanya Lili dan yang lainnya juga penasaran
karna nama mereka di sebut.
‘’E’lo pulang
sekarang.’’Kata Davian tegas.
‘’Tapi…’’
‘’Sekarang gue sudah
di depan restoran ayah lo,gue tunggu.’’setelahnya Davian mematikan hp nya tampa
mendengar jawaban Adel.
‘’Hah.’’Adel linggung sebentar lalu berdiri.
‘’Gue pulang duluan,dah.’’Adel langsung lari membuat teman
temannya heran.
‘’kira kira siapa yang telepon Adel yah.’’Tanya Denis.
‘’Entah ayahnya kali.’’Kata Fadli tak perduli.
‘’Gue rasa bukan.’’Kata Reno entah kenapa perasaanya menjadi
tak enak.
Adel menaiki taksi menuju restoran ayahnya dan benar saja
dia melihat Davian sedang duduk di atas motornya dengan memainkan hendphonnya
di depan restoran.
‘’Pak berhenti,ini uangnya.’’Setelah menyerahkan uang Adel
turun dan menghampiri Davian.
‘’Lama.’’Kata Davian.
‘’Maaf.’’Kata Adel
‘’Ada apa yah lo kesini.’’Tanya Adel .
‘’Menjemput lo.’’Kata Davian datar.
‘’Untuk.’’Kata Adel binggung dan senang.
‘’Melatih lo apa lagi,kita tak punya banyak waktu.’’Kata
Davian.
‘’Eh…latihan.’’Kata Adel kecewa,pada hal dia senang Davian
menjemputnya tapi ternyata cuma untuk melatihnya.
‘’Ayo cepat naik.’’Kata Davian yang sudah siap.
‘’Tak bisakah kita libur sehariiii saja.’’Bujuk Adel
memelas.
‘’Tidak.’’Kata Davian datar,tadinya dia mau memberi waktu
Adel untuk istirahat tapi saat mendengar suara Reno tadi dia langsung berubah
pikiran.
Dengan pasrah Adel menaiki motor Davian sambil menghentakan
kakinya dan tak lupa mengembungkan kedua pipi cabinya karna kesel.
‘Tau gini lebih baik tetap bersama yang lain.’Pikir Adel.
Davian yang melihat tingkah Adel yang kekanakan merasa
terhibur dan kekesalan tadi sudah hilang,entah sejak kapan dia selalu merasa
kesal saat Adel bersama pria lain terutama Reno dan Rendy yang selalu mencari
perhatian Adel.
__ADS_1
MAAF YAH AGAK TELAT DAN MUNGKIN AGAK GIMANA GITU SOALNYA UNTUK MENULIS CHAPTER INI BANYAK BANGET RINTANGANNYA DAN SAYA JUGA AGAK MALES NULIS MUNGKIN KARNA HARI PERTAMA PMS KALI YAH. DAH BAY BAY TERIMA KASIH MAAF YAH KALAU NGEBOSENIN CERITANYA.